Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish
Selasa, 08 Desember 2015 14:54
Rate this item
(0 votes)

BOLEH DAN TIDAK MENURUT FIRMAN NYA

Pernahkah Anda mendapatkan suatu pertanyaan yang menggantung dihatimu?Keadaan seperti ini telah disodorkan oleh banyak umat Tuhan ketika saya berjumpa dengan mereka.Diantara mereka dengan kening berkerut terus mengeluarkan 1001 pertanyaan rohani dalam hidupnya.Saya memberikan senyuman damai sejahtera supaya setiap jawaban yang mereka peroleh, dengan sederhana dapat mereka pahami.

“Pastor, apakah saya boleh minum minuman beralkohol? Sementara yang lain mendesak dengan pertanyaan dan tekanan, “Pastor, itu merupakan barang yang dikhususkan untuk dihancurkan? Itu berhala Pastor! Benarkah pengajaran seperti ini? Saya telah mendapatkan 1001 pertanyaan rohani yang dengan bahasa theology hanya akan mencapai suara muara yaitu debat kusir yang tidak akan pernah habisnya. Lalu bagaimanakah mencapai kehendak Tuhan dibalik semua hal yang membingungkan itu? Bagaimanakah memahami hati Tuhan supaya hidup kita tetap kudus dan berkenan kepada-Nya?

Pertama-tama ijinkan saya memadamkan api kekuatan pembelaan kebenaran rohani yang keliru itu. Bayangkan pada suatu keadaan yang terbuka, anda disingkapkan Tuhan secara vulgar bahwa nasi yang terhidang pada piring anda tersebut telah melewati beberapa kali penyembahan berhala.Uang yang anda pegang itu ternyata uang hasil berbagai hal yang cemar.Apa yang anda lakukan itu, sementara anda tertekan dengan intimidasi doktrin namun pada dimensi tersembunyi banyak orang rohani secara diam-diam berbuat dosa, kejahatan lidah dan kecurangan yang fatal.

Well….baiklah kita menarik suatu kesimpulan bahwa dunia ini penuh dengan pernak-pernik-Nya. Dalam segala perkara, kita harus mencapai hikmat Tuhan supaya penerapan apa yang diajarkan-Nya dapat murni mengalir dalam kehidupan kita. Baik kehidupan yang terbuka yaitu sehari-hari ataupun pada kehidupan yang tersembunyi yaitu brankas hati kita dan perbuatan-perbuatan diluar pengetahuan orang lain. Hiduplah dengan kemurnian sejati dan terbebaskan dari kehidupan yang penuh dosa kemunafikan.

Lalu saya ingin melemparkan suatu pertanyaan kepada anda secara langsung yaitu para pecinta teknologi dan kesenangan hidup, “Apakah diperbolehkan main games dalam hidup ini?Apakah boleh menonton film pornografi?”

Saya berharap anda jangan terburu-buru menjawab pertanyaan rohani tersebut, sebelum anda membaca secara lengkap refleksi “boleh dan tidak menurut Firman-Nya” ini secara lengkap. Mari kita segera mencatat beberapa hal sederhana ini untuk menjadi filter. Setelah anda renungkan lebih jauh maka anda akan menemukan buah-Nya. Allah ingin kita memiliki keadilan dalam menilai semua hal, terutama hal-hal yang penting dan yang tidak ada faedahnya.

·       Perkara makan dan minum

Ukuran dari segala sesuatu yang kita makan dan minum adalah kebutuhan hidup yang mengandung unsur kesehatan, gizi dan berkat bagi orang lain. Bila anda memakan suatu makan yang anda pandang baik, makanlah dengan hati nurani yang benar dan tidak usah memperdebatkannya.Makan dan minum tidak ada jaminan bahwa anda masuk sorga ataukah anda jadi super benar.Kehidupan juga ditentukan oleh banyak hal dalam hidup ini.

Tetapi dalam pandangan rohani, orang benar akan memilih dengan bijaksana dalam nurani yang murni untuk tidak sekedar makan tetapi menyesuaikannya dengan penerapan Firman Tuhan yaitu:

ØMakan dan minum itu telah didoakan terlebih dahulu

1 Timotius 4:5  sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.

ØMakan dan minum didasarkan kasih karunia dan damai sejahtera

1 Petrus 1:2  yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

ØMakan dan minum yang tidak menyandung orang lain

1 Korintus 8:9  Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.

1 Korintus 8:13  Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

·       Perkara Berhala Kehidupan

Lalu apakah yang dimaksud dengan penyembahan berhala seperti yang ada tertulis dalam perintah-Nya, “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” (Keluaran 20:3). Suatu keadaan dan tindakan yang membuat Tuhan cemburu dan melanggar perintah-Nya merupakan berhala.Ukuran Tuhan dan ukuran manusia dapat disejajarkan dengan ikatan hati yaitu suatu sikap yang berlebihan ataukah tidak terhadap rasa kepemilikan dapat mencerminkannya.

Saya juga ingin anda membayangkan secara sederhana tentang uang yang ada dalam sakumu?Uang itu dapat menjadi berkat kehidupan karena menjadi media perantara antara kebutuhan, pengorbanan, hasil keringat dan penghargaan dalam berkarya.Sebaliknya uang yang mengikat hati anda juga dapat menjadi berhala kehidupan yang sangat mengerikan, “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang.Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.” (1 Timotius 6:10)

Berhala yang muncul dari ikatan uang dapat menjadi ambisi yang sangat fatal dalam kehidupan ini, “Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.” (1 Timotius 6:9) Jadi para pembaca yang budiman, berhati-hatilah terhadap jerat uang. Milikilah roh koreksi dalam hidupmu bahwa apa yang engkau sembah dalam hatimu itulah yang menjadi allah dalam hidupmu.

Lalu bagaimanakah dengan patung-patung, lukisan-lukisan serta pernak-pernik yang selalu disejajarkan dengan barang-barang yang dikhususkan untuk dihancurkan karena alasan berhala tersebut?Saya hanya bisa memberikan kepada anda suatu alasan sederhana berikut ini untuk mengujinya, apakah layak dihancurkan ataukah sebaliknya anda dapat menyimpannya.

1.   Apakah anda memuja benda-benda tersebut melebihi Tuhan?

2.   Apakah benda-benda tersebut memiliki unsur penyembahan dan magic?

3.   Apakah benda-benda tersebut datang dari hasil kejahatan?

4.   Apakah benda-benda tersebut menjadi katalisator perusak kebahagian keluargamu?

5.   Apakah benda-benda tersebut membuat anda sulit tidur?

6.   Apakah engkau telah kehilangan damai sejahtera karena kehadiran benda-benda tersebut?

7.   Apakah engkau tetap/dapat hidup bila benda-benda tersebut disingkirkan dari hidupmu?

Dari Ketujuh hal sederhana ini, anda menjawab “Iya” maka anda haruslah rela untuk berpisah dari benda-benda tersebut.Unsur-unsur cemburu Tuhan dan pelanggaran Firman Tuhan nyata bila anda menjawab iya pada keseluruhannya.Namun sebaliknya, bila anda menjawab “tidak” maka anda perlu mengkajinya lagi lebih bijaksana.

Lihatlah sisi positif dan negatifnya.Carilah manfaat dan faedahnya dibalik kehadiran benda-benda tersebut.Lalu apakah hubungan anda dengan Tuhan baik-baik saja?Segala sesuatu, jawaban-Nya ada pada nurani anda sendiri.Karena itu anda butuhkan hadirat-Nya untuk mengajarkan anda dalam mengambil keputusan dalam hidupmu.Jangan biarkan siapapun juga mendikte hidupmu dengan alasan-alasan rohani yang palsu.Ijinkan Tuhan Roh Kudus yang memimpin hidupmu. Tuhan akan selalu membuka pintu hatimu untuk kesadaran, kerelaan dan unsur pertobatan mendasari setiap tindakan dalam kehidupanmu secara menyeluruh.

·       Perkara Kesukaan Dalam Hidup

Apakah salah dalam hidup ini memiliki hobby?Adakah suatu kekeliruan dalam hidup ini bila kita menggunakan fasilitas kemajuan teknologi?Apakah suatu hal yang terbaik bila kita cukup hidup dalam keadaan sederhana dan konvensional semata? Maka saya akan menjawabnya secara gamblang yaitu “boleh dan tidak”.

Segala sesuatu ukuran yang dipadankan dalam kesukaan kita adalah kebaikan dan manfaatnya.Anda tidak dipersalahkan untuk memiliki 100 hobby.Anda tidak dilarang untuk bermain games.Anda dibebaskan untuk shoping, jalan-jalan bahkan berada dimanapun juga.Segala sesuatu yang kita perbuat, haruslah diukurkan dengan buah dan dampak “baik ataukah buruk” dalam kehidupan kita.

Seorang pendoa berbicara dalam suatu komsel Bahtera Keluarga Fathter’s Miracle di Bandung tentang pendapat dari hamba Tuhan dari bangsa lain bahwa orang-orang yang gila bermain games sesungguhnya sedang mempersembahkan dirinya menjadi korban api-apian yang membinasakan. Benarkah hal ini dalam sudut pandang rohani? Baiklah kita menyimpannya dalam sanubari sekalian menguji efek dan buah dibalik ikatan kesukaan dalam dunia games ini. Saya ingin menuliskan secara sederhana hal-hal yang dapat menjadi penyaring dalam mengukurnya, apakah hal itu “bermanfaat ataukah hal yang justru merugikan hidup kita”.

Ada 3 hal yang dapat saya tuliskan untuk anda_para pembaca yang setiawan untuk mengkajinya dengan bijaksana.

ØPergeseran Tabiat

Apabila anda menemukan diri anda, menemukan suami atau istrimu, menemukan anak-anakmu bahkan seisi rumahmu sedang terikat pada kesukaan baru yang disebut games, hobby ataukah sesuatu yang mengandung unsur janji-janji termanis maka ujilah secara terbuka. Lihatlah efek dari semua kesukaan itu apakah ada hal-hal yang baik mulai nyata ataukah sebaliknya, terjadi pergeseran tabiat menuju kepada tabiat manusia lama bahkan tabiat baru yang super keras, pemberontak, pemarah, arogan dan 1001 tabiat yang negatif ada dibaliknya.

Bila pergeseran tabiat telah menyatakan hal-hal yang mendukakan hati, membuat seisi rumah dan keluarga kehilangan kebahagiaan, mereka juga telah kehilangan prestasi, semangat bahkan tidak perduli akan masa depannya maka hal itu merupakan kesukaan yang telah menjadi berhala dalam kehidupan. Itu merupakan kesukaan yang telah berbuahkan kejahatan dalam proses cuci otak dan mengeser batas tanah hati menjadi hati yang super keras. Bertindaklah untuk hal ini sebelum segala sesuatunya terlambat. Sadarilah akan hal ini bahwa anda beserta orang-orang yang anda kasihi sedang digiring masuk pada jurang kehancuran hidup.

ØHidup Tidak perduli

Selama anda hidup maka anda harus memiliki pancaindera yang terlatih.Hidup yang disadari bahwa adanya hubungan dua arah.Artinya anda mau diberkati maka anda haruslah memberkati. Anda ingin sesuatu yang baik dari orang lain maka anda pun harus berlaku baik kepada orang lain, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 7:12)

Semua kesukaan dan hobby harus mencapai keseimbangan akan keadaan ini. Namun mungkinkah hal itu terjadi?Mungkin saja sekalipun sangat kecil persentase terjadinya. Untuk bisa menjadi bijaksana dalam hidup ini, seseorang haruslah fokus pada apa yang hendak dicapainya. Fokus pada apa yang sedang diperbuatnya. Lalu ada sebagian orang memiliki kepercayaan seperti ini, “Orang yang sukses adalah orang yang memiliki kesukaan akan apa yang mereka kerjakan dalam hidupnya.”

Hal ini justru menjadi pemicu yang baik, apa yang anda suka dan anda lakukaan saat ini dibalik hobby dan games, apakah hal itu menjamin kesuksesan hidupmu? Ataukah sebaliknya, semua hobby dan kesukaan itu justru memberikan makan monster dalam dirimu sehingga engkau telah berubah menjadi seorang sosok yang hidupnya terkurung dalam penjara egoisme?Hidupmu – waktumu – perhatianmu hanya difokuskan kepada kesenangan manusia dagingmu semata.Engkau telah membuat seisi rumahmu menjadi tersandung.Anak-istrimu tidak lagi merasakan kehangatan kasih dan perhatianmu.Suasana rumah telah menjadi dingin, oleh karena sikap tidak perduli yang lahir dari kepentingan manusia daging itu sendiri.

Anda menjadi demikian ramahnya kepada lingkungan hobby dan kesukaanmu, sementara yang dirumah selalu beroleh 1001 tindakan angkara murka yaitu kemarahan dan kebengisanmu. Adakah semua kesukaan itu menjadi berkat ataukah pada akhirnya hanya akan membawa anda menuju kepada tiga  ataukah empat tempat tertragis dalam hidup ini: Masa tua yang sepi sendiri, Kemiskinan yang menghancurkan masa depan, Penyakit yang membuat anda jadi warga tetap rumah sakit dan rumah penjara yang tidak ada lagi kesempatan untuk memilih hidup? Pilihannya selalu ada hari ini.Selagi kesempatan masih ada maka berbaliklah kepada Tuhan dengan segenap hati.Lepaskanlah semua hal dibalik kesukaan bahkan hobby, bila hidup anda dan seisi rumahmu belum mencapai bahagia.

·        Melupakan kewajiban

Ini merupakan hal yang tak dapat dihindari.Selagi anda hidup, anda memiliki kewajiban.Suatu kesadaran yang merupakan tanggungjawab.Apapun kesukaan dan hobby yang anda miliki saat ini maka semua hal tersebut haruslah disepadankan kepada kewajiban dalam hidup anda.

Adakah anda berlaku adil pada mereka yang ada dalam hidupmu?Adakah keluargamu dengan kebutuhan hidupnya menjadi prioritas?Adakah anda selalu mau dan rela mengalahkan semua kesukaan dan hobbymu untuk kepentingan keluarga?Untuk kepentingan Tuhan? Untuk selalu siap menolong orang lain? Adakah semuam hobby dan kesukaan itu dilakukan dalam keadaan hidup yang penuh keadilan?

Selama kesukaan dan hobby menggeser kesadaran hidupmu jauh dari kewajiban, kasih dan tanggungjawab maka hal itu telah menjadi berhala kehidupan.Sesuatu yang harus dikoreksi dengan bijaksana.

Semoga semua tulisan refleksi ini bermanfaat bagi anda yang sedang menguji hidupmu dalam tindakan, kesukaan dan hobby. Amin

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY