Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Warta 2016

OKTOBER - DESEMBER

PDF

MEZBAH PENYEMBAHAN HIDUPKU

KESUKAAN TUHAN

TUHAN SETIA KEPADA FIRMAN-NYA

“Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu

tanpa menyatakan keputusan-Nya

kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.”(Amos 3:7)

“Suatu pagi saya terjaga dalam keadaan penuh hadirat-Nya.Sepanjang tidur malam saya yang diisi dengan mimpi dari Tuhan.Saya terbangun dikawal pagi dan berdoa.Tetapi kesan dari mimpi itu telah menyita perhatian hati saya dan pada kalender tertulis 11-11-2016.

Suatu kumpulan dari ibadah pasangan suami istri dan saya melayani mereka.Kemesraan dalam ibadah keluarga ini sungguhlah memberkati. Lalu dalam mimpi yang sama bergulir pada suatu keadaan yang lain. Saya berada pada suatu ruangan dengan dua orang pria. Yang satu pria sudah cukup usia sangat saya kenal dan yang satu lagi jauh lebih muda, oleh kesaksian Roh, saya memahaminya sebagai seorang anak dari hamba Tuhan itu.

“Om ini yang ketiga kalinya.Saya telah memulai dari sejak saat itu. Pertemuan pertama kita adalah saat demam kedatangan Ps. Benny Hinn dan oleh pesan Roh Kudus, saya telah menyatakan semua nubuatan itu tidak lagi berlaku, melainkan anak kandungmu sendiri yang akan menggantikan posisi dan pelayananmu. Om pastilah ingat peristiwa doa yang membuat om terpental. Om pastilah ingat akan pengakuanmu tentang dua hal yang paling berkesan seumur hidupmu yaitu saat Ps. Benny mendoakan cucumu dan yang sekarang ini terjadi. Om memberikan kesaksian bahwa saat om berdoa kepadaku, om seperti rasakan ditarik dengan kuat lalu tiba-tiba seperti ada suatu tenaga yang besar menghempaskan om.

Lalu pertemuan yang kedua adalah saya telah menyampaikan tentang kuasa dan urapan Roh Kudus bahwa Om akan dibuat seperti anak-anak keranjingan bermain dalam musim Tuhan ini. Lihatlah sekarang Om telah melakukan banyak kegiatan rohani dalam berbagai event.Bukankah Tuhan telah menyatakan kasihNya yang begitu besar atas semasa hidup Om ini.Hamba Tuhan ini memandang kepada saya dan tersenyum.Sementara pria muda itu seakan tak bergeming dan terus menyimak setiap perkataan saya.

Om, sekarang inilah keputusan Tuhan agar om segera melepaskan semuanya dan mempersiapkan diri. Sebab waktu om sudah sangat singkat. Apa yang ada didalam hidup om dimuka bumi ini ndak bisa dibawa saat penjemputanNya tiba. Tuhan pesankan agar om meninggalkan semua hal yang saat ini om lakukan agar mengambil waktu berdiam diri sampai hari-Nya tiba atas om.

Hamba Tuhan ini memandang kepadaku dengan penuh perhatian, sementara pria muda itu menunjukkan wajah sepertinya tidak bisa menerima keputusanNya ini. Lalu hamba Tuhan itu menarik saya memasuki sebuah ruangan yang lain dan diikuti oleh pria muda yang merupakan penerusnya.

“Om sudah ketemu dengan banyak hamba Tuhan tetapi om ndak bergeming atas apa yang mereka sampaikan. Tetapi sama kamu Han, om benar-benar sadar dan mau berbalik kepada Tuhan. Om rela melepaskan semuanya sesuai pesan Tuhan yang om terima ini. Om mau siapkan diri untuk penjemputanNya.Nanti selepas om pergi, om ada titip melalui anak om itu sesuatu yang akan om berikan pada Djohan.”Demikian suara hamba Tuhan ini telah menyatakan komitmen dan kesiapannya.

Nampak jelas wajah yang pernah membuat sejarah rohani itu sepertinya menemukan kembali apa yang pernah ada dalam hidupnya. Senyum dan pesan-pesannya kepada pria muda penerusnya itu nampak terdengar dalam  mimpi itu. Namun saya telah menemukan jawaban yang memuaskan bagi TUHAN.Lalu pagi itupun saya terjaga. Untaian doa didalam bayang-bayang mimpi Tuhan ini telah menggugah hati saya sepanjang hari.

Beberapa bagian yang merupakan materai waktu biarlah tidak dibukakan supaya setiap orang yang mendengar dan membacanya dapat menyediakan waktu untuk berdoa.Tuhan saja yang layak untuk memutuskan segala sesuatu.Apa yang telah dinyatakan-Nya ini segera menjadi kenyataan dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.

Mulialah Engkau ya Tuhan kami, Nama-Mu besar dan keputusan-keputusan-Mu telah Engkau nyatakan jauh-jauh hari supaya semua kami dapat mempersiapkan diri sesuai dengan petunjuk dan keputusanMu.Biarlah kehendak Tuhan yang jadi dan memberkati seisi rumah-Mu.Amin

 

“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23)

 

Perkara Ajaib Masih Terjadi

Tuhan yang mengadakan semua itu

 

Pagi hari yang masih diliputi mimpi berkesan itu, saya berangkat mengantar anak-anak ke sekolah.Selepas membeli makanan pagi buat seorang tukang yang ada di rumah maka saya mengambil waktu untuk memeriksa kamar Zerach yang baru dalam tahap finishing.

Seekor merpati celingak-celinguk tepat diatas atap depan kamar Zerach (lihat dalam foto). Suatu pemandangan yang tak biasa pagi itu telah terjadi.Ibu Angel terkejut ketika saya berkata, “Selamat pagi Tuhan Roh Kudus, selamat datang dan memberkati.” Ibu Angel memandang kepada saya dalam nada tanya. Seutas senyum saya dengan jari yang menunjuk kearah atas. Oh….indah dan bagusnya burung itu. Kita pelihara aja pak, “demikian komentar Ibu Angel terus berdecak kagum sambil memandang seekor merpati yang rupawan itu.Sementara burung merpati itu seakan mengerti bahwa pujian itu ditujukan kepada-Nya maka kepalanya menoleh-noleh kebawah dan memandang kepada kami.

Lalu saya berkata kepada Ibu Angel, “segera turun kebawah, ambil beberapa genggam beras dan berikanlah kepada burung merpati itu.”Saat Ibu Angel melangkah pergi meninggalkan kamar Zerach, saya memilih untuk duduk diteras beranda itu seraya meraih handphone. Saya mengangkat tangan lalu memberikan senyum kepada burung merpati itu lalu membuka lock screen handphone.

Tiba-tiba saya merasa ada sesuatu telah ada diatas kepala saya dan disertai suara lembut, “Nak, selfie.”Tangan saya otomatis menekan tombol camera dan mengubah sudut pandang camera jadi posisi selfie. Entah apa, bagaimana dan sesuatu yang luar biasa telah terjadi. Saya merasakan ada beberapa sentuh lembut pada kepala saya.Sesuatu yang menyejukkan hati telah ada diatas kepala saya.

Saat saya selfie satu kali, kembali suara lembut itu berkata, “sekali lagi.”Maka saya melakukannya sekali lagi.Selepas saya menekan tombol camera maka sesuatu yang ada diatas kepala saya nampak terbang.Saya berkata terbang karena saya rasakan desiran angin.Ternyata burung merpati yang rupawan itu telah hinggap diatas kepala saya.

Setelah dua kali selfie itu, burung merpati itu turun tepat didepan saya kira-kira jarak 1 (satu) meter.Ada rona kegembiraan dan sukacita pada burung merpati itu.Suatu kesukaan yang saya bisa rasakan setiap kali menatap mata dan ekspresi wajah-Nya.

Wowww…..Pak, ini berasnya. Mari kita beri dia makan,” demikian suara Bu Angel berkumandang dalam nada kagum.Sebab betapa terkejutnya Ibu Angel melihat burung merpati itu sekarang sudah ada didepan saya.Burung merpati itu seperti sedang menari-nari lincah dan gembira.Lalu kembali naik keatas atap rumah seperti keadaan semula.

Saya dan bu Angel masih sempat menatapnya selama beberapa waktu dan akhirnya DIA terbang mengitari angkasa.Lalu saya menunjukkan foto selfie kepada Bu Angel.Suatu keterkejutan dan kekaguman telah terjadi pada kami pagi itu….Suatu kejadian yang teramat luar biasa.Terima kasih ya Tuhan.

Lalu siang hari selepas semua kejadian yang ajaib itu, saya mendatangi Tante Mei untuk mendoakan suaminya yang telah divonis dokter tidak ada obatnya dan bisa lumpuh.Saat saya menceritakan kejadian burung merpati itu, suaminya tante Mei beroleh semangat lagi dan menguatkan hatinya untuk Tuhan.Tante Mei sekeluarga dikuatkan oleh Tuhan.Sungguh memberkati untuk membagikan semua hal yang ajaib dari Tuhan ini. Haleluyah

 

RAHASIA PENCIPTAAN TUHAN

Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."(Kejadian 1: 26-27, Kejadian 2:7-8, Kejadian 2:15-18)

Tuhan menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah. Ketika kita membaca Firman Tuhan pada bagian ini maka hal yang luar biasaakan kita dapatkan apabila Roh menyatakan pengertian-Nya. Bagaimanakah rupa dan gambar Allah bisa menjadi padanan dalam karya penciptaan manusia?Bayangkanlah pada diri anda untuk bisa melukiskan wajah anda sendiri, apakah anda sanggup melakukannya?

Tetapi TUHAN adalah Tuhan semesta alam.DIA berdaulat atas segala hal dan kuasa-Nya tidak terbatas.Kehendak merupakan dasar utama dari penciptaan manusia pertama.Oleh kehendak Tuhan saja maka semua bayangan dari bentuk dan rupa manusia pertama bisa nyata.Ada rupa dan gambar TUHAN pada diri manusia pertama yaitu Adam.Bukankah hal ini sangat luar biasa?

Setelah kita membaca catatan penciptaan yang maha indah itu maka pada sambungan ayat berikutnya kita menemukan tentang suatu dampak dibalik rupa dan gambar Allah itu, “supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Dalam kehendak Tuhan atau lebih tepatnya dalam perencanaan Tuhan, Anda bisa menyebutkan definisi apa saja dan saya menyetujui penafsiran yang anda miliki tersebut. Entahkah itu otoritas, tanggungjawab, kepercayaan ataupun pekerjaan dari Tuhan.Ijinkan secara sederhana saya menarik suatu kesimpulan sederhana bahwa ketika manusia mencapai rupa dan gambar Allah maka mereka diberkati.

Manusia dalam rupa dan gambar Allah itu beroleh berkat dan diberikan Firman secara langsung, “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Setelah memberikan nafas kepunyaan-Nya, Allah juga menciptakan tempat khusus yaitu taman Eden dan penolong yang sepadan bagi manusia itu yaitu Hawa. Lengkap sudah semua karya penciptaan ini.

Bila semua hal yang kita baca ini merupakan hal yang baik dan luar biasa maka pada catatan ayat berikut ini mengandung suatu rahasia yang mendalam, “Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,  tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (Kejadian 2:16-17)

Tuhan juga menempatkan suatu perintah berupa larangan yaitu suatu hal yang mungkin saja diperdebatkan oleh banyak orang rohani.Mengapa Tuhan buat begitu?Apa Tuhan tidak tahu bahwa hal itu dapat membuat manusia tergoda dan jatuh?Buah terlarang di taman Eden itu seharusnya tidak boleh ada, mengapa Tuhan tidak melihat masa depan?

Sulit sekali untuk menguraikan dan memberikan kepastian pemahaman akan hal ini. Sebab kita bukan Tuhan maka kita tidak dapat memahani kedalaman kehendak-Nya, “Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan?Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?” (Roma 11:34) Mungkin kata “terserah pada Tuhan” merupakan cara singkat untuk menutup polemik buah terlarang di Taman Eden itu.

Secara pararel saya akan menuliskan satu kalimat yang merupakan padanan akan rahasia yang merupakan misteri dari Tuhan tersebut, “Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." (Yohanes 8:58)

Semua misteri penciptaan ini termaterai tertutup hingga kedatangan Tuhan Yesus, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi.Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” (Matius 5:17)Maka Tuhan Yesus merupakan jawaban dari semua misteri penciptaan tersebut.Tuhan Yesus merupakan jawaban dari sorga.Tuhan Yesus merupakan solusi bagi manusia.

Sebab ketika manusia jatuh dalam dosa, oleh karena melanggar perintah Tuhan dengan jalan memakan buah terlarang itu, “Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."

Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."

Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu." (Kejadian 3:13-19)

Dibalik semua cerita kejatuhan ini, terselip suatu rahasia hati Tuhan yang dibukakan kepada saya pada waktu ibadah kebaktian kesembuhan Ilahi (KKI) di APL Lantai 27 tanggal 13 Desember 2016, “Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk,bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."(Kejadian 3:8-10) bahwa sejak awal Tuhan menciptakan manusia menurut citra dan kehendak-Nya bukanlah untuk menjadi PENYEMBAH tetapi untuk menjadiKESUKAAN BAGI TUHAN.

Allah kerapkali mengunjungi manusia ciptaan pertama sebagai kesukaan.Sebab dalam diri manusia pertama itu, Allah telah menghembuskan nafas kepunyaan-Nya dengan menempatkan rupa dan gambar-Nya sendiri maka Allah menyukai semuanya itu.Bila sisi lahiriah saja begitu menyenangkan bagi Tuhan maka pada sisi dalam manusia itu, Allah juga menyatakan kepercayaan sepenuhnya kepada manusia pertama.Kehendak bebas yang Allah berikan kepada Adam dan Hawa, diuji dengan ketaatan.

Sebab manusia dalam gambar dan rupa Allah akan memiliki karakter dan sifat-sifat Allah. Mereka akan taat kepada Tuhan. Mereka akan berlaku bijaksana dalam menjaga semua kepercayaan yang telah Allah berikan. Tetapi kita tahu dengan pasti dibalik semua kisah kejatuhan Adam dan Hawa, hadir tokoh penciptaan-Nya yang lain.

Makhluk-mahkluk sorgawi yang diciptakan TUHAN menjadi penyembah itu sangat indah, agung dan memiliki kecerdasan yang luar biasa.Tetapi semua yang mereka miliki tidaklah sebanding dengan manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.Roh iri hati dan pemberontakan menguasai mereka. Perhatikan apa yang dituliskan dalam kitab suci tentang malaikat-malaikat pemberontak tersebut, "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.  Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.’ (Yesaya 14:12-15)

Oleh pemberontakan malaikat-malaikat yang dikemudian hari namanya kita kenal sebagai ular naga atau setan itulah yang mengambil bagian utama dalam kejatuhan manusia didalam dosa ketidaktaatan. Setan sejak semula yang berada didekat Tuhan sangat tahu akan Firman. Oleh karenanya kejatuhan Adam dan Hawa yang polos itu, setan memakai Firman yang disesatkan pemahamannya untuk menipu mereka, “ Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." (Kejadian 3:1-5)

Setan memakai Adam dan Hawa untuk menjadi alat uji coba atas kebenaran Firman Tuhan. Bila anda membacanya berulang-ulang maka anda akan dapat menangkap suatu pemahaman “kamu akan menjadi seperti Allah” yang coba disodorkan setan kepada Adam dan Hawa merupakan keinginan setan itu sendiri “Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi

Oleh semua kejadian inilah maka kita dapat mengetahui dengan pasti bahwa semua kejahatan yang ada di muka bumi ini bermuatan keinginan-keinginan setan dan Tuhan Yesus telah mengatakannya dengan jelas, “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu.Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. “ (Yohanes 8:44)

Ajaran Kasih dari Tuhan Yesus merupakan jalan/solusi sorga untuk mematikan semua godaan dan keinginan bersekutu dengan setan.Hal ini diperjelas oleh kitab suci, “karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”(Efesus 6:12)

Hal yang membuat anak-anak Tuhan belum memperoleh berkat Tuhan hari ini adalah karena ketidaktaatan hidup mereka dan masih hidup dalam persekutuan dengan setan yaitu celah hidup yang dibuka melalui pikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan hidup yang masih berkiblat pada sumber-sumber keinginan daging.

Pencapaian gambar dan rupa Allah hanya bisa terjadi bila ada campur tangan dari Tuhan sendiri.Oleh karena manusia yang diciptakan merupakan kesukaan bagi Tuhan maka semua keadaan yang rusak hari ini tetap beroleh belaskasihan Tuhan. Oleh karena itulah Tuhan membuat suatu ciptaan yang berikut melalui kelahiran Yesus Kristus untuk menyempurnakan semuanya itu, “Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.

Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.

Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.  Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.

Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.  Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.

Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu?Hai maut, di manakah sengatmu?"Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. (Roma 5:14, I Korintus 15:45-58)

 

MAKNA KELAHIRAN YESUS – MAKNA NATAL

Yesus Kristus yang datang dari sorga merupakan penganti Adam lahiriah supaya secara rohaniah lewat  karya Roh Kudus maka seisi dunia beroleh teladan lagi dalam pencapaian gambar dan rupa Allah supaya kehidupan di bumi ini diberkati oleh TUHAN seperti di sorga.

  • Ikuti teladan Yesus sebagai karakater, sifat dan tabiat kehidupan
  • Ikuti ketaatan Yesus supaya gambar dan rupa Allah nyata padamu
  • Ikuti jalan kasih Yesus supaya engkau berbahagia
  • Ikuti ketulusan dan kekudusan Yesus maka engkau dan seisi keluargamu akan hidup dalam kelimpahan dan bahagia
  • Ikuti Firman Yesus supaya hidupmu diterangi cahaya sorga

 

Doaku di hari Natal dan Tahun baru ini

Ya, Tuhan….aku mau dan hari ini lahirlah lagi dalam hatiku

Biar seluruh hidupku Engkau Yesus Tuhanku semakin besar

dan aku semakin kecil

Kubawa seluruh keluargaku untuk datang menghadap dihadirat-Mu

Maka ubahlah kami seperti yang Engkau kehendaki. Amin

 

I.     PERSEMBAHAN PENYEMBAH

Sejak kejatuhan manusia dalam dosa maka lahir suatu kerinduan pada generasi itu untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan. Saya ingin mengutip suatu tulisan dari apa yang saya telah khotbahkan pada sesi kebaktian kesembuhan ilahi dibulan Desember 2016 itu,

“Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."  Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.

Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;

Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya.Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?"  Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.

Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi."Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.

Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku." Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat."Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.”(Kejadian 4:1-15)

Untuk uraian pesan Tuhan ini maka saya himbau para pembaca untuk mendengar secara langsung suara audionya supaya langsung memahami isi hati Tuhan secara suara. Sebab secara singkat saya akan menuliskan beberapa hal yang merupakan kesimpulan bahwa:

  • Penyembahan merupakan cara terbaik dalam menarik perhatian Tuhan
  • Tuhan tertarik kepada penyembahan dari para penyembah yang hidup benar yaitu para penyembah yang hidup dalam Roh dan Firman
  • Sebelum semuanya itu maka Tuhan tertarik kepada Penyembah yang benar (orangnya / pribadinya), barulah berkenan kepada persembahannya
  • Tujuan utama dari penyembahan itu adalah kesukaan Tuhan
  • Tujuan dari para penyembah adalah hidup menyukakan hati Tuhan

Tuhan menghargai kehidupan para penyembah seperti halnya Habel, meskipun sudah lewat masa ribuan tahun tetapi nama Habel masih disebut pada perkataan Tuhan Yesus, “Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,

supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini!"Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.”(Matius 23:33-37)

Betapa besar penghargaan Tuhan kita Yesus kepada Habel yang dilabel orang benar itu.Nama Habel disebut dalam garis kehormatan dihadapan Tuhan. Dalam dunia rohanilah sebenarnya kejahatan penyembahan terjadi dan Tuhan Yesus telah berpesan jelas sekali lewat Firman Tuhan diatas, bahkan lewat Nabi Yesaya sudah dipesankan jauh hari sebelumnya perihal semuanya ini, “Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.”(Yesaya 1:13)

Bahkan keseriusan semuanya ini masih dilanjutkan Tuhan pada masa pewahyuan kepada Rasul Yohanes di pulau Patmos, “

 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:

Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.  Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat." (Wahyu 3:14-22)

Perihal kehidupan para penyembah yaitu mereka yang cari  dan berusaha hidup menyukakan Tuhan ternyata ada sekelompok orang rohani yang telah menimbulkan kejijikan (Yesaya 1:13) dan dimuntahkan Tuhan (Wahyu 3:16).

Cara hidup yang melanggar Firman Tuhan merupakan suatu bentuk persekutuan dengan setan.Kesengajaan yang terus anda biarkan terjadi maka dihadapan Tuhan, rupa anda telah menjadi ular beludak. Semakin lama anda mengeraskan hati maka akan semakin besar harga yang harus anda bayar untuk semua buah dari perbuatan jahat dan kehidupan dosa itu.

Oleh karena itu bertobatlah.Tinggalkan semua perbuatan jahat dan kehidupan dosa itu.Allah masih menantikan keberanian anda untuk datang pada Tahta Kasih Karunia-Nya untuk beroleh pengampunan dan pemulihan hidup. Keadaan ini akan mempengaruhi masa depan hidupmu dan seisi keluargamu.

Dosa yang paling banyak mempengaruhi kehidupan kekristenan akhir zaman adalah hidup tidak perduli dan berlaku sesuka hati.Anda mungkin saja masih ada dalam kelompok orang rohani oleh karena ada dari anggota keluargamu yang mencari Tuhan, tetapi secara fisik anda ada tetapi secara hati, anda telah menyerahkan diri anda untuk melakukan perbuatan-perbuatan sijahat setan. Diam-diam anda telah menikmati semua nafsu duniawi yang membinasakan masa depan itu. Anda telah meleburkan dirimu kepada keinginan-keinginan daging yang bermuatan nafsu duniawi yang mematikan.

Dimanakah keteladanan hidup anda sebagai anak-anak Allah? Pembiaran ini akan menjalar pada garis keturunanmu. Anda sedang menarik masa tuamu untuk hidup dalam perbagai buah-buah kesengsaraan, oleh karena garis keturunanmu nanti akan mewariskan semua hal jahat dan kehidupan dosa yang sedang anda nikmati hari ini. Berhentilah selagi ada kesempatan.Dengarkan suara Roh Kudus Tuhan yang terus menerus mengetuk pintu hatimu itu.

Sementara sekelompok orang Kristen lainnya hidup dalam tembok-tembok rohani yang penuh dengan kesombongan.Pembenaran dan pengkultusan diri yang menyerupai keinginan sijahat telah menutup pintu hati mereka untuk menerima tegoran dan ajaran kelemahlembutan dari TUHAN. Oh…betapa malangnya dirimu, sebab sijahat telah menyiapkan suatu jerat yang kuat untuk mengikat engkau pada belenggu-belenggu kepahitan hidup dan kekecewaan. Sebab dimana engkau bermegah dalam kesombongan rohani maka disitu pula engkau akan dijatuhkan.

Saya teringat akan pesan Tuhan lewat mimpi supranatural Zerach – Putra bungsu saya. Ijinkan saya membagikannya kepada anda untuk menjadi suatu masukkan, koreksi dan pencerahan atas kehidupan iman. Sebab penyembah yang benar akan memahami hati-Nya.

Malam selepas kebaktian kesembuhan Ilahi “Penyembah Tuhan – Part I Pada Mulanya” maka kuasa Tuhan yang hebat telah tercurah. Hadirat Allah yang kudus telah memenuhi seisi ruangan ibadah. Semua orang berjumpa pribadi dengan Tuhan.Penyembahan Habel membuka pintu sorga.Saya telah melihat pintu gerbang besar dari emas tua itu terbuka.Semuanya ini datang dari kehendak-Nya sendiri ketika semua umat-Nya mau membuka hati berbalik kepada-Nya dan memilih taat mendengarkan suara-Nya.

Saat perjalanan menuju pulang ke rumah maka Zerach berkata, “Papa, Zerach mendengar suara Tuhan jelas sekali tadi.”Saya memandang sekilas kepadanya.Sejak kecil kedua anak saya Rehuel dan Zerach” telah beroleh kasih karunia-Nya yang luar biasa ini.Lalu saya bertanya, “Apa kata Tuhan kepadamu?”

“Tuhan bilang ke Zerach agar mengosongkan semua uang yang ada pada dompet Zerach dan mempersembahkannya kepada Tuhan.” Balasnya dengan senang.Sejak dulu saya mengetahui hal ini bahwa Tuhan memberikan kepadanya hati yang penuh ketaatan dan bermurah.Saya sendiri telah melepaskan sebuah handphone malam itu.Ketika Tuhan bertanya, “Apakah benda berharga yang ada padamu saat ini?Persembahkanlah.”Saya hanya menemukan benda berupa handphone ini karena itulah yang ada malam itu pada diri saya.Ohhh…betapa luar biasanya hidup dalam hati yang merdeka.Hidup dalam ketaatan sepenuhnya kepada Tuhan.

Selepas kehadiran Tuhan dalam Persembahan Habel…Malamnya Zerach bermimpi. Suatu mimpi yang kalau diceritakan detail sangat luar biasa. Saya ceritakan sedikit pada sisi yang sesuai pada pesan Tuhan dalam bulletin ini.

Dalam mimpi Supranatural itu, Zerach dikaruniakan bisa mendengar dan berbicara dengan Roh.Mimpi itu terjadi semasa generasi orang-orang Kristen zaman rasul-rasul. Suatu landasan Firman akan saya tuliskan supaya anda dapat memahami semua mimpi ini tidaklah untuk meninggikan diri tetapi lebih fokus untuk memahami pesan-Nya, “Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.”(Lukas 9:30)

Ada suatu kuburan seorang rasul menurut cerita Zerach.Dalam mimpi itu Zerach menumpangkan tangan pada kuburan itu, lalu nampaklah pada kuburan itu muncul permata-permata indah seperti berlian-berlian yang sedang memancarkan kemilaunya. Lalu orang kudus tersebut berkata Zerach, “Ambillah apa yang engkau mau?”

Lalu saya bertanya kepada Zerach, engkau ambil apa nak? Dan suatu jawaban yang sangat mengejutkan.Zerach menjawab, “Saya tidak mau ambil apapun, termasuk permata-permata itu pun saya tidak mau.”

Roh dalam rupa orang kudus itu berkata, “Itulah kenapa engkau menjadi orang yang terpilih. Sebab engkau tidak mengambil apa yang telah banyak orang rohani lihat dan ambil. Engkau lebih memilih hati yang setia.”

Ketika saya mendengar sepotong cerita ini maka saya sepenuhnya dapat memahami tentang pesan-Nya bahwa hari ini ada banyak sekali penyembah-penyembah Tuhan gagal dalam menyukakan hati Tuhan, oleh karena mereka telah memilih daya tarik dan kemilau yang lain. Ada banyak orang Kristen, hamba-hamba Tuhan dengan berbagai jawatan telah mencuri kemuliaan-Nya.Mereka menukar dan mengorbankan kesetiaan hatinya dengan hal-hal yang memuaskan keinginan dirinya sendiri.

Ada banyak orang Kristen telah gagal mencapai Firman ini, “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,  yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.  Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,” (Filipi 2:5-9)

Ketika anda terikat pada “ke-aku-an dan kepemilikan” maka anda sudah kehilangan kemerdekaan iman. Anda tidak akan bisa lagi mempraktekkan Firman Tuhan dalam dimensi ketaatan dan kemurahan. Sebab roh egois dari setan telah membelenggu kakimu.Anda hanya dapat berlari dan mencapai kehidupan sejauh lompatan katak dalam tempurung.Berasa jauh dari ukuran anda tetapi hati nurani anda bertolak-tolakan menentang perhitungan yang ada pada diri anda sendiri.

Ketaatan akan selalu dibenturkan pada sisi keuangan dalam upaya membebaskan diri anda dari semua ikatan kepemilikan dan perhitungan duniawi. Sebab musuh iman adalah roh egois.Satu-satunya yang dapat mengalahkan roh egois adalah kemurahan hati dan ketaatan kepada Tuhan.Generasi yang mencapai kemerdekaan hati dan hidup bermurahmerupakan generasi penyembah Tuhan  yang akan melihat hari-hari yang baik dan menikmati masa depan dalam hidupnya yang penuh kelimpahan dari Tuhan.

 

II.        PERSEMBAHAN RAJA

Beginilah firman Tuhan ALLAH: Pintu gerbang pelataran dalam yang menghadap ke sebelah timur haruslah tertutup selama enam hari kerja, tetapi pada hari Sabat supaya dibuka; pada hari bulan baru juga supaya dibuka.

Raja itu akan masuk dari luar melalui balai gerbang dan akan berdiri dekat tiang pintu gerbang itu. Sementara itu imam-imam akan mengolah korban bakaran dan korban keselamatan raja itu dan ia akan sujud menyembah di ambang pintu gerbang itu, lalu keluar lagi. Dan pintu gerbang itu tidak boleh ditutup sampai petang hari.Penduduk negeri juga harus turut sujud menyembah di hadapan TUHAN di pintu gerbang itu pada hari Sabat dan hari bulan baru.

Korban bakaran yang harus dipersembahkan raja itu kepada TUHAN pada hari Sabat ialah enam ekor domba yang tidak bercela dan seekor domba jantan yang tidak bercela. Korban sajian dari domba jantan harus diolah dengan satu efa tepung, tetapi korban sajian dari domba-domba yang lain bergantung pada kemampuannya, serta minyak satu hin untuk satu efa.

Pada bulan baru harus dipersembahkan seekor lembu jantan muda yang tiada bercela, serta enam ekor domba dan seekor domba jantan yang tiada bercela. Sebagai korban sajian ia harus mengolah satu efa tepung dengan seekor lembu dan satu efa tepung dengan seekor domba jantan, tetapi korban sajian dari domba-domba lain bergantung pada kemampuannya, serta minyak satu hin untuk satu efa.

Kalau raja hendak masuk ke dalam, ia harus masuk melalui balai gerbang dan keluar dari situ juga. Tetapi kalau penduduk negeri pada perayaan-perayaan yang tetap berkumpul di hadapan TUHAN, dan yang masuk melalui pintu gerbang utara untuk turut sujud menyembah biarlah mereka keluar melalui pintu gerbang selatan, dan yang masuk melalui pintu gerbang selatan, biarlah keluar melalui pintu gerbang utara. Janganlah seorang kembali melalui pintu gerbang kemasukannya, tetapi masing-masing harus keluar dari pintu gerbang yang di depannya..”(Yehezkiel46: 1-9)

Ketika dinyatakan kepada Nabi Yehezkiel perihal semuanya ini, perlu kita juga memahami kehendak Tuhan.Pintu gerbang pelataran Tuhan yang menghadap ke Timur hanyalah dibuka pada hari Sabat dan bulan baru.Mengapa demikian?Seperti halnya pembangunan Rumah Tuhan pada masa Nabi Musa tidaklah sembarang menurut keinginan manusia tetapi mengacu kepada suatu contoh dan pengaturan dari TUHAN, “Dan ingatlah, bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu."(Keluaran 25:40)

Suatu keadaan rohani yang harus kita dapat telaah secara bijaksana.Ada banyak orang percaya mengejar berkat raja-raja tetapi hati mereka hanyalah sebesar hati kacung/budak. Semuanya ini tidaklah sebanding dengan apa yang disebut kepercayaan Tuhan yaitu hati yang merupakan wadah, “Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”(Matius 13:12)

Hati merupakan ukuran dari penyembahan raja-raja.Siapa yang memiliki hati yang ingin menyembah kepada Tuhan, haruslah memiliki dasar kasih yang tulus didalam dirinya.Sebab yang diutamakan adalah ketaatan sepenuhnya kepada TUHAN dan ini merupakan cermin iman, “janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu,maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”(Matius 6:3b-4b)

Bila suatu persembahan sudah mengandung unsur pamrih dan terselip keinginan dipuji manusia maka semuanya itu menjadi kamir/ternodai atau kehilangan kemurniannya.Demikianlah halnya setiap penyembahan haruslah didasarkan kepada pimpinan dan kehendak Tuhan sendiri.Supaya pada kesempatan dari Tuhan, itulah saatnya kita menaburkan benih pada tanah lapang iman yang subur.Dibalik semua taburan itu, terkandung suatu kerelaan hati yang besar yaitu keinginan hati untuk menyenangkan Tuhan. Perhatikan apa yang diperbuat oleh Raja Salomo;

“Dan Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan.

Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.

Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu." Lalu Salomo berkata: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini. Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yanjahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?"

Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.  Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.

Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.

Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."

Lalu terjagalah Salomo; ternyata ia bermimpi. Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia di hadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban bakaran dan korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya.” (1 Raja-raja 3:3-15)

Lewat kisah Raja Salomo, kita dapat menarik kesimpulan yang cukup menarik tentang penyembahan raja-raja:

Tuhan tertarik kepada mereka yang ada pada penyembah dimensi raja-raja yang hidupnya menurut ketetapan-ketetapan hukum Tuhan  yaitu hidup takut akan Tuhan, memiliki ketegasan, kerendahan hati dan menjadi pelaku Firman Tuhan dalam ketaatan.

Pola hidup keteladanan harus diwariskan kepada anak cucu anda sebab tidak mungkin lahir generasi penyembah dengan dimensi raja-raja tanpa anda pernah tunjukkan contoh/keteladanan bagi mereka.Iman dan pengenalan anda akan Tuhan merupakan warisan pusaka buat anak cucu anda.

  • Hati yang tidak terikat dengan jumlah dan nominal merupakan ciri khas penyembah dimensi raja-raja, sebab mereka selalu menarik garis benang merah untuk menjadi penyembah yang dikenan Tuhan tanpa memusingkan harganya “apapun –berapapun - kapanpun – dimananpun” asalkan ada kuasa hadirat-Nya yang nyata maka suara dan perintah-Nya akan jelas terdengar untuk dilakukan segenap hati.
  • Adanya perjumpaan pribadi dengan TUHAN dengan pemberian-pemberian yang luar biasa sebab apa yang ditaburkan/dipersembahkan kepada Tuhan akan langsung beroleh konfirmasi dan peneguhan dari Roh Kudus-Nya bahwa semua ketaatan akan suara-Nya itu dikenan-Nya.
  • Mereka tidak mencari kepentingannya sendiri ketika Tuhan hendak menunjukkan kasih setia-Nya tetapi hati mereka benar-benar hati seorang raja yang memikirkan kepentingan Tuhan atas umat-Nya.
  • Kehidupan mereka dimensi penyembah raja-raja adalah kehidupan yang berkelimpahan
  • Sebab kepada mereka ini, Allah menyatakan perlakuan dan perbedaan yang sangat mencolok dalam kehidupan.
  • Adanya perjanjian dan pemberitahuan dari TUHAN suatu kehendak-Nya yang nyata di masa depan dengan disertai penunjukkan jalan-jalan-Nya.

Oleh apa yang TUHAN nyatakan kepada Nabi Yehezkiel bahwa ada perbedaan antara penyembah secara umum dengan mereka yang berdimensi raja-raja.

Satu hal yang pasti dari mereka yang mencapai kehidupan penyembah raja-raja yaitu secara materi Allah akan memberkati mereka dengan sangat berlimpah. Tetapi yang terutama adalah hati mereka yang nyata dan murni dalam mengasihi Tuhan.Tindakan mereka bukti iman yang taat kepada Tuhan.

Aspek hidup mereka; baik bisnis, pelayanan maupun keturunan mereka akan mencapai kehidupan bangsa-bangsa. Oleh karena itu, Tuhan akan selalu membawa mereka ada pada setiap moment berharga dari-Nya, “Sebab di atas gunung-Ku yang kudus, di atas gunung Israel yang tinggi, demikianlah firman Tuhan ALLAH, di sana di tanah itu segenap kaum Israel dalam keseluruhannya akan beribadah kepada-Ku. Di sana Aku akan berkenan kepadamu dan di sana Aku akan menuntut dari kamu persembahan-persembahan khususmu dan sajian-sajianmu yang terpilih, segala yang kamu kuduskan. Seperti kepada persembahan yang harum Aku berkenan kepadamu pada waktu Aku mengeluarkan kamu dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari negeri-negeri, di mana kamu berserak, dan Aku akan menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.” (Yehezkiel 20:40-41)

 

III.      PERSEMBAHAN TERANG

Setiap orang memiliki pengharapan dalam hidup ini.Keadaan hidup terkadang terjadi tidaklah sesuai dengan pengharapan.Ada banyak orang kecewa ketika diperhadapkan pada jurang pemisah yang terlalu curam antara pengharapan dengan kenyataan.

Ada banyak orang tertinggal dalam kehidupan menyenangkan Tuhan, oleh karena deraan dan godaan kehidupan yang menyesatkan.Kita tidak lagi berada pada ketepatan kehendak-Nya.Kita kehilangan moment-moment berharga Tuhan.Sebab kita selalu digagalkan oleh hal-hal yang nampak sepele sekalipun kita sudah berjerih lelah dalam mengejar Tuhan.

Ada banyak orang mempertanyakan kepada TUHAN, mengapa hidupku harus seperti ini?Tanpa pernah mereka mengkoreksi diri, apakah mereka sudah benar-benar mengenal Tuhan?Sudah hidup sesuai Firman-Nya?Sudahkah bertindak dalam iman untuk menyenangkan-Nya?Sudahkah menjadi terang dan garam kehidupan ini?Sudahkah menerapkan kasih sebagai teladan kehidupan sehari-hari?

Tetapi kelemahan-kelemahan dibalik keinginan bodoh kita telah menyudutkan kita pada suatu area kesombongan rohani yang sebenarnya penuh kepalsuan dibalik semua pengetahuan, pangkat rohani dan relasi itu.Ketika masa dan ujian kehidupan datang, Allah menemukan kita telah bergeser jauh dari jalan kesetiaan, kerendahan hati dan kasih-Nya.

Perhatikanlah kehidupan seorang wanita yang terus gagal dalam dunia percintaan karena pengejarannya adalah cinta manusia: Ketika Yesus menjumpainya dan meminta apa yang ada padanya, maka terang kehidupan itu membuka hatinya. Wanita Samaria ini mengikuti terang kehidupan dan diubahkan seturut kesadaran dirinya menjadi penyembah terang kehidupan yang menjadi saksi bagi Tuhan:

Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum." Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.) Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?  Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,

tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."

Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini." Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."

Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."

Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau." Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"

Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:"Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?" Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus. Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah."

Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal." Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?" Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” (Yohanes 4:5-34)

Ketika seseorang mencapai terang kehidupan maka hatinya akan terbuka. Semua daya tarik dunia sekalipun dosa akan terputus ikatannya. Sebab terang Tuhan yang menyinari hati seseorang akan membuat dirinya senang berada didekat Tuhan.Itulah cinta mula-mula yang bersemi lagi.

Persoalannya hari ini ada banyak orang rohani terjebak pada rutinitas dan kesibukan rohani yang membuat mereka kehilangan hubungan intim dengan Tuhan.Hatinya menjadi tawar dan pada akhirnya kehilangan fokus didalam penyembahan hidupnya.

Ingatlah bahwa Allah lebih menyukai persembahan anda pada dimensi hidup dalam Roh dan Firman.Orang benar membawa persembahan harum dihadapan-Nya. Penyembah yang hidup dalam terang Tuhan akan selalu memiliki hati yang besar. Mereka kepenuhan hidup karena mengenal dan memiliki Tuhan. Hidup mereka tidak lagi bergantung pada apa yang disebut kebutuhan, sebab mereka lebih memilih hidup mentaati Tuhan.

Bukti dan buah dari Firman Tuhan, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”(Matius 6:33) menjadi kesaksian dan kemenangan hidup mereka. Semula mereka akan dianggap dan dinilai bodoh untuk memilih hidup sebagai penyembah terang hidup. Sebab kejujuran mereka dianggap sebagai kerugian.Keyakinan mereka ditertawakan sebagai olok-olokan bahwa iman mereka adalah kekonyolan dalam perhitungan hidup. Sebelum pada akhirnya mereka membuktikan semuanya itu bahwa hidup sebagai penyembah terang Tuhan memiliki buah dan masa depan hidup yanglebih  terjamin.Mereka hidup sebagai orang yang lebih dari pemenang.

Dalam moment Natal dan tahun baru ini, ijinkan saya menuliskan kisah yang pernah terjadi semasa kelahiran Yesus Kristus Tuhan kita:

“Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."

Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."

Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.  Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia." Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka.Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.

Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.  Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.” (Matius 2:1-12)

Lewat kisah orang-orang Majus ini kita dapat mengenal lebih dekat kehidupan penyembah terang Tuhan.Mereka dalam dimensi ini merupakan sekelompok orang yang mencintai dan menghargai hidup.Apa yang ada pada mereka merupakan persembahan untuk kemuliaan Tuhan.

Hati mereka penuh kemurahan hidup.Mereka adalah orang-orang yang selalu tergerak hatinya untuk setiap kemuliaan kehendak Tuhan.Mereka tidak pernah berhitungan dalam mentaati Tuhan.Bahkan hati mereka mencapai kemerdekaan dalam memberi.Mereka memiliki hidup yang penuh yaitu kebahagiaan dan kelimpahan.

Roh bekerja secara supranatural atas hidup mereka.Setiap kehendak Tuhan dekat dengan mereka sebagai terang yang menuntun.Mereka punya kepekaan dalam menilai suatu kemurnian didalam Tuhan.Ketegasan pada tindakan iman mereka sungguh terpuji dan tidak mudah dicuri oleh sijahat setan.

Dalam tiga dimensi penyembahan ini, kita dapat belajar sebagai mana Allah menempatkan kita.Marilah kita hidup dalam ketepatan kehendak-Nya supaya dapat hidup menyenangkan Hati Tuhan.Apabila anda memiliki suatu tarikan dari Roh Kudus maka kejarlah dan adakanlah/taatilah untuk dirimu dan keluarga, sekalipun anda tidak berada pada moment itu tetapi barangsiapa yang memiliki kasih maka semua pengecualian dari TUHAN berlaku atas hidupnya.

 

Pertanyaannya, sudahkan dan maukah anda memiliki

Mezbah Penyembahan

Supaya

Anda beserta keluarga menjadi KESUKAAN BAGI TUHAN. Amin

AGUSTUS & SEPTEMBER

PDF

MUJIZAT TUHAN MENGITARI HIDUPKU

TUHAN MENGGENAPI SEMUA MIMPI DAN VISI
IJINKAN TUHAN BERKARYA DALAM HIDUPMU

“Setelah memasuki 4 (empat) tahun semua mimpi yang Tuhan berikan kepada saya di Kota Minahasa itu, akhirnya saya baru dapat memahami sepenuhnya apa yang Tuhan kehendaki atas gereja yang telah dipercayakan-Nya semasa saya dan istri masih ada dulu. Dalam mimpi itu, saya sendiri yang memerintahkan semua tukang untuk membongkar bangunan yang besar itu karena fondasinya belum kokoh untuk membangun yang lebih besar dan megah seperti yang dikehendaki-Nya. Fondasi-lah yang akan menentukan setinggi dan semegah apakah bangunan kemuliaan-Nya.

Meski Tuhan mempercayakan suatu rancangan bangun yang tinggi, besar dan mulia kepada anda tetapi tanpa memiliki fondasi yang kokoh maka semuanya itu  tidak akan pernah tergenapi.
Semuanya telah berlalu, yang lama telah lenyap menjadi kenangan tetapi yang baru telah datang dan siap menjadi dupa harum bagi kemuliaan-Nya.

Pada masa rapat pertanggungjawaban organisasi gereja yang saya adakan pada bulan Juli 2016 ini, terjadi hal-hal yang sangat mengejutkan hati. “Janganlah berburu dalam kebun binatang sendiri” dan “sejak semula adalah Tuhan” merupakan istilah yang tepat untuk mengambarkan semuanya itu. Tetapi saya kemudian teringat kepada Firman Tuhan, “Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?” (Lukas 17:17).

Dahulu saya suka bertanya-tanya,”Mengapakah orang-orang Kristen sekalipun sudah mendapatkan mujizat Tuhan, kepercayaan dan kebaikan, tetapi sangat mudah sekali berbalik dari jalan pertobatan? Mudah sekali mencuri kemuliaan Tuhan? Mudah sekali menyimpang dari jalan panggilan Tuhan?.
Tuhan menjawab saya melalui Lukas 17:17. Saya kemudian memahami semuanya itu bahwa untuk menjadi seseorang yang tulus cinta Tuhan adalah seseorang yang berani menentang arus duniawi, berani menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, tahu budi bahwa hidup sejak mujizat itu terjadi merupakan kesempatan berharga dari Tuhan dan haruslah tahu diri bahwa diluar Tuhan – diluar kehendak-Nya, kita hanya akan buang-buang waktu dan yang tersedia adalah kehancuran. Hidup tanpa kebenaran-Nya hidup tidak berbuah dan sia-siakan masa depan.

Saya ingin menyakinkan pada semua pembaca bahwa benar apa yang Tuhan Yesus katakan, “Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil." (Yohanes 7:24). Banyak alasan rohani untuk hidup berduka dan dilukai pada bulan Agustus 2016 ini. Tetapi saya mengalami suatu sukacita yang baru…ya…anggur baru dalam pelayanan ini. Semuanya menjadi lengkap ketika Tuhan pesankan kepada saya, “Semua gereja masa lalumu sudah tak ada lagi. Sekarang adalah yang baru. Gereja Ciptaan Baru yang berkiblat kepada ketaatanmu menjaga wasiat bunda tercintamu.”

Dimulai dari bayangan muka orang-orang gereja masa lalu saya yang telah pergi tanpa menghiraukan sedikitpun wasiat almh. Istri tercinta saya itu. Saya anggap wajar pernyataan-Nya itu. Tuhan tahu yang terbaik. Hal ini tak ubahnya seperti masa Musa membawa keluar bangsa Israel dari Mesir lalu semua orang itu mati selama 40 (empat puluh) tahun di Padang gurun sekalipun mereka telah melihat semua mujizat Tuhan yang dahsyat itu. Semua generasi itu sudah tak ada lagi.

Tersisa sedikit orang saja yaitu generasi pemimpin “Yosua dan Kaleb” untuk mendidik suatu angkatan yang belum memahami apapun juga, bahkan belum melihat mujizat-mujizat besar seperti generasi pendahulu mereka. Bunda saya telah berpesan beberapa hari sebelum kematiannya, “Nak, pergilah untuk mendirikan gereja di Bandung. Adakanlah konser, sekalipun mama tidak bisa jalan maka mama akan duduk di kursi roda mendukung dari bawah. Tolong mereka yang sakit dan yang susah hidupnya.”

Sejak Agustus 2016 ini semua pelayanan gereja yang Tuhan percayakan ke saya telah menjadi Jki Sheep Gate – Father’s Miracle. Seluruh keberadaan almarhumah istri tercinta akan digantikan oleh Rehuel Natalia, putri kami. Sesuai dengan wasiat mama maka saya membentuk suatu team penyembah yang lebih baik dari sebelumnya. Orang-orang ini merupakan keluarga bagi saya. Dan memang mereka merupakan keluarga bagi hidup saya terutama semasa saya sedang kesusahan dan kesendirian. Mereka lahir dalam gereja Father’s Miracle dan saya sendiri yang membaptisnya.

Inilah era baru dalam perjuangan pelayanan. Pelayanan yang datang dimulai dari mimpi hingga kegenapan kehendak-Nya. Semuanya mirip sekali dengan apa yang terjadi dalam masa Abraham bahwa semuanya harus muncul dan lahir dari rumah-Nya, “Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya,” (Kejadian 14:14)

Saya mengikuti pimpinan Tuhan bahwa gereja yang diwasiatkan oleh bunda saya menjadi aliran utama seperti yang telah dinubuatkan jauh-jauh hari, “Dia akan membawa api Tuhan turun dari Bandung menuju Jakarta, lalu akan sampai ke kota-kota lainnya hingga bangsa-bangsa.”

Saya mulai merintis lagi gereja yang pernah ada di Jakarta ini dengan nama Jki Sheep Gate – Father’s Miracle Jakarta. Sementara pelayanan saya di  Jki Sheep Gate – FM Bandung sudah dipadati jiwa-jiwa. Penuh nuansa kekeluargaan bahkan sudah ada barisan penatua.

Perintisan Jki  Sheep Gate - FM Jakarta ini dibekali dengan KKI (Kebaktian Kesembuhan Illahi) yang akan berjalan setiap hari Selasa. Pelayanan Mujizat dan Kesembuhan ini di mulai melalui keluarga saya sendiri yaitu anak-anak yang bermain musik dan menyembah. R2Z (Rehuel – Richie – Zerach) merupakan pilar-pilar penyembah yang dikehendaki-Nya. Seiring waktu saya percaya sepenuhnya bahwa Allah akan memasyurkan Nama-Nya lewat generasi ini. Amin.

Mujizat Tuhan Masih Ada
Inilah Imanku kepadaMu Ya Tuhan




“Pak, apakah sudah boleh menginformasikan kepada orang-orang yang suka bertanya tentang gereja bapak di Jakarta?” Demikian Ibu Angel – gembala muda pelayanan ini bertanya. Hal ini bukanlah suatu keadaan yang mudah dimengerti oleh banyak orang. Sebab sudah sekian tahun lamanya saya memilih berdiam. Saya telah mengamati bahwa orang-orang datang ke gereja masa lalu saya itu hanya untuk datang satu kali saja. Mengapa?
Saya akui bahwa kedukaan hati semenjak kepergian istri saya ke sorga telah menorehkan luka mendalam. Saya telah melihat dan merasakan semua kepiluan dibalik ketidaksetiaan orang-orang rohani. Saya bahkan tidak bisa berkata-kata lagi atas apa yang telah terjadi. Anak-anak kandung saya sendiri bahkan berkata,”Papa, kami ndak mau ke gereja Jakarta. Ndak enak dan dicemberutin terus.” Allah tahu semuanya itu maka DIA mengutus saya untuk menginjil keluar dan langkah demi langkah, saya semakin sembuh dan semakin kuat.

“Kalian dengarkan, Tuhan pesankan bahwa My Time Has Come untuk pelayanan gereja di Jakarta.” Kata saya kepada Ibu Angel, Rehuel, Richie, Zerach, Adrianus dan Lina ketika kami sedang melayani di Kota Kudus 2016. Semuanya itu telah Tuhan nyatakan jauh-jauh hari sebelum meeting organisasi. Allah menyatakan semua perkara yang akan terjadi itu kepada kami sekeluarga  dengan cara yang ajaib. Mimpi merupakan cara Allah yang sering anak-anak saya ceritakan secara detail.

“Silahkan aja Bu Angel yang atur. Mulai sekarang gereja FM Jakarta terbuka buat semua orang yang mencari Tuhan.” Demikian saya menjawab. Lalu Bu Angel berkata lagi, “Pak, Orang ini sedang menderita sakit cukup parah, menurut dokter sudah tidak bisa tertolong lagi dan mau minta Pak Djohan doakan selepas ibadah raya.” Saya mengangguk dengan senyum.
Ibadah Perdana FM Jakarta pada awal Agustus 2016 ini hanya berisikan beberapa orang jemaat saja. Lalu datanglah sepasang suami istri dengan satu orang putrinya. Khotbah pesan Tuhan di FM Jakarta ini pada umumnya sangat baik untuk orang-orang yang memiliki hati haus lapar akan Tuhan.

Selepas khotbah, tiba-tiba Roh Kudus membisiki saya untuk mengundang jemaat yang hendak didoakan untuk maju ke Altar Tuhan. Wanita yang menderita sakit itu maju ke depan dan dipapah oleh suaminya. Saya menumpangkan tangan dan………(Ikuti kisah lengkapnya pada tulisan dibawah ini dan jadikanlah semuanya ini sebagai pelajaran berharga buat iman kita bahwa selagi ada waktu dan kesempatan, CARILAH TUHAN dan KEBENARAN-NYA.)

Mari kita untaikan doa syafaat buat semua saudara seiman kita yang membutuhkan Mujizat Tuhan Yesus hari ini.

 

MUJIZAT TUHAN MENGITARI HIDUPKU

“Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka. Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.
Pada waktu murid-murid Yesus menyeberang danau, mereka lupa membawa roti. Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti." Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!

Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian?  Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?  Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"  Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi." Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”  (Matius 16: 1-21)

Ketika anda membaca apa yang tertulis dalam cerita Firman Tuhan ini maka anda akan menemukan dengan luar biasa tentang Tuhan Yesus. Jawaban-jawaban-Nya. Keterusterangan alias keterbukaan-Nya. Pertanyaan-pertanyaan-Nya. Pernyataan-pernyataan-Nya. Bahkan hal-hal masa depan yang dinyatakan-Nya. Anda dapat mengatakannya dengan bahasa Alkitab yaitu Tuhan Yesus telah bernubuat perihal masa depan bahkan kematian-Nya.  Adakah hari ini anda masih menemukan kuasa Roh Kudus masih bekerja demikian detailnya? Demikian tepatnya? Dan demikian terbukanya?....Masihkah ada dimensi mujizat seperti ini mengitari kehidupan anda dan keluarga?

⦁    TANDA-TANDA

Marilah kita perhatikan lagi apa yang mendasari semuanya ini, “Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.” (Matius 16:1) Dalam pandangan theology orang-orang Farisi dan Saduki adalah hal yang biasa untuk bertanya seperti itu. Mengapa?...Karena mereka memiliki pengetahuan atas dasar sekolah theology.
Tuhan Yesus telah membuat banyak sekali mujizat dalam pelayanan-Nya kepada banyak orang sakit, terbelenggu setan, didera kemiskinan dan berbagai masalah yang sudah menjadi bagian kehidupan yang biasa bagi orang-orang Farisi dan Saduki. Tuhan Yesus bukan saja menyatakan hikmat dari pemahaman kitab suci tetapi DIA telah menyatakan lewat perbuatan-Nya bahwa semua pengajaran-Nya itu adalah kebenaran yang berbuah. Setiap orang yang membutuhkan TUHAN akan beroleh jawaban-Nya secara nyata.

Keadaan supranatural yang luar biasa ini tidak dapat dibantah oleh orang-orang Farisi dan Saduki. Mereka memiliki pengetahuan theology tetapi mereka tidak memiliki mujizat seperti yang Tuhan Yesus lakukan itu. Kereta pengetahuan hanya akan membawa anda berjalan lurus tetapi akan terhenti ketika dipertemukan pada lobang dan jurang pemisah. Demikianlah halnya dengan pengetahuan rohani, selama anda lurus (saleh) maka hidup anda akan baik-baik saja. Tetapi adakah kehidupan ini hanya akan lurus saja? Adakah jalan dalam kehidupan ini hanya datar? Tidak berlobang? Tidak ada lembah, bukit dan gunung?
Saya dapat memberikan kesaksian hidup kepada anda _ para pembaca yang cinta Tuhan bahwa jalan yang lurus itu ada.  Saya pernah melihatnya ketika Allah menunjukkan kepada saya semasa saya baru menikah dulu yaitu jalan pada dunia orang mati. Di sana arwah-arwah hanya jalan lurus, tak berekspresi dan lurus kaku dalam wajah kematian yang tidak ada lagi buah Roh.

Artinya selagi anda dan saya masih hidup maka, akan ada lobang dan jurang pemisah yaitu kesusahan, kesulitan, pencobaan dan peperangan dalam hidup ini. Saat anda menunganggi kereta rohani maka anda akan terhenti tepat ketika diperhadapkan pada lobang dan jurang pemisah itu. Anda akan terhenti ketika semua bencana dan penderitaan itu datang. Demikianlah halnya dengan apa yang dirasakan oleh orang-orang Farisi dan Saduki itu. Mereka melihat suatu Kereta yang lain…Kereta yang bisa hindari lobang….Kereta yang bisa terbang….Kereta yang berapi….hahaha….Siapkah anda memasuki pemahaman supranatural tentang Kereta sorga ini?

⦁    KERETA ELIA

Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan. Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan. Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: "Di manakah TUHAN, Allah Elia?" Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa.” (2 Raja-raja 2:11-14)

⦁    KERETA YEHEZKIEL

Aku melihat, sungguh, di atas tanah di samping masing-masing dari keempat makhluk-makhluk hidup itu ada sebuah roda.  Rupa roda-roda itu seperti kilauan permata pirus dan keempatnya adalah serupa; buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah yang lain. Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan; mereka tidak berbalik kalau berjalan.  Mereka mempunyai lingkar dan aku melihat, bahwa sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata.

Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan di samping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat. Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka, sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya.
Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu berjalan; kalau mereka berhenti, roda-roda itu berhenti; dan kalau mereka terangkat dari tanah, roda-roda itu sama-sama terangkat dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya. Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai cakrawala, yang kelihatan seperti hablur es yang mendahsyatkan, terbentang di atas kepala mereka. Dan di bawah cakrawala itu sayap mereka dikembangkan lurus, yang satu menyinggung yang lain; dan masing-masing mempunyai sepasang sayap yang menutupi badan mereka. Kalau mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti suara air terjun yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, seperti keributan laskar yang besar; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai. Maka kedengaranlah suara dari atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai.

Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka ada menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti rupa manusia. Dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke atas a ku lihat seperti suasa mengkilat dan seperti api yang ditudungi sekelilingnya; dan dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke bawah aku lihat seperti api yang dikelilingi sinar. Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.” (Yehezkiel 1:15-28)

Saya ingin anda_para pembaca dapat melihat, menimbang dan memahami bahwa pada sisi orang-orang Farisi dan Saduki adalah sulit untuk mengerti atas semua hal yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Sebab semua kereta rohani memiliki keterbatasannya. Demikian keadaan rohani yang ada hari ini bila hanya berkiblat dengan semua doktrin rohani tanpa diperlengkapi oleh Roh Tuhan.

Tuhan Yesus meminta dan mengutus Roh Kudus kepada kita semua yaitu orang-orang percaya yang terhimpun dalam gereja kudus-Nya. Roh yang sama_yang telah telah menuntun Nabi Elia, Nabi Elisa dan Nabi Yehezkiel akan menuntun kita untuk mencapai hal-hal supranatural itu. Kita akan memasuki dunia mujizat Tuhan Yesus dengan pertolongan Roh Kudus-Nya.

Kembali saya akan mengingatkan kepada anda_para pembaca yang hidup takut akan Tuhan bahwa doktrinasi rohani yang tidak didasarkan oleh Roh Kudus hanya akan membuat hidup kita jadi sempit, penuh pembenaran diri dan terikat kepada pengertian yang gelap.  Perhatikan dengan seksama jawaban Tuhan Yesus berikut ini, “Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.” (Matius 16:2-3)

Kehidupan rohani yang terikat pada hal-hal lahiriah hanya akan membuat hidup kita jadi terkurung dalam penjara keegoisan rohani. Semua hal hanya akan terbiaskan pada cerita-cerita rohani yang berbalutkan imajinasi manusia-manusia rohani yang belum tentu berbuah kebenaran. Semua manusia rohani dapat merekaya hal-hal seperti ini. Oleh karena itulah sejak semula Tuhan menghendaki kita serupa dan segambar dengan DIA yaitu memiliki karakter, tabiat dan keteladanan hidup seperti Kristus. Kasih, ketulusan dan kedewasaan mendasari semua area hidup kita.

Saya tidak bermaksud mengajak anda memasuki dunia rohani yang terlalu terang tetapi sebaliknya, saya bersungguh hati untuk mengimpartasikan kepada anda tentang kesederhanaan hidup. Semua hal diperbolehkan tetapi tidak semua hal membangun akan hidup kita.

Semua pengejaran dan cita-cita rohani adalah lumrah tetapi barangsiapa bijak akan tahu dan patut mempertimbangkan semua konsekwensi dari pencapaiannya! Bila ambisi  rohani, kebohongan dan ketidakmurnian mendasari semuanya maka yakinlah bahwa kesombongan sejak awal mula telah meracuni hatimu. Perjalanan rohanimu…segera dan akan capai semua kehancuran seiring dengan keangkuhan.
Perhatikan penilaian Tuhan Yesus kepada generasi yang meminta tanda-tanda ini, “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.” (Matius 16:4) Tuhan memanggilnya sebagai angkatan yang jahat dan tidak setia. Mereka yang terpanggil seharusnya memahami bahwa panggilan Tuhan atas dunia rohani haruslah berkiblat kepada kasih, komitmen, kerendahan hati, jadi teladan dan hidup memberkati Nama Tuhan.

Apakah anda terkejut ketika mengetahui bahwa Tuhan Yesus menjawab pertanyaan dengan bahasa profetik? Hal seperti sudah jelas sekali bahwa TUHAN tidak tertarik kepada area coba-coba yaitu semua kepalsuan dibalik kehidupan rohani.

Orang benar akan berpegang kepada kebenaran
Orang palsu / pembohong hanya akan meraba-raba kebenaran

⦁    PENGAJARAN DAN PERUMPAMAAN

Sekarang marilah kita melihat sisi yang berbeda. Bila anda sudah tahu dengan pasti bagaimanakah sikap dan penilaian Tuhan Yesus terhadap orang-orang rohani yang tidak hidup dalam kebenaran sebagai angkatan yang jahat maka sekarang perhatikanlah apa sikap dan penilaian Tuhan Yesus terhadap murid-murid rohani yang belajar keteladanan-Nya?

Perkara lupa merupakan penyakit kebiasaan yang akan mendera siapapun juga. Tak jarang karena “kelupaan” membuat kita dimarahi oleh orang-orang yang berkepentingan atasnya. Manusia bisa marah tetapi lain dengan Tuhan. Saat murid-murid kelupaan, “Pada waktu murid-murid Yesus menyeberang danau, mereka lupa membawa roti.” (Matius 16:5)

Sebenarnya lupa membawa roti merupakan hal yang fatal dalam perjalanan. Tetapi murid-murid ini telah belajar kepada “Sang Master Solusi” bahwa bagi Tuhan Yesus selalu ada solusi. Murid-murid telah terbiasa melihat Tuhan Yesus menguraikan semua kekusutan yang terjadi semasa perjalanan mereka. Tuhan Yesus sendiri memahami semua kelemahan murid-murid-Nya. Perhatikan apa tanggapan-Nya,” Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (Matius 16:6)

Tuhan ingin mengingatkan kepada murid-murid-Nya, ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa ada yang lebih berbahaya daripada semua hal-hal lahiriah yaitu ragi orang Farisi dan Saduki. Suatu peringatan Tuhan yang disampaikan-Nya dalam perumpaan. Suatu pengajaran rohani yang dijabarkan-Nya ketika murid-murid berbuat kesalahan. Guru yang bijaksana tidaklah melepaskan ledakan emosi tetapi lebih kepada pengajaran. Sebab ada tujuan mulia dibalik semua perjalanan rohani ini. Oleh karena itu semua yang datang dari Tuhan akan memiliki feedback dan solusi yang tidak sama dengan yang bersumber dari manusia. Yang dari Tuhan sekalipun dalam perumpaan, tetap akan beroleh penjelasan yang bertujuan mengajarkan kepada orang-orang rohani tentang kehendak Tuhan. Tidak semua hal rohani itu baik dan sesuai dengan kehendak-Nya.
Kitab suci bisa sama tetapi penafsiran dan penerapannya akan berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu kerapkali saya ingatkan agar setiap orang rohani mengenal siapa pembimbing (Mentor rohani) mereka supaya serapan dan keteladan rohani yang anda akan serap memiliki bobot, bibit dan bebet yang sesuai dengan kehendak-Nya.

Perhatikanlah kejujuran para murid, “Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti." (Matius 16:7) Kejujuran haruslah mendasari hidup manusia rohani. Sebab semua manusia rohani mungkin saja akan berbuat salah tetapi orang-orang yang takut akan Tuhan lebih memilih kejujuran dan pertobatan sebagai solusi dalam membenahi dirinya.

Jauhilah semua kesalahan yang telah anda sadari sejak semula. Janganlah meneruskan apapun juga yang sejak semula sudah diawali dengan kebohongan. Berhentilah sejak anda sadar. Kuatkan dan teguhkan hati anda untuk memilih kebenaran daripada seribu satu pujian manusia dan godaan setan. Sebab TUHAN tidak akan pernah membenarkan kebohongan dan kepalsuan rohani.

Lihatlah tanggapan Tuhan terhadap kejujuran, “Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!  Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian? Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?  Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (Matius 16:8-11)

Pemahaman dan pengertian yang Tuhan Yesus sampaikan melalui ingat-ingatan akan kebaikan Tuhan. Sebab orang yang tahu diri akan dengan mudah memahami dan mengenal jalan hidupnya dengan sekali mengingat semua kebaikan Tuhan. Mujizat Tuhan yang pernah anda alami itu merupakan simbol arah tahu budi. Bahwa Tuhan menghendaki anda untuk lebih baik hari ini. Tuhan ingin anda tidak terjerat dan jatuh pada hal-hal yang disebut kehidupan rohani yang lahiriah. Suatu tarikan dari apa yang disebut kwantitas (jumlah besar) yang pada akhirnya akan menyeret anda meninggalkan semua jalan kemurnian, ketulusan dan kasih-Nya.

Sebesar apapun juga berkat yang Tuhan berikan kepada anda maka milikilah hati seluas samudera raya. Supaya berkat dan kepercayaan yang ada, tidak membuat hati anda menjadi sempit. Membuat anda berbalik kepada kehidupan manusia lama yang penuh dengan keserakahan, pelit dan mau menang sendiri.

Tuhan ingin anda menyadarinya bahwa apa yang anda miliki sekarang ini merupakan sebuah anugerah-Nya semata. Titipan Tuhan semasa anda hidup di muka bumi. Bahwa Tuhan ingin anda menyadarinya bahwa harta pusaka anda adalah Tuhan Yesus itu sendiri. Dimana Tuhan berada disitu anda berada. Dimana Tuhan Yesus mengadakan mujizat disitu hidup anda dikitari semua mujizat itu. Berlimpah hatimu oleh kemurahan maka seluruh garis keturunanmu beroleh kemurahan-Nya tak berkesudahan,

Anda tidak perlu takut untuk berbalik kepada Tuhan. Sebab korban syukur yang harum dan terbaik adalah ketika seseorang mau berbalik dari jalan-jalannya yang jahat. Mereka mau berbalik kepada hidup yang sesuai tuntunan kasih, kejujuran, kesetiaan dan ketulusan. Mereka yang belajar untuk menyangkal diri dan pikul salib kehidupan dengan penuh kesadaran. Mereka yang tidak bersaksi dusta.

Mereka yang tidak mencemarkan imannya seperti “Esau” demi pengejaran makanan (lahiriah/fisik/ibadah hanya untuk makan) dan mempermalukan Tuhan dengan sikap-sikap penuh kepalsuan rohani dibalik dusta pengharapan belaskasih manusia. Merekalah yang akan menerima pemahaman hidup yang sesungguhnya, “Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.” (Matius 16:12)

⦁    PERTANYAAN DAN KEHENDAK TUHAN

Kehidupan rohani yang ada adalah kehidupan rohani yang dipengaruhi dan mempengaruhi. Sosialita dan pergaulan rohani sangat penting dalam kehidupan ini. Oleh karena itu siapa yang bijak akan lebih memilih kemurnian dan ketulusan. Sementara Nama Tuhan dapat dikumandangkan oleh semua manusia rohani tetapi pengenalan adalah buah kebenaran. Siapa yang mengenal Tuhan akan mengalami-Nya secara mendalam.
Kehidupan iman yang anda miliki apakah berkwalitas sesuai kehendak-Nya ataukah sebaliknya? Kehidupan iman yang dipengaruhi oleh perkataan rohani yang dikumandangkan semata, “Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"

Suatu hari Tuhan Yesus akan bertanya yang sama kepada anda tentang hal yang sama seperti ini. Entahkan dalam keadaan apapun yang ada, saya yakinkan anda bahwa suatu hari Allah akan menguji iman dan kwalitas hidup rohani anda secara pribadi…ya secara pribadi.

Tak ada bedanya dengan murid-murid pada saat itu, telah banyak menerima suara-suara rohani yang berkumandang. Maka mereka menjawab berdasarkan semua suara rohani yang masih melekat pada pikiran mereka, “Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."(Matius 16:14)
Hal ini menandakan bahwa kumpul-kumpul rohani saja tidaklah cukup, bila tidak disertai dengan pengenalan pribadi akan Tuhan. Semua kumpul rohani pada suatu titik justru akan menjadi persimpangan “kebingungan rohani”. Mengapa saya berkata demikian?” Sebab orang yang tidak memiliki fondasi iman yang kokoh akan mudah terombang-ambing dengan perbedaan pengajaran rohani.  Bahkan tanpa memiliki tuntunan Roh Kudus secara benar, anda dengan mudah akan tersesat dalam arus kepalsuan rohani.

Setan adalah penguasa kegelapan yang sangat suka membelokkan pemahaman Firman Tuhan. Kesesatan yang diciptakan oleh setan muncul dari kesesatan hati yang pada akhirnya melahirkan penafsiran rohani yang juga menyimpang dari kebenaran, kasih, ketertiban dan ketulusan hidup.

Oleh karena itu sangatlah baik bila setiap orang diuji dalam dapur  kesengsaraan supaya mereka dapat memiliki kemurnian hati yang terpuji. Hanya orang yang telah dimurnikan oleh Tuhan akan memiliki kwalitas iman yang terbukti. Dan setan pun tahu akan hal ini. Bahwa kwalitas iman yang murni dan tulus dihadapan Tuhan adalah kuasa kasih yang ditakuti oleh banyak penguasa kegelapan. Mereka ini memiliki otoritas dan iman yang teguh dalam Nama Tuhan Yesus. Nama Yesus begitu berkuasanya pada bibir perkataan mereka. Haleluyah.

Pertanyaan Tuhan hanya akan dapat dijawab melalui anugerah Roh Tuhan, “  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"  Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"  (Matius 16:15-16)  Semua yang datang dari Tuhan akan selalu berfokus dan bermuara kepada TUHAN. Semua yang datang dari Tuhan memiliki tujuan dan kemuliaan.

Ketika Roh Tuhan mendasari hati maka semua area rohani akan menuju kepada satu titik pemahaman yaitu “Rencana dan Kehendak Tuhan”. Sebab hati yang telah dipenuhi oleh seluruh pengurapan Roh Tuhan akan menjawab pada dimensi profetik dan kata-kata iman supranatural yang mungkin saja sulit dipahami oleh pikiran-pikiran manusiawi. Perhatikan saja percakapan berikut ini, “Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.  Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (Matius 16:17-19)

Baru-baru ini saya dikejutkan oleh pemahaman Roh Kudus tentang Eklesia (Gereja) yaitu orang-orang yang dipilih, dipanggil dan dipisahkan dari dunia ini dengan maksud Tuhan yang mulia disamakan dengan batu karang. Allah membisiki saya bahwa setiap orang pilihan akan dihantam oleh berbagai badai, gelombang, perubahan musim bahkan pergeseran dunia. Mereka yang disebut batu karang (gereja/orang pilihan) adalah mereka yang masih bertahan dan masih ada dalam kehidupan. Mereka inilah yang disebut setia. Sebab pada masa penghakiman Kristus nanti, mereka inilah yang akan dijemput TUHAN sebagai generasi yang lebih dari pemenang, “Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia." (Wahyu 17:14)

Ketika memahami semuanya ini, saya terus tertegun dan berkata, “Alangkah susahnya menjadi orang pilihan Tuhan. Sebab kebenaran yang ada hanya akan nyata bila seseorang telah melewati semua proses-Nya tanpa sepatah kata dan tangisan lagi.”

⦁    KETERBUKAAN MASA DEPAN

Berbicara tentang masa depan akan lebih mudah bila anda bisa mendengarkan tentang kesaksian mereka yang mengalami tuntunan Roh Kudus akan hal ini. Sebab uraian theology semata akan sulit untuk menjabarkannya kepada anda. Sekalipun dituliskan dengan beribu-ribu kata dan tulisan yang indah, tidaklah mudah untuk mendefinisikan perihal masa depan.

Hanya orang-orang yang telah melalui jalan ini, mereka saja yang bisa menceritakannya. Meskipun anda belum memahaminya tetapi simpanlah baik-baik semua janji Tuhan karena suatu masa akan digenapi-Nya maka saat itulah anda akan mengetahuinya bahwa Tuhan telah berbicara kepadamu tentang hari ini ketika di masa lalu itu anda mencatat semua pernyataannya.

Saya telah melihat, mengalami dan merekam banyak kesaksian akan hal ini. Oleh karena itu saya percaya kepada Tuhan dengan segenap hati. Dunia kematian, dunia kehilangan dan semua duniawi tidak lagi membatasi saya dalam mengikuti Tuhan. Dimana Tuhan Yesus berada, kerinduan hati saya selalu ada didekat-Nya. Menyaksikan semua keajaiban-Nya sampai garis akhir kehidupan ini.

Bahkan sekiranya mungkin, melihat semua perihal masa depan seperti yang dituliskan dalam Kitab Wahyu itu bahwa dunia akan dilipat seperti gulungan kertas. Semua yang hidup dan yang mati akan menghadap ditahta penghakiman Kristus. Semua kitab akan dibentangkan. Oh luar biasanya hari itu….hari yang dijadikan oleh TUHAN.

Dalam dunia pelayanan rohani, saya telah melihat semua keterbukaan Tuhan tentang masa depan. Saya banyak melayani orang-orang yang akan berakhir hidup di dunia yaitu orang-orang menjelang ajalnya. Betapa luar biasanya Tuhan atas kehidupan ini. Beberapa kali saya dilarangTuhan untuk datang melayani dan dampaknya wow saya disalahkan bahkan dicerca banyak perkataan buruk. Oleh karena orang-orang yang saya tidak kenal sama sekali itu ternyata meninggal dunia. Lalu beberapa bulan kemudian pasangannya juga meninggal dunia.

Saya bersedih atas semuanya itu. Sebab kuasa doa dan mujizat yang Tuhan berikan kepada saya ini memang diperuntukkan menolong banyak orang. Tetapi haruslah disadari bahwa karunia yang ada pada saya ini milik TUHAN seutuhnya. Saya bahkan tidak dapat berbuat apa-apa dari diri saya sendiri. Tepat seperti yang telah tertulis berikut ini, “Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”  (Matius 16: 20-21)

Bahwa dalam keputusan dan kedaulatan-Nya atas masa depan, TUHAN tidak menghendaki campur tangan dan pembelaan manusia. Petrus pun ditegurnya karena memikirkan hal yang tidak dikehendaki-Nya dibalik pernyataan masa depan meskipun ada unsur kematian dibaliknya. TUHAN ingin kita memahami kehendak-Nya. Tuhan ingin kita dapat menangkap suatu pedoman iman bahwa dalam setiap keputusan-Nya pastilah mengandung suatu unsur prioritas terbaik dibandingkan semua perselisihan, pendapat, kepentingan bahkan pembenaran diri.

Ada yang sudah waktunya meninggal dunia maka relakanlah untuk mereka meninggal dunia tanpa pernah menyalahkan siapapun juga. Sebab hamba-hamba Tuhan bukanlah Tuhan. Mereka tidak ada andilnya atas nyawa seseorang bila sudah capai waktunya.Tuhan bahkan menyembunyikan dari saya perihal kematian istri saya hanya dalam kurun waktu 3 bulan sejak KKR Berlari Mendahului Hujan terakhir di Kota Manado 2011 itu. Saya tetap belajar percaya kepada-Nya. Saya menguatkan hati untuk tabah jalani semuanya. Ada sepasang anak kandung saya yang menjadi fokus pelayanan kasih, alasan hidup dan cinta yang tiba-tiba terhilang begitu saja.
Saya melihat pada diri wanita yang maju ke Altar Tuhan pada ibadah raya FM Jakarta itu keluar ulat-ulat belatung berjatuhan dari tubuhnya ke lantai. Lalu Roh Kudus berkata, “Perintahkanlah kepada suaminya untuk meletakkan tangannya pada bagian tubuh istrinya yang sakit dan engkau tumpangkan tanganmu pada tangan suami orang tersebut. Saat saya tumpangkan tangan maka saya kembali melihat organ-organ tubuh yang membusuk dan menghitam. Suatu pemandangan yang memilukan hati saya saat itu. Lalu saya pun berkata, “Tuhan untuk inikah datang jemaat ke gereja FM Jakarta yang baru hamba-Mu ini rintis kembali bersama anak-anak hamba? Apakah jemaat yang akan datang ini, sakit dan hanya untuk mati saja di gereja? Suatu suara yang lembut dan penuh keagungan itu menjawabku dan berkata….(Bersambung pada bulletin Oktober 2016)

Yang saya tahu dan pahami adalah tersedia keistimewaan bagi mereka yang bergaul karib dengan TUHAN. Roh Kudus yang memiliki otoritas atas semua kedaulatan TUHAN akan melakukan berbagai hal yang disebut perpanjangan, belaskasihan, kasih karunia dan kesempatan hidup. Tetapi orang-orang yang seperti ini pastilah telah mencapai tingkatan berserah dan ketaatan sepenuhnya kepada Tuhan. Mereka relakan seluruh hidupnya buat Tuhan. Mereka yang lebih memilih jalan salib daripada kenikmatan duniawi. Mereka yang benar-benar merdeka dalam kehidupan. Mereka yang memiliki kesadaran, pertobatan dan kasih yang murni. Bergaullah dengan orang-orang pilihan Tuhan yang dapat melihat masa depan ini.

Dimana TUHAN ada disitulah mereka berada.
Dimana ada TUHAN disitu ada mujizat
Siapa yang dikenan-Nya pastilah hidupnya dikitari mujizat-Nya. Amin
AGENDA PELAYANAN
JKI SHEEP GATE – FATHER’S MIRACLE
Pdt. Pertamaputra Djohan
( Terbuka untuk umum )

⦁    IBADAH RAYA PAGI FM JAKARTA

SETIAP HARI MINGGU, JAM 07.00 WIB
BERTEMPAT DI:
RUKO CITY HOME M-3, KOMPLEK MOI
Kelapagading – Jakarta Utara

⦁    IBADAH RAYA SORE FM BANDUNG

SETIAP HARI MINGGU, JAM 17.00 WIB
BERTEMPAT DI:
GEDUNG GRAHA CAHAYA MULIA
JL. Terusan Pasir Koja No. 365 Bandung

⦁    KEBAKTIAN KESEMBUHAN ILLAHI

SETIAP HARI SELASA, JAM 18.00 WIB
BERTEMPAT DI:
Gedung APL Lt. 27 Central Park Mall
Jakarta Barat

⦁    PELAYANAN LIVE RADIO

SETIAP HARI KAMIS, JAM 15.00 WIB
MAESTRO 92.50 FM BANDUNG

Informasi Hubungi:  0878 2106 8237

JULY 2016

PDF

TINDAKAN KASIH - TANPA PANDANG HARGA

HIDUP TAHU DIRI DAN TAHU BUDI

“Nak, Angel itu orang baik.Bila tidak ada keluarganya yang perduli maka bawa pulang saja ke rumah biar mama yang merawatnya.Kasihan dia karena hidupnya pasti banyak menderita.”Demikianlah perkataan almarhumah bunda saya semasa hidupnya dulu di masa Ibu Angel divonis secara medis terserang sakit kanker payudara.Dokter-dokter di Bandung menganjurkan untuk segera menjalani operasi pengangkatan payudara.

Saya telah melihat, mendengar dan bahkan melihat secara langsung semua perkara yang telah terjadi dalam kehidupan Ibu Angel semasa penderitaan itu.Secara pribadi saya tentulah tidak dapat menghindari etika kehidupan antara pria dan wanita.Tetapi semua hal itu jadi tidak lagi sebagai penghalang ketika seorang bunda yang terhormat membuka pintu belaskasihan atas Ibu Angel. Semua yang terjadi adalah anugerah Tuhan semata dan ada makna hidup yang mendalam untuk kita pelajari demi masa depan.

“Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah—yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan—, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan. Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat," (Ibrani 2:10-12)

 

“Saat menjalani semua penderitaan itu saya merasakan hidup seorang diri.Tanpa ada teman-teman yang selalu berkumpul dalam acara senang-senang itu.Tanpa adanya kehadiran keluarga sedarah.Mereka pergi.Mereka tidak perduli.Mereka bukan menolong tetapi lebih tepat saya menyebutnya sebagai orang-orang yang menghambat pertolongan Tuhan dalam hidup saya. Semua alasan, gengsi dan perkataan tidak akan pernah dapat menutupi bahwa mereka memang tidak punya hati dalam kehidupan bersaudara. Semua masa itu adalah masa terpenting bagi saya untuk melihat kehidupan lebih nyata.

Bahwa dalam hidup ini ada banyak kepalsuan, kebohongan dan ketegaan.Saya baru dapat melihat hidup ini secara murni dan kenyataan ketika diagnosa kanker payudara itu ada.Semua lembah kelam dengan taruhan nyawa itu telah saya lewati bersama Tuhan.Saya telah didampingi oleh Seorang Hamba Allah dengan keluarganya yang sungguh melebihi persaudaraan garis darah.

Saya ingin menyaksikan semua kebenaran hidup ini tanpa menutupi apapun juga bahwa kebaikan seringkali dijadikan fitnahan oleh mereka yang sesungguhnya tidak punya hati itu.Anda bila pada posisi saya_tentulah anda dapat memahami kehidupan ini secara sederhana. Bila saya tidak bertemu dengan keluarga Ps. Djohan, mungkin tidak ada perpanjangan tangan pertolongan Tuhan maka kisah hidup saya sudah selesai saat itu, bersama dengan kanker payudara itu. Saya mungkin saja telah menjadi seorang wanita yang berkepala botak, miskin terlunta-lunta karena semuanya akan dihabiskan untuk berobat kanker dan mungkin yang tersingkat adalah saya menjadi warga dari dunia orang-orang mati. Saya akan menjadi orang mati dan semua cerita tidak ada lagi.

Saya merasakan sungguh tidak tahu diri dan sangatlah jahat dari apa yang beredar diluaran dari perkataan-perkataan negatif itu tentang orang-orang budiman dari Tuhan yang telah menolong hidup saya ini. Mereka telah menyihir dan mengarang cerita bohong kepada orang-orang yang tidak tahu cerita yang sesungguhnya untuk mencari “kambing hitam” dari perbuatan jahat dan hidup mereka yang tidak punya hati itu.Tetapi kebenaran tidak dapat ditutupi. Suatu hari seluruh dunia akan tahu. Suatu hari seluruh dunia akan tahu bahwa Tuhan Yesus adalah penolong hidup saya dan melalui keluarga Ps. Djohan yang telah melayani, berdoa dan memberikan bantuannya….nyawa saya diperpanjang lagi.

Semua kehidupan rohani saya sebelum masa kanker payudara itu adalah kehidupan rohani yang tidak ada perkenanan dan pengenalan Tuhan sama sekali.Sekarang saya belajar mengenal Tuhan Yesus lewat hidup keteledanan yang terbukti bobot, bibit dan bebetnya.Bahkan saya beroleh kesempatan untuk melayani Tuhan dan memberkati jemaat-Nya.”Semua kisah ini disaksikan langsung oleh Ibu Angel.

 

Petunjuk Tuhan Di Masa Depan

“Shalom….Demikian salam saya untuk menerima deringan telepon pada sore hari itu ketika saya sedang menyetir menuju Kota Bandung. Betapa luar biasanya kemajuan teknologi yang ada saat ini. Bila saya terbayang lagi tentang teknologi era dua tahun yang lalu, tentulah dalam keadaan menyetir akan sangat tidak mungkin bagi kita untuk menerima telepon. Sekarang semuanya terasa lebih mudah….ada fasilitas speaker phone.Kita bisa menerima telepon juga sembari fokus menyetir. Haleluyah,.

“Pak Djohan, ini saya…”Ibu….(namanya jadi rahasia diantara kita)”. Pak Djohan ada pesan saat itu bahwa sebelum pemulihan terjadi maka keadaan akan menjadi semakin parah. Suami saya akan jadi semakin garang dan saya harus lebih sabar menghadapi semua situasi yang ada ini. Pak Djohan, ini sudah terjadi. Kemarin suami saya bawa simpanannya ke rumah kami yang lain. Terjadi kericuhan dengan anak-anak saya. Suami saya jadi demikian garangnya dan hampir terjadi baku hantam dengan anak-anak saya. Maaf, saya terpaksa harus menelepon Pak Djohan.Apa yang saya harus buat Pak?”

Ini bukanlah hal baru dalam pelayanan saya untuk kasus pemulihan keluarga. Saya juga telah mendengar kemenangan seorang ibu di kota Bandung yang saat itu mengalami kdrt yang cukup lama. Ketika saya mendoakannya, pesan Tuhan dinyatakan dalam dimensi nubuatan.Semuanya terjadi dengan tepat seperti yang dipesankan Tuhan. Wanita simpan itu pun tersingkirkan dan tepat seperti yang dipesankan Roh bahwa suaminya akan menderita sakit juga alami pencobaan yang berat.

Pelayanan Pemberitaan Injil Kristus lewat radio “Father’s Miracle” yang didukung oleh anak-anak Tuhan yaitu para donatur yang budiman, nyata telah jadi berkat bagi banyak orang. Selain pemulihan keluarga, bahkan ada banyak kesaksian mujizat kesembuhan telah terjadi di kota Bandung. Meskipun saya telah melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta – Bandung setiap minggunya di tengah malam, semua keringat yang telah memasuki masa 4 (empat) tahun ini terasa berharga dan menyejukkan hati ketika melihat dan mendengar buah dibalik pelayanan ini telah menjadi saluran berkat dan pertolongan Tuhan buat banyak umat-Nya. Haleluyah.Semua kemuliaan hanya bagi Nama Tuhan.

Cinta yang teguh sangat penting dalam kehidupan rumah tangga. Sebab pemulihan tidak akan pernah terjadi bila seseorang yang mengalami tekanan didalam kehidupan berkeluarga itu, tidak meraih iman untuk berpegang teguh pada cintanya yang semula. Tuhan Yesus Kristus sendiri menyatakan diri-Nya sebagai cinta (I Yohanes 4:8). Oleh karena itu perlu cinta yang memberi dalam proses awal, pertengahan maupun akhir dari suatu pergumulan keluarga. Sebab selalu akan ada harga yang harus dibayar ketika cinta berubah menjadi tidak setia. Keluarga yang menyimpang dari kebenaran Firman Allah pasti akan memasuki dunia prahara dan air mata.

Rasanya terlalu panjang untuk saya ceritakan.Tetapi Ibu di Kota Bandung itu telah berkemenangan sesuai dengan petunjuk dan nubuatan Tuhan dari persoalan keluarga yang telah berpuluh-puluh tahun mendera hidupnya.Seorang istri yang menemukan dan bersatu dengan suaminya kembali.

Selain itu saya juga telah melayani banyak keluarga yang bermasalah karena sulit mendapatkan keturunan yaitu anak. Di berbagai kota mujizat doa untuk generasi lahirnya anak-anak Illahi ini telah terjadi. Saya menemukan suatu garis halus dari jalan iman bahwa Tuhan Yesus selalu inginkan semua anak-Nya mencapai kehidupan berkeluarga yang berbahagia dan berlimpah berkat-berkat-Nya.

Kembali pada seorang ibu yang telah menelepon saya tersebut maka Roh Kudus yang berbicara mulai memberikan pengarahan dan tindakan kasih yang perlu.Selama ini saya menemukan bahwa salah satu bagian utama dari iman untuk membuka pintu mujizat dan pemulihan terjadi adalah ketaatan. Oleh karena itu setiap orang_para pembaca yang cinta Tuhan harus dapat memahami akan semuanya ini bahwa ketaatan mendengarkan suara Tuhan sangatlah penting.

Oleh karena itu, demi mencapai kehendak Allah dari suatu pelayanan konseling ataupun hamba-hamba Allah yang bergerak dalam pelayanan profetik haruslah dapat menjaga hidupnya selalu kudus, murni dan tidak pamrih.Para Pelayanan Allah ataupun pribadi yang butuhkan mujizat dan pertolongan-Nya haruslah sama-sama mencapai ketaatan dalam pimpinan Tuhan. Pintu kemurahan dan belaskasihan Tuhan akan terbuka seiring tuntunan Roh Kudus. Sebab pada Tuhan akan selalu ada jawaban dan masa depan. Percayalah kepada Tuhan maka kemenangan, kelimpahan dan kebahagiaan akan mewarnai hidupmu hari ini hingga masa depan.

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”  (Yohanes 16:13)

BERSAMA TUHAN MENIKMATI BAHAGIA

“Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu. Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;  itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.  Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit,  dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.  Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu, maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu. Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk. Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.”(Amsal 3:1-24)

     I.        TERUTAMA ADALAH MENGHORMATI DAN BERBAKTI

   II.        MENGIKUTI TUHAN DENGAN KETAATAN PENUH

  III.        KESOMBONGAN ADALAH PENYAKIT

 IV.        HATI BERMURAH AKAN BERLIMPAH KEKAYAAN

  V.        DIDIKAN TUHAN DAN KEMULIAAN YANG DISEDIAKAN-NYA

 

Pada Family Bulletin Edisi Juni 2016, kita telah membaca 2(dua) hal tentang “Terutama adalah menghormati dan berkati, mengikuti Tuhan dengan ketaatan penuh.” Maka pada edisi kali ini kita akan melihat lebih dekat 3 hal lainya dari 5 (lima) dimensi yang dipesankan Tuhan sehubungan dengan bersama Tuhan menikmati bahagia. Selamat menikmati dan menyimak pesan yang mendalam dari Tuhan ini.

III.          KESOMBONGAN ADALAH PENYAKIT

Untuk para pembaca yang budiman, marilah sejenak kita membaca lebih detail dari Firman Allah berikut ini: “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;  itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.” Pada bagian yang berikan “bold / penekanan” maka pada bagian itu merupakan suatu pesan Tuhan yang akan saya jabarkan sehubungan dengan kesombongan adalah penyakit yang saya maksudkan pada bagian yang ke 3 dalam bulletin edisi Juli 2016 ini.

Tentu saja saya setuju bahwa kesombongan ini dipicu oleh banyak hal dalam tabiat ataupun perilaku seseorang. Tetapi untuk melihatnya secara sederhana maka saya akan menyatakan kesombongan ini dalam tiga sisi :pengertian, bijak dan kejahatan. Oleh karena itu, baiklah setiap kita menjawab secara jujur ataukah menyelidiki satu pertanyaan tersirat berikut ini, “Apakah orang sombong dapat bahagia hidupnya?”

Pengertiandalam arti yang sederhananya dapat dijabarkan sebagai: Gambaran atau pengetahuan tentang sesuatu di dalam pikiran; pemahamandan Kesanggupan inteligensi untuk menangkap makna suatu situasi atau perbuatan. Pengertian juga disamakan (sinonim)dengan : pemahaman, penafsiran, penguraian, penjelasan, permakluman, persetujuan, pertimbangan, tanggapan. (source: berbagai sumber internet)

Lalu kata bijak secara sederhana diartikan sebagai: selalu menggunakan akal budinya; pandai; mahir danpandai bercakap-cakap; petah lidah.

Sedangkan Kejahatan diartikan secara sederhana yaitu: Dosa,  Perbuatan yang jahat, Sifat yang jahat, Perilaku yang bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku yang telah disahkan oleh hukum tertulis.

Ketika kita membaca apa yang dipesankan dalam Firman Tuhan yang dimaksud, dengan penegasan kata “Jangan” dan “Jauhi” maka dapat kita pastikan bahwa ketika seseorang tidak mentaati perintah Tuhan ini dapat diartikan sebagai hidup yang sombong. Seorang manusia rohani telah menderita penyakit sombong.Sebaliknya Tuhan ingin kita selalu hidup dengan rendah hati.

Pengertian yang tidak datang dari Tuhan merupakan jalan masuk menuju kesombongan rohani.Seseorang yang mencuri kemuliaan Tuhan yaitu menganggap dirinya sendiri bijak juga telah menceburkan dirinya dalam lumpur kekotoran kesombongan hidup.Ketidakmurnian hati dalam mengikuti Tuhan juga merupakan sikap penyangkalan dari kedaulatan Tuhan bahwa seseorang tersebut telah menyamakan dirinya dengan Tuhan.Kesombongan ini dapat dilihat dari perkataan-perkataan rohani yang meleter dan jauh dari sikap kerendahan hati.

Ternyata tidak melakukan Firman Allah yang secara murni, hidup bertentangan dengan hukum-hukum kasih Yesus dan pelanggaran atas hukum dari kehidupan ini merupakan suatu kehidupan yang diwarnai kesombongan.Baik anda sadari maupun anda lakukan tanpa sadar maka makna kesombongan adalah penyakit sudah mendera hidup anda.Para pembaca dapat melihat suatu sikap netral dan murni dalam tulisan ini bahwa semua pelanggaran adalah pelanggaran yang harus kita sadari.

Kesombongan merupakan penghalang kebahagiaan hidup kita didalam Tuhan.Bila kesombongan merupakan penyakit maka hanya Tuhan yang dapat mengobatinya.Artinya penyakit kesombongan hidup ini hanya ada obatnya dari Tuhan yaitu berbalik untuk hidup murni seturut perintah-perintah Tuhan Yesus bahwa hidup ini haruslah didasari kasih, iman dan pengharapan.

Ketika seseorang telah hidup sepadan dengan Firman Allah maka anda akan dapat menemukan secara jelas beberapa hal yang nyata dalam hidupnya:

·        Kehidupan yang didasari iman dengan tindakan-tindakan kasih yang nyata

·        Pengakuan hidup dan semua pencapaiannya adalah anugerah Tuhan

·        Perkataan-perkataan yang berisikan teguran, motivasi, bimbingan, nasehat dan pembicaraan yang selalu bermuatan damai sejahtera, membangkitkan semangat, pendamaian, tahu budi, bisa ingat semua kebaikan di masa lalu, bernuansa pertobatan dan selalu diwarnai kasih.

Orang-orang yang hidup sepadan Firman Allah ini disebut orang rendah hati.

IV.          HATI BERMURAH AKAN BERLIMPAH KEKAYAAN

Dalam kehidupan rohani perkara “uang” merupakan hal yang cukup sensitif untuk dinyatakan.Terlalu banyak perbedaan pengajaran dan pemahaman telah memberikan alasan untuk perdebatan rohani terjadi. Orang-orang yang hidup dalam teori kemakmuran menikmati kekayaan dan banyak yang berkesaksian akan semuanya ini. Sebaliknya mereka yang tidak hidup dalam pengejaran materi bahkan yang menentang arus teori kemakmuran ini, mencela hal-hal negatif yang muncul karena dampak dari pengajaran teori tersebut.Oleh karena itu baiklah setiap orang rohani menyadarinya.Kita hidup butuh uang tetapi kita tidak hidup untuk uang. Tetapi anda akan sulit hidup bila anda tidak punya uang.

Para pembaca yang cinta Tuhan, ada baiknya kita tidak saling menghakimi. Setiap orang rohani haruslah mengukur dirinya sendiri menurut iman, kasih dan pengharapan seperti yang telah dituliskan oleh kitab suci bahwa semua hal yang tidak membuat kita semakin dekat dari Tuhan, semua hal yang membuat Tuhan cemburu dan dapat jadi berhala bagi hidup kita, semua hal yang membuat kita jauh dari tindakan kasih dan hidup rendah hati….sebaiknya kita uji kembali. Sebab Allah lebih menghargai kasih anda yang semula.Kasih yang tulus.Kasih yang selalu ingin memberi.Kasih yang tidak pamrih.Kasih yang dapat dibuktikan kwalitasnya seiring waktu.

Saya sendiri telah melihat bagaimana Firman Allah ini, “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Iya dan amin.

Dalam pelayanan ke berbagai kota dan gereja, saya telah melihat secara langsung kehidupan mereka yaitu saudara-saudara seiman kita yang sungguh-sungguh mempraktekkan Firman Tuhan dan hidup dengan mempraktekkan kemurahan hati yang tulus itu…Mereka memang hidup dalam anugerah, kemurahan hidup dan kebahagiaan yang luar biasa.

Sesungguhnya hati dengan tindakan-tindakan iman dan kasih yang benar merupakan kunci dari kelimpahan hidup ini.Anda mungkin saja berkata, “Tetapi selama ini saya telah melakukannya tetapi mengapa saya tidak menuai kelimpahan dalam hidup saya?” Saya tidak akan dapat menjawab perkara seperti ini terkecuali kita diberi Tuhan kesempatan untuk bertatap muka dan Roh Kudus menyingkapkan semua perkara hidup anda secara nyata. Tetapi saya dapat membuka sedikit lembar petunjuk untuk anda mulai mencari tahu secara perlahan-lahan dari apa yang anda pertanyakan tersebut:

üApakah anda masih menyimpan perkara-perkara pahit dari masa lalu?

üSeberapa anda kenal mentor rohani anda (bobot, bibit dan bebetnya)?

üKetika anda mempraktekkan Firman Allah, apakah semua tindakan anda itu murni kepada Tuhan ataukah anda menyimpan suatu motivasi dan pamrih?

üYakinkah anda bahwa anda sudah berada pada tempat rohani yang tepat?

üSejauh manakah anda menyakini dan melihat secara langsung buah kesaksian, kemenangan dan kebenaran dari orang-orang rohani sekitar hidup anda?

üApakah engkau dan seisi keluargamu memiliki hidup rohani yang sepakat?

üAdakah hati nurani yang bertentangan pada diri anda selama anda pada masa-masa kehidupan rohani yang lalu itu?

Semua hal yang anda doakan, sesuai dengan kehendakNya dan ada ketulusan didalamnya, cepat atau lambat Tuhan pasti akan menjawab secara langsung kepada anda. Percayalah bahwa Tuhan teramat mengasihimu.

Pada kesempatan yang luar biasa ini, saya ingin menuliskan sebuah alamat video di youtube Father’s Miracle tentang seorang pria muda, yang telah menyelesaikan pendidikan S1 tetapi ketika kehidupan menderanya dalam kemelaratan sehingga terpaksa makan pun harus mengais dari tempat pembuangan restoran, makan daging berulat dan tidur pun hanya lantai ubin yang keras.

Ketika tawaran untuk ke gereja Kristen maka pria itu menjawab, “Gereja Kristen itu gereja setan.” Hal ini dikemudian hari mengubah hidupnya bahwa dalam gereja Kristen, dia berjumpa dengan Tuhan Yesus yang  merupakan sumber kelimpahan hidup. Dikemudian hari ketika bertemu dengan Pdt. Djohan (di Komsel Bahtera Keluarga – Father’s Miracle) yang menyampaikan nubuatan pesan Tuhan baginya maka hidupnya benar-benar memasuki kelimpahan yang luar biasa.Sejak hari itu, hidupnya benar-benar berubah.

Pria muda yang melarat ini bahkan melunasi hutang orang tuanya sebesar empat juta rupiah (400 juta rupiah) dan saat menyampaikan kesaksian hidupnya, pria ini telah beroleh kelimpahan untuk membeli satu buah mobil.

Tuhan Yesus adalah jawaban hidup bagi semua orang.

Video Kesaksiannya dapat anda akses di youtube melalui:

https://youtu.be/ROo5Z-_vMM0

 

V.          DIDIKAN TUHAN DAN KEMULIAAN YANG DISEDIAKAN-NYA

Bila anda membaca Firman Allah berikut ini, “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.” Maka anda hanya akan dapat memahami Tuhan bila anda sudah memiliki pengalaman pribadi secara mendalam dalam kehidupan ini. Suatu relasi yang intim dengan Tuhan dalam nuansa Bapa dengan anak.

Saya akan menuliskan suatu pencerahan dalam dimensi pantulan yaitu suatu pesan peringatan dari tema bagian kelima ini, “Didikan Tuhan dan Kemuliaan yang Disediakan-Nya.” Suatu keadaan peringatan dari apa yang seharusnya terjadi, lalu terbalik arah ketika anda mengabaikan didikan Tuhan dan kehilangan kemuliaan Tuhan sebagai akibatnya.

Dalam didikan Tuhan maka hal utama yang harus dipegang teguh adalah :

- Kenali dan Responi Panggilan Tuhan

- Berpegang teguh kepada iman (Percaya segenap hati)

- Jangan pakai kekuatan manusia sebagai tolak ukur atas janji-janji Tuhan

- Jangan undur dan menyerah karena keadaan apapun juga

Ketika Panggilan Tuhan datang maka akan ada tanda-tanda supranatural, hal-hal ajaib dan suatu kesan mendalam dari pihak kerajaan sorga untuk anda juga menyentuh keluarga anda. Sebelum anda melangkah, ada baiknya anda memperdalam bacaan dan perenungan kitab suci.Supaya anda dapat memahami TUHAN secara mendalam.

Tuhan tidak akan tergesa-gesa ataupun mendesak-desak dari panggilan awal atas hidup anda. Oleh karena itu selalu tersedia waktu bagi anda untuk melihat lebih jelas dan menguji segala sesuatu dari panggilan Allah dalam kehidupan anda. Tuhan adalah Bapa yang baik maka hanya anak-anak yang sudah siap saja akan beroleh kepercayaanNya yang lebih besar dibalik panggilan sorgawi tersebut.

Ketika anda meresponi panggilanNya dan menyerahkan seluruh keberadaan hidup anda pada Tuhan maka segala sesuatu akan berubah sejak hari itu. Entahkah Tuhan membawa anda melewati lembah-lembah, suatu proses kehidupan yang direndahkan sampai batas akhir ketidaksanggupan hidup anda keluar dan menjerit-jerit tanpa suara. Lalu Allah akan datang segera ketika melihat anda menyerahkan total hidup anda untuk bergantung sepenuhnya kepada DIA. Atau sebaliknya Tuhan melimpahkan kesukaan besar buat hidup anda melewati gunung-gunung yang tinggi dengan seluruh kesukaan rohani yang luar biasa itu. Tetapi kesaksian termanis yang akan anda dengar adalah ketika anda diajak mengikuti jejak kaki-Nya yang berlemak, dimana kehidupan berlimpah-limpah datang seiring panggilan Allah tersebut anda responi. Tetapi dari semua keadaan dan proses itu, tetap Tuhan akan mengajak anda memasuki semua sisi yang ada supaya anda dewasa dan matang dalam kehidupan ini, “Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.” (Filipi 4:12)

Perhatikan pesan rohani berikut ini dibalik penghukuman yang diterima oleh bangsa Israel ketika mereka menolak didikan Tuhan dan harus bayar harga mahal dari semuanya itu:

“Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.  Mereka semua makan makanan rohani yang sama  dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.  Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun. Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: "Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria." Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (I Korintus 10:1-12)

TINDAKAN KASIH - TANPA PANDANG HARGA

HIDUP TAHU DIRI DAN TAHU BUDI

Ketika seseorang lari dan undur dari panggilan Tuhan, lari dari didikan Tuhan maka harga mahal akan datang di masa depan hidupnya. Perhatikan pesan yang dituliskan pada, Bilangan 14:34: “Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu.”

Oleh karena itu ada baiknya setiap orang memahami dan mengenali dengan sungguh-sungguh panggilan Tuhan dalam hidupnya.Ada tersedia berkat besar bagi yang taat dan dengan tepat meresponi kehendak-Nya. Sementara yang lain yaitu pukulan dan penghukuman karena ketidaksetiaan ataupun undur dari semua kehendak Tuhan itu.

Secara khusus saya ingin mengutip pesan yang Nabi Musa sampaikan dan dituliskan sebagai ingatan yang tidak boleh dilupakan:

"Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.  Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai, mata air dan danau, yang keluar dari lembah-lembah dan gunung-gunung; suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delimanya; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madunya; suatu negeri, di mana engkau akan makan roti dengan tidak usah berhemat, di mana engkau tidak akan kekurangan apapun; suatu negeri, yang batunya mengandung besi dan dari gunungnya akan kaugali tembaga. Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu.

Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; dan supaya, apabila engkau sudah makan dan kenyang, mendirikan rumah-rumah yang baik serta mendiaminya,

dan apabila lembu sapimu dan kambing dombamu bertambah banyak dan emas serta perakmu bertambah banyak, dan segala yang ada padamu bertambah banyak, jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan,  dan yang memimpin engkau melalui padang gurun yang besar dan dahsyat itu, dengan ular-ular yang ganas serta kalajengkingnya dan tanahnya yang gersang, yang tidak ada air. Dia yang membuat air keluar bagimu dari gunung batu yang keras,

dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya. Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa;  seperti bangsa-bangsa, yang dibinasakan TUHAN di hadapanmu, kamupun akan binasa, sebab kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." (Ulangan 8:1-20)

Oleh karena itu sebaiknya kita hidup berpadanan dengan Firman Allah supaya kerendahan hati dan hidup dalam tindakan kemurahan hati menjadi kebiasaan yang baik dalam hidup kita pribadi ataupun berkeluarga.Dan TUHAN dikenal sebagai warisan pusaka bagi anak cucu kita tak berkesudahan. Amin

 

 

JUNI 2016

PDF

BERSAMA TUHAN MENIKMATI BAHAGIA

Tuhan Selalu Beri Yang Terbaik

Kelelahan!  Adalah kata yang tepat untuk menyimpulkan kegiatan dan pekerjaan saya sepanjang bulan Mei 2016 lalu.Pertarungan antara kematian dengan kehidupan pada jemaat Tuhan, cukup menguras energy dalam pelayananku. Kekalahan tentu saja akan berdampak dukacita. Tetapi dalam Tuhan tersedia kemenangan dan sukacita yang besar.

Saya telah melihat dengan mata kepala saya sendiri tentang mujizat Tuhan Yesus yang luar biasa itu.Ketika dokter berkata, “Ini sudah tak bisa apa-apa lagi maka sebaiknya keluarga bersiap-siap.” Anda akan dapat memahami sepenuhnya bahwa semua hal didalam dunia ini ada batas dan kesanggupannya. Hanya Kristus Yesus Tuhan yang mulia saja yang masih menyatakan pengharapan tetap ada.

Didalam DIA semua pengharapan tidak akan pernah sia-sia. Meskipun kita sering mendengar tentang kesakitan, pertanyaan-pertanyaan tentang mengapa harus terjadi, kepiluan hidup karena kehilangan dan berbagai hal yang pada akhirnya dibutuhkan hati yang tenang untuk menemukan jawaban dibalik misteri kehidupan ini.Beberapa area kehidupan memang tersembunyi tanpa ada jawabannya.Dibalik semua perkara maka kedaulatan Tuhan yang menjadi kunci dari semua misteri kehidupan.

Bagi sebagian orang yang sungguh-sungguh mencari TUHAN dapat memahami dengan mudah bahwa beberapa bagian dalam kehidupan ini sangat sulit untuk dicapai dengan kekuatan manusia.Bersyukur dan berserah seringkali menjadi kunci pembuka mujizat nyata kehidupan ini.

Ketika pria yang dinyatakan gagal nafas (Gagal paru-paru) itu dalam lembah kelam maka tersibak misteri kehidupan hanya bisa disingkapkan melalui iman.Tuhan dapat membuka jalan kehidupan yang kedua bagi anda_semua pembaca yang budiman. Tetapi iman berserah haruslah menjadi untaian doa paling murni dalam kehidupan anda.

Saya tidak akan menuliskan detail apa yang terjadi ini karena terlalu luar biasa. Bila anda ingin mengetahui dengan jelas semua perkara ajaib ini, bisa langsung anda dengar melalui album Mp3 My Time Has Come - Mujizat Tuhan Ada Padaku.Bisa anda membayangkan perkara itu begitu dahsyatnya telah terjadi sebagai kesaksian kemuliaan bagi Nama Tuhan? Saya akan mengutip 2 (dua) buah foto pada halaman berikut ini sebagai bahasa gambar untuk anda melihat dan mencapai suatu aliran kasih yang mendalam “seandai anda yang berbaring itu? Seandainya keluarga anda?Lalu bagaimanakah akhir dari keputusan dunia yang sudah berkata, “Gagal nafas – keluarga harus bersiap-siap.”

Dalam kelelahan itu ketika tubuh tidak lagi bisa bergerak dan lembah itu teramat kelam, pria ini berkata, “Tuhan, aku lelah dan bila sudah waktuku…ambillah nyawaku.”Pengalaman rohaninya berjumpa dengan Ps. Djohan adalah kebaktian Father’s Miracle untuk seisi perjamuan kudus.Tuhan telah memerintahkan Ps. Djohan dan Ibu Angel untuk memakai manna yang bertuliskan pesan-pesan Tuhan.

Pria ini telah memegang sebuah manna yang bertuliskan, “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.” (Yesaya 46:4)Hal inilah yang menjadi jawaban Tuhan atas doa terakhirnya (Dapatkan Album Mp3nya).

 

TUHAN MENGATUR SEMUA HAL

SEMUA YANG TERBAIK ADA DALAM HIDUPKU

Ada banyak waktu telah dipakai untuk mengerjakan multimedia pelayanan bagi kemuliaan Tuhan.Akibatnya ada banyak waktu yang seharusnya untuk tidur telah dikorbankan untuk hal-hal yang berharga ini.Suatu bentuk ketulusan dalam melayani dan memberkati. Lalu ketika jam beristirahat tersedia, adalah keindahan yang terbayangkan untuk bisa membaringkan tubuh ini pada pembaringan yang segar.

Tetapi hidup sebagai seorang Abdi Allah, semua hal adalah ketaatan.Semua penyediaan waktu itu kembali terpakai untuk melayani umatNya yang terbaring di Rumah Sakit. Bahkan jam makan malam pun beberapa kali terhilang karena harus mendampingi mereka yang sedang masuk ke ruangan IGD. Tuhan Yesus Maha Besar dengan semua pengajaran kasihNya yang penuh ketulusan maka sebagai anak-anakNya kita sudah selayaknya melakukan tindakan kasih sebagai bagian utama dalam melayani dan memberkati.

"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

(Yohanes 15:9-12)

Pada bulan Juni 2016, Saya telah menyatakan setuju untuk melayani di Gereja Bethany Jombang.Beberapa kali pertanyaan yang dilontarkan, “Om Djohan jam berapa sampai ke Surabaya? Naik Pesawat apa?.” Saya telah menghabiskan banyak waktu untuk pelayanan mengunjungi dan mendoakan umatNya yang masuk ke Rumah Sakit sehingga perkara issued tiket pesawat pun terlupakan. Haleluyah.

Suatu pagi pada tanggal 31 Mei 2016 maka saya selepas mendrop William – putra bungsu saya ke sekolah maka saya meneruskan perjalanan untuk memesan tiket pesawat.Ada Ibu Angel dan Richie yang kebetulan ada di Jakarta ikut serta menemani. Kami bergerak menuju kantor penjualan tiket di area Gunung Sahari.

Ada dua tempat penjualan tiket “Garuda dan yang lainnya”.Dikarenakan waktu yang sangat terbatas maka pagi itu kami telah datang dengan penuh harapan.Tujuan semula adalah penjualan tiket lainnya karena sekalipun semua ini fasilitas maka saya selalu menekankan agar tidak memberatkan biaya gereja-gereja Tuhan. Ketika kami mengecek pada counter penjualan tiket tersebut, “Oh Tuhan, hanya ada pilihan dinihari atau sore menjelang malam.”

Saya harus melintasi kota Surabaya dan menyambung perjalanan lewat darat sekitar 3 (tiga) jam perjalanan lagi menuju Kota Jombang. Sementara Jumat malam saya harus mengisi KKI (Kebaktian Kesembuhan Ilahi) Father’s Miracle Blessing di Jakarta. Lalu saya pun bergerak menuju ke counter penjualan tiket Garuda Indonesia.

“Ada Pak. Ini ada jadwal penerbangan jam 13.30 Wib dan masih ada harga promonya!” Kata-kata yang ramah dari para petugas counter Garuda Indonesia itu sangatlah menyejukkan hati. Tiket Pulang-Pergi saya dapatkan dengan harga yang sangat murah karena harga promo. Naik pesawat Garuda Indonesia dengan jam terbang yang sangat sesuai dengan perencanaan saya sejak semula. Puji Tuhan. Terima kasih Oh Tuhan Yesus.

Saat bergerak menuju parkiran mobil, Richie berkata,”Om keren banget.Om hamba Tuhan yang sangat disayang Tuhan. Beli tiket Garuda tetapi harganya lebih murah dari penerbangan yang lain. Jam penerbangannya juga sesuai dengan yang om mau. Ini luar biasa ya Om.”Saya memandang Richie dan tersenyum.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa Allah turut bekerja dalam seluruh aspek anak-anakNya.Allah yang kita sembah dalam Tuhan Yesus adalah Bapa yang baik dan selalu memberikan yang terbaik bagi semua orang yang mengasihiNya. Seuntaian doa syukur dan terima kasih kepadaMu..Ya Tuhan.

BERSAMA TUHAN MENIKMATI BAHAGIA

“Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu. Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;  itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.  Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit,  dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.  Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu, maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu. Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk. Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.”(Amsal 3:1-24)

Pada kesempatan yang bahagia ini, saya akan mengajak semua yang setia belajar akan kasihNya dan menaruh seluruh pengharapan hidupnya kepada TUHAN tentang 5 (lima) dimensi yang dipesankan Tuhan sehubungan dengan bersama Tuhan menikmati bahagia:

  • I. TERUTAMA ADALAH MENGHORMATI DAN BERBAKTI
  • II. MENGIKUTI TUHAN DENGAN KETAATAN PENUH
  • III. KESOMBONGAN ADALAH PENYAKIT
  • IV. HATI BERMURAH AKAN BERLIMPAH KEKAYAAN
  • V. DIDIKAN TUHAN DAN KEMULIAAN YANG DISEDIAKAN-NYA

Bila anda membaca dan menemukan suatu pesan mendalam pada batin anda maka saya anjurkan untuk anda berhenti pada tulisan tersebut.Bacalah berulang-ulang lalu berdoa. Tuhan Roh Kudus akan mengajari anda secara pribadi. Bahkan semua perbuatan baik dan ketaatan anda melakukan Firman Tuhan akan beroleh pujian Tuhan pada dimensi ini. Selamat menikmati dan menyimak pesan mendalam hati  Tuhan ini.

 

I.             PELAJARAN PENTINGUNTUK MENGHORMATI DAN BERBAKTI

Pergeseran merupakan kata yang tepat untuk mendefinisikan perkara rohani yang terjadi pada generasi akhir zaman ini.Sesuatu yang bermula dari sudut yang kecil lalu seiring waktu menuju pelebaran yang dikompromikan.Kesalahan dan dosa kecil yang anda kompromikan maka pada waktu tertentu sudah menjadi kebiasaan kompromi meskipun kesalahan dan dosa itu menjadi demikian besarnya.

Ketika Tuhan Yesus berpesan pada generasi akhir zaman bahwa kasih akan menjadi dingin merupakan suatu kesimpulan dari banyaknya kesalahan dan dosa dari apa yang disebut tidak lagi menghormati dan tidak berbakti. Suatu keadaan kehidupan yang salah/keliru/menyimpang dari ajaran Tuhan menjadi kebiasaan yang telah dilakukan secara terbuka.

Penekanan secara rohani ini menandakan bahwa adanya suatu percampuran antara dunia rohani dengan kehidupan duniawi yang sebenarnya bertolakbelakang dengan hukum-hukum Allah.Keadaan ini lebih tepat disebut sebagai kejahatan duniawi mengkamirkan anak-anak Tuhan.Oleh karena itu janganlah heran bila anda menemukan orang-orang rohani yang nampaknya lebih jahat, lebih tega dan lebih garang dalam perbuatan dosa dalam hidupnya dibandingkan dengan orang-orang duniawi.

Ijinkan saya mengutip beberapa hal rohani yang pernah dipesankan Tuhan dalam perjalanan rohani bangsa Israel, bagaimana dosa dan kejahatan duniawi masuk kedalam sistem dunia rohani, lalu membuat pergeseran terjadi:

“Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya,  maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.” (Ulangan 13:1-4)

Pergeseran atau lebih tepatnya penyesatan rohani, seringkali dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kapasitas yaitu mereka yang memang memiliki kepandaian dan sangat mahir dibidangnya.Janganlah heran bila pergeseran rohani selalu menyeret sekelompok orang untuk pergi dan meninggalkan kasih karunia Tuhan. Bila anda mau membuka diri dan menyelidiki lebih dalam, anda akan menemukan suatu muara rohani yang palsu didalamnya berisikan: roh perzinahan, pengejaran kebutuhan jasmani, mementingkan pengakuan manusia, pengejaran popularitas, pencarian dari apa yang disebut mamon, kepahitan, ambisi dan berbagai-bagai hal-hal yang bertujuan memecah belah umat Tuhan dengan siasat mengadu domba dan juga fitnah. Semuanya ini merupakan tanda-tanda dan bukti kepemilikan dari roh-roh antikris.

Membujuk untuk mengikuti allah yang lain merupakan tujuan utama dari pergeseran rohani ini. Mereka akan memutarbalikkan Firman Tuhan sehingga umat Tuhan jadi kebingungan. Mengutamakan yang satu lalu mengabaikan yang lain. Hal seperti ini merupakan perpaduan dari roh-roh agamawi dengan roh-roh penyesat, “Tetapi Tuhan berkata kepadanya: "Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?  Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu.Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.”(Lukas 11: 39-42)Ketika orang bergeser dari jalan Tuhan maka belenggu dosa kemunafikan mengikat mereka.

Bukankah sering kita lihat dan dengar pada kehidupan akhir zaman ini, bagaimana seorang anak bisa berlaku tega dan kejam terhadap orang tua mereka sendiri?Keadaan seperti ini sering memiriskan hati. Tetapi saya juga ingin anda_para pembaca yang hidup takut akan Tuhan memahami sepenuhnya bahwa cinta antara sepasang anak manusia baru akan teruji ketika salah satu diantaranya mengalami bencana sakit bahkan kematian. Saat-saat seperti itu, seluruh ketulusan dan kemurnian dari hati yang mengasihi akan nampak jelas.

Sepandai-pandainya seorang suami ataupun seorang istri menyembunyikan kepalsuan cinta maka cepat atau lambat perkawinan mereka akan diuji Tuhan melalui api. Hari Tuhan akan menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa cinta yang tulus dan rela berkorban sampai garis akhir kehidupan adalah cinta sejati. Cinta yang mau berkorban dan selalu siap sedia melayani orang yang dikasihinya.

Jodoh merupakan hal yang terpenting bagi anak-anak muda.Saya menekankan tiga kata ini bagi semua anak-anak muda yang mengasihi TUHAN yaitu JODOH DARI TUHAN.Lebih baik terlambat daripada salah pilih. Lebih baik bertahan daripada harus bayar harga mahal dan penuh penderitaan karena anda memilih menikah demi menyenangkan orang lain. Cinta yang timbul dari rasa kasihan akan membawa anda masuk dan tenggelam dalam gelombang penderitaan. Tetapi orang yang mengasihi Tuhan akan menanti-nantikan pilihan-Nya. Suatu pengharapan yang dilandaskan dengan hati yang sabar dan percaya.

Kehidupan jadi sengsara ketika anda salah/keliru memilih arah kehidupan.Lalu darimanakah datangnya semua kesalahan dan kekeliruan itu?Pergaulan rohani yang buruk merupakan jawabannya.Semua ketidakbahagiaan hidup itu merupakan tuaian dari pilihan anda sendiri. Perhatikan apa yang Tuhan pesankan berikut ini, “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" (Wahyu 22:11)

Selama kegelapan menyelimuti hati maka selama itu juga penderitaan akan mendera hidup anda. Untuk bisa keluar dari semua ketidakbahagiaan hidup ini hanya bisa anda dapatkan melalui anugerah Tuhan. Tiga jalan tercepat untuk beroleh hidup yang diubahkan adalah Terima Teguran/Penemplakan Firman, Taati perintah dan bimbingan Roh Kudus tanpa keraguan dan Melangkah untuk siap sedia bayar harga sebagai konsekwensi dari tinggalkan area nyaman, area penderitaan, area kepalsuan rohani dan kesenangan duniawi yang mengikat.

Setiap orang dilahirkan dari percampuran benih sepasang anak manusia.Tetapi untuk kehidupan sekalipun kita telah diwariskan tabiat dan sifat dari sepasang anak manusia tersebut, bukanlah alasan untuk hidup jahat.Semua warisan tabiat dan sifat buruk itu disebut sebagai manusia lama.Bila Kristus telah memberikan anugerah-Nya untuk kita mencapai dan memiliki kasih-Nya maka sudah selayaknya kita beroleh hidup baru.“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.”(Roma 6:6)

Selalu ada pilihan dari TUHAN buat kita yang mengasihi-Nya.Anugerah untuk memperbaiki generasi keturunan dan dimulai pada kesadaran diri anda sendiri.Anda punya kemerdekaan untuk memperbaiki diri anda sendiri. Bila garis keturunan yang ada padamu berlatarbelakang penyembahan berhala, hidup perkawinan yang berakhir perceraian pada orang tuamu, narkoba, terikat dunia kemesuman dan perzinahan pada orang tuamu, tidak ada kebahagiaan dan kesejahteraan hidup berkeluarga, terpola hidup bertengkar maka….anda tetap punya kemerdekaan untuk memilih. Anda dapat memperbaiki semua penderitaan hidup itu.Saya jamin anda dapat melakukannya, bila anda menyadari betapa pentingnya perubahan hidup anda hari ini.Jaminan Tuhan Yesus ada pada diri anda. Percayalah…..”Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;(Kolose 3:9-10)

Saya telah mengamati banyak kehidupan. Orang-orang yang mencintai Tuhan dan ingin melihat hari-hari yang baik di masa depan hidupnya, mereka lebih memilih untuk menghormati dan hidup berbakti kepada orang tuanya. Sementara sekelompok lainnya memilih untuk mengejar kekayaan dan kesenangan duniawi.Akhir hidup yang sungguh berbeda.Setiap orang yang hidup dalam perilaku menghormati dan berbakti ini memiliki kehidupan masa tua yang penuh dengan kesukaan.Sementara kelompok cinta mamon itu berakhir dengan tragis dan kepiluan.Apa yang mereka lakukan dan tabur itu, berbalik lagi kepada mereka sendiri.

Tidak ada ubahnya juga ketika sekelompok orang mengejar warisan leluhur.Sungguh tragis hidup mereka yang tamak dan serakah.Mereka yang merampas warisan dari hak saudara-saudaranya itu.Kehidupan penderitaan mengelilingi mereka semasa hidup. Morat-marit kehidupan anak cucu mereka sebagai bagian dari konsekwensi hukum kehidupan bahwa yang jahat akan menuai penderitaan yang menurun sampai ke generasi berikutnya.

Oleh karena itulah sangat penting untuk mencapai kehidupan yang sesungguhnya yaitu kehidupan yang berbahagia. Bila anda memiliki kesadaran hari ini dari apa yang “salah dan keliru” dari masa lalu hidup anda, kuatkan diri anda untuk memperbaikinya. Selama masih ada waktu, masih ada kesempatan.

Sebab pertanggungjawaban hidup bukanlah hati yang sempit melainkan kesadaran seluas samudera raya.Anda tidak hidup untuk anda sendiri tetapi anda hidup untuk generasi anak cucu anda juga. Bila anda hidup jahat maka anak cucu anda akan menuai didalam hidup mereka yaitu penderitaan dari bayar harga nenek moyangnya. Semua bayar harga itu sering dihakimi sebagai kutuk keturunan. Tetapi bila anda hidup sepadan dengan Hukum Kristus maka kebahagiaan hidup akan membuat anda tersenyum, lebih-lebih lagi ketika anda akan memejamkan mata untuk yang terakhir kalinya….Nama baik, sikap hormat dan bakti anak cucumu itu menghantar engkau Masuki Tahta Kasih Karunia Kristus yang mulia.

“Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela(Mazmur 89:5)

“Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.”(Mazmur 112:1-3)

“Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN.”(Yesaya 61:9)

Bila dalam hidup anda telah diberkati-Nya dengan sepasang orang tua yang cinta Tuhan maka lapangkanlah hatimu untuk belajar.Didikan orang tua tentang TUHAN dan pengalaman kehidupan adalah harta pusaka keluarga yang diwariskan turun temurun. Bukalah telingamu untuk mendengar banyak kisah kasih yang akan membekali hidupmu. Raihlah langkah untuk ikut serta dalam perjalanan rohani orang tuamu. Sebab Tuhan akan menyatakan kepadamu bahwa hidup ini ada banyak sekali kekayaan yang terkandung didalamnya. Semakin dekat Tuhan akan semakin terbuka seluruh misteri kehidupan.

Orang susah hati dan penuh penderitaan akan berkata hidup ini panjang dan lama.  Sementara orang-orang yang dicintai dan mencintai Tuhan berkata bahwa kehidupan ini ada waktunya.Semua kebahagiaan hidup itu selalu terasa singkat. Lalu kehidupan akan menyatakan kepada semua orang didekatmu bahwa, “Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera telah nyata dihidupmu, Engkau hidup bahagia seumur hidupmu, bahkan engkau telah mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.” Amin.

 

II.             MENGIKUTI TUHAN DENGAN KETAATAN PENUH

Pernahkah anda mendengar satu kalimat rohani sebagai impact dari hati anda yang menggebu-gebu dalam mengikuti Tuhan, “Jangan fanatik?”Sekarang marilah kita melihat lebih dekat tentang kata fanatik ini. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata fanatik diartikan: teramat kuat kepercayaan (keyakinan) terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya).

Perhatikan apa yang Tuhan Yesus nyatakan berikut ini, “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.”(Matius 13:44)Secara sederhana kita dapat memahami pesan rohani ini bahwa setiap orang yang menemukan kekayaan sorgawi akan bersikap fanatik. Orang tersebut bahkan rela melakukan pertukaran dalam hidupnya.Yaitu suatu bentuk tindakan yang tidak lazim dan mungkin saja tidak dipahami oleh banyak orang.

Sikap fanatik rohani yang keliru adalah sikap dan kehidupan rohani yang membabi buta tanpa pernah ada bukti nyata dari apa yang mereka lakukan. Suatu sikap rohani yang menentang hukum pemerintah, menyakiti sesama dan jauh dari perbuatan baik juga merupakan suatu bentuk kesalahan yang fatal dalam kehidupan rohani yang fanatik.

Sementara fanatik yang saya maksud adalah suatu bentuk tindakan yang semula tidak dipahami oleh banyak orang tetapi dikemudian hari dapat dipertanggungjawabkan dan diakui oleh banyak orang bahwa semua tindakan itu telah menjadi kemuliaan bagi Nama Tuhan.Buah dari semua tindakan itu dapat dikecap dan memberkati banyak orang.

Marilah kita coba memahami lebih dekat dari apa yang tertulis dalam Firman Allah berikut ini, “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”(Yohanes 15:16)

Dalam kekristenan penekanan hidup berbuah sangat diutamakan. Berbuah dalam perubahan tabiat, watak, manusia lama dan keinginan-keinginan daging (ke-aku-an yang selalu menentang hukum Tuhan) yang lebih mudah kita kenal sebagai kehidupan kekristenan yang berbuah Roh, “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.”(Galatia 5:22-24)

Berbuah dalam kehidupan rohani sehingga berdampak pada keberhasilan hidup yang luar biasa dan terbukti nyata, “Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"(Matius 13:8-9)

Berbuah ketekunan hidup untuk selalu mandiri, jadi berkat bagi keluarga dan orang lain, “Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah.”(Titus 3:14) 

Berbuah kemenangan dalam kasih, iman dan pengharapan, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.”(Yohanes 15:7-10)

Berbuah untuk melayani Tuhan dan sesama, “Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.” (1 Korintus 12:28)

Dan masih banyak hal yang dikehendaki-Nya dari kehidupan orang-orang percaya untuk berbuah.Semua buah itu adalah kemenangan.Semua buah itu adalah kemuliaan bagi Nama-Nya.Semua buah itu adalah kesaksian hidup yang nyata bahwa Tuhan itu ada.Hari ini marilah kita memperhatikan kehidupan kita dari sisi dalam maupun sisi luarnya supaya keseimbangan dan keharmonian hidup itu selalu nyata dan terpuji.

Bila kitab suci dengan tegas menyatakan bahwa Tuhan Yesus lebih dahulu memilih kita maka haruslah kita memahami sepenuhnya bahwa kehidupan kekristenan ini merupakan anugerah semata. Suatu pemberian Allah yang harus kita jaga dengan cara hidup berpaut sesuai kebenaran Firman-Nya.

Saya teringat masa-masa muda saya dahulu.Ketika Allah mendatangi dan memanggil saya lewat mimpi supranatural itu.Sejak hari itu seluruh hidup saya berubah.Saya telah melihat keheranan dan keterkejutan yang ada pada wajah orang tua saya bahkan keluarga besar. Semula apa yang saya lakukan dalam Tuhan ini merupakan hal yang asing bagi mereka. Bahkan dalam perhitungan materi, yang saya lakukan tersebut adalah kebodohan dan kemalasan.Tetapi semua yang datang dari Tuhan benar-benar mengalahkan dunia.Dikemudian hari semua perkara dalam hidup saya ini benar-benar jadi kesaksian hidup bahwa Tuhan itu ada.Semua kebenaran Firman-Nya ya dan amin.

Pada masa tahun ke 7 (tujuh) dari perkawinan saya, tentu ini merupakan penghiburan bagi anda bila anda masih berkutat dalam dunia “kontrak rumah dan pindah-pindah rumah” karena seperti itu juga saya alami. Bahkan kontrak rumah dari Jakarta, Bogor hingga ke Bandung.Sekitar tujuh kali pindah dan kontrak rumah telah saya alami semasa hidup saya masih muda mengikuti Tuhan.

“Bila mau bilang orang yang sanggup dan sungguh luar biasa maka Djohan merupakan orang itu.Tiba-tiba sudah di Jakarta lagi.Siapa yang sanggup pindah-pindah seperti itu.”Demikian komentar salah seorang saudara dari mama saya.Hal ini dapat saya pahami dengan jelas karena ada banyak sekali hal-hal yang disebut perjuangan dan pergumulan hidup yang telah saya lewati.Tuhan telah memberi saya kemenangan yang luar biasa.Semua kemenangan itu adalah anugerah yang nyata bahwa Tuhan itu menyertai.

Setelah Tuhan memberkati hidup saya dengan sebuah bangunan rumah yang saya anggap megah.Mengapa?Karena semua pembangunan itu merupakan pemberian Tuhan semata dari hasil keringat kerja saya sendiri.Tuhan telah membuat saya hidup mandiri dan tidak ada satu keringat “siapapun” juga ketika saya menggenapi janji Tuhan, “Suatu hari di kota ini, AKU – Tuhan akan menaman engkau dan mendiami tempat ini.”

Saya telah menjalani banyak hal yang secara hukum-hukum duniawi nampaknya bertentangan arus.Ketika orang menabung, saya dan almarhumah istri saya justru memilih pelayanan.Semua uang kami habis terpakai untuk pelayanan, bahkan menabur untuk anak-anak asuh yang seumur hidup belum pernah kami lihat orangnya. Ketika orang sekolah tinggi-tinggi, saya justru banyak menjalani sekolah Roh Kudus yaitu doa puasa, bertekun dalam Firman dan melayani.

Sungguh tidak masuk akal untuk dibandingkan. Sekali lagi hal-hal seperti akan nampak jelas ketika sudah berbuah dan berkemenangan, “Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.” (1 Korintus 2:14)

Lalu apakah saya mendorong anda untuk melakukan perkara yang sama seperti yang terjadi pada diri saya? Kemenangan hidup yang luar biasa ini?...Sekali-kali tidak. Sebab setiap orang harus menguji dan menemukan Panggilan Tuhan dalam hidupnya.Semua kehidupan haruslah berdasarkan kehendak-Nya. Dan bukanlah suatu bentuk tiruan dan mengikuti pengalaman rohani orang lain. Temukan destiny anda sendiri. Jalani dengan setia maka anda akan menemukan kemenangan dan kelimpahan hidup itu pada waktunya nanti.

Setelah tahun ke 9 (Sembilan) maka Tuhan menuntun saya untuk melihat semua perbandingan yang ada. Seluruh angkatan yang dahulu secara akademis, secara keluarga bahkan secara banyak hal melebihi hidup saya tetapi pada tahun penetapan Tuhan ini, saya melihat sendiri dan dapat menyimpulkannya dengan tepat kepada anda_para pembaca yang setia bahwa semua pengaturan Tuhan jauh lebih berhasil. Semua jalan Tuhan lebih berlimpah.Ketaatan kepada Tuhan mengalahkan semua pengejaran dunia.Baik jasmani maupun rohaninya, yang dari Tuhan adalah yang terbaik dan sempurna bagi kehidupan ini.

Oleh karena itu saya menuliskan suatu dorongan bagi anda yang telah memahami, mengenal dan melakukan kehendak Allah bahwa anda harus menguatkan hati anda tetap bertahan dan tetap melangkah pada jalan kasih yang semula itu. Tuhan memperhitungkan keteguhan hati anda setimpal dengan kemuliaan yang telah dipersiapkannya bagi anda di masa depan.

Sekalipun ada banyak terpaan dan perbandingan-perbandingan yang muncul dari logika hingga perkataan-perkataan cibiran rohani, biarkan saja semuanya itu. Semua itu tak ubahnya seperti perkataan Simei, jangan ditentang, jangan dilawan tetapi fokuskan diri anda kepada Tuhan, “Beginilah perkataan Simei pada waktu ia mengutuk: "Enyahlah, enyahlah, engkau penumpah darah, orang dursila! TUHAN telah membalas kepadamu segala darah keluarga Saul, yang engkau gantikan menjadi raja, TUHAN telah menyerahkan kedudukan raja kepada anakmu Absalom. Sesungguhnya, engkau sekarang dirundung malang, karena engkau seorang penumpah darah." Lalu berkatalah Abisai, anak Zeruya, kepada raja: "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkanlah aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?"(2 Samuel 16:7-10)

Jadilah seseorang yang dikasihi Tuhan dengan berpegang teguh kepada kehendak-Nya.Pahami dan kenali Tuhan.Dengarkan suara-Nya dan taati Tuhan.Dalam kehidupan ini kita harus dapat mengelolah semua hal, entahkah itu hal-hal yang baik ataupun hal-hal yang buruk. Semua pertentangan rohani yang ada dalam kehidupan juga merupakan suatu cara dari Allah untuk mempertajam hati kita agar memiliki kepekaan dan ketaatan yang lebih teruji. Sebab orang dewasa adalah orang yang selalu dapat memilih yang tepat.

Pengertian yang muncul dari keberanian kita mentaati Tuhan inilah yang akan membuka dan membentangkan jalan masa depan yang cerah. Semua perbuatan baik yang telah teruji ketulusannya akan menuai kelimpahan hidup sampai tujuh turunan. Sebab apa yang kita lakukan buat Tuhan adalah bentuk ketaatan dan persembahan cinta yang murni. Cinta yang tidak mudah goyah oleh terpaan dan cercaan dunia.

Cinta Tuhan yang terbukti mencapai persembahan hati, tidak akan lekang oleh waktu. Cinta yang memberi.Cinta yang penuh kemurahan hati.Cinta yang menyatakan kepada Tuhan bahwa hidup ini yang terutama adalah kehendak Tuhan dan rela melakukan tindakan kasih dengan murni.

Saat mata Tuhan tertuju kepadamu, dengan mudah anda akan memahami apa yang dikatakan-Nya, Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."(Roma 9:15)  Merupakan jawaban langsung dari Tuhan, bila orang lain bahkan anda sendiri bertanya, mengapa Tuhan begitu mudah menjawab doaku? Mengapa Tuhan begitu bermurah atas hidupku? Semua hal yang aku lakukan begitu mudahnya dan sangat bahagia rasanya, mujizatNya begitu nyata, sementara orang-orang lain tidak memperolehnya?...Anda telah mengikuti Tuhan dengan segenap hati. Ketaatan anda kepada Tuhan telah terbukti.Semua hal yang ada dalam kehidupan anda hari ini adalah tuaian, kebaikan, kemurahan dan kebahagiaan semata.

Perbuatlah Apa yang Tuhan Perintahkan Kepadamu Hari ini

Janganlah Menghemat dan Ragu Tetapi Kuatkanlah Hatimu

Untuk SelaluMentaati Tuhan dan Menyenangkan Hati-Nya. Amin

“Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.  Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!  Sebab engkau akan mengembang ke kanan ank e kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.”(Yesaya 54:1-3)                  

……Bersambung……

 

MEI 2016

PDF

PERSEMBAHAN DUPA HARUM

ANAK-ANAK TUHAN

 

Suara Pertobatan…

Kitab suci telah menuliskan tentang segala sesuatu menjelang hari akhir. Kehidupan sulit akan melanda dunia. Peperangan pada diri manusia sendiri adalah peperangan yang paling sulit.Musuh terbesar manusia rohani adalah keinginan daging pada dirinya sendiri.Begitu lebarnya jalan pintas untuk memasuki duniawi yang penuh nafsu-nafsu keserakahan maka banyak manusia akan memilih hal-hal yang menyenangkan keinginan dagingnya.

Pertarungan dan perebutan hal-hal rohani pun tak kalah sengitnya.Ukuran dan jumlah dalam dimensi “kwantitas” lebih diutamakan.Prioritas dari kehendak Tuhan dan kwalitas manusia rohani terabaikan.Kemenangan yang diagung-agungkan pada sisi manusiawi yang pada akhirnya akan memenjarakan manusia dalam ke-aku-an (egois) yang berkedok rohani. Segala hal dihalalkan.Nama Tuhan diperjualbelikan. Semua orang berlomba untuk melakukan propraganda rohani, dengan maksud-maksud yang pada akhirnya akan terjebak kepada arus cinta uang.

Arus seperti inilah yang pada akhirnya mencapai masa yang dipesankan kitab suci yaitu zaman nabi-nabi palsu.Semua hal rohani tidak lagi tertib.Setiap manusia rohani berbuat sekehendak hatinya.Dosa dianggap hal biasa. Semua hal dipatokan dengan mulut manis dan meleter rohani. Lalu kesempatan yang luar biasa ini, hati yang demikian sesatnya, membuka undangan yang paling mengerikan yaitu masuknya roh-roh antikris dan tenung.

Ternyata dari semua hal yang terjadi ini, telah dipesankan dengan jelas oleh TUHAN lewatZakaria 13:7-9  "Hai pedang, bangkitlah terhadap gembala-Ku, terhadap orang yang paling karib kepada-Ku!", demikianlah firman TUHAN semesta alam. "Bunuhlah gembala, sehingga domba-domba tercerai-berai! Aku akan mengenakan tangan-Ku terhadap yang lemah. Maka di seluruh negeri, demikianlah firman TUHAN, dua pertiga dari padanya akan dilenyapkan,mati binasa, tetapi sepertiga dari padanya akan tinggal hidup. Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"

Telah nyata bahwa kumpulan orang benar yang hidup pada generasi akhir zaman ini hanyalah sepertiga.Oleh karena itulah kita harus hidup bijaksana dalam semua hal.Menguji segala sesuatu.Bertekun dalam pembacaan kitab suci, merenungkannya dan melakukannya dengan taat.Mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam segala hal agar setiap keputusan, pilihan dan tujuan adalah tepat.

Ijinkan saya mengutip pesan akhir zaman bahwa dari dua pertiga yang jahat dimata Tuhan itu, ada sepertiga akan mengalami bencana kematian yang tragis seperti yang ada tertulis, “Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya. Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan. Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan, dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.” (Wahyu 9:18-21)

Tegar tengkuk dan keras hati merupakan ciri utama dari tabiat manusia jahat di akhir zaman.Mereka mengeraskan hatinya untuk terus melakukan kesalahan dan dosa.Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Oleh karena sepertiga manusia yang terpilih pun masih harus alami pemurnian maka betapa kita harus bersungguh-sungguh lagi hidup benar dihadapan Tuhan dan sesama kita manusia. Temukanlah lingkungan bergaul rohani yang penuh nuansa takut akan Tuhan. Keteladan dan buah kebenaran yang nyata patut mementoring kehidupan rohani anda.Giatlah untuk selalu berbuat baik. Bertekunlah dalam doa, kuatkan hati untuk pikul salib dan sangkal diri untuk bisa setia dalam mengikuti Tuhan kita Yesus. Kekanglah lidah sebab semua yang digemakan tanpa kehendak Tuhan, kasih dan penguasaan diri adalah lidah yang licik, jahat dan penuh ambisi manusia.

Pada suatu kesempatan yang sekalipun masih ada, oleh karena tuntutan dunia yang menuju kepada akhir dari segala sesuatunya maka Tuhan akan memberikan semua orang pilihan sesuai dengan keinginan hatinya masing-masing, “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"(Wahyu 22:11)Pertobatan dihadapah Tuhan adalah pilihan yang terbaik dalam kehidupan ini.

 

DUA GAMBARAN (WASPADALAH)

DUA TABIAT DAN KARAKTER JAHAT

 

I.             PRIA JAHAT

Marilah kita melihat apa yang dituliskan dalam kisah berikut ini, “Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.Seakan-akan belum cukup ia hidup dalam dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, maka ia mengambil pula Izebel, anak Etbaal, raja orang Sidon, menjadi isterinya, sehingga ia pergi beribadah kepada Baal dan sujud menyembah kepadanya.Kemudian ia membuat mezbah untuk Baal itu di kuil Baal yang didirikannya di Samaria. Sesudah itu Ahab membuat patung Asyera, dan Ahab melanjutkan bertindak demikian, sehingga ia menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel, lebih dari semua raja-raja Israel yang mendahuluinya. Pada zamannya itu Hiel, orang Betel, membangun kembali Yerikho. Dengan membayarkan nyawa Abiram, anaknya yang sulung, ia meletakkan dasar kota itu, dan dengan membayarkan nyawa Segub, anaknya yang bungsu, ia memasang pintu gerbangnya, sesuai dengan firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Yosua bin Nun.” (1 Raja-raja 16:30-34)

Dalam bahasa aslinya, namaAhab = "father's brother" (Saudara Papa). Ahab merupakan putra dan pengganti Omri, pendiri satu dinasti, yg memerintah sebagai Raja ke-7 Israel selama 22 tahun, karena pada tahun 874-852 sM (1 Raj 16:28). Ia menikah dengan Izebel, putri Etbaal, raja orang Sidon dan imam orang Astarte.

Selama kurun pemerintahannya, Ahab sebenarnya beruntung dengan kehadiran Elia sebagai nabi ilahi. Tapi Ahab dipengaruhi istrinya, Izebel, yg ia izinkan membangun kuil tempat menyembah ilah Baal (dari Tirus) di Samaria, dengan mezbah untuk orang kafir, patung Asyera dan pelayan-pelayan (1 Raj 16:32). Izebel memacu semangat sekelompok besar nabi palsu bersama penyembah Baal (1 Raj 18:19, 20), dan kemudian menghasut mereka menentang Yahweh secara terbuka.Para nabi sejati dibunuh, mezbah Tuhan dihancurkan, dan Elia terpaksa lari untuk menyelamatkan diri.Namun demikian 100 orang nabi sejati disembunyikan oleh Obaja, seorang menteri yg takut kepada Tuhan (1 Raj 18:3, 4).

Kegagalan Ahab untuk melaksanakan hukum dan keadilan yg benar, diperlihatkan dalam pemeriksaan pengadilan palsu yg mengakibatkan kematian Nabot, yang kebun anggurnya berbatasan dengan tanah kerajaan di Yizreel, disita kemudian (1 Raj 21:1-16).

Maka berikut inilah kesimpulan dari tabiat jahat yang kerapkali membius dan membelenggu kaum pria rohani:

  • ·        Perkawinan yang jadi berhala dan berujung jadi dosa
  • ·        Memutarbalikkan kebenaran dengan fitnah
  • ·        Menghalalkan semua cara untuk merebut milik orang lain
  • ·        Mengijinkan roh-roh palsu menjadi penasihatnya
  • ·        Mendua hati dengan memuja Tuhan dan juga memuja berhala
  • ·        Menjadi nabi palsu =>Ahab, putra Kolaya, adalah seorang dari dua nabi palsu yang dituduh oleh Yeremia bernubuat palsu dengan menyalahgunakan Nama YHVH. Kematiannya, di tangan raja negeri Babel telah dinubuatkan oleh nabi Yeremia (Yeremia 29:21)
  • ·        Menjadi contoh rohani yang buruk yaitu seorang pemimpin menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel.
  • ·        Pemimpin yang jadi perlambang munculnya kembali hal-hal buruk di dunia (generasi Yerikho).

 

II.           WANITA JAHAT

Sekarang kita akan melihat sisi dari pihak wanita menurut cerita versi kitab suci, “Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang, maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu." (1 Raja-raja 19:1-2)

Lalu datanglah Izebel, isterinya, dan berkata kepadanya: "Apa sebabnya hatimu kesal, sehingga engkau tidak makan?" Lalu jawabnya kepadanya: "Sebab aku telah berkata kepada Nabot, orang Yizreel itu: Berikanlah kepadaku kebun anggurmu dengan bayaran uang atau jika engkau lebih suka, aku akan memberikan kebun anggur kepadamu sebagai gantinya. Tetapi sahutnya: Tidak akan kuberikan kepadamu kebun anggurku itu."Kata Izebel, isterinya, kepadanya: "Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu." Kemudian ia menulis surat atas nama Ahab, memeteraikannya dengan meterai raja, lalu mengirim surat itu kepada tua-tua dan pemuka-pemuka yang diam sekota dengan Nabot. Dalam surat itu ditulisnya demikian: "Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat. Suruh jugalah dua orang dursila duduk menghadapinya, dan mereka harus naik saksi terhadap dia, dengan mengatakan: Engkau telah mengutuk Allah dan raja. Sesudah itu bawalah dia ke luar dan lemparilah dia dengan batu sampai mati." (1 Raja-raja 21:5-10)

Sejarah munculnya seorang wanita Izebel memasuki dunia Tuhan bermula dari pertimbangan Ahabbersekutu dengan bangsa tetangganya.Ahab membuat perjanjian dengan raja Phenesia dan meresmikannya dengan mengawini anak perempuannya yaitu Izebel.Hal inilah yang menjadi alasan Izebel pindah ke Samaria, ibukota Israel, dan hanya satu cara menggambarkan hal itu — suatu badai besar menghantam Israel dan tertekannya abdi-abdi Tuhan di bangsa itu.

Raja Phenesia bukan hanya pemimpin politik dari bangsanya, tapi dia juga imam besar agama mereka, seperti arti namanya Ethbaal.“Sidonians” adalah nama lain dari orang Phoenisian, orang yang berlayar dilaut Mediteran dan mendiami kota besar Tyre dan Sidon.

Baal merupakan alah dari tanah dan dipercaya mengatur cuaca dan meningkatkan hasil tanaman dan ternak.Selain menyembah Baal, Izebel bertumbuh mendalam dalam pemujaan Asitoret, istri Baal.Asitoret merupakan dewi kesuburan.Izebel sangat fanatik dengan agamanya.

Semasa Izebel, berhala Baal dan Asitoret berdiri berdampingan dalam kuil mereka.Para imam yang melayani dan kuil pelacuran dengan pesta seksnya merupakan ritual pemujaan agama, dengan harapan alah dan dewi mereka akan mengikuti teladan mereka, meningkatkan produktifitas tanaman, hewan dan anak mereka. Dalam masa sulit, mereka membunuh diri mereka dan bahkan mengorbankan anak mereka untuk memuaskan dewa-dewa dan memohon pertolongan mereka.

Izebel menyuruh suaminya, Ahab, untuk membangun rumah bagi Baal dalam Samaria, demikian juga dengan Asitoret, dewi kesuburan.Kemudian dia membawa 450 nabi Asitoret dari Phoenicia, menempatkan mereka dalam istana, dan memberi mereka makanan kerajaan.Tugas mereka adalah mempromosikan pemujaan Baal dan Asitoret diseluruh negeri ini.Izebel bermaksud menghancurkan sisa penyembahan Yehova dan membunuh semua nabi Allah.

Tapi Elia merupakan satu-satunya nabi Tuhan yang menantang kejahatan Izebel secara terbuka. Tuhan memberikannya kemenangan besar saat dia memanggil api dari langit diatas gunung Karmel. Para nabi Baal dibantai dan kelihatannya seluruh bangsa akan berbalik pada Tuhan.Kekuatan setan pada diri seorang Izebel ini sangatlah kuat.Intimidasi yang ditebarkannya telah membuat seorang Nabi Elia yang begitu pemberani, melarikan diri dalam ketakutan sehingga meminta Tuhan untuk mencabut nyawanya.Tetapi angin sepoi-sepoi yang menerpa Elia merupakan suatu gambaran nyata bahwa Tuhan selalu melindungi orang-orang yang mengasihiNya.Bahkan TUHAN memberikan penghargaan tertinggi bagi seorang Elia untuk terangkat dengan kereta berapi dan menghukum mati dengan tragis seorang pemuja berhala seperti Izebel.

Maka berikut inilah kesimpulan dari tabiat jahat yang kerapkali membius dan membelenggu kaum wanita rohani:

  • ·        Sikap keras kepala dan berkeinginan kuat  dariseorang wanita yang berambisi bisa mendatangkan ketidakbahagiaan dalam semua hal.
  • ·        Pesolek, gengsi dan berani berbuat hal apapun juga.
  • ·        Wanita duniawi yang hanya akan menjerat suaminya untuk hidup dalam glamoritas dosa (Ahab tidak hanya memperindah istana di Samaria sehingga disebut “istana gading” tapi dia juga membangun istana kedua diJisreel, 25 mil keutara, daerah yang lebih hangat saat musim dingin. “Sesudah itu terjadilah hal yang berikut. Nabot, orang Yizreel, mempunyai kebun anggur di Yizreel, di samping istana Ahab, raja Samaria”).
  • ·        Nasehatnya adalah nasehat yang fasik,dengan gigih dia menuntut caranya tanpa perduli dengan keadilan dan mencari cara apapun untuk mendapatkan keinginan hatinya. 
  • ·        Berwatak kejam dan tidak akan mempertimbangkan perasaan orang lain.
  • ·        Menjadikan karunia dan hal-hal rohani sebagai bahan permainan dan mengejar kepentingan pribadi.
  • ·        Tidak memberikan kesempatan untuk kebenaran berbicara kepada dirinya dan menghancurkan semua orang yang menghalangi kepercayaannya.
  • ·        Hidupnya menjadi seteru salib dan berakhir dengan tragis (Izebel mati dilemparkan dari lantai atas istananya atas suruhan Yehu, cucu Nimsi. Mereka menjatuhkan dia, sehingga darahnya memercik ke dinding dan ke kuda; mayatnyapun terinjak-injak. Mereka pergi untuk menguburkannya, tetapi mereka tidak menjumpai mayatnya, hanya kepala dan kedua kaki dan kedua telapak tangannya. Ketika Yehu mendapat kabar ini, ia berkata: "Memang begitulah firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan hamba-Nya, Elia, orang Tisbe itu: Di kebun di luar Yizreel akan dimakan anjing daging Izebel; maka mayat Izebel akan terhampar di kebun di luar Yizreel seperti pupuk di ladang, sehingga tidak ada orang yang dapat berkata: Inilah Izebel.)

 

PERSEMBAHAN DUPA HARUM ANAK-ANAK TUHAN

“Memang perjanjian yang pertama juga mempunyai peraturan-peraturan untuk ibadah dan untuk tempat kudus buatan tangan manusia. Sebab ada dipersiapkan suatu kemah, yaitu bagian yang paling depan dan di situ terdapat kaki dian dan meja dengan roti sajian. Bagian ini disebut tempat yang kudus.Di belakang tirai yang kedua terdapat suatu kemah lagi yang disebut tempat yang maha kudus. Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian, yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian, dan di atasnya kedua kerub kemuliaan yang menaungi tutup pendamaian. Tetapi hal ini tidak dapat kita bicarakan sekarang secara terperinci. Demikianlah caranya tempat yang kudus itu diatur. Maka imam-imam senantiasa masuk ke dalam kemah yang paling depan itu untuk melakukan ibadah mereka, tetapi ke dalam kemah yang kedua hanya Imam Besar saja yang masuk sekali setahun, dan harus dengan darah yang ia persembahkan karena dirinya sendiri dan karena pelanggaran-pelanggaran, yang dibuat oleh umatnya dengan tidak sadar.

8  Dengan ini Roh Kudus menyatakan, bahwa jalan ke tempat yang kudus itu belum terbuka, selama kemah yang pertama itu masih ada. Itu adalah kiasan masa sekarang. Sesuai dengan itu dipersembahkan korban dan persembahan yang tidak dapat menyempurnakan mereka yang mempersembahkannya menurut hati nurani mereka, karena semuanya itu, di samping makanan minuman dan pelbagai macam pembasuhan, hanyalah peraturan-peraturan untuk hidup insani, yang hanya berlaku sampai tibanya waktu pembaharuan.

11  Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, —artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, — dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama. Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu.  Karena suatu wasiat barulah sah, kalau pembuat wasiat itu telah mati, sebab ia tidak berlaku, selama pembuat wasiat itu masih hidup.Itulah sebabnya, maka perjanjian yang pertama tidak disahkan tanpa darah.

Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat, sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secara demikian dengan darah.Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi sendiri oleh persembahan-persembahan yang lebih baik dari pada itu.

24  Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri. Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.  Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia..”(Ibrani9:1-28)

Apa yang dijabarkan kitab suci tersebut diatas merupakan suatu pencerahan hikmat yang luar biasa. Rahasia-rahasia yang telah ada sejak beberapa ribu tahun yang lalu, dibukakan seluruh kekayaan lahiriah dan rohani-Nya.

Marilah kita belajar bersama-sama untuk melihat kekayaan dan kemuliaan Kristus yang telah dibukakan pada generasi kita yang hidup di akhir zaman ini:

 

I.             IBADAH DAN PENYEMBAHAN BUATAN MANUSIA – IBADAH LAHIRIAH (PL)

Kemah merupakan suatu gambaran yang utuh tentang satu kesatuan dalam semua hal rohani. Pada masa Perjanjian Lama maka keberadaan kemah suci ini merupakan suatu perbedaan yang sangat mencolok antara bangsa Israel dengan bangsa-bangsa lain. Israel merupakan bangsa yang dipilih Tuhan dan kehidupan penyembahan mereka diatur dengan demikian rapinya.

Kemah suci atau Tabernakel tersusun dari 10 bagian, yang seluruhnya melambangkan sifat Allah. Sambil belajar satu per satu, kita akan mengerti apa maksud Allah menyuruh membuat peralatan ini dan memahami makna tabernakel itu. Marilah kita melihat sekilas gambaran (Dikutip dari berbagai sumber) untuk bagian-bagian yang ada pada kemah suci tersebut:

1. Pelataran Kemah Suci

Pelataran kemah suci seperti yang tertulis dalam Keluaran 27:9-19. Pelataran ini untuk memisahkan orang-orang Israel dari dalam tabernakel atau kemah suci.Orang Israel yang hendak masuk ke dalam kemah suci untuk beribadah, harus membawa korban ke pintu gerbang pelataran.

Pelataran Kemah Suci merupakan tempat yang penting bagi umat Israel karena di sanalah batas terdekat untuk bisa mendekati kehadiran Allah.Umat Allah yang bukan imam tidak boleh lebih mendekat lagi karena Kemah Suci merupakan tempat Allah menyatakan diri-Nya sehingga tempat itu terlalu suci untuk didekati.Allah memperbolehkan umat mendekat kepada-Nya asalkan membawa korban persembahan. Korban mesti dibawa dan diserahkan kepada Imam untuk diolah di pintu gerbang.

2. Pintu Gerbang Pelataran

Sebuah pintu gerbang yang berada di sebelah timur (Keluaran 27:16).Ini menunjukkan hanya ada satu pintu, satu gerbang untuk mendekat kepada Allah. Tidak bisa memanjat atau mencari jalan lain, hanya bisa lewat pintu gerbang pelataran saja.Pintu gerbang pelataran memberi bayangan mengenai Yesus Kristus. Yesuslah jalan satu-satunya mendekat kepada Allah seperti yang dikatakannya dalam Yohanes 10:9 “Akulah pintu…” dan Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup…”

Maksud Allah menyuruh membuat pintu gerbang di sebelah timur juga menarik. Ini juga menjadi bayang-bayang Sang Pintu yakni Yesus Kristus berasal dari suku Yehuda. Sebab di sebelah timur kemah suci atau tabernakel adalah perkemahan Suku Yehuda seperti yang tertulis dalam Bilangan 2:3.

3. Bejana Pembasuhan

Bejana pembasuhan dan kakinya dibuat dari cermin-cermin para wanita yang dipersembahkan.Cermin-cermin ini dibuat dari lempengan-lempengan tembaga yang digosok hingga mengkilap dan dapat digunakan sebagai kaca.

Bejana pembasuhan atau the laver (Keluaran 30:17-21).Bejana pembasuhan ini dipergunakan imam untuk membasuh tangan dan kaki.Ini menunjukkan Allah yang membasuh dan membersihkan orang berdosa.

Bejana Pembasuhan dari tembaga ini berbicara soal :

BAPTISAN AIR dalam tanda kematian dan kebangkitan, mati dari dosa dan kehidupan lama untuk bangkit dengan hidup yang baru (Roma 6 : 3 - 6). Ada 2 sisi yang melingkupi baptisan air ini:

1.   Pembaharuan

2.   Penyucian oleh mandi air Firman Allah (Efesus 5 : 26).

Tanpa pembaharuan dan penyucian kita tidak akan dapat beribadah dan melayani (=mentahbiskan diri pada) Tuhan, tetapi akan mengalami kematian rohani.

Pengalaman PEMBAHARUAN = pengalaman KEMATIAN.

4. Kandil atau Tempat Lampu

Menorah adalah kata bahasa Ibrani untuk Kandil atau Kaki Dian(Keluaran 25:31-40).Menorah terbuat dari emas murni seberat satu talenta (± 150 kilogram), terdiri atas alas (kaki), batang, enam cabang – masing-masing tiga sebelah-menyebelah – dan tujuh buah pelita.Batang dan cabang dilengkapi dengan kelopak, tombol, dan kembang.Ukurannya tidak ditulis di dalam Alkitab.

Imam akan menjaga supaya lampu kandil tidak padam dengan menambahkan minyak untuk lampu. Kandil menunjukkan bahwa Allahlah satu-satunya sumber sinar dan sinar kasih Allah tak pernah padam menerangi orang berdosa.

5. Meja Roti Sajian

Meja roti sajian atau the showbread (Keluaran 25:23-30).Roti sajian mengingatkan bangsa Israel tentang persekutuan paskah dengan memecah-mecah roti.Roti sajian menunjukkan Allah yang bersekutu dengan umat-Nya.

6. Mezbah Pembakaran Ukupan

Mezbah pembakaran ukupan atau the incense (Keluaran 30:1-10).Mezbah ini dipergunakan untuk membakar ukupan atau dupa. Wangi-wangian dan asap yang timbul dari pembakaran ukupan menekankan makna komunikasi pada Tuhan (bandingkan ketika Tuhan muncul dalam rupa asap di atas kemah suci dan berkomunikasi dengan Musa). Mezbah pembakaran ukupan menunjukkan Allah yang mau mendengarkan dan berkomunikasi dengan umat.

7. Meja Korban Bakaran

Mezbah korban bakaran atau the altar (Keluaran 27:1-7).Mezbah ini terletak di tengah-tengah pelataran luar dan menjadi tempat pertama yang terlihat jika masuk lewat pintu gerbang pelataran. Di sini, para imam akan mempersembahkan korban kepada Allah. Lewat korban ini, Allah menebus dosa.Mezbah menunjukkan Allah menyelamatkan umat dari dosa.

8. Kemah Suci

Kemah suci atau the tabernacle (Keluaran 26:1-30).Kemah adalah tempat pemisahan yang kedua.Hanya Imam Besar saja yang bisa masuk ke sini. Di bagian depan kemah suci terdapat kandil, mezbah pembakaran ukupan, dan meja roti sajian. Di bagian dalam kemah suci ada tabut perjanjian.Keseluruhan kemah suci menunjukkan Allah yang menetap dan bersama dengan umat.

9. Tabir Kemah Suci

Tabir Kemah Suci atau the curtain (Keluaran 26:31-37). Tabir menjadi pemisah antaran bagian depan dan bagian dalam kemah suci. Imam Besar hanya bisa masuk hingga batas tabir ini.Tabir menunjukkan batasan absolut antara Allah dan umat. Allah adalah kudus dan terpisah dari umat yang berdosa.

10. Tabut Perjanjian

Tabut perjanjian atau the Ark (Keluaran 25:10-22).Tabut perjanjian selalu dibawa orang Israel kemanapun Allah menyuruh mereka.Tabut perjanjian adalah tanda kehadiran Allah di antara orang Israel, sekaligus tanda kemahakuasaan Allah.Tabut menunjukkan Allah memerintah atas semua umat.

Tabut Perjanjian terdiri dari 2 bagian yakni :

üTabut (peti) menunjuk sidang Mempelai Wanita Tuhan.

üTutup pendamaian dengan kedua Kerub menunjuk Allah Trinitas didalam Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Sorgawi.

Tuhan memiliki tujuan yang mulia dibalik Kemah Suci meskipun pada masa Perjanjian Lama dibangun oleh buatan tangan manusia. Perjanjian Baru secara detail mengatakan bahwa Kemah Suci adalah 'gambaran dan bayangan dari apa yg ada di sorga “kiasan” 'merupakan gambaran dari yang sebenarnya' (Ibrani 8:5; 9:9, 24). Perabot-perabot khusus dan peralatannya dikutip dalam Perjanjian Baru, dan jelas mempunyai arti rohani, umpama tabir dan tempat yang mahakudus (Ibrani 6:19; 10:19, 20), mezbah pembakaran ukupan dan tabut perjanjian (Wahyu 8:3; 11:19), dan berbagai hal rohani lainnya.

Kehadiran Kemah Suci ini, kita dapat menangkap beberapa pesan penting didalamnya:

ü  Kemah Suci dibuat karena Allah ingin tinggal bersama umat-Nya,

üKemah Suci adalah pusat ibadah dan tempat pertemuan umat Israel.

üMenyatakan kesempurnaan rancangan Alah atas Kemah Suci sebagai "tempat tinggal Allah" sebagai sarana ibadah dan penyembahan buatan manusia semasa Perjanjian Lama.

üBahwa Allah telah memberikan petunjuk yang jelas tentang masa depan bahwa Kemah Suci merupakan suatu bayangan dari Yesus Kristus yang merupakan ibadah dan penyembahan yang sesungguhnya nanti

 

II.           IBADAH YANG DATANG DARI KEHENDAK TUHAN – IBADAH DIMENSI ROH DAN KEBENARAN (PB)

Kekeliruan yang seringkali terjadi dalam dunia rohani adalah ketika orang-orang tidak mencapai penyembahan dan pengertian yang sesungguhnya maka mereka cenderung untuk berbalik lagi mencari dan mengejar hal-hal yang telah ada sebelumnya yaitu hal-hal penyembahan lahiriah. Dalam dimensi ini maka semua hal lahiriah akan dijadikan suatu symbol/lambing/bentuk pengakuan bahwa mereka adalah orang-orang yang rohani.

Semua orang rohani berlomba satu dengan yang lainnya guna mencari hal-hal yang menguntungkan. Keadaan yang sangat mencolok ini pada akhirnya dapat kita temukan, mengandung muatan : kehormatan rohani yang klise, ambisi, gengsi rohani, sombong rohani dan mengharapkan pengakuan rohani.

Keadaan inilah yang pernah dialami oleh seorang Rasul Paulus.Perhatikan pengkuan yang dituliskan oleh Rasul Paulus terhadap hal-hal lahiriah berikut ini, “Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan.(3-1b) Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.  Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu, karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.

Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,  tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.”(Filipi 3:1-9)

Ketika anda mencoba menelusurinya lebih dekat maka anda akan dengan mudah menemukan perbedaan yang mencolok antara orang-orang yang menyembah dalam lahiriah dengan orang-orang yang menyembah dalam Roh dan Kebenaran. Rasul Paulus mengambarkannya dengan suatu pertanda yang sangat jelas dari apa yang disebut ibadah dan penyembahan lahiriah:

üMenggunakan dan menghalalkan cara kekerasan 

üPengejaran keuntungan lewat hal-hal rohani tanpa memiliki pengertian

üMemaksakan kehendaknya kepada orang lain

üMelakukan hukum rohani dalam penekanan jasmani (lahiriah)

Sekarang marilah kita memasuki dimensi orang-orang yang menyembah dalam Roh dan Kebenaran:

“Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, —artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, — dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri”

 

Keteladanan Yesus adalah gambaran

dari ibadah dan penyembahan dalam Roh dan Kebenaran

Bila kita berbicara mengenai keteladanan Yesus maka kita akan ditarik pada suatu kepercayaan bahwa tanpa Roh Kudus takkan mungkin orang dapat beribadah dan menyembah dengan cara yang benar kepada TUHAN. Hal ini dapat kita pahami dengan jelas ketika Tuhan Yesus yang menyatakan betapa mulia dan berharganya Roh Kudus bagi gereja, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal." (Markus 3: 28-29)

Lihatlah peranan Roh Kudus yang luar biasa itu didalam kehidupan Yesus pada usia 30 tahun itu, “Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.” (Markus 1:10-12) Saya tidak akan mengupas tentang Roh Kudus lebih detail lagi dan para pembaca dapat membaca banyak buku rohani tentang Pribadi Allah yang sangat luar biasa ini.

Sekarang marilah kita melihat apa yang menjadi ciri khas dari Tuhan Yesus ketika melayani dan menjadi teladan bagi kehidupan kekristenan ini:

ØKasih yang tegas

Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."  Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah." Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.  Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Markus 10:20-25)

 

 

 

ØKasih yang murni

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;  mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu?Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu?Orang-orang berdosapun berbuat demikian.

Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.” (Lukas 6:35)

ØKasih yang memulihkan

Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya. Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.  Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.

Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih." Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni." Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"(Lukas 7:44-50)

ØKasih yang tidak munafik

Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.Tetapi Tuhan berkata kepadanya: "Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?  Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu. Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan suka menerima penghormatan di pasar.”(Lukas 11:42)

ØKasih yang tak ternilai harganya

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.”  "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.”(Yohanes 3:16-17,Yohanes 15:9-13 )

Dan masih banyak hal yang bisa saya kutipkan buat menyatakan kepada anda_para pembaca yang mengasihi Tuhan bahwa keteladanan Tuhan Yesus memang sungguh luar biasa.

Ibadah yang datang dari kehendak Tuhan yaitu Ibadah dan Penyembahan dalam Roh dan Kebenaran merupakan cara hidup yang selaras dengan Firman Tuhan,  menempatkan Pimpinan Roh Kudus dalam semua aspek kehidupan dan menerapkan tindakan kasih sebagai hal yang utama dalam kehidupan anda setiap hari. Ibadah dan penyembahan dalam tabiat, sikap, tutur kata dan karakter anda inilah yang menjadi dupa harum bagi Tuhan. Amin

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY