Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

JANUARI - MARET

PDF

 THE YEAR OF TRIPLEBLESSING

     2017

SIGNIFICANT YEARS

PILIHLAH SELAMA ANDA DIBERI KESEMPATAN

MASUKLAH SAAT PINTU DIBUKAKAN-NYA

PADAMU

"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.  Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;  karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.  Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.  Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.’ (Matius 7:1-20)

Dari semua pesan Tuhan di tahun 2017 ini maka kita harus benar-benar siap sedia untuk menghadapi segala sesuatu yang dapat terjadi diluar prediksi dan perencanaan kita. Kapan, dimanapun dan didalam situasi seperti apapun maka yang terbaik adalah tinggal di dalam hadirat Tuhan.

Ada 4 (empat) hal yang dapat saya jabarkan dalam family bulletin edisi Januari – Februari – Maret 2017 ini:

I.             UKURAN HIDUP HARI INI

Merupakan suatu pertanyaan yang telah banyak dilewatkan oleh orang beriman hari ini, “Hidup Kekristenan seperti apakah yang dikenan Tuhan?”. Persoalan utamanya ada banyak orang tidak melihat kehidupan secara bijaksana. Saya menuliskan secara terbuka dengan pernyataan bahwa ada banyak orang yang buta dalam kehidupan ini, sekalipun mereka punya mata dan dapat melihat.

Nabi Yesaya melihat ada banyak orang yang telah salah menyembah. Mereka tidak menyembah Tuhan yang benar. Mereka tidak hidup dengan kehendak Tuhan. Nabi Yesaya menuliskan pesan-Nya ini didalam, “Yesaya 44:18, “Orang seperti itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak mengerti apa-apa, sebab matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat melihat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat memahami.”

Sepertinya ada banyak orang telah kehilangan diri sendiri. Mereka tidak kenal dirinya lagi. Mereka telah hanyut dan terhilang dalam kehidupan. Tujuan hidup tidak lagi mereka miliki dan pahami. Ada banyak orang menanggap bahwa hidup ini akan berusia panjang dan puaskan hawa nafsu diri sendiri sehingga lupa bahwa seluruh bangsa memiliki kepercayaan dan pemahaman yang sama yaitu ada kehidupan sesudah mati. Manusia harus memilih selagi hidup untuk mencapai tindakan menuju sorga ataukah neraka.

Dosa yang paling banyak mengikat orang-orang rohani diakhir zaman ini adalah dosa kemunafikan. Ada banyak orang hidup sebatas pengetahuan rohani tetapi tidak memiliki tindakan dan perbuatan hidup yang mencerminkan pengenalannya akan Tuhan. Ada banyak orang telah kehilangan kemuliaan Allah dan sebagian lainnya menganggap sepi kasih karunia Allah sehingga mereka lebih memilih untuk mencuri kemuliaan-Nya demi kepentingan diri sendiri.

Tepatlah apa yang diperkatakan oleh Tuhan Yesus bahwa, “Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” (Matius 24:12) maka tidak lagi dapat dihindarkan bahwa manusia-manusia yang hidup pada generasi akhir zaman ini akan mempunyai hati yang tega dan tidak segan-segan untuk berbuat jahat.

“Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.  Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.  Mereka semua makan makanan rohani yang sama  dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.  Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.

Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahatseperti yang telah mereka perbuat, dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: "Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria."  Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang.   Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular. Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!” (1 Korintus 10:1-12)

Kompromi merupakan pintu pembuka masuknya kefasikan atas kehidupan orang beriman. Munculnya kompromi itu karena ada banyak orang terbius oleh apa yang disebut dengan godaan. Hati yang sarat dengan keuntungan dan kenikmatan dunia akan membuat seseorang mengabaikan hukum-hukum Allah. Ketika anda menjejakkan kaki anda masuk pada kubangan dosa duniawi tetapi anda dengan penuh berani tetap bermain pada area rohani maka anda dihadapan Tuhan merupakan seorang manusia munafik dan dibenci Tuhan.

Kehidupan iman tidaklah bisa disogok dengan kebaikan yang palsu. Anda dapat saja lakukan banyak hal yang baik menurut diri anda sendiri tetapi bagaimanakah anda tahu penilaian Tuhan? Sebab semua kebaikan yang tidak bersumber pada pimpinan Roh Kudus merupakan kebaikan yang tidak akan mencapai kemurnian yang terbaik.

Jalankan hari ini dengan hati yang rendah dihadapan Tuhan. Dengarkan suara-Nya dan taati Roh Kudus-Nya. Sebab peringatan-peringatan yang Allah telah lakukan sejak semula telah dinyatakan kepada kita,

“Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!” (Wahyu 3:15-19)

Bahwa ukuran segala sesuatu bukanlah dari apa yang kita megahkan secara lahiriah tetapi apa yang dinyatakan Tuhan.  Ukuran perkenanan Tuhan haruslah anda pahami secara pribadi melalui apa yang dinyatakan-Nya secara langsung kepadamu.

Bahwa semakin besar cinta Tuhan kepadamu maka semakin besar hubungan kasih dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari pada dimensi peringatan-peringatan dan kesukaan hidup antara Bapa dengan anak.

II.           HUBUNGAN PRIBADI DENGAN TUHAN

Hal mendasari hubungan pribadi kita dengan Tuhan adalah kasih. Semua yang kita capai merupakan kasih karunia Allah semata. Oleh karena itu orang-orang yang mencapai kesadaran ini akan membebaskan dirinya dari semua ikatan-ikatan hidup yang dapat membuat Allah cemburu.

Rasa kepemilikan yang berlebihan akan membuat seseorang membuat pagar proteksi secara berlebihan. Anda mungkin akan terkejut bila saya menyatakannya kepada anda bahwa nyawa anda sekalipun bukanlah hal yang menjadi alasan untuk mendera hidup anda dalam ketakutan dan pada akhirnya anda kehilangan banyak hari bahagia.

Allah memberikan kepada kita kebebasan untuk segala sesuatu tetapi bukanlah hal yang bijaksana bila iman anda dengan dalih bahwa anda ingin buat yang terbaik lalu pada akhirnya anda memenjarakan diri anda sendiri pada penjara ikatan dan kekhawatiran hidup. Yang saya maksudkan adalah semua hal yang ada dalam hidup ini haruslah anda sandingkan kepada Tuhan melalui iman, doa dan pengharapan sepenuhnya. Ya sepenuhnya! Sebab setiap orang yang hendak mengasihi Tuhan haruslah mengasihi Tuhan dengan segenap hati.

Tahukah anda bahwa dalam hidup ini ada banyak hal telah terjadi diluar semua perhitungan dan perkiraan dalam sisi manusiawi? Sadarilah bahwa anda telah memiliki kunci kehidupan yang terbaik dari semua hal terbaik didalam dunia ini yaitu hubungan pribadi dengan Tuhan. Tempatkah hidupmu berpadanan dengan kehendak-Nya supaya seluruh hari dan usia yang ada, anda dan keluargamu dapat mencapai kebahagiaan.

Saya telah melihat secara langsung bahwa ada orang-orang yang didera sakit. Lalu yang duluan meninggal justru bukan yang sakit tetapi kekasih hati mereka yang justru begitu setia dan baik hati melayaninya. Segala keputusan hidup ada pada Tuhan. Janganlah buang waktu dan rongga hati anda untuk dikontrol oleh roh ketakutan dari sumber manapun. Serahkan seluruh hidupmu pada Tuhan.

Semua hal dalam hidup ini pasti ada jalan keluarnya. Saya telah berjalan dan mengamati hidup secara tenang. Saya menemukan bahwa TUHAN merupakan solusi. Semua ketaatan atas tuntunan Roh Kudus-Nya adalah mujizat dalam kehidupan ini. Oleh karena itu taatilah Tuhan.

“Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." (Yesaya 30:15a)

III.          SEORANG MANUSIA ALLAH YANG SUDAH DIMURNIKAN

Apakah anda berpikir bahwa semua hal jadi demikian mudahnya didalam Tuhan sehingga anda meremehkan segala sesuatu dalam kehidupan ini? Jangan lakukan yang seperti itu saudaraku. Janganlah meniru segala sesuatu yang anda dengar, sebelum anda memahami secara penuh tentang segala sesuatunya.

Terkadang serasa kurang adil dalam kehidupan ini bila anda hanya melihat sekilas pandang saja. Segala sesuatu yang nampak didepan kita, belumlah tentu sepenuhnya menyingkapkan kebenaran secara keseluruhannya. Oleh karena itu janganlah menghakimi apa yang  nampak tetapi ujilah segala sesuatu. Terutama ujilah dirimu sendiri dihadapan Tuhan supaya semua hal nyata tingkat kwalitas dan kebenaran yang ada.

Seringkali saya menemukan sekelompok orang Kristen menganggap pelayanan sebagai sebuah pengejaran. Hal seperti ini akan membawa hidup anda pada pengejaran yang tidak akan pernah ada puasnya. Pada akhirnya akan terjerat pada sebuah tali kekang yang bernama ambisi. Sejauh apapun anda mencoba melayani Tuhan tanpa didasari oleh kehendak-Nya maka sejauh itu juga kekecewaan akan berbuah pada masa depan hidup anda.

Semua hal yang tidak datang dari apa yang anda sudah tahu sejak semula yaitu Panggilan Allah maka anda hanya akan mengejar baying-bayang Tuhan tanpa pernah memahami “Kesukaan atau Ketidaksukaan Tuhan” dari apa yang anda perbuat.  Semua kesibukan rohani yang tidak mencapai perkenanan Tuhan hanyalah akan menjadi sebuah kehidupan rohani sosialita. Ajang arisan rohani yang akan menjadi tempat hiburan yang semu.

Janganlah anda berharap munculnya kesetiakawanan dari sana, sebab hal itu sangatlah tidak mungkin. Adakah rajawali akan lahir dari kandang bebek? Oleh karena itu dalam aktivitas rohani yang akan anda perbuat, ada baiknya anda memahami tentang kehendak Tuhan, tempat yang dipilih Tuhan dan apa yang Tuhan inginkan dari hidupmu.

Dalam kehidupan ini bila ada banyak orang menyodorkan penderitaannya bagimu, adakah engkau dapat menemukan kehendak Tuhan atasnya? Ternyata semua hal yang disodorkan dalam kehidupan rohani ini, tidak semuanya merupakan hal yang baik dan membangun. Tak jarang para malaikat kegelapan menunggangi mereka yang disebut “Esau yang tak menghargai hidup” mencari makan dari hasil menjual jerat rasa kasihan diantara kehidupan orang-orang percaya.

Saya mencoba memahami semuanya ini. Tetapi oleh karena adanya campur tangan sijahat maka buah akhirnya adalah perpecahan dan kepahitan terjadi diantara jemaat Tuhan. Entah bagaimanakah mengatasi semuanya ini? Karena iman yang diperjualbelikan karena alasan apapun pada akhirnya akan menjadi jerat yang menghancurkan diri sendir dan menjadi batu sandungan bagi sesama saudara seiman. Jangan lakukan hal seperti ini saudaraku!

Iman yang teguh adalah pengharapan didalam penderitaan yang berkemenangan karena TUHAN. Mereka yang hidup dalam garis perjuangan seperti ini layak disebut Pahlawan iman. Mereka menyerahkan semua penderitaan dan kebutuhan hidupnya hanya kepada Tuhan. Lalu Tuhan secara ajaib menyatakan bahwa DIA perduli. Semua kebaikan dan kemurahan yang Tuhan beri itu kita kenal sebagai mujizat pemeliharaan Bapa Sorgawi.

Semua orang…ya semua orang memiliki kesulitan hidup masing-masing. Pergumulan setiap orang adalah milik pribadi. Kemenangan yang anda saksikan bagi Nama Tuhan akan menjadi API PENYEMANGAT IMAN bagi para pendengarnya. Oleh karena itu sadarilah bahwa kitab suci telah berpesan kepada setiap kita cara terbaik untuk diri sendiri dalam menghadapi peperangan dalam hidup ini, “Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. Lawanlah dia (sijahat setan /pencobaan) dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.” (Ibrani 12:3; 1 Petrus 5:9  ) 

Oleh kehendak Tuhan, saya telah mengirimkan Ibu Angel untuk bersekolah singkat selama 5 (lima) hari di event Glory Encounter di Bogor. Dadakan Ibu Angel diserang sakit. Suatu hal yang tidak mudah untuk dihadapi. Saya tidaklah dapat banyak membantunya dalam perkara seperti ini karena penyakit ini adalah penyakit yang tersembunyi.

Satu-satunya cara yang saya dapat lakukan adalah membawa beban penderitaan Ibu Angel dihadapan Tuhan. Roh Kudus menyatakan perintah-Nya agar saya membawa Ibu Angel memeriksa dirinya ke seorang dokter wanita. Tak jarang ketika anda mentaati Tuhan maka saat itu juga pintu kemurahan dan belaskasihan Tuhan terbuka bagi anda. Semua doa anda terasa begitu mudahnya beroleh jawaban dari Tuhan.

Dalam perjalanan mengantar Ibu Angel ke dokter,  didalam mobil itu tiba-tiba saya diliputi oleh kuasa Roh begitu kuatnya. Lalu saya menumpangkan tangan dan mengusir semua roh maut juga kutuk-kutuk kematian atas dirinya. Suatu urapan yang luar biasa ikut mengalir dan dirasakan Ibu Angel.

Dan ketika bertemu dengan dokter maka hal yang luar biasa adalah diagnosa dokter dengan amat santainya berkata, “Wah, ini penyumbatan saja dan cukup minum obat saja.” Saya tertawa geli ketika Ibu Angel bercerita tentang diagnose dokter. Semuanya itu dalam sekejab berubah karena diperjalanan Allah telah menyatakan kuasa-Nya menaunggi Ibu Angel.

Bila anda memahami penyakit apa yang mendera Ibu Angel maka anda akan ikut khawatir. Sebab didera demam, ndak bisa makan, sulit jalan dan bahkan tidak bisa duduk. Sakitnya seperti seekor Gajah sedang salto (Wakkwakkkwkkk). Sesudah anda tertawa terbahak-bahak, sekarang saya ingin anda coba merenungkan pernyataan berikut ini, “Tak jarang Allah menunjukkan kepada anda bahwa dibalik apa yang disebut musibah/bencana/kesulitan oleh banyak orang, justru anda merasakan manfaat dan pertolongan Tuhan disana.”

Hari Senin saya mengantar Ibu Angel ke dokter. Hari Selasa merupakan hari Kebaktian Kesembuhan Ilahi. Dapatkah anda membayangkan seorang Ibu Angel harus jadi worship leader dalam keadaan sakit seperti itu? Bukanlah hal yang menyenangkan untuk melayani Tuhan dalam kondisi didera sakit seperti itu.

Tetapi Tuhan tahu yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Justru selasa dini hari pada jam 3 itu, putra bungsu saya juga mendapat serangan sakit. Zerach ini terbangun dan merasa tidak enak badan. Lalu dia mendengar hujan yang mulai berhenti. Lalu dia pun berdoa, “Tuhan, aku ini lagi ndak enak badan. Besok kan harus sekolah. Gimana kalau hujannya Tuhan buat lebih besar dan banjir? Sekolah jadi libur Tuhan.”

Saya mendengarkan cerita ini kira-kira jam 05.55 Wib ketika mengantar Zerach kesekolah dan terpaksa kami putar balik arah karena semua akses jalanan digenangi air setinggi lutut orang dewasa. Suatu berita kiriman dari wali kelas Zerach menyatakan bahwa pada hari itu kegiatan sekolah terpaksa diliburkan karena banjir.

Saya sudah katakan kepada anda sejak semula bahwa banjir ini merupakan bencana bagi banyak orang. Sementara Allah menyatakan kepada orang-orang pilihan-Nya bahwa hari itu adalah hari yang diliburkan. Haleluyah. Maka hari Selasa itu, oleh karena banjir dan akses lalu lintas macet dimana-mana maka kebaktian kesembuhan ilahi pun ditiadakan. Otomatis Ibu Angel pun ikut libur dan dapatkan kelegaan dari Tuhan.

“Pak, gimana besok ya Pak? Kan saya sudah dibayarkan Tuhan mahal-mahal masakan saya ndak sampai ke Aston Bogor gara-gara banjir? Terus saya lagi sakit gini, gimana bisa ikut ya?” demikianlah kira-kira celoteh Ibu Angel kepada saya. Hal ini sangat baik dalam pandangan Roh Kudus sebab hatinya adalah perduli kepada kasih dan kebaikan orang lain. Tuhan suka dengan orang yang hidupnya tahu budi.

Tiba-tiba suara lembut itu menjawab kepada saya, “Nak, beritahukan kepadanya bahwa malam ini pun banjir akan surut. Dia akan pergi ke acara glory encounter dan berjumpa dengan AKU.” Saya memberitahukan kepada Ibu Angel semua pesan Tuhan itu. Sungguh Tuhan itu dahsyat. Semuanya terjadi tepat seperti yang dipesankan-Nya.

Selepas saya mengantar Ibu Angel ke tempat acara tersebut maka saya pun balik ke Jakarta. Saya sampaikan beberapa wejangan dari Tuhan kepadanya. Lalu saya pun sambil cemas juga tersenyum geli, membayangkan Ibu Angel ikut acara tersebut dalam keadaan mau duduk saja susah. Tetapi saya memahami sepenuhnya bahwa untuk Ibu Angel ikut sekolah Tuhan ini merupakan perintah langsung dari Tuhan.

Selain cukup baik bahasa Inggrisnya, Ibu Angel semasa kecilnya telah diperlengkapi bahasa mandarin dari mamanya. Maka untuk keseluruhan acara Tuhan tersebut, Ibu Angel sangat mudah mengikutinya. Tetapi untuk masalah duduk, hal ini merupakan cara Tuhan untuk memurnikan hatinya. Supaya Ibu Angel dapat langsung berkomunikasi dengan Roh Kudus karena kalau tidak ada penyertaan-Nya maka yang terjadi adalah…aduh…aduh…aduh….sakit emak….hehehe.

Saya dengar ceritanya bahwa hari pertama dilewatkan Ibu Angel dengan kebosanan dan merasa tidak dapat apa-apa. Pada jam 22.30 Wib masih menyempatkan diri untuk menyampaikan keluh kesahnya dengan harapan bisa diberikan ijin pulang….Hahaha….memangnya saya ini kepala sekolah? Wakakwaakkkkkkkkk

Semuanya ini bermula dari Tuhan maka saya pun mengembalikan keluh kesahnya kepada Tuhan. Lalu Roh Kudus pun menyampaikan perihal hari besok dan apa yang akan terjadi kedepannya. Sejak malam itu Ibu Angel yang sakit itu telah menjadi seorang wanita Allah yang semarak dan penuh semangat dari Tuhan.

Allah menghiburnya dengan memberikan dua orang tante yang sudah cukup berusia untuk menghibur kebosanannya. Dua tante ini sampai rebut karena berebut satu kamar dengan Ibu Angel. Maka dalam suasana kamar seperti itu Allah menghibur dan menghiasa hari-hari Ibu Angel penuh suasana sukacita sorga. Kalau ada kesempatan anda harus mendengarkan secara langsung ceritanya dari Ibu Angel dan siapkan diri anda jangan sampai tertawa terpingkal-pingkal. Sebab dibalik semua kemurnian yang sedang Allah lakukan maka buah-buah yang kemudian bermunculan adalah jalan-jalan iman dan kebahagian yang tidak akan pernah terlupakan.

Satu hal yang tidak dipungkiri adalah kehadiran dua orang wanita Allah yang luar biasa pada acara tersebut telah memberkati dan menyemangati Ibu Angel. Dua wanita yang ningrat dari Tuhan ini merupakan besan. Mereka ini adalah orang-orang yang beroleh tempat terhormat dihadapan hadirat Tuhan. Sekalipun salah satunya harus kembali lebih awal tetapi sesungguhnya kehadirannya pada acara tersebut merupakan kehadiran untuk datang memberkati.

Seorang hamba Allah yang berkebangsaan Singapore telah berkali-kali berbisik kepada Ibu Angel, “………….” Maka perjumpaan saya dengan Man of God yang humble ini menjadi sebuah moment Allah yang luar biasa. Sebab sejak semula Tuhan telah menyatakan kepada saya tentang jalan-jalan yang baru yang telah dibukakan-Nya kepada saya di tahun 2017 ini akan bergandengantangan dengan rekan-rekan sekerja Allah bangsa-bangsa lain.

IV.         PEKA DAN DAPAT MEMBEDAKAN SUMBER DARI SEGALA HAL ROHANI

Dalam kehidupan rohani ini akan banyak hal yang baru datang dan menghiasi warna hidup kita. Tuhan mengerjakan hal-hal baru dan mulia itu untuk menyempurnakan hidup kita dalam kodrati segambar dan serupa dengan-Nya. Bila kita dapat mencapai hati yang bijaksana maka semua hal akan jadi indah dan memberkati.

Pernahkah anda menyadarinya bahwa kotoran binatang yang terkesan jorok dan berbau itu, justru merupakan pupuk yang sangat baik bagi tumbuh-tumbuhan untuk dapat hidup subur dan berbuah?

Siapakah yang mengelolah semua kekotoran itu menuju padanan kehidupan tumbuh-tumbuhan yang menjadi subur dan berbuah lebat itu? Jawaban hikmat adalah petani dan pecinta tanaman. Adakah saudara juga menyadarinya bahwa tak jarang bila kita mau mengkoreksi diri ini, maka kita akan menemukan bahwa dalam diri kita_ya tepatnya manusia lama, ada banyak hal-hal yang jorok dan berbau busuk?

Tetapi Allah mengelolah hidup kita melalui petani kehidupan yaitu Roh Kudus maka hidup kita menjadi berharga. Kita tidak lagi ada ditempat-tempat yang jorok, kotor dan bau itu. Tetapi kita telah ada ditaman-taman keindahan Tuhan.

Sadarilah siapakah dirimu dahulu sebelum kehadiran Yesus Kristus Tuhan kita? Bagaimanakah tabiat hatimu sebelum engkau lahir baru? Ijinkan saya mengutip apa yang kitab suci jabarkan tentang kekotoran-kekotoran manusia lama kita itu, “Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia  dan pengertiannya yang gelap,  jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.  Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.  Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.  Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan.” (Efesus 4:17-22)

“Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka). Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya. Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya; (Kolose 3:5-10)

Ketika kita bisa melihat perbedaan yang ada antara “manusia hidup dalam daging vs manusia dalam roh” maka sudah selayaknya kita rela dan siap untuk memilih. Memilih pergaulan yang baik dan penuh nuansa takut akan Tuhan. Memilih kehidupan yang penuh kejujuran dan memuliakan Tuhan. Tidak merebut hak milik orang lain dengan alasan apapun juga. Dapatkah seseorang dibenarkan ketika alasan cinta, lalu dia memicu perceraian dan merebut pasangan hidup orang lain? Hal ini tidak akan bisa luputdari penghukuman yang berat dihari penghakiman Kristus nanti.

Lalu apakah upahnya bagi orang-orang yang setia menyatukan keluarga-keluarga yang tercerai berai? Allah akan memberikan penghargaan tertinggi dan mulia ketika hari itu tiba. Berbahagialah orang yang bermurah hati dan cinta damai sebab ada tempat khusus disisi Tuhan ketika hari penghakiman itu tiba.

Saya menyakinkan kepada tentang betapa berbahaya dan beresikonya hidup ini bila anda mulai memasuki dunia yang bernuansa serigala-serigala rohani! Hari ini mereka belum buat apa-apa kepada anda karena belum capai waktunya. Tetapi cepat atau lambat maka yang “palsu/serakah/penuh berbagai-bagai trik jahat/berani lakukan dan halalkan semua cara demi ambisi dirinya” ini akan mencabik-cabik diri anda. Jauhilah mereka. Jauhilah pergaulan dengan orang-orang yang tidak takut akan Tuhan ini.

Lebih baik bergaul dengan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan tetapi kelakukan dan perbuatan hidup mereka terbukti jujur dan cinta damai. Daripada duduk dan makan semeja dengan mereka yang terus-menerus membawa Nama Tuhan, sementara dengan kesadarannya sendiri mereka terus berbuat kejahatan dan dosa.

Sadarilah bahwa keseragaman dan kesatuan warna hanya pada orang-orang yang melekat pada Tuhan. Tepat seperti yang dituliskan oleh kitab suci, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5)

Adakah pokok anggur yang sama akan memiliki ranting-ranting yang beranekaragam tanaman?...Tidak mungkin. Selain memiliki ranting yang sama maka buah-buahnya pun sama. Demikianlah Allah memperlakukan manusia pada kehidupan akhir zaman ini, “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" (Wahyu 22:11) 

Bila anda bergaul dengan golongan apapun juga maka filter saja semuanya itu dengan apa yang telah dipesankan oleh Tuhan, “Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.” Apabila ada orang-orang yang membuat hidupmu menjauh dari Tuhan dan tidak lagi perduli dengan kasih maka itu adalah utusan sijahat setan. Demikian juga bila ada orang-orang yang munafik dan suka menabur fitnah, jauhilah mereka karena sewaktu-waktu kejahatan mereka akan melanda hidupmu. Engkau akan terbakar karena engkau sebagai Domba Allah masih tetap keraskan hati untuk berada didalam lingkungan serigala-serigala itu.

Bila ada orang-orang yang menegur dirimu dan memberitahukan kepadamu jalan-jalan Tuhan untuk engkau hidup mandiri juga semakin dekat kepada Tuhan, maka kejarlah pergaulan yang seperti itu. Sebab kemurnian dibalik semua nasehat itu adalah jembatan yang akan menyeberangkan dirimu memasuki dunia baru yang penuh pengharapan dan kebahagian. Apabila engkau menemukan mereka dengan tersembunyi berdoa, perduli dan rela berkorban pada semua kesulitan hidupmu maka sesungguhnya Allah telah menempatkan para penjaga gerbang domba-domba-Nya untuk hidupmu.

Saudara-saudara terkasih didalam Tuhan dan para pembaca yang budiman, ijinkan saya menuliskan dua sisi dari kehidupan rohani yang berseberanan jalan. Ketika anda membaca semuanya ini, yakinkan diri anda untuk tidak terjebak pada perdebatan, pertengkaran hingga kesakitan karena perbedaan jalan yang ada. Semua perbedaan itu mungkin saja muncul karena tingkat pengertian dan kerelaan hati yang ada.

Orang yang kekiri atau orang yang kekanan. Golongan domba atau golongan kambing. Orang yang berkhianat atau orang yang setia. Orang yang gila hormat  atau orang yang mengalah. Orang yang responi panggilan Tuhan dengan harga mahal ataukah orang yang berbalik bersatu menikmati kenikmatan kemenangan kesenangan duniawi. Maka pada kedua sisi yang akan saya tuliskan ini, akan saya padankan dengan tokoh-tokoh kitab suci seperti yang dinyatakan oleh Roh Kudus.

Berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang kemudian. Orang benar akan jalani proses-Nya lebih dahulu. Semua proses itu pastilah akan terasa menyakitkan. Sebelum pada akhirnya Allah menunjukkan kepada anda, niat baik dibalik kerelaan-Nya mengijinkan anda melewati lembah-lembah kelam yang penuh penderitaan itu.

=== $ ===

Marilah kita mulai masuki dimensi yang NEGATIF / KEHANCURAN yaitu kekiri, golongan kambing, para pengkhianat, orang yang gila hormat, berbalik pada dosa duniawi dan lari dari panggilan Tuhan.

Ø Seperti Korah, Datan dan Abiram (Bilangan 16)

Suatu perasaan yang dimulai dari keinginan jahat dan ambisi. Mereka mencuri kemuliaan Tuhan. Mereka mulai mempertanyakan otoritas yang dari Tuhan. Mereka bermain-main dan bersiasat dengan cara rohani. Mereka mengajak orang-orang untuk masuk dalam persekutuan jahat, pemberontakan dan melawan orang-orang yang diurapi Tuhan. Mereka menghalangi kemurahan dan belaskasihan Tuhan. Mereka sangat pentingkan keegoisan dirinya untuk menang melawan orang-orang yang berseteru dengan diri mereka. Pada akhirnya penghukuman Tuhan adalah penghukuman yang tidak masuk akal, sangat memilukan dan jadi sejarah peringatan tentang kejahatan yang tidak ditoleransi oleh Tuhan.

Ø Seperti Bileam (Bilangan 22)

Saya menyebut mereka sebagai nabi sungkan yaitu sekelompok orang rohani yang menyimpang dari pelayanan kemurnian hatinya. Mereka jadi sungkan. Mereka memberikan nasehat yang jahat. Mereka mengejar upah. Mereka yang memandang muka. Mereka yang hanya ramah kepada para donator hidupnya dan berlaku kejam kepada umat Tuhan. Mereka yang hidupnya penuh dengan puji-pujian yang palsu. Hidup mereka penuh kemunafikan. Mereka berlaku penuh jerat terhadap kepentingan, kebutuhan dan keuntungan atas dirinya. Pada akhirnya Tuhan mengirimkan peringatan yang supranatural (keledai pun berbicara) dan mengubah semua hal yang dilakukannya.

Ø Seperti Saul (1 Samuel 9; 2 Samuel 1)

Kasih karunia Tuhan yang luar biasa jadi hilang karena terikat pada tahta, harta dan kehormatan. Sekalipun sudah jauh dari Tuhan tetapi tetap tinggi hati. Semua orang tahu bahwa dirinya telah kehilangan hadirat Tuhan tetapi kesombongan, keangkuhan dan merasa dirinya paling hebat masih tetap dipertahankan. Perpecahan keluarga karena iri hati, kecemburuan dan nasehat-nasehat yang fasik masuk dalam hidupnya. Pada akhirnya ditolak Tuhan dan bencana kematian menyeluruh kepada dirinya hingga orang-orang yang bersamanya.

Ø Seperti Esau (Kejadian 25; Roma 9:13; Ibrani 12:16)

Meremehkan kasih karunia Tuhan. Sudut pandang hidupnya hanyalah sebatas kesenangan dirinya. Tidak perduli dengan perasaan orang lain. Hidupnya penuh dengan ketidaknyaman karena selalu direcoki oleh orang-orang disekitar hidupnya. Yang benar tidak dilihatnya tetapi yang tidak bermanfaat justru jadi perhatiannya. Merasa dirinya lebih pintar dari semua orang. Merasa dirinya lebih utama dari orang lain bahkan tidak menghargai dan menjaga perasaan orang tuanya sendiri. Sekitar hidupnya banyak orang-orang rohani tetapi yang nampak padanya hanyalah semua kejahatan rohani dan tertancap akar kepahitan sehingga ketika Tuhan mengutus yang benar maka hatinya tidak lagi mudah percaya. Pada akhirnya Tuhan menolak dirinya. menghukumnya dan akan ada banyak penderitaan dalam hidupnya.

Ø Seperti Yudas Iskariot (Yohanes 13 dan Kisah Para Rasul 1)

Semua kepercayaan Tuhan itu dibelokkan untuk kepentingan, keuntungan dan hal-hal yang jahat. Mengatasnamakan Tuhan untuk menghakimi. Seluruh bagian dari apa yang dilakukannya hanyalah bermuatan mamon. Hidupnya hanya untuk mencuri kemuliaan. Memulai kehidupan rohani dari Roh dan mengakhirinya dengan daging. Sekalipun ikut, mengalami dan menjadi saksi atas semua mujizat Tuhan tetapi mereka tidak setia. Mereka hanya pentingkan ambisinya. Uang berperan penting mengatur hidup mereka. Sekalipun semua peringatan kesesakan Allah berikan, mereka ditolong dan sesudahnya mereka tetapi dekil hati dan bebal dalam kehidupan. Pada akhirnya Tuhan menutup pintu kemurahan-Nya maka roh-roh intimidasi mengirimkan panah api roh maut atas hidupnya dan mengalami kematian fisik yang tragis.

Ø Seperti Nikolaus (Kisah 6; Wahyu 2: 6; Wahyu 2:15)

Semua hal disandarkan kepada kepentingan organisasi. Semua hal dikompromikan demi keamanan posisinya. Mereka hanya akan cari tempat pelampiasan untuk curhat semata tetapi hatinya tidak sungguh-sungguh kepada Tuhan. Mereka hanya mau mendengar suara-Nya tetapi tidak mau melakukan perintah-Nya. Dalam kesesakan mereka terlihat sangat bagus tetapi mereka bukanlah orang yang taat. Seluruh area hidupnya dipasung dalam ikatan roh-roh agamawi. Pada akhirnya Allah menyatakan kemarahan dan kebencian-Nya kepada mereka.

Tentulah hal-hal seperti ini jangan ada diantara kita. Sebab kitab suci telah memberikan contoh dan peringatan-peringatan kepada kita betapa ngerinya penghakiman dan kemarahan Tuhan karena semuanya itu.

=== $ ===

Sekarang marilah kita masuki dimensi yang POSITIF / KEMENANGAN PEMBUAT SEJARAH yaitu kekanan, golongan domba, orang yang setia,  yang hatinya suka mengalah, meresponi Tuhan, Taat seberapapun harganya dari Tuhan dan hidupnya hanya untuk mencapai perkenanan Tuhan;

Ø Seperti Ester (Kitab Ester)

Seorang wanita Allah yang berkasih karunia. Hatinya bersih. Hatinya disukai banyak orang. Karisma dan wibawanya dinyatakan ketika hidupnya diangkat. Beroleh kemurahan hidup maka yang didapatnya selalu yang terbaik. Disukai dan dikasihi banyak orang. Hidupnya membuat suaminya beruntung. Tindakan iman dan ketaatannya kepada Tuhan sangat terpuji. Dia berani melepaskan apapun juga demi mendukung Tuhan. Dia tidak pernah mau berhutang atas janji, komitmen ataupun nazatnya. Dia mengasihi Tuhan, keluarga dan selalu ada diantara orang-orang yang diurapi-Nya. Pada akhirnya Tuhan mengangkat dan memberkati hidupnya dengan ganjaran kehidupan, kehormatan dan kemuliaan hingga ke bangsa-bangsa.

Ø Seperti Henokh (Kejadian 5)

Seseorang yang berlaku tidak seperti kebanyakan orang. Hatinya melekat kepada Tuhan. Ketaatan kepada Tuhan melebihi orang-orang pada masanya. Dia mengajarkan jalan-jalan Tuhan secara murni. Memilih hidup sederhana, tersembunyi dan selalu ingin dekat Tuhan. Pada akhirnya Tuhan memberikan penghargaan kemuliaan bagi Henokh dan mengangkatnya dalam keadaan hidup-hidup.

Ø Seperti Nuh (Kejadian 5)

Memilih untuk tidak bergaul dengan orang-orang yang jahat dimata Tuhan. Seluruh hidupnya dijagai dengan cara radikal yaitu hidup yang tak bercela. Memilih untuk mentaati Tuhan dan berani melakukan hal-hal yang mustahil. Pada akhirnya Tuhan menyelamatkannya ketika hari bencana/penghakiman itu tiba dan membuat seisi dunia dalam perjanjian “busur pelangi dilangit” setelah Tuhan mencium bau persembahannya.

Ø Seperti Abraham (Kejadian 12-24)

Hatinya sangat radikal. Mengenal Tuhan secara mendalam. Berani melakukan tindakan-tindakan yang sangat beresiko. Hidupnya dipenuhi wibawa Allah. Seorang laki-laki dan pemimpin yang gentleman. Hatinya sangat baik dan dikenal baik oleh lingkungannya. Pada akhirnya Tuhan memberikan penghargaan besar atasnya untuk menjadi bapa orang beriman dan namanya disandingkan dengan Nama Tuhan “ Allah Abraham”.

Ø Seperti Musa (Keluaran; Imamat; Bilangan; Ulangan)

Sejak kelahirannya sudah diliputi kesusahan hidup. Sejak dari kecilnya sudah ada kasih karunia Tuhan. Hatinya sudah memiliki ketegaran, wibawa dan kelembutan. Dia memiliki kuasa dalam perkataan. Dia berkuasa dalam perbuatannya. Berani bayar harga untuk panggilan Tuhan dalam hatinya. Rela lepaskan kenyamanan hidupnya demi Tuhan. Hatinya sabar. Hatinya dapat memadamkan amarah Tuhan yang bernyala-nyala. Pada akhirnya Tuhan mengutusnya menjadi pemimpin besar dengan mujizat-mujizat Tuhan yang dahsyat, dalam masa tuanya Tuhan membuat hidup masuk pada suatu kesunyian diatas gunung dan tubuhnya jadi perebutan (Yudas 1:9)

Ø Seperti Yusuf (Kejadian 37-50)

Pribadi yang suka belajar. Jujur dan terbuka. Apa adanya kalau berbicara. Hatinya sangat terbuka, murni dan tidak bisa melihat hal-hal yang salah. Sejak masa mudanya sudah diperlengkapi karunia. Mengalami banyak proses dan lembah kelam. Alami fitnah-fitnah yang jahat dari apa yang bersumber dari roh asmara. Cakap dan dapat dipercaya. Pada akhirnya Tuhan menempatkannya jadi penguasa besar, sukses dan dapat dipercaya, hidupnya membuka jalan bagi garis keturunan yang banyak.

Ø Seperti Paulus (Kisah 7-26; 1 Korintus 15:9; Roma; Timotius; Filipi)

Sejak semula menyukai hal-hal rohani, mistik dan agama. Berani untuk bertindak. Tidak segan-segan untuk melakukan koreksi. Radikal. Berbalik pada pertobatan yang sesungguhnya. Tidak kompromi atas dosa. Ada banyak mujizat dalam hidupnya. Tuhan mengajarinya secara pribadi. Hidupnya jujur, terbuka dan jadi teladan. Penuh kemandirian dan kesadaran untuk jadi berkat. Seluruh hidupnya dibaktikan untuk melakukan kehendak Tuhan. Pada akhirnya Tuhan menghargai hidupnya untuk menjadi alat-Nya demi penyebaran kabar baik Tuhan dengan jangkauan bangsa-bangsa, surat-suratnya menjadi acuan dalam kitab suci dan mengakhiri hidupnya menjadi mata air yang dicatat sejarah.

Apa yang saya tuliskan ini merupakan sedikit saja dari tokoh-tokoh kitab suci yang terpuji, jad pahlawan-pahlawan iman yang terpuji untuk kita teladani. Ada banyak lagi akan anda temukan dalam catatan kitab suci. Ternyata lebih banyak yang dimensi POSITIF / KEMENANGAN PEMBUAT SEJARAH dalam catatan kitab suci.

Oleh karena itu marilah kita MEMILIH SELAMA MASIH DIBERI KESEMPATAN & MELANGKAH MASUK KE PINTU YANG TELAH ALLAH BUKAKAN bagi kita hari ini. Janganlah lagi kompromi. Tetapi taatilah TUHAN. Amin.

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY