Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Warta 2015

DESEMBER 2015

PDF

-2015Yesus-ku Terang Hidupku

“Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"  Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."  Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Lukas 23:39-43)

Pada potongan cerita tentang Tuhan Yesus diatas, kita melihat munculnya dua tokoh yang lain yaitu dua penjahat yang ikut disalibkan pada hari yang sama dengan Tuhan Yesus. Sebelum saya menuliskannya lebih jauh tentang pesan Tuhan, “Yesusku Terang Hidupku” ini maka sangatlah penting untuk setiap pembaca memahami dirinya sendiri. Suatu bentuk kedewasaan yang tersirat melalui cara berpikir dan bertindak yang mengandung unsur kesadaran diri yang murni.

Lebih mudah dipahami sebagai suatu nasehat, “Jadilah Pribadi yang tahu diri!”Akar dari semua pikiran, perkataan hingga tindakan adalah sikap hati.Pada kesempatan yang sama akan menjadi buah yang berbeda ketika hati ikut bicara. Dua penjahat dengan dua tempat perhentian yang berbeda. Dalam suatu pemahaman yang lebih luas bahwa dalam kondisi terburuk sekalipun, hati anda menentukan masa depan hidupmu dan pencapaian garis akhir hidupmu.

Tuhan selalu menyediakan tempat terbaik bagi orang-orang yang sadar akan dosa dalam hidupnya. Suatu kemuliaan yang selalu terbuka pintu-Nya bagi para petobat sejati.Saya menuliskannya untuk penekanan pada dasar hati bahwa pertobatan dalam diri anda tidak dapat diukur oleh kesibukan rohanimu ataupun kedudukanmu dalam dunia organisasi rohani.Pertobatan itu murni terukur oleh hati nurani anda sendiri dan Allah yang menjadi hakimnya. Dia akan menyatakan nurani yang masih bersimbah dengan kekotoran duniawi akan selalu dilingkari dengan hidup yang terikat dan tidak akan pernah tenang.

Hanya mereka yang telah mencapai seluruh kepenuhan-Nya yaitu mereka yang layak disebut berbahagia dan menjadi anak-anak kesayangan-Nya, dapat dengan mudah memahami bahwa hidup ini hanyalah satu kali maka orang benar akan menjadi kebahagiaan bagi orang lain, “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!” (Filipi 4:5)

 

MASIH ADA MUJIZAT TUHAN – HAL MUSTAHIL MASIH TERJADI.

“Loh, koq ada seekor burung gereja didalam kandang burung di rumah?”Suatu pertanyaan yang muncul dalam batin saya. Suatu hal yang agak janggal karena dari apa yang ketahui bahwa di Jakarta sangatlah jarang ada orang yang menjual ataupun membeli burung-burung gereja.

Lalu saya pun berpikir, “Wah, papa saya sangat pandai dalam menangkap burung gereja.”Saya tertegun sejenak.Saya memiliki kekaguman yang luar biasa kepada papa saya. Selepas kepergian mama ke sorga pada bulan Maret 2015 ini, Papa sepertinya menemukan suatu penghiburan dengan memelihara dan merawat apa yang mama saya suka. Bunga-bunga kembali bermekaran di rumah saya.Burung-burung kembali berkicau di rumah ini.Papa yang sendiri dan menemukan kebahagiaannya dalam nuansa keluarga yang terlukiskan keindahan Tuhan.

Saya telah bercerita kepada semua orang terdekat saya tentang perihal burung gereja ini. Papa bercerita selain takjub akan burung gereja itu, saya juga bangga dengan papa yang bisa menangkap seekor burung gereja. Seorang pria pecinta burung yang telah memateraikan hidupnya untuk melayani Tuhan dengan segenap hatinya, terpesona dengan cerita ini. Dia bahkan berkata bahwa burung gereja sangat bagus untuk menjadi mentor burung-burung berkicau.

Pada suatu kesempatan, pria muda yang bernama Adrianus ini bertandang ke rumah saya karena dapat kepercayaan Tuhan untuk melihat pelayanan lebih dekat kepada orang-orang yang tergolong “berlebih dalam materi”.Pertemuannya dengan papa saya telah mencuri seluruh perhatiannya.Pada waktu papa saya berkata, “Adrianus dapat darimana burung gereja itu?”

Pertanyaan yang membuatnya tersentak diam seribu bahasa.Lain yang saya ceritakan, lain pula yang dipertanyakan oleh papa saya.“Loh, bukannya om yang tangkap itu burung gereja?”Inilah kisah “jeruk makan jeruk”.Dimana pertanyaan berbalaskan pertanyaan.Akibatnya dua orang tertegun sambil memandang kepada seekor burung gereja yang terbang kesana kemari dalam kandang yang luas itu.Haleluyah.

Sewaktu berangkat dalam pelayanan sore hari itu, Adrianus tak tahan lagi hatinya.Bertanyalah dia kepada saya, “Om Djohan, itu burung gereja sebenarnya darimana?Kok tadi kung-kung (Artinya Kakek) bertanya ke saya dan menanyakan darimana saya dapatkan burung gereja itu? Saya jadi bingung om. Semua ini benar-benar membuat saya bingung!”

Setelah ditanyakan kepada saya maka sekarang gantian saya yang bingung.Hahaha…hal kecil ini telah menciptakan kebingungan. Lalu saya pun menjawabnya, “Nanti kalau sempat, om akan tanyakan lebih detail kepada kung-kung ya.” Hanya ini yang bisa saya perbuat sebab saya benar-benar tidak dapat menemukan jawaban yang tepat dibalik perkara yang ganjil tapi nyata ini.

Pada kesempatan saya bertemu papa saya keesokan harinya, saya pun tak dapat menahan hati lagi.“Pa, itu burung gereja kenapa bisa ada didalam kandang? Saya memandang penuh harap akan jawaban dari papa saya.

“Aku juga ndak tahu darimana.Kemarin saya sangka Adrianus yang masukkin ke kandang burung.Tapi dia bilang bukan dia yang masukkin kekandang.Mungkin burung itu masuk sendiri kedalam kandang burung.”Kali ini saya tertegun penuh kebingungan.Tanpa menunggu penjelasan lebih jauh lagi maka saya bergerak mengitari kandang burung di halaman rumah saya.Setiap jeruji besinya saya pandangi dengan seksama, saya berharap menemukan jawaban dan kepastian perkara burung gereja ini.Tetapi saya tidak menemukan celah apapun juga.Kandang burung itu telah dilapisi kawat yang sangat ketat, rapat dan tidak memungkinkan bagi seekor burung pun untuk masuk.

Dalam keadaan yang tak menentu, pada akhirnya saya menarik suatu kesimpulan bahwa, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Lukas 1:37) Perkara burung gereja masuk kedalam kandang burung di rumah saya ini merupakan cara Tuhan untuk menunjukkan kepada saya, menunjukkan kepada kita semua bahwa Allah masih sanggup mengadakan hal-hal yang mustahil dalam kehidupan ini. Amin.

 

YESUSKU TERANG HIDUPKU

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."

"Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang. Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,

lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."(Matius13:44-51)

Bila kita membaca judul dari tulisan ini, “Yesusku Terang Hidupku” maka kita akan memasuki rumah kediaman-Nya yaitu sorga. Oleh karena kita masih hidup didunia maka lebih sederhana saya terjemahkan bahwa kita akan belajar tentang sorga kehidupan. Suatu keadaan didunia tetapi ada bagian-bagian yang merupakan kemanisan dan kebahagian serasa di sorga.Baiklah persiapkanlah hati anda untuk memasuki pintu kebahagiaan-Nya ini.

Apakah anda memahami tentang harta terpendam?Sesuatu yang dicari dan dimimpikan oleh semua orang dimuka bumi ini.Tuhan Yesus dengan bijaknya mengumpamakan kerajaan sorga itu seperti layaknya harta terpendam. Suatu perumpaan yang akan mencerahkan hati kita tentang cara meraih sorga kehidupan ini.

Meskipun mengandung tulisan airmata, ijinkanlah saya berbagi kenangan ini kepada anda sekalian _ para pembaca yang berbahagia.Suatu hari Allah membawa saya dengan team pelayanan untuk mengadakan KKR di Manado.KKR ini merupakan KKR terakhir serial Berlari Mendahului Hujan.Setelah KKR inilah, beberapa bulan kemudian istri saya tercinta berpulang ke sorga.Saya harus membuka lagi lembar kenangan air mata supaya tulisan ini sampai kepada para pembaca.

Singkat cerita, oleh pimpinan Roh Kudus maka saya diperintahkan untuk mempersiapkan team pelayanan.Ada hal yang lebih luar biasa lagi bahwa Roh Kudus memerintahkan agar setiap team yang berangkat haruslah mengikatkan dirinya pada materai keluarga yaitu mereka harus menggenakan cincin perkawinannya.Kehebohan pun terjadi.Sebab hampir semua pengerja tidak pernah lagi memakai cincin kawin pada jarinya.Lebih lucu lagi, ada yang tidak bisa memakai cincin kawinnya karena ukuran jarinya sudah tidak muat.

Berbagai kendala yang ada dibawa dihadapan Tuhan.Solusi-Nya pun sangat memberkati.Semua orang diperintahkan Roh Kudus untuk membuat lagi cincin baru dengan hati yang sepakat.Semua orang begitu bergelora.Mereka telah melihat banyak mujizat dalam pelayanan ini. Saya dengan istri pada perkawinan usia 12 tahun itu masih dengan setianya memakai cincin perkawinan kami. Saya bahkan tidak pernah melepaskan cincin perkawinan saya sejak hari pemberkatan nikah kami.Meskipun nampak cincin perkawinan itu telah membuat jari saya tertekan, saya tetap setia memakainya.Saya bangga dengan perkawinan saya.Saya mencintai istri saya yang datang dari Tuhan. Saya ingin selalu terjaga dalam balutan cincin perkawinan kudus ini.

Sebut saja satu keluarga yang baru menemukan Tuhan dalam hidup mereka. Perkara ini pun terjadi ketika saya diminta melayani putra sulung mereka yang divonis dokter akan meninggal dunia. Sebaliknya Roh Kudus memerintahkan saya untuk berkata, “Oh tidak apa-apa, anakmu baik-baik saja.”Keadaan ekonomi yang begitu menghimpit, dengan hasil diagnosa vonis dokter yang sangat beresiko telah membuat mereka kalut dan kebingungan.

Tetapi kehadiran saya dalam melayani putra sulungnya, telah membuka lembar pengharapan baru.Lembar iman dalam tindakan.Tindakan yang beresiko kepada kematian.Apakah anda sudah mengalami dan diperhadapkan kepada persoalan yang seperti ini?Suatu tindakan iman yang berani dibentangkan dalam kehidupan anda.Apakah yang anda pilih?

Setiap orang yang memahami Firman Tuhan ini, “Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.” (Lukas 9:24)akan dapat menyelami hati Tuhan. Bahwa Tuhan Yesus tidaklah sembarang berkata. Semua Firman yang keluar dari mulut Tuhan, dapat dibuktikan dan pasti berkemenangan (Akses pelayanan kami : www.sheepgateministry.com).

Mereka memutuskan membawa pulang putra sulungnya. Meskipun diminta teken sana – teken sini, mengingat resiko yang diprediksi secara medis. Setelah lewati beberapa hari lamanya, nyata bahwa Tuhan Yesus berdaulat atas kematian.Dia telah mengalahkan maut.Tuhan menyembuhkan putra sulung mereka.Sekarang mereka memasuki musim baru dari Tuhan yaitu musim percintaan sorga kehidupan.Haleluyah.Indahnya jatuh cinta dengan Tuhan.

KKR Manado ini telah menarik perhatian dari keluarga ini.Mereka pun bergelora.Tetapi tekanan ekonomi telah menghimpit mereka.Untuk biaya perjalanannya mereka tidak punya uang untuk membeli tiket pesawat.Mereka memiliki kerinduan melayani Tuhan.Mereka ingin selalu ada dalam setiap musim Tuhan tetapi keadaan mereka telah membatasi semua itu.

“Pa, kita jual cincin kawin kita ya!”Demikian si-istri berkata kepada suaminya. “Dijual buat apa?”, Balas tanya suaminya. “Ya, buat beli tiket dan ikut KKR Manado lah.”Maka suaminya pun terdiam.Dikedalaman batinnya keluar suara ratapan yang memilukan.Beginikah jadinya kalau ikut Tuhan?Orang-orang diperintahkan Tuhan membeli cincin kawin, sementara kami harus menjual cincin kawin untuk sekedar membeli tiket pesawat?

Dalam keadaan hati yang memilukan maka cincin kawin itu pun dilepas.Dibawa kepada penjual dan pembeli emas.Inilah sesuatu yang tak mudah dihadapi oleh banyak orang beriman.Allah sangat kaya di sorga tetapi tak jarang DIA membuat ujian melepaskan segala hal dalam hidupmu.Allah ingin setiap orang yang ingin menjadi abdi-Nya memiliki tingkat berserah dan bergantung kepada-Nya.Apakah anda sudah mencapai dimensi ini dalam mengikuti Tuhan?

Menjual cincin kawin demi membeli tiket pesawat guna mengikuti KKR yang bergerak dalam pimpinan Tuhan! Oh ini merupakan hal yang tergila yang pernah dibuat dalam tindakan iman. Ikut Tuhan sampai tahap habis-habisan.Ini merupakan tindakan paling adil dalam kehidupan.Sebab banyak orang telah habis-habisan untuk perbuatan dosa hidupnya.Sementara untuk Tuhan, mereka berhitungan.

Berbahagialah orang yang ikut Tuhan dengan segenap hati, segenap kekuatan dan akal budinya, sebab Tuhan tidak akan pernah mempermalukan hidupmu. Tuhan Maha Besar dalam semua perbuatan tangan-Nya.Taruhlah pengharapan hidupmu hanya kepada Dia yaitu Yesus Kristus – Juru Selamat Dunia.Dialah terang hidup ini.Dialah yang sanggup menjamin kehidupan. Dia juga yang telah menyatakan sorga dalam jaminan Firman-Nya, “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)

Tuhan tidak pernah berhutang.Sepasang suami istri ini telah berhasil menjual cincin kawinnya.Mereka telah mendapatkan uang untuk membeli tiket pesawat untuk ikut dalam KKR Manado ini. Tetapi Tuhan tahu akan keluhan hati mereka. Tuhan tahu akan kesedihan hati mereka. Oleh pembeli cincin kawin itu maka Tuhan mencerahkan hati mereka.Sebab pembeli cincin kawin itu mengembalikan cincin kawin mereka. Inilah cara Tuhan yang sulit dipahami oleh kebanyakan orang. Cara dan jalan Tuhan hanya dapat dimengerti oleh mereka yang telah mengalami tuntunan-Nya secara pribadi.Sebab Tuhan adalah Allah yang hidup maka Dia Berjaya dalam kehidupan ini.Sorga kehidupan itu ada dan masih nyata hari ini.Haleluyah.

Pria inilah yang hari ini masih tinggal setia dalam pelayanan saya ketika semua orang pergi meninggalkan saya dengan alasan-alasan rohani yang saya tidak mengerti sampai hari ini.Terlebih kepada sekelompok wanita pengerja yang telah menerima wasiat almarhumah istri saya, hari ini tiada_Mereka telah undur dan seakan-akan semua pesan wasiat itu telah jatuh pada tanah hati yang berbatu.

Tuhan lalu memerintahkan saya untuk menetapkan pria ini menjadi coordinator pelayanan saya di Jakarta. Genaplah hari ini akan Firman yang Tuhan Yesus perkatakan, “Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir." (Matius 20:16)

Sekalipun dalam keterbatasan fisiknya karena mendapat serangan sakit pada punggungnya sehingga membuatnya kesulitan dalam berjalan, pria ini tetap setia melayani Tuhan.Bahkan dalam suatu perjalanan pelayanan undangan dari Gereja Anglikan Malaysia, Roh Kudus memerintahkan saya untuk membawanya turut serta.Dalam keterbatasannya justru Tuhan semakin dipermuliakan.Dia telah melihat Tuhan Yesus begitu agung dan dahsyat-Nya dalam KKR Anglikan Church Malaysia ini.Dia terpesona karena pada waktunya, tanpa keluar uang sepeserpun lagi, Tuhan telah menerbangkannya keluar negeri.Dia menikmati semua kesetiaan hidupnya dalam mengiring dan melayani Tuhan Yesus.

Kepercayaan merupakan bagian terpenting dalam melayani.Tanpa unsur kepercayaan sebaiknya, anda menguji lagi keinginan hatimu untuk melayani Tuhan di gereja.Sebab orang yang tidak sungguh hati dan mendukakan Roh Kudus Tuhan layak merenungkan pesan-Nya ini, “Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." (Ibrani 10:38)

Dalam setiap pelayanan pasti akan ada badai dan goncangan. Tuhan Yesus sendiri telah membuktikan-Nya sejak kelahiran-Nya, “Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah.Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.” (Matius 2:16)Bahkan saat menjelang kematian-Nya, Tuhan Yesus masih melihat semua perkara dibalik bagian terpenting itu yaitu kepercayaan (Iman) diantara mereka yang ingin melayani Tuhan, “Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi."Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.” (Matius 26:56). Kenali Tuhan. Kenali Panggilan Tuhan dalam hidupmu.

Pelayanan bukanlah suatu paksaan.Pelayanan bukanlah suatu perlombaan dan ambisi.Pelayanan adalah panggilan Tuhan.Setiap orang yang siap melayani, haruslah siap untuk diuji. Semua orang yang terpanggil haruslah masuk dapur perapian untuk mencapai tingkat kemurnian yang cukup dengan label sorgawi yaitu setia.Tuhan mengasihi generasi yang rendah hati.Generasi yang siap berbalik arah dari semua kekeliruan rohani yang diperbuatnya.

Oleh karena kelahiran Yesus Kristus di dunia ini, kita beroleh anugerah sorga kehidupan.Berbaliklah kepada Tuhan.Raih kembali panggilan hidupmu. “bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang. Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."(Matius 4:16; Yohanes 8:12). Amin

NOVEMBER 2015

PDF

MEMASUKI KEBENARAN TUHAN (Part 2)

Edisi bulan Oktober 2015 kita telah belajar tentang hidup dalam provokasi negatif hanya akan membuat hidup kita terpenjara. Persoalan hidup tidak akan selesai, sementara pengharapan hidup akan pupus seiring apa yang kita lihat yaitu mujizat dan keberhasilan hidup orang lain. Tidak semua hal baik yang kita lihat dan kita dengar bisa menjadi berkat. Hal ini dikarenakan dasar hati yang sudah diracuni oleh perkataan-perkataan kegagalan, keputusasaan bahkan cibiran hanya akan menghasilkan kehancuran. Apapun yang yang datang dibalik hati yang pahit akan selalu menghasilkan hal-hal yang pahit.

Kitab suci mengajarkan kepada kita melalui apa yang tertulis dalam Efesus 4:31, “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.” Bahwa kita harus membuang kepahitan hidup.Tetapi siapakah yang dapat menuntun anda untuk melakukan hal yang diperintahkan Tuhan itu?

Sementara banyak orang rohani terkurung dalam keegoisan yang datang lewat ilah-ilah akhir zaman yaitu pesta pora, mabok kesenangan dunia dan mencari keuntungan dibalik hal-hal rohani. Jadi dalam kehidupan rohani ini pada akhirnya orang-orang hanya akan berenang menuju suatu muara yang disebut kekecewaan.Sedemikian giatnya anda melakukan semua perintah dibalik propaganda rohani yang pada akhirnya akan tersingkap bahwa apa yang Tuhan Yesus nyatakan benar-benar ada dan terjadi, “Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta.Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang." (Matius 15:14)

Selama masih ada kesempatan, selama Roh Kudus masih memperdengarkan peringatan-peringatan-Nya dan selama persoalan hidupmu masih keliling padang gurun, ada baiknya anda mulai menenangkan diri. Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.Temukan mata air kehidupan itu.Minum dan beristirahatlah yang cukup.Tidurlah dalam hadirat-Nya.Terjagalah dalam mujizat, berkat dan penyediaan Allah yang luar biasa.

"Sebab itu, sesungguhnya, Aku ini akan membujuk dia, dan membawa dia ke padang gurun, dan berbicara menenangkan hatinya.Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman",Aku akan bergirang karena mereka untuk berbuat baik kepada mereka dan Aku akan membuat mereka tumbuh di negeri ini dengan kesetiaan, dengan segenap hati-Ku dan dengan segenap jiwa-Ku.” (Hosea 2:13,Ibrani 3:15, Yeremia 32:41)

 

HIDUP ANDA UNTUK MENIKMATI MUJIZAT ALLAH.

“Responnya sangat tidak enak!Jawabannya serba tidak bisa.Seakan-akan semua aturan dalam sekolah itu sudah tertulis dan harga mati. Saya sangat kecewa dengan respon kepala sekolah itu.” Demikian komentar dan cerita Ibu Angel kepada saya selepas meminta formulir kebijakan dari sebuah sekolah misi Kristen di Jakarta.

Saya tersenyum melihat air muka ibu Angel yang nampak cemberut.Seakan-akan hal tersebut sangat menganggu hatinya.Ya sudahlah, kita berdoa dan biarkan tangan Tuhan yang atur semuanya, “demikian nasehat dan perkataan saya untuk menenangkan hatinya.Sebab kepada orang-orang yang sedang gusar hati sebaiknya kita sedikit bicara.Semua perkataan sebaiknya diarahkan kepada Tuhan.

“Tuhkan, berbeda jauh dengan kepala sekolah SMA.Seraya membentangkan formulir untuk penerimaan siswa yang berwarna biru, Ibu Angel kembali menyatakan bahwa ketidakpuasannya atas pertemuannya dengan kepala sekolah smpk tersebut. Saya bingung dalam suatu yayasan sekolah yang sama kok bisa ya ada perbedaan yang sangat mencolok seperti itu. Kembali saya tersenyum melihat dua rasa pada wajah ibu Angel.Saya serasa gula dan satunya lagi serasa garam yang asin. “Jelaslah berbeda karena kepala sekolah juga manusia dan kalau semua orang sama ya seperti robot dong,”komentar saya sambil tertawa.

Di dalam batin saya sendiri dapat merasakan bahwa Tuhan ingin melakukan sesuatu.Tuhan Yesus yang saya sembah adalah Tuhan yang sanggup membuat singa-singa menutup mulutnya.Tuhan yang selalu mengadakan mujizat.Terutama mujizat kasih dan kemurahan bagi orang-orang yang mengasihi-Nya.

Putri saya merupakan seorang anak Tuhan yang sejak dalam kandungan sudah beroleh kemurahan Bapa. Sejak lahir sudah dibekali dengan baju-baju pemberian Tuhan sampai usia setahun. Bahkan saya masih ingat perhiasan-perhiasan dari pemberian orang-orang yang mengasihi Tuhan telah mendadani putri kecil saya sejak lahir.Namanya saja Rehuel yang berarti Sahabat Allah. Sebuah nama pemberian langsung dari Roh Kudus sejak putri saya dalam kandungan mamanya.

Selepas pelayanan Bandung, saya pulang dalam keadaan sakit.Sepanjang malam sulit tidur sehingga berakibat pada stamina tubuh saya jadi lemah.Ibu Angel bahkan berkomentar, “Pak, matanya kok jadi kuning?Bapak kurang sehat ya?”Hal ini sangat wajar karena kondisi tubuh saya yang semalaman tidak bisa tidur itu telah menjadi sangat lemah.Namun Roh Kudus justru berbisik, “Nak, pergilah mandi dan segeralah menemui kepala sekolah tersebut untuk meminta formulir itu.Katakan kepadanya bahwa engkau adalah hamba-Ku.”

Selepas saya mandi pada pukul 10 pagi itu, mata saya yang semula kuning itu telah berubah menjadi merah.Mungkin anda masih ingat bulan merah darah yang beberapa kali muncul dalam kalender Yahudi?Ya semerah itu.Selepas mandi saya telah berpakaian rapi.Tetapi kembali Roh Kudus berkata, “Pakailah baju hamba-Ku!’Saya tersenyum geli karena berpakaian saja masih Tuhan urusi.Saya segera meraih sebuah baju pendeta berdasi putih, baju pendeta yang biasanya dipakai pada masa dahulu.

“Nak, pakailah juga jas untuk bagian luarnya.” Kembali Roh Kudus memberikan perintah dengan cara halus. Saya kali ini harus menjawab, “Tuhan, ini kan siang hari?Pastilah sangat panas dan apakah cocok pake jas?”Dalam keheningan yang indah itu kembali Roh Kudus menjawab lembut, “Engkau adalah hamba-Ku.”

Penasaran dengan semuanya ini maka saya coba bercermin.Ya ampun, ada satu sosok berbaju hitam-hitam dan matanya merah darah.Inikah yang namanya Pendeta vampire generasi akhir zaman.Hahaha…saya tertawa geli sendiri.Maka berangkatlah saya ke sekolah.

Entahkah karena sosok Pendeta vampire dengan mata merah darah ataukah Tuhan telah melunakkan hati dari kepala sekolah tersebut maka saya merasakan bahwa kepala sekolah smpk tersebut sangatlah baik.Semuanya dipermudah.Semuanya diberkati Tuhan.Pada akhirnya Rehuel dan Richie beroleh kemurahan Tuhan dengan biaya masuk sekolah sangat banyak sekali keringanannya.Sangat tidak masuk akal bila anda menghitungnya. Silahkan anda hubungi Ibu Angel dan dengar sendiri cerita detailnya…anda akan memahami-Nya bahwa masih ada kesempatan bagi anda dan keluarga untuk menikmati Mujizat Allah yang luar biasa itu.

 

MEMASUKI KEBENARAN TUHAN = MASUK DALAM PEMBAHARUAN

“Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem.  Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya.Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"

Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.  Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu." Akan tetapi ia menjawab mereka: "Orang yang telah menyembuhkan aku, dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu dan berjalanlah." Mereka bertanya kepadanya: "Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah tilammu dan berjalanlah?" Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu. Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia.

Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.  Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak..(Yohanes5:1-19)

Hal yang kontradiksi ada bila anda baca pesan Tuhan dalam catatan Injil Yohanes 5:1-19 bahwa ada seorang pria lumpuh yang sudah menderita sakit selama tiga puluh delapan (38) tahun di Kolam Bethesda. Kata “Bethesda” berasal dari bahasa Aram. “Beth“ artinya rumah dan “Hesda” artinya anugerah. Jadi secara harafiah, Bethesda berarti rumah anugerah.

Ternyata pada rumah anugerah pun, ada banyak orang sakit dan kehilangan pengharapan hidup mereka.Tentu saja hal ini semakin berat karena anugerah yang sewaktu-waktu tercurah hanya bisa menolong satu orang saja.  Perebutan dibalik semua yang dunia ini berikan, hanya akan membuat hidup anda menderita dalam penantian yang panjang dan pada akhirnya bermuara pada kekecewaan hidup.

Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup.Dia berjalan melewati semua batas dan aturan rohani yang membelenggu.Tindakan kasih-Nya adalah mujizat yang membahagiakan. Sekarang marilah kita masuk lebih dekat melalui cerita kitab suci Yohanes 5:1-19 ini untuk beroleh pencerahan pada sisi yang kedua yaitu:

2.  Mengandalkan Kekuatan manusia – hasilnya terbatas

Bila anda coba memahami Tuhan dengan kebiasaan-kebiasaan-Nya yang sangat terpuji untuk kita pelajari maka anda akan menemukan bahwa Tuhan tidak pernah memaksa. Perjumpaan dengan Tuhan selalu berbuahkan kepada hati yang terbuka.Tuhan menghendaki kerelaan hati kita sendiri untuk meresponi kehendak-Nya.

Perhatikan percakapan Tuhan Yesus dengan pria lumpuh berusia 38 tahun itu, “Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"Kembali kita dapat melihat dengan jelas bahwa Tuhan Yesus memberikan penawaran kasih.Tuhan memiliki banyak belaskasihan kepada umat-Nya. Tuhan tahu apa yang kita perlu. Tuhan selalu mencari kesempatan untuk menjumpai anda, keluarga anda bahkan orang-orang yang berharap kepada-Nya.

Lihatlah apa yang tertulis sesudah itu, “Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku."Jawaban pria lumpuh 38 delapan tahun ini adalah jawaban yang didasarkan kepada kekuatan manusiawinya.Jawaban itu bersumber dari kekuatan manusia yang tidak memperoleh apapun.Selama bertahun-tahun pria lumpuh ini mengandalkan hal tersebut dan pada akhirnya kekecewaan mendera hidupnya.

Ungkapan kekecewaan pria lumpuh itu keluar dengan lantang.Suatu bentuk kefrustasian hidup. Bukankah hari ini di gereja Tuhan juga banyak terjadi hal yang sama? Kita membanding-bandingkan hidup kita?Kita mengekspose semua masa lalu kita, seakan-akan Tuhan tidak perduli? Kita selalu menyatakan bahwa hidup kita kurang beruntung dibandingkan orang lain?

Sejak dulu, sejak Tuhan memanggil saya memasuki panggilan kehendakNya, saya telah melihat ada dua sisi dalam kehidupan rohani.Sisi umum dan sisi khusus.Ada banyak orang mengandalkan kekuatannya sendiri, mereka mendesak masuk lewat sisi umum ini. Tepatlah apa yang Tuhan Yesus nyatakan, “karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya." (Matius 7:14)

Pria lumpuh ini telah menantikan dalam waktu yang begitu lama melalui pintu sisi umum yaitu pintu yang dikejar oleh banyak orang.Sementara kita tahu dengan pasti bahwa kekuatan manusiawi kita dalam hidup ini seringkali mengecewakan. Lihatlah apa yang ada dalam persoalan keluarga? Ada banyak orang kecewa kepada orang tua mereka dan mempertanyakan kodratinya mengapa harus terlahir dari orang tua yang seperti itu?Kenapa dulu mau kawin dengan orang ini?Akan ada banyak keluhan dan kekecewaan yang tidak memiliki jawaban dan jalan keluarnya saudaraku.

Saya telah melihat banyak penderitaan pada umat Tuhan.Saya telah melayani banyak konseling yang bahkan membuat saya juga seringkali ikut mencucurkan air mata.Sementara dalam keluhan-keluhan umat Tuhan, saya sendiri sering terpojokkan.Sebab pada posisi dan pihak Tuhan saya harus berpijak.Sementara semua keputusan Tuhan tidak ada andil saya didalamnya.Semuanya murni adalah kedaulatan Tuhan.Saya hanyalah penyambung lidah.Saya hanyalah seorang hamba Tuhan yang dipercayakan dalam kehidupan ini.

Meskipun saya telah melihat banyak mujizat lewat pelayanan yang Tuhan percayakan tetapi tidak dapat saya pungkiri bahwa ada banyak sekali hal-hal pada umat Tuhan yang belum terselesaikan.Bahkan saya juga merasakan suatu keanehan dalam hidup ini.Dalam sisi yang sangat rumit, justru mujizat terjadi. Sementara dalam sisi yang masih pada ambang batas kewajaran manusia, justru sebagian orang berkutat dengan hati mereka yang keras,  tidak mau mengalah, lebih suka mengenggam rasa egoisnya, membiarkan dirinya terbelenggu dalam penjara kekecewaan dan hidup sesuka hatinya.

Jadi perkara rumit ataupun perkara kecil, ada sisi manusiawi yang mempengaruhi kedaulatan Tuhan didalamnya. Saya menyimpulkan segala sesuatu itu bahwa setiap orang yang pada akhirnya tersudutkan dan tidak ada lagi alasan untuk “pembenaran dirinya” maka saat-saat seperti itu, Roh Kudus lebih mudah mencurahkan karunia iman. Kuasa Roh juga dengan mudah membuat iman tersebut berbuah mujizat dalam kehidupan setiap orang yang dalam kesesakan hidup itu.

Bila kita memperhatikan pertemuan Tuhan Yesus dengan pria lumpuh itu maka kita dapatlah menarik suatu pelajaran penting bahwa Tuhan Yesus merupakan sumber solusi dan jawaban dalam hidup ini. Perhatikan dengan cermat apa yang tertulis berikut ini, “Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan.”

Firman yang keluar dari Perkataan Tuhan Yesus disertai iman.Apapun persoalan masa lalu hidup kita dapat terselesaikan dalam sekejab ketika anugerah Tuhan tercurah.Suatu hal yang indah bila saya menggambarkannya kepada anda dalam dimensi yang sederhana bahwa setiap orang yang berjumpa pribadi dengan Tuhan Yesus pasti beroleh mujizat dan perubahan hidup.”

Pria lumpuh tersebut telah masuk pada sisi khusus dalam kehidupan ini yaitu kehidupan yang berjumpa pribadi dengan juru selamat dunia.Segala hal yang sia-sia dalam hidup itu telah terjawab.Tidak ada lagi kesakitan.Tidak ada lagi kelumpuhan.Tidak ada lagi perbandingan yang membuat hidup dalam frustasi dan keputusasaan.Semua telah terselesaikan.Satu pertanyaan dan pernyataan Tuhan Yesus adalah mujizat dalam kehidupan ini. Amin

OKTOBER 2015

PDF

MEMASUKI KEBENARAN TUHAN (Part 1)

Setelah tiga periode berturut-turut (Juli s/d September 2015) kita belajar melalui bulletin  “Cara Mencari Tuhan” maka pada kesempatan berbahagia ini, kita akan belajar tentang suatu peristiwa bagaimanakah hidup ini dalam ruang lingkup yang salah, penderitaan yang berkepanjangan dan apa yang terjadi ketika Tuhan Yesus datang dengan tiba-tiba di hidup anda.

Pelajaran penting untuk kita pahami bahwa memasuki kebenaran Tuhan sama dengan artinya memasuki kehidupan dengan pembaharuan. Sesuatu yang telah diperbaharui akan bernilai lebih tinggi, lebih lengkap dan lebih berharga. Pembaharuan yang didasarkan oleh iman akan membawa anda mencapai suatu terobosan. Sesuatu yang baru telah datang dan yang lama telah berlalu.Sesuatu yang bahkan tidak terlintas dihati, belum sempat anda pikirkan dan mungkin saja sudah lama anda mimpikan, hari ini telah TUHAN sediakan, oleh karena anda sangat mengasihiNya.

Pengkhotbah 1:9berkata, “Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.” Saya ingin mengajak para pembaca untuk bernostalgia dan mengambil sedikit waktu untuk merefleksikan lagi apa yang pernah kita alami. Duduklah dengan santai, tenangkan diri dan ijinkan Roh Kudus mengatur slide kehidupan kita sehingga dengan mudah kita bisa berkaca dibalik kehidupan masa lalu kita.

Seringkali kita diberikan pemahaman bahwa orang bijak lahir karena pengalaman.Pengalaman yang terbaik seringkali datang lewat kegagalan.Orang sukses bukan berarti orang yang tidak pernah gagal.Orang sukses adalah orang yang tidak pernah berhenti mencoba ketika kegagalan menderanya.Lebih tepatnya lagi orang sukses adalah orang yang mau belajar dibalik kegagalan dan memperbaharui semua area kegagalan itu untuk mencapai prestasi/penghargaan/tuaian yang terbaik.

Sekarang saudaraku! Marilah kita berpegang lebih dahulu kepada pedoman bahwa kita mau belajar hidup takut akan Tuhan, menjauhi kejahatan, ingin mencapai kehidupan berkeluarga yang bahagia dan jadi berkat bagi sesama. Pedoman ini akan membuat hati kita tetap kepada kemurnian sehingga semua hal akan nampak jelas dan akan semakin jelas ketika anda membaca pesan Tuhan lewat bulletin ini.“Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.” (Matius 10:26) 

 

HIDUP ANDA UNTUK KEMULIAAN.

Seorang dari anggota jemaat setia dari Father’s Miracle Bandung berkomentar, “Pastor Djohan dan Ibu Angel tidak usah urusin lagilah. Hal itu kan terjadi diluar gereja. Saya sendiri merasa iri atas perhatian yang Pak Djohan dan Ibu Angel beri ini.Urusan itu saya pandang terlalu kecil.Sementara saya_dibalik kehidupan rohani masa lalu saya, persoalan saya sendiri jauh lebih besar tetapi tidak ada pembimbing rohani yang mau urusin.Saya benar-benar iri pada kesempatan ini.Saya benar-benar iri sekaligus kagum.

Semua perasaan itu muncul karena adanya suatu perbandingan. Selama orang-orang rohani belum memiliki perbandingan maka akan lebih sulit untuk menemukan takaran antara “yang baik versus yang buruk.” Perbandingan itulah yang merupakan dua pengalaman rohani yang bisa dijadikan suatu penilaian.Anda dapat menilai dua sisi sekaligus pada kesempatan, waktu dan dimensi yang berbeda.Dalam moment inilah biasanya orang-orang rohani menemukan TUHAN. Mereka menemukan komunitas, pembimbing rohani (mentor) dan pembaharuan hidup yang terindah sepanjang hidupnya.

Saya secara pribadi juga terkejut dengan apa yang terjadi dikalangan komunitas jemaat Father’s Miracle. Beberapa bulan sebelum kejadian, saya telah pesankan kepada Ibu Angel bahwa Tuhan telah menunjukkan sesuatu kepada saya.Secara nyata, dikedalaman batin saya, Roh Kudus memberikan gambaran dari pengalaman rohani masa lalu dan oleh kuasa Roh dibandingkan dengan hari ini.Hasilnya?Saya berikan peringatan kepada Ibu Angel dan semua hal tersebut benar-benar terjadi.Ibu Angel dapat terluput dan memenangkan perkara-perkara yang tidak terpuji ini, yang terjadi di antara jemaat Father’s Miracle Bandung.

Diantara banyak hal yang Roh Kudus nyatakan itu, ada suatu kesamaan yang sangat menyedihkan untuk diceritakan. Di masa lalu rohani saya mendengar apa yang disebut sebagai nazar untuk setia di gereja Tuhan. Di saat sekarang ini_di era Father’s Miracle saya juga mendengar istilah “perhentian terakhir”.Dalam segala perkara yang terjadi, satu kesimpulan yang ada bahwa manusia rohani tidaklah boleh sembarang berjanji dan bersumpah. Sebab semua itu hanya akan nampak menjadi “konyol” ketika keadaan yang terjadi bertolak belakang dengan nazar ataupun sumpah rohaninya. Terlebih lagi ketika saya mendengar cerita-cerita tentang kebohongan, fitnah dan perkataan-perkataan yang meleter dan sangat memalukan untuk dituliskan dari mereka yang melakukannya ini.

Lewat semua perkara yang saya anggap sebagai “ujian api” bahwa semua energy yang kita miliki hanyalah untuk fokus kepada kemuliaan Tuhan. Semua hal yang tidak ada faedahnya, semua hal yang tidak memuliakan Tuhan dan ketika anda diberikan otoritas penuh dalam kehidupan ini untuk memilih…pilihlah semua hal yang berkiblat kepada Kemuliaan Nama.Bergaullah dengan orang-orang yang tulus, murni dan benar-benar cinta kepada Tuhan kita Yesus Kristus.

 

MEMASUKI KEBENARAN TUHAN = MASUK DALAM PEMBAHARUAN

“Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem.  Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya.Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"

Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.  Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu." Akan tetapi ia menjawab mereka: "Orang yang telah menyembuhkan aku, dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu dan berjalanlah." Mereka bertanya kepadanya: "Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah tilammu dan berjalanlah?" Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu. Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia.

Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.  Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak..(Yohanes5:1-19)

 

Kata “Bethesda” berasal dari bahasa Aram. “Beth“ artinya rumah dan “Hesda” artinya anugerah. Jadi secara harafiah, Bethesda berarti rumah anugerah.Lokasinya berada di Kota Yerusalem, dekat Pintu Gerbang Domba dan Menara Antonia. Kolam Bethesda berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 360 kaki, lebar 130 kaki dan dalam 75 kaki (1 Kaki = 0,3048 meter), dan terletak sekitar 40 kaki di bawah tanah.

Bentuknya bukan seperti kolam, tapi lebih terlihat seperti sumur.Dikelilingi serambi serambi pada keempat sisinya dan serambi kelima berada pada tempat yang terpisah. Ini menguatkan pernyataan Yohanes yang menggambarkan kolam ini memiliki lima serambi. Secara geografis, lokasinya di sebelah utara Bait Suci, tidak jauh dari Gerbang Domba yang diperbaiki oleh Nehemia (Nehemia 3:1; Yohanes 5:2). Dahulu pada masa Kristus kolam ini terletak di luar tembok utara kota dekat gerbang domba.

Saya hanya mengutip sekilas tentang Kolam Bethesda yang merupakan tempat  terjadinya cerita yang sangat menarik ini. Oleh karena itu, dalam tulisan pesan Tuhan ini ada beberapa bagian merupakan pesan penting sehubungan dengan pergaulan hidup rohani.Sementara beberapa bagian lainnya merupakan suatu tindakan dan keputusan anda sendiri dalam memilih. Marilah kita masuk lebih dekat melalui cerita kitab suci Yohanes 5:1-19 ini:

1.  Hidup dalam dunia yang penuh provokasi negatif

Dalam cerita menarik ini ada seorang pria yang sudah menderita sakit lumpuh selama 38 (tiga puluh delapan tahun).Alkitab tidak menjelaskan berapakah banyaknya orang-orang sakit yang mengitar kolam Bethesda ini tetapi saya dan anda_para pembaca sekalian pasti sepakat bahwa dalam perkara mujizat kesembuhan…pasti bicara banyak orang.Kumpulan orang banyak yang mengharapkan mujizat kesembuhan di kolam Bethesda itu.

Pada zaman Yesus, kolam Bethesda ini menjadi lokasi praktek penyembuhan oleh malaikat yang mengoncang-goncangkan air. Tapi ada pihak yang menyebut malaikat yang menggoncangkan kolam adalah malaikat kegelapan Asclepius atau Nehusta (sumber: berbagai artikel rohani). Sekali lagi kitab suci kembali tidak menuliskan dengan jelas dan menyatakan siapakah malaikat penyembuh yang sewaktu-waktu turun ke kolam itu.Bagi para pemburu kebenaran, silahkan anda mencari tahunya bila anda rasakan hal itu perlu.Sementara saya ingin mengajak para pembaca yang budiman untuk masuk kedalam pemahaman yang lebih sederhana untuk mendapat faedah dibalik cerita yang menarik ini.

Satu kesimpulan yang harus kita pegang bersama bahwa pria lumpuh itu mengharapkan mujizat. Saya menyakini hal yang sama bahwa mujizat juga dibutuhkan oleh semua orang. Fokus pada mujizat atau pertolongan Tuhan ini akan membukakan banyak hal kepada kita. Tentulah hal-hal yang sangat penting untuk diuji.Hal-hal yang perlu dikoreksi.Mari kita berkaca pada semua keadaaan yang ada disekitar kita.

Seringkali hidup kita dibenturkan oleh pendapat, opini bahkan nasehat-nasehat rohani di sekitar kita. Pria lumpuh ini tentulah telah menerima  provokasi negatif selama bertahun-tahun. Orang-orang di sekitar hidupnya telah menanamkan semangat yang salah arah.Kekuatan manusia yang mendasari hidup pria lumpuh ini telah berbuah keputusasaan. Perhatikan jawaban pria lumpuh itu pada catatan ayat berikut ini, “Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?" Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." (ayat 6 dan 7)

Pria lumpuh ini adalah pria rohani (Israel) yang hidupnya menjauh dari Tuhan.Seorang pribadi yang telah terhanyut dalam kehidupan karena tekanan sakit penyakit dan keputusasaan.Semua hal diukur kepada kekuatan manusia.Semua hal hanya terfokus kepada manusia.Tidak ada seorang pun yang memperkenalkan kabar baik tentang TUHAN kepadanya.Semua hal dalam hidupnya adalah pusaran provokasi negatif yang membuat hidupnya semakin hari semakin hancur.

Tidak ada ubahnya hidup banyak orang Kristen hari ini.Sementara Tuhan berdaulat lewat kebenaran FirmanNya tetapi banyak orang Kristen membuat segala sesuatu menjadi kusut. Sementara dibalik kekusutan dan kehancuran hidup itu, mereka mulai mempertanyakan bahkan mempersalahkan Tuhan! Hal ini dimulai dari keadaan hati anda, ketika hati anda ditaburkan provokasi-provokasi negatif dan mengadopsi cara berpikir “kegagalan dan keputusasaan” maka hidup anda sebenarnya sudah hancur saat itu.

Saya ingin mengingatkan kepada anda_para pembaca yang cinta Tuhan agar hidup anda jangan berada pada lingkungan para provokator rohani yang negatif.Anda memang mau masuk kedalam kebenaran Tuhan tetapi semua pintu telah tertutup ketika anda membuka hati untuk bergaul dengan para provokator rohani yang kerjanya hanya menjual berita-berita negatif.Ijinkan saya memperkenalkan bapa dari para provokator rohani yang mengerikan itu sesuai yang dipesankan Tuhan Yesus, “Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku?Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku.Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu.Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”(Yohanes 8:43-44)

Kemerdekaan hidup hanya bisa anda peroleh ketika anda belajar untuk fokus kepada Tuhan.Menempatkan tindakan kasih sebagai tindakan sehari-hari.Menjaga hatimu dengan kemurnian yang sepadan dengan pikiran dan perasaan Kristus.Mengekang lidahmu untuk tidak berbicara negatif tentang apapun juga supaya anda terjebak masuk pada arus menghakimi.

Tidak akan pernah habis-habisnya saya mengingatkan kepada anda_para pembaca yang budiman agar anda bergaul dengan orang-orang yang anda kenal asal usulnya. Supaya semua hal menjadi jelas tanpa ada hal-hal ganjil dan misterius dalam ruang lingkup pergaulan rohani yang anda saat ini.Bila anda menemukan…saya berdoa agar Tuhan memberikannya secara tepat kepada anda bahwa para pembimbing rohani (mentor) yang anda miliki saat ini adalah orang-orang yang anda kenal bobot, bibit dan bebetnya.Bahkan anda beroleh kesempatan menyaksikan secara langsung tindakan-tindakan kasih, perbuatan-perbuatan terpuji yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-harinya.

Janganlah lagi ijinkan propaganda rohani membius hati anda.Sebaiknya kiblat kepada kesederhanaan Tuhan Yesus yang mengisi relung hati anda. Supaya anda memiliki hati yang juga sederhana seperti Tuhan Yesus, yang pada waktunya anda akan menemukan muara sungai kehidupan yang berisikan ketulusan hidup dan kerendahan hati.

 

Sebagai bahan perenungkan di akhir bagian pertama ini…..

ü"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.” (1 Korintus 10:23) 

ü“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Korintus 15:33) 

ü“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mazmur 1:1-3)

 

 

 

=BERSAMBUNG  =

SEPTEMBER 2015

PDF

CARA MENCARI TUHAN(Part 3)

Apa yang anda baca dalam tulisan bulan Agustus 2015 – bulan lalu, telah mengajarkan kepada kita semua bahwa sangatlah penting memiliki impartasi kehidupan yang benar, murni dan keteladanan dari seorang pembimbing rohani. Anda harus melihat, menyelami dan mencapai Tuhan melalui pembimbing rohani anda, dengan cara hidup bergaul seperti keluarga. Akan ada dunia yang mempesona ketika anda telah menemukannya.Sebab orang-orang yang bersemangat dalam Tuhan adalah orang-orang yang hidupnya dalam pimpinan Tuhan dan selalu menjadi Injil Kristus yang terbuka.Apapun kesaksian kehidupannya, selalu ada berkat yang luar biasa setiap kali anda mendengarnya.

Memperlengkapi apa yang anda akan baca pada bulletin edisi September ini, sangatlah baik apabila anda menyempatkan diri untuk membaca edisi bulan Juli dan Agustus 2015 – bulan sebelumnya. Dalam tiga bagian mencari Tuhan ini, semua tulisan ini memiliki yang mendalam supaya anda tidak keliru, salah jalan dan kecewa di masa yang akan datang. Segala sesuatu yang anda tabur hari ini, akan anda tuai di masa depan. Apa yang telah terjadi di masa lalu, masih ada kesempatan memperbaikinya hari ini supaya masa depan sungguh ada dan kebahagiaan yang anda peroleh bisa berlipat kali ganda.

Simaklah semua tulisan ini dengan teliti sambil anda bercermin dan mengkoreksi kehidupan pribadimu ataupun kehidupan berkeluargamu.Doa-doa saya selalu menyertai semua pembaca yang berbahagia.Haleluyah.

 

PERLINDUNGAN TUHAN ITU SANGATLAH NYATA.

Sabtu pagi di akhir Minggu Agustus itu, saya disibukkan dengan kegiatan memasak mie buatan sendiri.Ada banyak jemaat Father’s Miracle telah menikmati hidangan bakmi buatan saya ini.Mereka menyukainya.Bahkan ada yang berkomentar, “Pak, ini bakmi sangat enak.Sudah bisa buka restoran sendiri.”Saya tersenyum penuh sukacita mendengarkan ketulusan dari perkataan keluarga besar Father’s Miracle ini.

Tuhan telah memberikan kepada saya suatu aliran talenta dari almarhumah mama.Beliau sangat mahir dalam memasak.Semua barang-barang dapur jadi enak di tangan mama.Semua hal, terasa enak bila sudah terhidang dari masakan mama.Tetapi bila anda bertanya resepnya? Maka anda akan dibuat mama pusing tujuh keliling. Hahaha…inilah ciri khas mama yang kemudian menurun kepada saya. Kepandaian masak yang otodidak (masa memakai kemampuan naluri) sehingga tidak akan pernah bisa anda tiru sebab tidak ada patokan, ukuran ataupun resepnya.

Saya memasak bakmi cukup banyak.Sebab hari ini ada kegiatan Youth Father’s Miracle untuk latihan di studio music dalam rangka persiapan KKR Jakarta bulan November 2015 nanti.Belum lagi janji kami untuk keluarga dalam Tuhan.Singkat cerita semua masakan bakmi dengan bantuan Ibu Angel, sudah rapi dan siap delivery pagi itu.

Saya memacu mobil hendak mengantar anak-anak berikut Ibu Angel dan anaknya untuk ke studio music yang berlokasi di area Holis Bandung. Siapa yang dapat menyangka apa yang sewaktu-waktu dapat terjadi dalam hidup ini? Kita harus selalu waspada.Kita harus selalu berdoa.Meskipun secara rohani, kita sudah siap tetapi segala sesuatu masih saja bisa terjadi.

“Ngittttttt……suara rem dan tekanan ban motor.”Di Jalan Raya Soekarno Hatta, tepat selepas perempatan lampu merah Kopo, kami dari dalam mobil melihat pemandangan yang sangat mengejutkan. Lebih tepatnya sangat terkejuttt !!! Satu motor jarak satu meteran telah mengeram sementara motor dibelakang motor itu pun ikut mengerem. Salah satu motor itu tiba-tiba rebah didepan mobil saya dan menghilang. Saya telah menginjak rem mobil saya. Tetapi dalam hitungan detik, dikarena suara keras jatuhnya motor didepan mobil saya itu, massa (orang banyak) telah berdatangan dan berkerumunan disekeliling mobil saya.

Hitungan detik, kami yang ada dalam mobil saling berpandangan tanpa bicara. Lalu saya turun dari mobil hendak melihat motor yang terjatuh didepan mobil saya itu. Sesuatu yang sangat Illahi telah memenuhi saya pagi itu.Suatu urapan dari tempat yang maha tinggi telah memberi saya ketenangan yang luar biasa. Tangan kanan saya meraih seorang pengendara motor yang jatuh rebah di jalan tepat di depan moncong mobil saya. Sementara massa ikut mengangkat motornya yang berciuman dengan mobil saya.

“Mengapa anda bisa terjatuh?”Perkataan dan pertanyaan ini meluncur dengan lugas dari mulut saya.Ketika helm dibuka, ternyata itu adalah seorang anak muda.“Pak, maafkan saya. Saya rem dadakan karena motor didepan saya tadi tiba-tiba berhenti.”

“Bila bukan saya, mungkin anda sudah mati!”Demikian kalimat kedua yang keluar dari mulut saya. Satu bayangan kejadian terulang direlung batin saya, kalau bukan Tuhan  yang membuat kaki saya secara reflex menginjakkan rem mobil maka pria muda ini pastilah sudah tergilas mobil saya. “Iya pak, maafkan saya!Kembali perkataan anak muda itu memelas dengan wajah yang pucat.

Saya menepuk-nepuk bahunya seraya berkata, “Anda tidak apa-apa?”Pria itu melemparkan seutas senyum, ada nuansa berterima kasih karena saya telah mengerem dengan tepat sehingga nyawanya bisa selamat. “Saya tidak apa-apa pak. Terima kasih pak. Sekali lagi saya minta maaf ya pak.”

“Ya sudah.Kalau anda tidak apa-apa, kita pisah disini ya.Saya langsung jalan.”Kata saya seraya membalas senyumnya.“Iya pak.”Demikian pria itu menjawabnya. Sementara dari semua massa yang telah mengerumuni mobil saya itu, tidak ada satu pun kata dan kalimat yang terucap. Semua orang terdiam dan hanya bisa memandang. Saya memandang massa yang membawa motor pria muda itu menepi seraya diikuti pria muda itu.

Lalu saya masuk mobil dan meneruskan perjalanan pagi itu.Kami dalam mobil menaikkan ucapan syukur atas perlindungan Tuhan yang luar biasa ini.Sekarang kita tahu bahwa TUHAN ada dan melindungi kita semua.Amin.

 

3. PELAJARAN CINTA DALAM KEHIDUPAN

“Kidung agung dari Salomo.kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!  Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya. Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!  Memang hitam aku, tetapi cantik, hai puteri-puteri Yerusalem, seperti kemah orang Kedar, seperti tirai-tirai orang Salma.Janganlah kamu perhatikan bahwa aku hitam, karena terik matahari membakar aku.Putera-putera ibuku marah kepadaku, aku dijadikan mereka penjaga kebun-kebun anggur; kebun anggurku sendiri tak kujaga.Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Karena mengapa aku akan jadi serupa pengembara dekat kawanan-kawanan domba teman-temanmu?  —Jika engkau tak tahu, hai jelita di antara wanita, ikutilah jejak-jejak domba, dan gembalakanlah anak-anak kambingmu dekat perkemahan para gembala.(Kidung Agung 1:1-8)

 

Hal utama dalam mengikuti Tuhan adalah kesetiaan anda dalam menjaga hubungan pribadi yaitu hubungan kasih dengan Tuhan.Siapakah yang bisa berbuat melebihi orang-orang yang hidupnya selalu diwarnai cinta?Dunia ini tidak aka nada makna tanpa cinta. Dunia ini tidak akan pernah ada kedamaian bila tidak dilandasi kesadaran akan cinta. Rahasia kehidupan yang paling murni dan dimimpikan oleh semua orang.Harta terpendam dari dasar kedalaman batin yang paling kudus, itulah cinta.

Ijinkan saya menuliskan sedikit pemahaman yang berbeda dalam bahasa asing untuk kata “cinta atau kasih” ini. Dalam bahasa Inggris mempunyai kata kerja Love (kasih, cinta, suka) dan Like (suka). Jadi ada perbedaan antara Love dan Like. Sementara dalam bahasa Indonesia sendiri, kata “Kasih” diartikan sebagai perasaan sayang (cinta, suka kpd); beri, memberi. Jadi dalam bahasa Indonesia, kasih itu identik dengan memberi.Orang yang mengasihi pasti memberi, namun perlu kita pahami bahwa orang yang memberi belum tentu mengasihi.

Sementara dalam bahasa Yunani sendiri, ada 4 jenis dan tingkatan dari kasih;

1.    AGAPE(Kata benda αγαπαω - AGAPAÔ dengan kata kerjanya αγαπαν – AGAPAN), artinya kasih yang tanpa perhitungan dan tanpa peduli orang macam apa yang dikasihinya. Seringkali disebut dengan kasih yang walaupun. Kasih ini lebih dekat untuk menggambarkan kasih orang-orang yang memiliki Tuhan.

2.    PHILEÔ(Kata benda φιλεω, dengan kata kerjanya φιλειν – PHILEIN) berarti kasih sayang yang sejati antar sahabat dekat. Biasanya kasih ini tidak mempunyai hubungan darah. Kasih ini lebih kepada persahabatan.

3.    STORGÊ(Kata benda στοργη, dengan kata kerjanya STERGEIN) berarti kasih mesra dari orang tua kepada anaknya dan begitu juga sebaliknya.

4.    EROS, artinya kasih asmara antara pria dan wanita yang mengandung nafsu birahi. Kasih ini seringkali tidak terbendung ketika orang-orang hidup dalam masa remaja. Bahkan saat sudah berusia pun, mereka masih sering jatuh pada daya tarik kasih Eros ini sehingga kehidupan mereka selalu terikat pada pengejaran nafsu birahi.

Sedalam apa anda ingin mencapainya maka perlu anda pahami ke empat tingkatan kasih ini supaya jangan terjebak pada kasih yang melelahkan, kasih yang berakhir dengan kekecewaan. Kasih kepada Tuhan yang digambarkan dengan istilah Kasih Agape memberikan ruang lingkup hati yang lebih luas dalam menerapkan kasih dalam kehidupan.Untuk bisa mengasihi Tuhan haruslah dimulai dari pemahaman yang benar akan Firman Tuhan. Dalam hal ini anda membutuhkan mentor rohani yang harus anda kenal baik, bobot – bibit dan bebet kehidupannya.

Perseturuan setan dalam usahanya melawan TUHAN, telah berdampak kepada kita sebagai anak-anakNya.Setan berusaha menghancurkan kehidupan anak-anak Tuhan.Oleh karena itu, anda haruslah dapat menemukan orang-orang yang diurapiNya dengan standard kemurnian hidup yang benar (hidupnya tidak ada kepalsuan, keluarganya hidup benar, dapat dipercaya dalam mengelolah keuangan dan terbukti berbuah).Mereka inilah yang layak untuk anda jadikan lingkungan pergaulan dan menjadi keluarga dalam Tuhan bagi anda sekeluarga.

Kepahitan demi kepahitan selalu mendera anak-anak Tuhan ketika mereka kehilangan kasih dan kepercayaan dalam lingkupan kehidupan rohaninya.Anda harus bisa mencapai kemenangan ini.Sebab Tuhan selalu menyimpan hamba-hambaNya yang hidup benar dihadapanNya ataupun dihadapan sesama.Kesulitan terbesar adalah ketika orang-orang terhipnotis dengan khotbah.Seringkali pekerjaan dan pelayanan dibalik khotbah, membuat anak-anak Tuhan terhipnotis sehingga membuka celah untuk disakiti lagi. Saya sudah menekannya berkali-kali kepada anda bahwa kenalilah bobot – bibit dan bebet kehidupan seorang hamba Tuhan sekalipun, supaya anda bisa hidup dalam mentoring rohani yang murni, benar dan bahagia di masa depan.

Siapa yang mengasihi Tuhan, akan lebih tulus untuk mengasihi sesama. Tetapi ada banyak orang percaya yang terjebak pada kasih yang palsu.Kasih kepada Tuhan yang diindetikan dengan kesibukan dalam pelayanan, memiliki jabatan yang tinggi di gereja ataupun memiliki pengetahuan yang luar biasa tentang theology.Semua hal ini tidak salah tetapi menjadi sangat keliru dan memilukan ketika anda tidak menempatkan perbuatan dan tindakan kasih kepada orang-orang disekitar hidup anda, terutama kepada orang-orang yang memiliki pertalian darah dengan hidup anda.

Sesuatu yang telah terjadi, selama Tuhan Yesus belum datang kedua kalinya maka masih ada kesempatan untuk memperbaikinya.Masih ada kesempatan bagi anda.Masih ada jalan keluarnya dari persoalan keluarga anda.Selain pelayanan kesembuhan dan mujizat, pelayanan pemulihan keluarga telah menjadi bagian utama dalam kegiatan Father’s Miracle.Kuasa dan Urapan Kasih Bapa telah mendobrak banyak palang pintu besi, pintu tembaga dan pintu-pintu keputusasaan banyak keluarga.Penjebolan dan terobosan rohani telah terbuka lebar hari ini.

Ada banyak keluarga yang tersesat, hancur dan tidak bahagia karena belum menemukan kasih Tuhan.Ada banyak kesempatan yang telah kami lihat secara langsung, betapa indahnya ketika Tuhan hadir dan keluarga-keluarga dipulihkan. Bila anda berkesempatan datang dan bergaul dengan orang-orang yang cinta Tuhan pada keluarga Father’s Miracle maka saya jamin anda akan terkejut dan pasti akan diberkati dengan kesaksian hidup mereka. Datanglah dan silahkan bercermin dengan kehidupan mereka yang berkemenangan ini.Supaya anda dan keluarga anda juga beroleh kemenangan yang luar biasa indahnya ini.

Saya seringkali berkata, “Andaikan sejak semula, kehidupan pra-nikah mereka sudah saya tangani dan berikan pemahaman fondasi yang benar dari Tuhan, tentulah persoalan keluarga tidak akan terjadi dan sekusut hari ini.” Konseling pranikah tidaklah cukup ketika anda hanya menerima dari saduran buku bimbingan pranikah saja. Lebih daripada itu, ada 3 dimensi yang haruslah diterima para pasangan muda yang ingin memasuki dunia perkawinan yaitu: Hubungan semasa mengikat diri jadi sepasang kekasih, Hari ini dan tujuan kehidupan yang menyeluruh, pesan profetik untuk masa depan.

Siapakah yang dapat menyangkali bahwa kehidupan berkeluarga merupakan kehidupan terindah yang sesuai dengan Firman Tuhan?“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." (Matius 19:6) Tetapi apa yang kita lihat disekitar kita, khususnya orang-orang dalam Tuhan, banyak sekali keluarga-keluarga yang terbelenggu persoalan hidup tak menentu arah.Saya dapat menuliskan beberapa belenggu tersebut.seperti: perselingkuhan, perceraian, pisah ranjang, perpecahan dan pertengkaran keluarga, tekanan ekonomi keluarga, kesakitan karena tidak punya anak, perkataan yang sangat menyakitkan setiap kali bertengkar, dan sebagainya.

Semua buah dari kehidupan berkeluarga yang memilukan ini sudah salah  dan sudah ada  sejak awalnya. Seperti orang yang salah dalam menabur maka sepanjang hidupnya menuai hal-hal yang tidak menyenangkan.Mari berhentilah sejenak dan ijinkan Tuhan membongkarnya lagi.Ijinkan Tuhan membuka lahan kehidupan yang baru bagimu.Engkau beserta keluargamu layak untuk berbahagia.Carilah bantuan dari Abdi Allah yang sanggup menguraikan semua kekusutan hidupmu itu. Engkau dan keluargamu pasti akan dipulihkan. Hiduplah dalam rumpun keluarga Tuhan yang memiliki contoh keteladanan yang terpuji dan bisa terimpartasi bagimu sekeluarga. Amin

= TAMAT =

AGUSTUS 2015

PDF

CARA MENCARI TUHAN (Part 2)

Dalam tulisan bulan Juli 2015 – bulan lalu, kita telah membaca apa yang telah Tuhan pesankan kepada kita – para pembaca yang berbahagia, agar kita memiliki keluarga dalam Tuhan. Memiliki keluarga dalam Tuhan akan memberikan wawasan, kedamaian dan hati yang lapang dalam mengarungi luas lautan kehidupan ini.

Saya terpesona pada pelajaran yang Roh Kudus berikan. Sebab apa yang saya tuliskan ini merupakan rangkuman dari apa yang telah terjadi secara nyata. Banyak orang mungkin saja menyebutkannya sebagai “sebuah kebetulan” tetapi bila terjadi berulangkali maka hal itu sudah membuktikan bahwa Tuhan punya kehendak.Semua kejadian yang terjadi sebagai pelajaran yang harus dipahami.Sebab pesan Tuhan bertujuan untuk kita dapat melewati lembah-lembah kekelaman dan naik ke atas Gunung Kudus-Nya.

Memperlengkapi apa yang anda akan baca pada bulletin edisi Agustus ini, sangatlah baik apabila anda menyempatkan diri untuk membaca edisi bulan Juli 2015 – bulan lalu. Suatu padanan yang saling berkaitan maka sangatlah mempermudah kita untuk memahami pesan penting Tuhan melalui apa yang tersimpan, tersirat dan tertangkap oleh mata batin anda ketika tulisan-tulisan ini membuka lembar baru pengharapan bagi anda dan keluarga.

PESAN PROFETIK TUHAN MASIH BERLAKU

Pada masa liburan sekolah Juni- Juli 2015 kali ini, saya tidak memiliki rencana pergi kemanapun.Saya sudah mengingatkan kepada kedua anak saya bahwa segala sesuatu ada dalam pengaturan Tuhan.Beberapa tahun sebelumnya, saya selalu mengajak anak-anak saya liburan ke berbagai tempat yang menyenangkan.Liburan ini semakin membawa kesan mendalam karena keikutsertaan kedua orang tua saya.Dikemudian hari saya baru dapat menangkap makna perjalanan liburan ini.

Bali, Malaysia hingga Singapura merupakan tempat liburan yang penuh kenangan terindah.Selepas liburan yang sungguh indah ini, mama saya pada akhirnya mendapatkan serangan sakit selama 1 (satu) tahun dan kemudian meninggal dunia pada tanggal 22 Maret 2015.Ada beberapa perkataan-perkataan yang saya tangkap sebagai wasiat. Kata-kata yang saya anggap sebagai pesan profetik orang-orang yang hendak memasuki sorga;

  1. Selama mama masih hidup maka kamu adalah anak yang paling menderita karena harus mengurusi mama. Tetapi percayalah bahwa selepas mama pergi nanti maka hidupmu akan senang. Hidupmu akan bebas dan penuh dengan kesenangan.
  2. Mintalah kepada Tuhan untuk mendirikan Gereja di Bandung, mama dukung pelayananmu dengan Angel.
  3. Mama tahu bahwa untuk pelayanan radio dan memulai Gereja perlu uang yang cukup banyak.
  4. Mama ingin buat konser “orang mati hidup lagi” di Kota Bandung. Mama ingin mengumpulkan uang untuk membantumu dalam pelayanan Gereja di Bandung. Biar banyak orang yang datang dan ditolong Tuhan.

Gereja Father’s Miracle Bandung ini memiliki pertalian kenangan dengan kehidupan mama saya.Bahkan kepergian beliau adalah saat Ibu Angel membisikan tentang semua persiapan untuk mendirikan Gereja di Bandung sudah siap.Hembusan nafas terakhirnya disertai senyum kemenangan.Senyum yang memberikan wasiat terindah, dalam pesan profetik yang terukir abadi dalam Agenda Tuhan.

Tetapi apa yang saya tidak pernah rencanakan, TUHAN sendiri merencanakan sebuah perjalanan rohani dalam nuansa libur yang sangat indah bagi kedua anak saya bahkan Ibu Angel dan putranya ikut serta. Sebuah perjalanan rohani yang sangat berkesan dan membuat Ibu Angel bercucuran air mata sukacita setiap kali bercerita.

Ibu Angel diberi keluarga dalam Tuhan dengan beberapa wanita tua yang mengangkat anak atasnya.Dua buah kue lapis Surabaya merk “Si Pikoe” pemberian Tuhan membuat ibu Angel bahkan tak henti-hentinya bersyukur.Semua mimpi semasa pembentukan hati seorang hamba yang telah dijalaninya semasa 3 (tiga) tahun lebih ini telah tergenapi nyata.Tuhan menyatakan bahwa semua mimpi itu “ya dan amin”.

Hari ini Ibu Angel beroleh banyak keluarga dalam Tuhan, tepat seperti yang ada tertulis dalam Matius 19:29, “Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.” Wanita yang dipilih Tuhan ini telah memiliki hidup berbahagia.Bila anda ada kesempatan maka raihlah kesempatan untuk berbagi dengannya.Sesuatu yang tak mungkin telah menjadi mujizat yang nyata dalam hidupnya.

Beberapa tahun sebelumnya, saya pernah dijamu oleh satu keluarga yang cinta Tuhan di kota Surabaya ini. Ketika itulah Tuhan menunjukkan pintu sorga yang terbuka untuk berkat-berkat-Nya saya sampaikan kepada orang-orang setiawan-Nya yang tulus.“Kami memberkati Pak Djohan tulus dan tanpa minta-minta setelahnya. Kami sudah mendapatkan pesan-Nya bahwa hidup bapak sesuai dengan kemurnian dan kebenaran-Nya, kami siap untuk melakukan apa saja yang diminta dan dibutuhkan oleh Pak Djohan, “demikian kesaksian pria yang cinta Tuhan ini pada saat bertemu saya pada liburan anak-anak sekolah kali ini.

Selepas jamuan makan itu, berkat-berkat Tuhan telah tercurah.Saya tidak menyangka bahwa curahan berkat-Nya itu melebihi musim buah-buahan…hahaha…demikianlah lebih tepatnya. “Pak Djohan, saya bingung. Entah apa yang terjadi pada hidup kami. Setiap hari ada uang masuk dalam rekening bank kami.Sampai-sampai buku rekening bank kami harus diganti berkali-kali.”Demikian kesaksian ini begitu luar biasanya.

Semula saya ingin menutupi semuanya ini karena saya khawatir akan jadi Abdi Tuhan yang dikejar-kejar oleh banyak orang yang pamrih. Tetapi karena kasih karunia-Nya, pada akhirnya

saya membuka semua peristiwa dan kejadian profetik itu. Betapa terkejutnya mereka karena semua waktu dan kondisi yang ada, tepat seperti yang Tuhan nyatakan.

Betapa berbahagianya kita bila melihat orang-orang setiawan-Nya dibanjiri hujan berkat.Tetapi orang-orang setiawan-Nya ini justru jadi lebih memahami hidup bahwa hidup ini berarti karena ada Tuhan Yesus.Semua kekayaan dunia ini hanyalah sementara.Oleh karena itu haruslah dapat menguasai semua berkat-berkat itu dan jangan jatuh tersandung karena pergesesaran hati karena daya tarik dan pesona mammon yang selalu bertentangan dengan kehendak-Nya.Orang bijak pasti dapat memahaminya.

Saya juga dikejutkan pada suatu pertemuan. Seorang ibu datang pada acara retreat itu dan menawari saya kue ketika waktu makan malam. Saya telah berusaha menghindarinya.Tetapi kemana saya melangkah, selalu berpapasan dengan ibu ini.Seakan-akan dunia ini menjadi demikian sempitnya.Saya sendiri ingin menghindar karena Roh Kudus yang menggerakkan hati dan langkah kaki saya.

Sesuatu yang tak biasa telah terjadi.Sesuatu kejadian profetik sedang membentuk kisah hati dari anak-anak Tuhan yang hendak kembali kepada kasih mula-mula Tuhan. Lalu pada suatu kesempatan sesudah bubaran pada acara retreat itu, Pesan Tuhan pun datang kepada saya. Seluruh rangkaian hidup, hati dan kerinduan dari ibu itu telah Roh Kudus bukakan kepada saya.

Sore hari saat saya harus melayani ibadah KKR di  Kota Surabaya itu, maka suatu bingkisan diberikan kepada saya. Suatu bingkisan yang sebenarnya memiliki makna profetik.Suatu karya Roh Kudus yang sangat berharga, telah dikerjakan oleh orang-orang yang taat dan hendak mencari Bapa sorgawi.Oleh kehendak Tuhan, sebuah ikat pinggang bermerk Montblanc dihadiahkan-Nya kepada saya.

  1. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,(Efesus 6:14) 
  2. TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang;(Mazmur 93:1) 

Tuhan memberkati keluarga Pak Tikno dan Ibu Yohanes yang memiliki andil besar dalam kejadian-kejadian profetik yang luar biasa ini. Saya dapat memahami tentang pesan profetik-Nya bahwa berikatpinggangkan kebenaran dan kekuatan telah dianugerahkan-Nya kepada saya untuk kehidupan rohani di masa depan ini. Suatu kepercayaan dan otoritas yang datang dari kehendak dan kedaulatan-Nya sendiri.Jawa Timur tepatnya Kota Surabaya menjadi bagian dalam Agenda Lawatan Tuhan yang luar biasa ini.Haleluyah. (Source : www.sheepgateministry.com)

Pada edisi bulletin kali ini kita akanmelanjtukan pembahasan tentang bagaimana mencari Tuhan dalam kesederhanaan itu. Bagian kedua dari bahasan ini adalah:

2. IMPARTASI PEMBIMBING ROHANI

Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat. Juga beberapa tukang jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru, katanya: "Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh Paulus."  Mereka yang melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang bernama Skewa.Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?"Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka.”(Kisah Para Rasul 19:11-16)

 

Saya telah pesankan kepada banyak umat Tuhan agar mengenal bobot, bibit dan bebet pembimbing rohani (mentor) anda. Sebelum kita memasuki lebih dalam apa yang dimaksud dengan impartasi pembimbing rohani seperti yang telah dipesankan-Nya ini, adalah baik bila kita memahami lebih dahulu kehidupan Rasul Paulus dari sejarah kehidupannya.

Siapakah Saulus (Nama Rasul Paulus sebelum lahir baru) ini ?

Nama Saulus(Dalam Bahasa Geerikanya) memiliki artiberkuasa atau nama “besar”. Saulus Dari Tarsus merupakan seorang yahudi dari suku Benyamin, yang memiliki kewarganegaraan Roma.Saulus adalah seorang farisi Yahudi, latar belakang adalah Imam Yahudi.Masuk sekolah kerabian sekitar umur 13 thn- 15 tahun.Dia murid dari Gamaliel seorang pakar Yahudi.

Selama 3 tahun dia masuk pendidikan kerabian setelah itu dia kembali lagi ke Tarsus selama 3 tahun dan dia kembali lagi ke Yerusalem pusat dunia Yahudi di Yerusalem dia menjadi murid Rabi Gamaliel merupakan cucu dan pengganti Rabi Hillel  yang tersohor  kira-kira 60 SM-20M. Dia menjadi murid yang istimewa dan rupanya Gamaliel memberikan penghargaan tinggi kepada Saulus.

Paulus mengalami kemajuan yang baik di Yerusalem dan dia menjadi  begitu penting  sehingga ketika orang orang Kristen di adili oleh karena iman mereka ia diberi hak memberi suara terhadap mereka baik dalam Jemaat Synagoge ataupun di dewan tertinggi orang Yahudi yakni Sanhenrin.

Dia menjadi pemimpin diantara orang Yahudi menjadi pimpinan pasukan untuk menghancurkan kekristenan sehingga membuat namanya ditakuti di antara semua orang orang yang percaya kepada Yesus di Yerusalem.Dari Yerusalem dia mulai berkobar- kobar untuk membunuh dan membinasakan murid murid Yesus

Ciri khas karakter dari manusia lama Saulus yaitu:

-  Keras, Pemberani dan egois

-  Penuh dengan kemarahan

-  Kejam dan hatinya tidak mempunya kasih

-  Punya Ilmu pengetahuan yang cukup

-  Memiliki kedudukan yang tinggi

-  Mempunyai kekuatan

-  Punya koneksi, pengaruh dan financial cukup kuat.

Nama Saulus muncul ketika Stefanus dibunuh dengan cara dirajam batu. Saulus bukan hanya sebagai saksi melainkan juga ia menyetujui pembunuhan tersebut (Kisah Para Rasul 8:1a). Setelah peristiwa itulah penganiayaan orang Kristen terjadi pada masa itu.Kehadiran Nama Saulus seperti gerbang pembuka masa aniaya, bukan saja terhadap para rasul namun juga dialami oleh para jemaat di Yerusalem.

Saulus ini telah bersikeras dan berjuang dengan tidak mengenal lelah, untuk berusaha menghentikan pemberitaan Injil dengan menangkap dan membinasakan orang Kristen (Kisah Para Rasul 8:3, 9:1, 26:9-11).Lalu dalam misinya yang luar biasa jahat di mata Tuhan itu, sesuatu terjadi.Perjalanan yang seharusnya menjadi perjalanan yang menyakitkan bagi banyak orang beriman telah menjadi bencana bagi Saulus sendiri.Bencana “mata buta” yang dialami Saulus itu kemudian Tuhan ubahkan menjadi berkat kehidupan.Lahirnya seorang Rasul besar dengan pelayanan pekabaran Injil kebenaran yang radikal.

Satu kalimat dalam catatan kitab suci ini membuka lembar baru hidup Saulus (dari kehidupan manusia lamanya yang jahat itu – mengalami transformasi iman dan jalan hidup)…“Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.” (Kisah Para Rasul 9:4-5)

Saulus bertobat (Kisah lengkapnya dapat anda baca dalam catatan Kisah Para Rasul).Saulus menyadari bahwa dirinya adalah kecil dan hina di hadapan Allah.Perjumpaannya dengan Yesus membuka matanya betapa besarnya Allah dan betapa kecil dirinya di hadapan Allah; betapa berartinya Allah dan betapa tidak berarti dirinya.

Pada pembatas antara lahir baru dengan rasa malu dari kehidupan manusia lamanya, lahir sebuah komitmen kudus.Komitmen yang disertai dengan namanya yang diubah menjadi Paulus (Dalam Bahasa Yunani) yang artinya “kecil” atau tidak berarti.Seorang pribadi yang memilih jalan hidup yang penuh dengan kerendahan hati.Seorang Abdi Tuhan yang tahu diri.Perjumpaan dengan Yesus dalam perjalanannya ke Damsyik mengubah segalanya. Peristiwa ini mengubah cara Saulus memandang siapa dirinya, dan apa yang menjadi tujuan hidupnya.

Bila kita membaca dalam catatan Kisah Para Rasul 19 : 11-16 itu maka kita dapat melihat suatu perubahan hidup yang luar biasa pada diri seorang Paulus. Tuhan Yesus telah mencurahkan impartasi kasih, kuasa dan berkat-berkat-Nya yang melimpah pada seorang Abdi pilihan-Nya yang bernama Paulus.Dua hal yang bisa saya kutip dengan sederhana untuk anda pahami secara sederhana. Namun hal supranatural kembali menjadi bagian yang tak dapat dihindari dari impartasi kehidupan iman dalam Kristus Yesus ini:

1.    bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.”

2.    Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?"

Kuasa, Kasih dan Pengurapan Tuhan yang luar biasa memancar keluar dari kehidupan Paulus. Media-media seperti saputangan dan  kain yang pernah dipakai Paulus dapat menjadi perantara kehadiran Tuhan.

Para Pembaca yang berbahagia, betapa beruntungnya saya karena diberikan Tuhan suatu kesempatan untuk merasakan pengalaman yang berharga ini.Suatu ketika saya diundang untuk mengisi dalam KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) di Gereja Bethany Tayu – Jawa Tengah.Ada begitu banyak mujizat kesembuhan, pemulihan dan mujizat terjadi. Bila anda memiliki rasa haus lapar akan Tuhan yang cukup maka anda dapat menonton DvD pelayanan yang luar biasa ini (Hubungi Ibu Angel 087821068237 untuk memperolah DvD KKR ini),

Ketika saya sedang membersihkan keringat yang mengucur deras pada wajah saya, sesuatu berkilauan pada saputangan saya telah basah kuyub itu.Sesuatu yang berkilauan.Sesuatu yang sangat indah.Lalu saya pun terpesona.Sebutir “emas tua” yang warnanya sangat kuning telah menempel seperti materai pada kertas.Ada banyak pendapat atas hal ini tetapi secara keseluruhan, semua orang yang melihat saputangan ini sepakat bahwa itu adalah sebutir emas tulen.Besarnya kira-kira sebesar biji jagung.Dalam DvD Pelayanan KKR itu anda akan dapat melihatnya secara langsung. Haleluyah.

Populeritas seorang Rasul Paulus ternyata bukanlah suatu populeritas dunia keartisan duniawi melainkan populeritas dalam dunia roh.Setan-setan mengenal siapa Rasul Paulus.Saya coba memahami secara sederhana tentang hal ini bahwa hari ini, ada banyak orang rohani telah bergeser dari jalan ini.Kemurnian hidup yang seharusnya membuat semua setan gentar.Tuhan yang ada didalam diri kita bukanlah sebatas kata tetapi kuasa, kasih dan pengurapan yang membuat setan-setan lari terbirit-birit.

Tetapi ada banyak orang rohani ingin menjadi terkenal dengan jalan pintas.Mereka mengadakan hal-hal yang dunia lakukan.Apa yang dilakukan oleh anak-anak Skewa seperti dalam Kisah Para Rasul ini juga dilakukan oleh banyak orang Kristen. Arti nama dari Skewa yaitu mind reader (pembaca pikiran). Suatu bentuk manipulasi rohani karena motivasi yang tidak murni.Suatu bentuk penyimpangan dari pelayanan karena bukan dari kehendak Tuhan.

Semua orang dapat menyebutkan Nama Tuhan Yesus dengan bibir yang sesuai kehendak hatinya. Semua orang dapat memakai nama Tuhan Yesus menurut apa yang dipikirkannya tetapi kuasa, kasih, pengurapan dan penyertaan-Nya tidaklah dapat ditutupi. Tuhan hanya mengimpartasikan semua anugerah itu kepada orang-orang setiawan-Nya. Hal ini dapat kita ketahui dengan jelas melalui apa yang tertulis didalamYohanes 2:24, “Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua.”

Seperti yang dilakukan oleh anak-anak Skewa ini, di akhir zaman manipulasi rohani masih dan sangat mudah terjadi. Ada banyak orang rohani akan menyebutkan Nama Tuhan Yesus hanyalah sebatas bibir saja. Tidak jelas memang apa alasan dan motivasi mereka melakukan hal itu, apakah hanya meniru-niru sehingga mereka ingin menjadi semakin terkenal (ingat bahwa mereka “anak-anak Skewa ini” sebenarnya adalah tukang jampi Yahudi yang mungkin sudah sering berurusan dengan hal-hal semacam ini), atau motivasi mereka adalah demi uang.

Karena itu kenalilah bobot, bibit dan bebet dari pembimbing rohani (mentor) anda.Supaya impartasi Tuhan Yesus itu mengalir dengan murni dan mencapai kesempurnaan yang dikehendaki-Nya.Jarak komunikasi anda dengan para pembimbing rohani haruslah harmony.Saya menekankan kata “harmony” untuk memberikan suatu pemahaman yang benar yaitu hubungan komunikasi yang sederhana dan terjalin seperti keluarga sendiri.

Saya terus menggali hubungan yang terjalin erat antara Rasul Paulus dengan Timotius melalui beberapa tulisan dalam kitab suci berikut ini:

“Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.” (2 Timotius 1:5) Paulus sangat mengenal keluarga besar Timotius.Hubungan yang terjalin adalah hubungan kekeluargaan yang sangat karib.Paulus amat sayang kepada Timotius dan selalu menasihati dan memberi pengajaran kepada Timotius.

Paulus tidak bosan-bosannya memberi petunjuk dan nasihat kepada Timotius.Paulus juga mengarahkan bakat kepemimpinan dan talenta untuk mengajar yang dimiliki Timotius untuk dipraktekkan secara nyata.Itulah sebabnya Paulus menunjuk Timotius sebagai wakilnya di Asia Kecil. Bimbingan Paulus kepada Timotius selalu didasari oleh kehendak Tuhan  maka tulisan berikut ini mencerminkannya, “Perhatikanlah apa yang kukatakan, Tuhan akan memberi kepada pengertian dalam segala sesuatu”. (2 Timotius 2:7)

Paulus dan Timotius merupakan gambaran ideal dari keharmonian impartasi dalam kehidupan kekristenan. Beberapa catatan nasehat dan petunjuk-petunjuk dalam kitab suci mencerminkan semua hal yang luar biasa ini:

-    Perintah untuk tetap Mengobarkan Karunia Allah

Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. (2 Timotius 1:6)

-    Jangan Malu Untuk Bersaksi Tentang Tuhan

Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah. (2 Timotius 1:8)

-    Berpegang Pada Ajaran Yang Sehat

Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar daripadaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.Peliharalah harta yang indah yang telah dipercayakannya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita. (2 Timotius 1:13-14)

-    Jangan undur dari Panggilan Tuhan tetapi Jadilah Kuat

Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. (2 Timotius 2:1)

-    Melakukan Kaderisasi – Pelajaran Keteladan yang diberikan kepada sesama

Apa yang telah engkau dengar daripadaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain. (2 Timotius 2:2)

-    Ikutlah Menderita dengan rela untuk Pelayanan dalam Tuhan

Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. (2 Timotius 2:3)

-    Jaga Kwalitas Hidup Dihadapan Tuhan

Usahakanlah supaya engkau layak dihadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterusterang memberitakan perkataan kebenaran itu. (2 Timotius 2:15). Beberapa hal berikut ini kerapkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita, untuk dapat dipahami dan disadari sejak dini:

  1. Hindari Omongan Kosong, “Tetapi hindarilah omongan yang kosong yang tak suci yang hanya menambah kefasikan. (2 Timotius 2:16)
  2. Jauhi Nafsu Orang Muda, “Sebab itu, jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni. (2 Timotius 2:22)
  3. Hindari soal kecil yang bodoh, “Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran. (2 Timotius 2:23)
  4. Berpeganglah Pada Kebenaran, “Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. (2 Timotius 3:14)

-    Beritakanlah Firman Setiap Waktu

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. (2 Timotius 4:2)

-    Penguasaan Diri dan Sabar

Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberitaan Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu. (2 Timotius 4:5)

-    Waspada Terhadap Penentang Ajaran

Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita. (2 Timotius 4:15)

Apa yang ada pada Paulus telah terimpartasi kepada seorang Timotius. Sesuatu yang luar biasa telah terjalin dalam kehendak Tuhan.Apakah anda memiliki impartasi ini dalam kehidupan rohani anda?

Saya sering menggunakan istilah, “AIR CUCURAN JATUHNYA DARI ATAP”. Dimana aliran teratas turun kebawah dan tanpa sepengetahuan orang-orang bawah, mereka meminum apa saja yang mengalir dari atas. Air kotoran, Air cebokan, Air muntahan…….

= BERSAMBUNG =

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY