Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Apa Yang Anda Cari Dalam Kehidupan Ini?

PDF

Pertanyaan ini sudah pasti sering kita dengar! Tetapi ada banyak kejadian dalam hidup ini membuat kita melupakannya. Sebab semua kejadian yang dinamakan penderitaan, kemiskinan, kegagalan, kehancuran dan berbagai-bagai pencobaan hingga deraan penyakit telah menyita seluruh perhatian hidup kita. Ada banyak orang menjadi demikian lelahnya untuk meneruskan kehidupan ini. Demikian putus asanya!

Janganlah heran bila anda menemukan ada sekelompok orang menjadi demikian sensitifnya. Mereka mudah sekali tersinggung. Mereka mudah sekali untuk marah. Bahkan kata-kata mereka sangat tajam dan teramat menyakitkan untuk didengar. Semuanya itu merupakah buah dari apa yang disebut dengan kepahitan hidup.

“Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit” Wahyu 8:11

Dalam kehidupan akhir zaman ini, seperti yang telah dinubuatkan oleh Rasul Yohanes dalam Wahyu 8:11, “Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.” Bahwa kepahitan hidup mendera kehidupan dunia. Pertentangan dan perpecahan dalam keluarga. Manusia saling mendengki, curiga dan berlomba-lomba untuk mencapai hidup menang sendiri (egois hidup) dengan hati yang rela mengorbankan apapun juga dalam hidupnya.

Tuhan Yesus telah melihat jauh kedepan atas semua kehidupan ini maka Rasul Yohanes juga mencatat pesan Tuhan ini sebagai pesan, solusi dan peringatan bagi kita semua, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” Yohanes 14:27  bahwa ada banyak orang telah kehilangan damai sejahtera hidup. Ada banyak orang memiliki materi/uang tetapi kehilangan hidup. Demikian juga sebaliknya ada banyak orang menjadi demikian miskinnya dalam hidup. Mereka merasa hidup seperti neraka.

Saya tidak bermaksud menyoroti kehidupan siapapun juga secara pribadi. Tetapi saya menjadikan kitab suci sebagai parameter dalam menilai kehidupan yang ada hari ini. Saya, anda dan semua kita_entahkah anda sebagai orang Kristen ataupun bukan orang Kristen tentulah dapat menilai secara sederhana apa yang saya tuliskan ini. Dibalik semua penulisan ini bertujuan untuk kita menyadarinya. Sebab orang sadar akan lebih mudah menemukan jalan kehidupan yang menuntunnya untuk mencapai apa yang dicita-citakannya.

Orang yang membuka diri untuk belajar akan lebih mudah menguraikan kekusutan hidupnya. Demikian juga orang yang membuka hatinya untuk melihat kehidupan karena TUHAN akan beroleh ganjaran kebahagiaan hidup.

Sebab kehidupan rohani mengurung kita pada dua pilihan kehidupan yaitu “Berkat atau Kutuk” seperti yang ada tertulis, “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,” Ulangan 30:19 

Tanpa bermaksud mendahului pilihan hidup anda yang sepenuhnya saya simpulkan bahwa semua orang ingin hidup dalam berkat. Ijinkan saya menuliskan berkat-berkat kehidupan yang dituliskan dalam kitab suci dalam Ulangan 28:1-13:

  • ·         "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
  • ·         Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang.
  • ·         Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.
  • ·         Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.
  • ·         Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar.
  • ·         TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu.
  • ·         TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.
  • ·         TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
  • ·          Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu.
  • ·          Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu -- di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.
  • ·         TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.
  • ·         TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,

Apakah anda setuju dengan saya ketika satu kesimpulan terbaik dari hidup diberkati TUHAN adalah hidup yang luar biasa? Semua hal yang dicatat kitab suci telah mencakup seluruh aspek kehidupan yang kita inginkan. Jadi saya menyimpulkan bahwa yang kita cari dalam kehidupan ini adalah HIDUP YANG DIBERKATI OLEH TUHAN.  Amin

Sekarang marilah kita melihat sama-sama, hal apa yang dibenci oleh Tuhan sesuai yang tertulis dalam kitab suci. Saya menarik parameter perkataan Tuhan Yesus sebagai bukti dan mempersempit sudut pandang kita supaya fokus untuk membangun iman melalui kitab suci. Setelah anda membaca berkat, mari kita sedikit beralih kepada kutuk.

Perhatikan apa yang tertulis dalam Matius 11:21-24

  • 21"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
  • 22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
  • 23 Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
  • 24 Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu."

Saya memberikan penekanan pada tulisan tiga kota yaitu Khorazim, Betsaida dan Kapernaum yang dikutuk oleh Tuhan Yesus sesuai yang tercatat dalam kitab suci. Apakah kutuk Tuhan Yesus ini terbukti?

Pada bulan Desember 2017, saya - Pdt. Pertamaputra Djohan bersama keluarga dengan rombongan orang yang cinta Tuhan tiba di Danau Galilea yang disebut juga sebagai Danau Kineret di Israel merupakan sumber air tawar terbesar bagi Israel.

Ketika kami berada di area puing-puing gereja lama oktagon yang didirikan di atas rumah Petrus di Kapernaum, suata fenomena alam dinyatakan TUHAN tepat diatas bangunan ini. . Suatu cahaya melintasi langit dan berwarna seperti pelangi. Keindahan yang luar biasa sehingga semua rombongan yang saya bimbing dalam perjalanan ini terpesona dengan fenomena alam ini (website: www.sheepgateministry.com).

Hal yang mengejutkan adalah tour leader yang berasal dari Israel memberitahukan kepada kami bahwa ketiga kota ini “Khorazim, Betsaida dan Kapernaum” masih merupakan kota yang tidak berkembang hingga hari ini. Semua kutukan Tuhan Yesus itu terbukti hingga hari ini terjadi.

Mengerikan sekali! Ketiga kota ini  selain merupakan kota yang merupakan tempat pengajaran Tuhan Yesus juga mengalami banyak mujizat Tuhan. Tetapi apakah yang terjadi ini? Banyak mujizat Tuhan terjadi mengapa justru jadi kota yang dikutuk? Jawaban sederhananya adalah mereka tidak bertobat dan berkabung.

Ketika orang-orang Kristen mengejar mujizat, kebutuhan hidup dan keinginan mereka, hal ini tidaklah salah. Tetapi melalui kisah kutuk dari ketiga kota ini, kita harus belajar sesuatu yang lebih luas dan benar. Bahwa hidup kekristenan ini haruslah melebihi pencapaian semuanya itu.

Berkabung merupakan suatu kesadaran bahwa hidup ini masih ada kedaulatan TUHAN dan kesederhanaan hidup yang perlu dipahami sepenuhnya. Setiap orang akan mengalami kematian cepat atau lambat sesuai waktu-Nya. Semua hal yang di dunia ini harus dilepas pada akhir hidup seseorang.

Pertobatan merupakan suatu bentuk perubahan sikap yang nyata bahwa seseorang berbalik dari kehidupannya yang lama “kehidupan yang tidak dikenan Tuhan” untuk menjalani hidup baru yang sesuai dengan kitab suci “hidup sesuai kehendak-Nya”.

Parameter dari kehidupan manusia lama yang tidak dikenan Tuhan adalah hidup bertentangan dengan Firman Tuhan, hidup munafik (hanya sibuk mengurusi orang lain dengan negatif, sementara tanggungjawab hidup pada diri sendiri diabaikan), suka berdusta, keluarga tidak harmonis, egois, suka cari dan buat perkara negatif, melawan kebenaran, suka menfitnah dan berbagai-bagai perbuatan buruk yang menentang hukum pemerintahan, mengejar pujian manusia, gila hormat, mendukakan Roh Kudus dan suka berbuat baik tapi pamrih.

Berkabung merupakan suatu kesadaran bahwa hidup ini masih ada kedaulatan TUHAN dan kesederhanaan hidup yang perlu dipahami sepenuhnya

Pertobatan merupakan suatu bentuk perubahan sikap yang nyata bahwa seseorang berbalik dari kehidupannya yang lama “kehidupan yang tidak dikenan Tuhan” untuk menjalani hidup baru yang sesuai dengan kitab suci “hidup sesuai kehendak-Nya”.

Parameter dari kehidupan yang dikenan Tuhan adalah menjadi pelaku Firman Tuhan, hidup damai sejahtera, hidupnya tidak menyandung orang lain, mengejar hidup kudus dan takut akan Tuhan, mengkoreksi diri untuk selalu mencapai kehidupan yang sesuai dengan buah Roh “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.” Galatia 5:22-23

TUHAN memakai hidup saya dengan pelayanan yang penuh dengan tanda-tanda heran, berbagai mujizat, pemulihan hidup dan manifestasi Roh Kudus yang luar biasa. Tetapi saya pada akhirnya menarik suatu kesimpulan sederhana bahwa mujizat Tuhan tidak menjamin orang Kristen bertobat dan jadi setia. Sebab mengacu pada kutuk Tuhan Yesus atas tiga kota tersebut, saya juga melihat langsung berbagai-bagai “hal buruk hingga mencuri kemuliaan” yang telah terjadi pada orang-orang Kristen tersebut_yang saya layani setelah menerima mujizat Tuhan Yesus tersebut.

Satu-satunya penghiburan yang bisa saya tuliskan adalah tidak semua berbuat buruk dihadapan TUHAN setelah mereka mengalami mujizat-Nya. Tetapi “tidak semua” itu merupakan jumlah yang teramat sedikit. Jadi benarlah apa yang dikatakan oleh kitab suci, “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.“ Matius 22:14 

Ketika saya membaca apa yang TUHAN pesankan melalui 1 Korintus 7:20 : “Baiklah tiap-tiap orang tinggal dalam keadaan, seperti waktu ia dipanggil Allah.” Merupakan suatu pesan penting bagi umat-Nya agar menemukan panggilan hidupnya semasa hidup. Janganlah menempatkan diri untuk menjadi orang lain meskipun yang merupakan pembuat sejarah rohani. Setiap orang berharga di mata Tuhan.

Saya melihat bahwa mujizat yang Tuhan Yesus adakan, seringkali merupakan parameter pembatas hidup untuk seseorang memahami bahwa TUHAN sedang memanggilnya. Hal ini akan semakin diteguhkan betapa Tuhan juga mengadakan hal-hal ajaib, tanda-tanda dan mujizat lainnya mengikuti kehidupan orang tersebut.

Bila anda meneliti lebih jauh lagi akan hal ini, anda pasti tahu kisah sepuluh orang kusta yang beroleh mujizat Tuhan Yesus: “Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" Lalu Ia memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir. Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" Lukas 17:12-18

Sebab pertobatan haruslah didasarkan oleh tindakan-tindakan hidup yang terpuji dimulai hari ini hingga akhir hidup seseorang

Ada tiga hal yang bisa membuat orang Kristen kehilangan panggilan Tuhan:

  1. Kembali kepada kehidupan agamawi / lebih menyukai kesalehan lahiriah
  2. Lupa budi
  3. Ketemu Tuhan tapi sebatas kebutuhan dan tidak punya tujuan hidup masa depan

Perhatikan juga perubahan hidup secara luar biasa pada tokoh berikut ini, “Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa." Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." Lukas 19:5-10

Tuhan Yesus menyukai bau persembahan yang lahir dari ketulusan yaitu tindakan yang berani bayar harga untuk berbalik dari kekeliruan dan kesalahan masa lalu. Sebab pertobatan haruslah didasarkan oleh tindakan-tindakan hidup yang terpuji dimulai hari ini hingga akhir hidup seseorang.

Saya melihat bahwa mujizat yang Tuhan Yesus adakan, seringkali merupakan parameter pembatas hidup untuk seseorang memahami bahwa TUHAN sedang memanggilnya

Untuk lebih mendalami semuanya itu yaitu panggilan Tuhan dalam hidup seseorang dibutuhkan hati nurani yang murni dan benar. Hidup sebagai orang Kristen yang benar dan bijak adalah hidup sebagai murid Kristus. Seorang murid akan terus belajar untuk menjadi sama dan serupa dengan Yesus. Utamakan ketulusan, kemurnian dan memberkati. Dan janganlah pernah menyelipkan “ambisi rohani” dalam masa-masa anda belajar karib dengan TUHAN itu. Janganlah kotori masa terbaik jatuh cinta dengan TUHAN itu dengan egois kemenangan dan  egois populeritas rohani.

Sebab ambisi dapat membutakan mata hati anda sehingga pada masa pencobaan datang nanti, anda akan kalah. Anda tidak akan kuat untuk memilih berada dipihak Tuhan sebab didepan anda, setan telah menjebak anda pada lingkaran sungkan, rasa persaudaraan, rasa kekeluargaan, alasan ini itu yang membuat anda harus melepaskan kasih karunia dan panggilan Tuhan pada akhirnya. Oleh setitik nila pada lingkaran hidup anda, akhirnya anda kehilangan semuanya.

Sebab ambisi dapat membutakan mata hati anda sehingga Anda tidak akan kuat untuk memilih berada dipihak Tuhan sebab didepan anda, setan telah menjebak anda pada lingkaran sungkan, rasa persaudaraan, rasa kekeluargaan, alasan ini itu yang membuat anda harus melepaskan kasih karunia dan panggilan Tuhan pada akhirnya

Setelah kita memahami secara sederhana apa yang kitab suci uraikan tersebut di atas bahwa manusia pada hakikatnya menginginkan hidup diberkati tetapi ada banyak kali kehidupan ini menyudutkan orang untuk terpaksa dan terpenjara dalam hidup yang terkutuk.

Tetapi TUHAN memberikan kepada kita suatu solusi yang terbaik….

Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, Yesaya 61:1

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”, Matius 6:33

Di dalam TUHAN akan selalu ada pengharapan dan pemulihan hidup. Sekarang marilah kita melihat lebih dalam lagi apa yang Firman TUHAN ajarkan. Hal ini juga merupakan pesan yang saya terima dari TUHAN ketika saya memasuki goa doa di tahun 2018 ini….

“Cinta yang  tenggelam akan tertenggelamkan

“Cinta yang hanyut akan terhanyutkan

“Cinta yang seperti batu karang akan bertahan

“Cinta yang seperti apakah yang ada pada anak-anak-Ku sekarang ini ???

Kalimat ini terus diperdengarkan oleh Roh Kudus kepada saya. Saya mendengar suara-Nya semakin diulang, terdengar semakin jelas. Lalu suara lembut TUHAN berbisik kepada saya, renungkanlah….Mazmur 1

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar; sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan” Mazmur 1:1-6

Ø  Dua macam orang dihadapan TUHAN

Kitab suci menguraikan kepada kita ada dua jenis orang dihadapan TUHAN yaitu orang benar dan orang fasik.

Demikianlah hal dalam hidup ini akan ada pencobaan. Hidup tidak akan jauh dari dua roda perputaran hari yaitu hitam atau putih, senang atau susah, sehat atau sakit, besar atau kecil, baik atau buruk, tahu budi atau murtad, setia atau pengkhianat, menang atau kalah, sorga atau neraka.

Orang benar akan bertahan dalam pencobaan sebab cinta dan hati mereka kuat seperti batu karang. Orang benar akan selalu setia dan bertahan. Orang benar memilih tahu menempatkan diri dan membalas budi.

Sementara orang fasik akan lari, kalah dan undur dalam pencobaan. Sebab cinta dan hati orang fasik hanya akan masuk pada dua pilihan yaitu tenggelam atau hanyut. Orang fasik merupakan orang yang mudah mengucapkan kata tetapi hanyut dan tenggelam oleh perbuatan hidup mereka sendiri

“Tetapi saya pada akhirnya menarik suatu kesimpulan sederhana bahwa mujizat Tuhan tidak menjamin orang Kristen bertobat dan jadi setia”

Ø  Ciri-ciri orang benar

Orang benar menjagai langkah hidupnya (mereka tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, mereka tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan mereka tidak duduk dalam kumpulan pencemooh).

Orang benar memilih pergaulan hidup/ sosialita/ komunitas yang benar sehingga hari-hari hidup mereka penuh kebahagiaan

Orang benar sangat mencintai Firman Tuhan dan melakukan perintah-perintah-Nya tanpa perduli harga

Orang benar memiliki keberuntungan dalam hidupnya

Orang benar memiliki penyertaan TUHAN sehingga ada banyak hal yang terjadi dalam hidup mereka merupakan kasih karunia, kemujuran dan banyak pertolongan manusia

Orang benar menerima teguran TUHAN dengan bersyukur, mau mengkoreksi dirinya dan mau berubah sesuai petunjuk-petunjuk-Nya

Orang benar akan mengalami berbagai kejahatan dari dunia (difitnah, disakiti, dikhianati, dibiarkan sendiri, terbuang dan ditolak), sebab Yesus dalam diri mereka sangatlah besar. Orang benar karib dengan TUHAN

Orang benar dapat dikenali dari kehadiran TUHAN secara terbuka.

Ø  Ciri-ciri orang fasik

Orang fasik suka menabur nasihat perpecahan, kebencian dan iri hati

Orang fasik suka ikut campur perkara orang lain dengan mencari keuntungan buat dirinya sendiri

Orang fasik suka bergosip dan sok tahu

Orang fasik suka mengutip perkataan orang lain, pengalaman orang lain bahkan berbicara menurut pandangan orang lain

Orang fasik suka menjual nama Tuhan demi kepentingan, kebutuhan dan ambisi pribadinya

Orang fasik mudah hancur dalam pencobaan dan penghakiman

Orang fasik tidak suka melihat kemajuan dan kebahagian orang didekatnya

Orang fasik suka iri pada sesamanya

Orang fasik suka membuat kasta rohani, menolak orang benar dengan alasan materi

Orang fasik suka dengan keributan

Orang fasik suka cari-cari dan membesar-besarkan perkara

Orang fasik dipakai dalam kehidupan ini untuk meremehkan, memandang rendah dan menghina orang-orang yang akan menjadi pembuat sejarah

Orang fasik meskipun sudah direndahkan Tuhan tetapi hatinya tetap jahat

Orang fasik terkena penghakiman TUHAN akan hilang lenyap semua kebanggaannya

Oleh karena hidup ini ada masa senang juga masa susahnya maka kita perlukan keluarga, sahabat dan orang-orang setiawan untuk mendukung kita. Oleh karena kita tidak dapat hidup seorang diri.

Kenalilah panggilan TUHAN. Kejarlah semuanya itu hingga akhir hidup. Bertahanlah dalam segala sesuatu. Sebab kecil merupakan ukuran kesetiaan TUHAN sebelum datangnya hari pemberkatan dari-Nya. Siapa yang bertahan dan setia akan menikmati semua jerih payahnya dalam TUHAN.

Mereka yang menikmati kebahagiaan hidup adalah mereka yang menemukan TUHAN dan hidup bersama orang-orang yang terpuji hingga akhir hidup mereka.

Demikianlah kita perlukan TUHAN. Sebab pada TUHAN saja ada orang-orang setiawan yaitu orang-orang yang bisa jadi keluarga, sahabat dan malaikat-malaikat penolong dalam hidup kita. Amin

 

Semua hal yang dicatat kitab suci telah mencakup seluruh aspek kehidupan yang kita inginkan.

Jadi saya menyimpulkan bahwa yang kita cari dan inginkan dalam kehidupan ini adalah HIDUP YANG DIBERKATI OLEH TUHAN.  Amin

 

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY