Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

AGUSTUS & SEPTEMBER

PDF

MUJIZAT TUHAN MENGITARI HIDUPKU

TUHAN MENGGENAPI SEMUA MIMPI DAN VISI
IJINKAN TUHAN BERKARYA DALAM HIDUPMU

“Setelah memasuki 4 (empat) tahun semua mimpi yang Tuhan berikan kepada saya di Kota Minahasa itu, akhirnya saya baru dapat memahami sepenuhnya apa yang Tuhan kehendaki atas gereja yang telah dipercayakan-Nya semasa saya dan istri masih ada dulu. Dalam mimpi itu, saya sendiri yang memerintahkan semua tukang untuk membongkar bangunan yang besar itu karena fondasinya belum kokoh untuk membangun yang lebih besar dan megah seperti yang dikehendaki-Nya. Fondasi-lah yang akan menentukan setinggi dan semegah apakah bangunan kemuliaan-Nya.

Meski Tuhan mempercayakan suatu rancangan bangun yang tinggi, besar dan mulia kepada anda tetapi tanpa memiliki fondasi yang kokoh maka semuanya itu  tidak akan pernah tergenapi.
Semuanya telah berlalu, yang lama telah lenyap menjadi kenangan tetapi yang baru telah datang dan siap menjadi dupa harum bagi kemuliaan-Nya.

Pada masa rapat pertanggungjawaban organisasi gereja yang saya adakan pada bulan Juli 2016 ini, terjadi hal-hal yang sangat mengejutkan hati. “Janganlah berburu dalam kebun binatang sendiri” dan “sejak semula adalah Tuhan” merupakan istilah yang tepat untuk mengambarkan semuanya itu. Tetapi saya kemudian teringat kepada Firman Tuhan, “Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?” (Lukas 17:17).

Dahulu saya suka bertanya-tanya,”Mengapakah orang-orang Kristen sekalipun sudah mendapatkan mujizat Tuhan, kepercayaan dan kebaikan, tetapi sangat mudah sekali berbalik dari jalan pertobatan? Mudah sekali mencuri kemuliaan Tuhan? Mudah sekali menyimpang dari jalan panggilan Tuhan?.
Tuhan menjawab saya melalui Lukas 17:17. Saya kemudian memahami semuanya itu bahwa untuk menjadi seseorang yang tulus cinta Tuhan adalah seseorang yang berani menentang arus duniawi, berani menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, tahu budi bahwa hidup sejak mujizat itu terjadi merupakan kesempatan berharga dari Tuhan dan haruslah tahu diri bahwa diluar Tuhan – diluar kehendak-Nya, kita hanya akan buang-buang waktu dan yang tersedia adalah kehancuran. Hidup tanpa kebenaran-Nya hidup tidak berbuah dan sia-siakan masa depan.

Saya ingin menyakinkan pada semua pembaca bahwa benar apa yang Tuhan Yesus katakan, “Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil." (Yohanes 7:24). Banyak alasan rohani untuk hidup berduka dan dilukai pada bulan Agustus 2016 ini. Tetapi saya mengalami suatu sukacita yang baru…ya…anggur baru dalam pelayanan ini. Semuanya menjadi lengkap ketika Tuhan pesankan kepada saya, “Semua gereja masa lalumu sudah tak ada lagi. Sekarang adalah yang baru. Gereja Ciptaan Baru yang berkiblat kepada ketaatanmu menjaga wasiat bunda tercintamu.”

Dimulai dari bayangan muka orang-orang gereja masa lalu saya yang telah pergi tanpa menghiraukan sedikitpun wasiat almh. Istri tercinta saya itu. Saya anggap wajar pernyataan-Nya itu. Tuhan tahu yang terbaik. Hal ini tak ubahnya seperti masa Musa membawa keluar bangsa Israel dari Mesir lalu semua orang itu mati selama 40 (empat puluh) tahun di Padang gurun sekalipun mereka telah melihat semua mujizat Tuhan yang dahsyat itu. Semua generasi itu sudah tak ada lagi.

Tersisa sedikit orang saja yaitu generasi pemimpin “Yosua dan Kaleb” untuk mendidik suatu angkatan yang belum memahami apapun juga, bahkan belum melihat mujizat-mujizat besar seperti generasi pendahulu mereka. Bunda saya telah berpesan beberapa hari sebelum kematiannya, “Nak, pergilah untuk mendirikan gereja di Bandung. Adakanlah konser, sekalipun mama tidak bisa jalan maka mama akan duduk di kursi roda mendukung dari bawah. Tolong mereka yang sakit dan yang susah hidupnya.”

Sejak Agustus 2016 ini semua pelayanan gereja yang Tuhan percayakan ke saya telah menjadi Jki Sheep Gate – Father’s Miracle. Seluruh keberadaan almarhumah istri tercinta akan digantikan oleh Rehuel Natalia, putri kami. Sesuai dengan wasiat mama maka saya membentuk suatu team penyembah yang lebih baik dari sebelumnya. Orang-orang ini merupakan keluarga bagi saya. Dan memang mereka merupakan keluarga bagi hidup saya terutama semasa saya sedang kesusahan dan kesendirian. Mereka lahir dalam gereja Father’s Miracle dan saya sendiri yang membaptisnya.

Inilah era baru dalam perjuangan pelayanan. Pelayanan yang datang dimulai dari mimpi hingga kegenapan kehendak-Nya. Semuanya mirip sekali dengan apa yang terjadi dalam masa Abraham bahwa semuanya harus muncul dan lahir dari rumah-Nya, “Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya,” (Kejadian 14:14)

Saya mengikuti pimpinan Tuhan bahwa gereja yang diwasiatkan oleh bunda saya menjadi aliran utama seperti yang telah dinubuatkan jauh-jauh hari, “Dia akan membawa api Tuhan turun dari Bandung menuju Jakarta, lalu akan sampai ke kota-kota lainnya hingga bangsa-bangsa.”

Saya mulai merintis lagi gereja yang pernah ada di Jakarta ini dengan nama Jki Sheep Gate – Father’s Miracle Jakarta. Sementara pelayanan saya di  Jki Sheep Gate – FM Bandung sudah dipadati jiwa-jiwa. Penuh nuansa kekeluargaan bahkan sudah ada barisan penatua.

Perintisan Jki  Sheep Gate - FM Jakarta ini dibekali dengan KKI (Kebaktian Kesembuhan Illahi) yang akan berjalan setiap hari Selasa. Pelayanan Mujizat dan Kesembuhan ini di mulai melalui keluarga saya sendiri yaitu anak-anak yang bermain musik dan menyembah. R2Z (Rehuel – Richie – Zerach) merupakan pilar-pilar penyembah yang dikehendaki-Nya. Seiring waktu saya percaya sepenuhnya bahwa Allah akan memasyurkan Nama-Nya lewat generasi ini. Amin.

Mujizat Tuhan Masih Ada
Inilah Imanku kepadaMu Ya Tuhan




“Pak, apakah sudah boleh menginformasikan kepada orang-orang yang suka bertanya tentang gereja bapak di Jakarta?” Demikian Ibu Angel – gembala muda pelayanan ini bertanya. Hal ini bukanlah suatu keadaan yang mudah dimengerti oleh banyak orang. Sebab sudah sekian tahun lamanya saya memilih berdiam. Saya telah mengamati bahwa orang-orang datang ke gereja masa lalu saya itu hanya untuk datang satu kali saja. Mengapa?
Saya akui bahwa kedukaan hati semenjak kepergian istri saya ke sorga telah menorehkan luka mendalam. Saya telah melihat dan merasakan semua kepiluan dibalik ketidaksetiaan orang-orang rohani. Saya bahkan tidak bisa berkata-kata lagi atas apa yang telah terjadi. Anak-anak kandung saya sendiri bahkan berkata,”Papa, kami ndak mau ke gereja Jakarta. Ndak enak dan dicemberutin terus.” Allah tahu semuanya itu maka DIA mengutus saya untuk menginjil keluar dan langkah demi langkah, saya semakin sembuh dan semakin kuat.

“Kalian dengarkan, Tuhan pesankan bahwa My Time Has Come untuk pelayanan gereja di Jakarta.” Kata saya kepada Ibu Angel, Rehuel, Richie, Zerach, Adrianus dan Lina ketika kami sedang melayani di Kota Kudus 2016. Semuanya itu telah Tuhan nyatakan jauh-jauh hari sebelum meeting organisasi. Allah menyatakan semua perkara yang akan terjadi itu kepada kami sekeluarga  dengan cara yang ajaib. Mimpi merupakan cara Allah yang sering anak-anak saya ceritakan secara detail.

“Silahkan aja Bu Angel yang atur. Mulai sekarang gereja FM Jakarta terbuka buat semua orang yang mencari Tuhan.” Demikian saya menjawab. Lalu Bu Angel berkata lagi, “Pak, Orang ini sedang menderita sakit cukup parah, menurut dokter sudah tidak bisa tertolong lagi dan mau minta Pak Djohan doakan selepas ibadah raya.” Saya mengangguk dengan senyum.
Ibadah Perdana FM Jakarta pada awal Agustus 2016 ini hanya berisikan beberapa orang jemaat saja. Lalu datanglah sepasang suami istri dengan satu orang putrinya. Khotbah pesan Tuhan di FM Jakarta ini pada umumnya sangat baik untuk orang-orang yang memiliki hati haus lapar akan Tuhan.

Selepas khotbah, tiba-tiba Roh Kudus membisiki saya untuk mengundang jemaat yang hendak didoakan untuk maju ke Altar Tuhan. Wanita yang menderita sakit itu maju ke depan dan dipapah oleh suaminya. Saya menumpangkan tangan dan………(Ikuti kisah lengkapnya pada tulisan dibawah ini dan jadikanlah semuanya ini sebagai pelajaran berharga buat iman kita bahwa selagi ada waktu dan kesempatan, CARILAH TUHAN dan KEBENARAN-NYA.)

Mari kita untaikan doa syafaat buat semua saudara seiman kita yang membutuhkan Mujizat Tuhan Yesus hari ini.

 

MUJIZAT TUHAN MENGITARI HIDUPKU

“Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka. Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.
Pada waktu murid-murid Yesus menyeberang danau, mereka lupa membawa roti. Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti." Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!

Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian?  Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?  Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"  Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi." Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”  (Matius 16: 1-21)

Ketika anda membaca apa yang tertulis dalam cerita Firman Tuhan ini maka anda akan menemukan dengan luar biasa tentang Tuhan Yesus. Jawaban-jawaban-Nya. Keterusterangan alias keterbukaan-Nya. Pertanyaan-pertanyaan-Nya. Pernyataan-pernyataan-Nya. Bahkan hal-hal masa depan yang dinyatakan-Nya. Anda dapat mengatakannya dengan bahasa Alkitab yaitu Tuhan Yesus telah bernubuat perihal masa depan bahkan kematian-Nya.  Adakah hari ini anda masih menemukan kuasa Roh Kudus masih bekerja demikian detailnya? Demikian tepatnya? Dan demikian terbukanya?....Masihkah ada dimensi mujizat seperti ini mengitari kehidupan anda dan keluarga?

⦁    TANDA-TANDA

Marilah kita perhatikan lagi apa yang mendasari semuanya ini, “Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.” (Matius 16:1) Dalam pandangan theology orang-orang Farisi dan Saduki adalah hal yang biasa untuk bertanya seperti itu. Mengapa?...Karena mereka memiliki pengetahuan atas dasar sekolah theology.
Tuhan Yesus telah membuat banyak sekali mujizat dalam pelayanan-Nya kepada banyak orang sakit, terbelenggu setan, didera kemiskinan dan berbagai masalah yang sudah menjadi bagian kehidupan yang biasa bagi orang-orang Farisi dan Saduki. Tuhan Yesus bukan saja menyatakan hikmat dari pemahaman kitab suci tetapi DIA telah menyatakan lewat perbuatan-Nya bahwa semua pengajaran-Nya itu adalah kebenaran yang berbuah. Setiap orang yang membutuhkan TUHAN akan beroleh jawaban-Nya secara nyata.

Keadaan supranatural yang luar biasa ini tidak dapat dibantah oleh orang-orang Farisi dan Saduki. Mereka memiliki pengetahuan theology tetapi mereka tidak memiliki mujizat seperti yang Tuhan Yesus lakukan itu. Kereta pengetahuan hanya akan membawa anda berjalan lurus tetapi akan terhenti ketika dipertemukan pada lobang dan jurang pemisah. Demikianlah halnya dengan pengetahuan rohani, selama anda lurus (saleh) maka hidup anda akan baik-baik saja. Tetapi adakah kehidupan ini hanya akan lurus saja? Adakah jalan dalam kehidupan ini hanya datar? Tidak berlobang? Tidak ada lembah, bukit dan gunung?
Saya dapat memberikan kesaksian hidup kepada anda _ para pembaca yang cinta Tuhan bahwa jalan yang lurus itu ada.  Saya pernah melihatnya ketika Allah menunjukkan kepada saya semasa saya baru menikah dulu yaitu jalan pada dunia orang mati. Di sana arwah-arwah hanya jalan lurus, tak berekspresi dan lurus kaku dalam wajah kematian yang tidak ada lagi buah Roh.

Artinya selagi anda dan saya masih hidup maka, akan ada lobang dan jurang pemisah yaitu kesusahan, kesulitan, pencobaan dan peperangan dalam hidup ini. Saat anda menunganggi kereta rohani maka anda akan terhenti tepat ketika diperhadapkan pada lobang dan jurang pemisah itu. Anda akan terhenti ketika semua bencana dan penderitaan itu datang. Demikianlah halnya dengan apa yang dirasakan oleh orang-orang Farisi dan Saduki itu. Mereka melihat suatu Kereta yang lain…Kereta yang bisa hindari lobang….Kereta yang bisa terbang….Kereta yang berapi….hahaha….Siapkah anda memasuki pemahaman supranatural tentang Kereta sorga ini?

⦁    KERETA ELIA

Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan. Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan. Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: "Di manakah TUHAN, Allah Elia?" Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa.” (2 Raja-raja 2:11-14)

⦁    KERETA YEHEZKIEL

Aku melihat, sungguh, di atas tanah di samping masing-masing dari keempat makhluk-makhluk hidup itu ada sebuah roda.  Rupa roda-roda itu seperti kilauan permata pirus dan keempatnya adalah serupa; buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah yang lain. Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan; mereka tidak berbalik kalau berjalan.  Mereka mempunyai lingkar dan aku melihat, bahwa sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata.

Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan di samping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat. Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka, sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya.
Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu berjalan; kalau mereka berhenti, roda-roda itu berhenti; dan kalau mereka terangkat dari tanah, roda-roda itu sama-sama terangkat dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya. Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai cakrawala, yang kelihatan seperti hablur es yang mendahsyatkan, terbentang di atas kepala mereka. Dan di bawah cakrawala itu sayap mereka dikembangkan lurus, yang satu menyinggung yang lain; dan masing-masing mempunyai sepasang sayap yang menutupi badan mereka. Kalau mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti suara air terjun yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, seperti keributan laskar yang besar; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai. Maka kedengaranlah suara dari atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai.

Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka ada menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti rupa manusia. Dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke atas a ku lihat seperti suasa mengkilat dan seperti api yang ditudungi sekelilingnya; dan dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke bawah aku lihat seperti api yang dikelilingi sinar. Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.” (Yehezkiel 1:15-28)

Saya ingin anda_para pembaca dapat melihat, menimbang dan memahami bahwa pada sisi orang-orang Farisi dan Saduki adalah sulit untuk mengerti atas semua hal yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Sebab semua kereta rohani memiliki keterbatasannya. Demikian keadaan rohani yang ada hari ini bila hanya berkiblat dengan semua doktrin rohani tanpa diperlengkapi oleh Roh Tuhan.

Tuhan Yesus meminta dan mengutus Roh Kudus kepada kita semua yaitu orang-orang percaya yang terhimpun dalam gereja kudus-Nya. Roh yang sama_yang telah telah menuntun Nabi Elia, Nabi Elisa dan Nabi Yehezkiel akan menuntun kita untuk mencapai hal-hal supranatural itu. Kita akan memasuki dunia mujizat Tuhan Yesus dengan pertolongan Roh Kudus-Nya.

Kembali saya akan mengingatkan kepada anda_para pembaca yang hidup takut akan Tuhan bahwa doktrinasi rohani yang tidak didasarkan oleh Roh Kudus hanya akan membuat hidup kita jadi sempit, penuh pembenaran diri dan terikat kepada pengertian yang gelap.  Perhatikan dengan seksama jawaban Tuhan Yesus berikut ini, “Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.” (Matius 16:2-3)

Kehidupan rohani yang terikat pada hal-hal lahiriah hanya akan membuat hidup kita jadi terkurung dalam penjara keegoisan rohani. Semua hal hanya akan terbiaskan pada cerita-cerita rohani yang berbalutkan imajinasi manusia-manusia rohani yang belum tentu berbuah kebenaran. Semua manusia rohani dapat merekaya hal-hal seperti ini. Oleh karena itulah sejak semula Tuhan menghendaki kita serupa dan segambar dengan DIA yaitu memiliki karakter, tabiat dan keteladanan hidup seperti Kristus. Kasih, ketulusan dan kedewasaan mendasari semua area hidup kita.

Saya tidak bermaksud mengajak anda memasuki dunia rohani yang terlalu terang tetapi sebaliknya, saya bersungguh hati untuk mengimpartasikan kepada anda tentang kesederhanaan hidup. Semua hal diperbolehkan tetapi tidak semua hal membangun akan hidup kita.

Semua pengejaran dan cita-cita rohani adalah lumrah tetapi barangsiapa bijak akan tahu dan patut mempertimbangkan semua konsekwensi dari pencapaiannya! Bila ambisi  rohani, kebohongan dan ketidakmurnian mendasari semuanya maka yakinlah bahwa kesombongan sejak awal mula telah meracuni hatimu. Perjalanan rohanimu…segera dan akan capai semua kehancuran seiring dengan keangkuhan.
Perhatikan penilaian Tuhan Yesus kepada generasi yang meminta tanda-tanda ini, “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.” (Matius 16:4) Tuhan memanggilnya sebagai angkatan yang jahat dan tidak setia. Mereka yang terpanggil seharusnya memahami bahwa panggilan Tuhan atas dunia rohani haruslah berkiblat kepada kasih, komitmen, kerendahan hati, jadi teladan dan hidup memberkati Nama Tuhan.

Apakah anda terkejut ketika mengetahui bahwa Tuhan Yesus menjawab pertanyaan dengan bahasa profetik? Hal seperti sudah jelas sekali bahwa TUHAN tidak tertarik kepada area coba-coba yaitu semua kepalsuan dibalik kehidupan rohani.

Orang benar akan berpegang kepada kebenaran
Orang palsu / pembohong hanya akan meraba-raba kebenaran

⦁    PENGAJARAN DAN PERUMPAMAAN

Sekarang marilah kita melihat sisi yang berbeda. Bila anda sudah tahu dengan pasti bagaimanakah sikap dan penilaian Tuhan Yesus terhadap orang-orang rohani yang tidak hidup dalam kebenaran sebagai angkatan yang jahat maka sekarang perhatikanlah apa sikap dan penilaian Tuhan Yesus terhadap murid-murid rohani yang belajar keteladanan-Nya?

Perkara lupa merupakan penyakit kebiasaan yang akan mendera siapapun juga. Tak jarang karena “kelupaan” membuat kita dimarahi oleh orang-orang yang berkepentingan atasnya. Manusia bisa marah tetapi lain dengan Tuhan. Saat murid-murid kelupaan, “Pada waktu murid-murid Yesus menyeberang danau, mereka lupa membawa roti.” (Matius 16:5)

Sebenarnya lupa membawa roti merupakan hal yang fatal dalam perjalanan. Tetapi murid-murid ini telah belajar kepada “Sang Master Solusi” bahwa bagi Tuhan Yesus selalu ada solusi. Murid-murid telah terbiasa melihat Tuhan Yesus menguraikan semua kekusutan yang terjadi semasa perjalanan mereka. Tuhan Yesus sendiri memahami semua kelemahan murid-murid-Nya. Perhatikan apa tanggapan-Nya,” Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (Matius 16:6)

Tuhan ingin mengingatkan kepada murid-murid-Nya, ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa ada yang lebih berbahaya daripada semua hal-hal lahiriah yaitu ragi orang Farisi dan Saduki. Suatu peringatan Tuhan yang disampaikan-Nya dalam perumpaan. Suatu pengajaran rohani yang dijabarkan-Nya ketika murid-murid berbuat kesalahan. Guru yang bijaksana tidaklah melepaskan ledakan emosi tetapi lebih kepada pengajaran. Sebab ada tujuan mulia dibalik semua perjalanan rohani ini. Oleh karena itu semua yang datang dari Tuhan akan memiliki feedback dan solusi yang tidak sama dengan yang bersumber dari manusia. Yang dari Tuhan sekalipun dalam perumpaan, tetap akan beroleh penjelasan yang bertujuan mengajarkan kepada orang-orang rohani tentang kehendak Tuhan. Tidak semua hal rohani itu baik dan sesuai dengan kehendak-Nya.
Kitab suci bisa sama tetapi penafsiran dan penerapannya akan berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu kerapkali saya ingatkan agar setiap orang rohani mengenal siapa pembimbing (Mentor rohani) mereka supaya serapan dan keteladan rohani yang anda akan serap memiliki bobot, bibit dan bebet yang sesuai dengan kehendak-Nya.

Perhatikanlah kejujuran para murid, “Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti." (Matius 16:7) Kejujuran haruslah mendasari hidup manusia rohani. Sebab semua manusia rohani mungkin saja akan berbuat salah tetapi orang-orang yang takut akan Tuhan lebih memilih kejujuran dan pertobatan sebagai solusi dalam membenahi dirinya.

Jauhilah semua kesalahan yang telah anda sadari sejak semula. Janganlah meneruskan apapun juga yang sejak semula sudah diawali dengan kebohongan. Berhentilah sejak anda sadar. Kuatkan dan teguhkan hati anda untuk memilih kebenaran daripada seribu satu pujian manusia dan godaan setan. Sebab TUHAN tidak akan pernah membenarkan kebohongan dan kepalsuan rohani.

Lihatlah tanggapan Tuhan terhadap kejujuran, “Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!  Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian? Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?  Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (Matius 16:8-11)

Pemahaman dan pengertian yang Tuhan Yesus sampaikan melalui ingat-ingatan akan kebaikan Tuhan. Sebab orang yang tahu diri akan dengan mudah memahami dan mengenal jalan hidupnya dengan sekali mengingat semua kebaikan Tuhan. Mujizat Tuhan yang pernah anda alami itu merupakan simbol arah tahu budi. Bahwa Tuhan menghendaki anda untuk lebih baik hari ini. Tuhan ingin anda tidak terjerat dan jatuh pada hal-hal yang disebut kehidupan rohani yang lahiriah. Suatu tarikan dari apa yang disebut kwantitas (jumlah besar) yang pada akhirnya akan menyeret anda meninggalkan semua jalan kemurnian, ketulusan dan kasih-Nya.

Sebesar apapun juga berkat yang Tuhan berikan kepada anda maka milikilah hati seluas samudera raya. Supaya berkat dan kepercayaan yang ada, tidak membuat hati anda menjadi sempit. Membuat anda berbalik kepada kehidupan manusia lama yang penuh dengan keserakahan, pelit dan mau menang sendiri.

Tuhan ingin anda menyadarinya bahwa apa yang anda miliki sekarang ini merupakan sebuah anugerah-Nya semata. Titipan Tuhan semasa anda hidup di muka bumi. Bahwa Tuhan ingin anda menyadarinya bahwa harta pusaka anda adalah Tuhan Yesus itu sendiri. Dimana Tuhan berada disitu anda berada. Dimana Tuhan Yesus mengadakan mujizat disitu hidup anda dikitari semua mujizat itu. Berlimpah hatimu oleh kemurahan maka seluruh garis keturunanmu beroleh kemurahan-Nya tak berkesudahan,

Anda tidak perlu takut untuk berbalik kepada Tuhan. Sebab korban syukur yang harum dan terbaik adalah ketika seseorang mau berbalik dari jalan-jalannya yang jahat. Mereka mau berbalik kepada hidup yang sesuai tuntunan kasih, kejujuran, kesetiaan dan ketulusan. Mereka yang belajar untuk menyangkal diri dan pikul salib kehidupan dengan penuh kesadaran. Mereka yang tidak bersaksi dusta.

Mereka yang tidak mencemarkan imannya seperti “Esau” demi pengejaran makanan (lahiriah/fisik/ibadah hanya untuk makan) dan mempermalukan Tuhan dengan sikap-sikap penuh kepalsuan rohani dibalik dusta pengharapan belaskasih manusia. Merekalah yang akan menerima pemahaman hidup yang sesungguhnya, “Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.” (Matius 16:12)

⦁    PERTANYAAN DAN KEHENDAK TUHAN

Kehidupan rohani yang ada adalah kehidupan rohani yang dipengaruhi dan mempengaruhi. Sosialita dan pergaulan rohani sangat penting dalam kehidupan ini. Oleh karena itu siapa yang bijak akan lebih memilih kemurnian dan ketulusan. Sementara Nama Tuhan dapat dikumandangkan oleh semua manusia rohani tetapi pengenalan adalah buah kebenaran. Siapa yang mengenal Tuhan akan mengalami-Nya secara mendalam.
Kehidupan iman yang anda miliki apakah berkwalitas sesuai kehendak-Nya ataukah sebaliknya? Kehidupan iman yang dipengaruhi oleh perkataan rohani yang dikumandangkan semata, “Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"

Suatu hari Tuhan Yesus akan bertanya yang sama kepada anda tentang hal yang sama seperti ini. Entahkan dalam keadaan apapun yang ada, saya yakinkan anda bahwa suatu hari Allah akan menguji iman dan kwalitas hidup rohani anda secara pribadi…ya secara pribadi.

Tak ada bedanya dengan murid-murid pada saat itu, telah banyak menerima suara-suara rohani yang berkumandang. Maka mereka menjawab berdasarkan semua suara rohani yang masih melekat pada pikiran mereka, “Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."(Matius 16:14)
Hal ini menandakan bahwa kumpul-kumpul rohani saja tidaklah cukup, bila tidak disertai dengan pengenalan pribadi akan Tuhan. Semua kumpul rohani pada suatu titik justru akan menjadi persimpangan “kebingungan rohani”. Mengapa saya berkata demikian?” Sebab orang yang tidak memiliki fondasi iman yang kokoh akan mudah terombang-ambing dengan perbedaan pengajaran rohani.  Bahkan tanpa memiliki tuntunan Roh Kudus secara benar, anda dengan mudah akan tersesat dalam arus kepalsuan rohani.

Setan adalah penguasa kegelapan yang sangat suka membelokkan pemahaman Firman Tuhan. Kesesatan yang diciptakan oleh setan muncul dari kesesatan hati yang pada akhirnya melahirkan penafsiran rohani yang juga menyimpang dari kebenaran, kasih, ketertiban dan ketulusan hidup.

Oleh karena itu sangatlah baik bila setiap orang diuji dalam dapur  kesengsaraan supaya mereka dapat memiliki kemurnian hati yang terpuji. Hanya orang yang telah dimurnikan oleh Tuhan akan memiliki kwalitas iman yang terbukti. Dan setan pun tahu akan hal ini. Bahwa kwalitas iman yang murni dan tulus dihadapan Tuhan adalah kuasa kasih yang ditakuti oleh banyak penguasa kegelapan. Mereka ini memiliki otoritas dan iman yang teguh dalam Nama Tuhan Yesus. Nama Yesus begitu berkuasanya pada bibir perkataan mereka. Haleluyah.

Pertanyaan Tuhan hanya akan dapat dijawab melalui anugerah Roh Tuhan, “  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"  Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"  (Matius 16:15-16)  Semua yang datang dari Tuhan akan selalu berfokus dan bermuara kepada TUHAN. Semua yang datang dari Tuhan memiliki tujuan dan kemuliaan.

Ketika Roh Tuhan mendasari hati maka semua area rohani akan menuju kepada satu titik pemahaman yaitu “Rencana dan Kehendak Tuhan”. Sebab hati yang telah dipenuhi oleh seluruh pengurapan Roh Tuhan akan menjawab pada dimensi profetik dan kata-kata iman supranatural yang mungkin saja sulit dipahami oleh pikiran-pikiran manusiawi. Perhatikan saja percakapan berikut ini, “Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.  Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (Matius 16:17-19)

Baru-baru ini saya dikejutkan oleh pemahaman Roh Kudus tentang Eklesia (Gereja) yaitu orang-orang yang dipilih, dipanggil dan dipisahkan dari dunia ini dengan maksud Tuhan yang mulia disamakan dengan batu karang. Allah membisiki saya bahwa setiap orang pilihan akan dihantam oleh berbagai badai, gelombang, perubahan musim bahkan pergeseran dunia. Mereka yang disebut batu karang (gereja/orang pilihan) adalah mereka yang masih bertahan dan masih ada dalam kehidupan. Mereka inilah yang disebut setia. Sebab pada masa penghakiman Kristus nanti, mereka inilah yang akan dijemput TUHAN sebagai generasi yang lebih dari pemenang, “Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia." (Wahyu 17:14)

Ketika memahami semuanya ini, saya terus tertegun dan berkata, “Alangkah susahnya menjadi orang pilihan Tuhan. Sebab kebenaran yang ada hanya akan nyata bila seseorang telah melewati semua proses-Nya tanpa sepatah kata dan tangisan lagi.”

⦁    KETERBUKAAN MASA DEPAN

Berbicara tentang masa depan akan lebih mudah bila anda bisa mendengarkan tentang kesaksian mereka yang mengalami tuntunan Roh Kudus akan hal ini. Sebab uraian theology semata akan sulit untuk menjabarkannya kepada anda. Sekalipun dituliskan dengan beribu-ribu kata dan tulisan yang indah, tidaklah mudah untuk mendefinisikan perihal masa depan.

Hanya orang-orang yang telah melalui jalan ini, mereka saja yang bisa menceritakannya. Meskipun anda belum memahaminya tetapi simpanlah baik-baik semua janji Tuhan karena suatu masa akan digenapi-Nya maka saat itulah anda akan mengetahuinya bahwa Tuhan telah berbicara kepadamu tentang hari ini ketika di masa lalu itu anda mencatat semua pernyataannya.

Saya telah melihat, mengalami dan merekam banyak kesaksian akan hal ini. Oleh karena itu saya percaya kepada Tuhan dengan segenap hati. Dunia kematian, dunia kehilangan dan semua duniawi tidak lagi membatasi saya dalam mengikuti Tuhan. Dimana Tuhan Yesus berada, kerinduan hati saya selalu ada didekat-Nya. Menyaksikan semua keajaiban-Nya sampai garis akhir kehidupan ini.

Bahkan sekiranya mungkin, melihat semua perihal masa depan seperti yang dituliskan dalam Kitab Wahyu itu bahwa dunia akan dilipat seperti gulungan kertas. Semua yang hidup dan yang mati akan menghadap ditahta penghakiman Kristus. Semua kitab akan dibentangkan. Oh luar biasanya hari itu….hari yang dijadikan oleh TUHAN.

Dalam dunia pelayanan rohani, saya telah melihat semua keterbukaan Tuhan tentang masa depan. Saya banyak melayani orang-orang yang akan berakhir hidup di dunia yaitu orang-orang menjelang ajalnya. Betapa luar biasanya Tuhan atas kehidupan ini. Beberapa kali saya dilarangTuhan untuk datang melayani dan dampaknya wow saya disalahkan bahkan dicerca banyak perkataan buruk. Oleh karena orang-orang yang saya tidak kenal sama sekali itu ternyata meninggal dunia. Lalu beberapa bulan kemudian pasangannya juga meninggal dunia.

Saya bersedih atas semuanya itu. Sebab kuasa doa dan mujizat yang Tuhan berikan kepada saya ini memang diperuntukkan menolong banyak orang. Tetapi haruslah disadari bahwa karunia yang ada pada saya ini milik TUHAN seutuhnya. Saya bahkan tidak dapat berbuat apa-apa dari diri saya sendiri. Tepat seperti yang telah tertulis berikut ini, “Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”  (Matius 16: 20-21)

Bahwa dalam keputusan dan kedaulatan-Nya atas masa depan, TUHAN tidak menghendaki campur tangan dan pembelaan manusia. Petrus pun ditegurnya karena memikirkan hal yang tidak dikehendaki-Nya dibalik pernyataan masa depan meskipun ada unsur kematian dibaliknya. TUHAN ingin kita memahami kehendak-Nya. Tuhan ingin kita dapat menangkap suatu pedoman iman bahwa dalam setiap keputusan-Nya pastilah mengandung suatu unsur prioritas terbaik dibandingkan semua perselisihan, pendapat, kepentingan bahkan pembenaran diri.

Ada yang sudah waktunya meninggal dunia maka relakanlah untuk mereka meninggal dunia tanpa pernah menyalahkan siapapun juga. Sebab hamba-hamba Tuhan bukanlah Tuhan. Mereka tidak ada andilnya atas nyawa seseorang bila sudah capai waktunya.Tuhan bahkan menyembunyikan dari saya perihal kematian istri saya hanya dalam kurun waktu 3 bulan sejak KKR Berlari Mendahului Hujan terakhir di Kota Manado 2011 itu. Saya tetap belajar percaya kepada-Nya. Saya menguatkan hati untuk tabah jalani semuanya. Ada sepasang anak kandung saya yang menjadi fokus pelayanan kasih, alasan hidup dan cinta yang tiba-tiba terhilang begitu saja.
Saya melihat pada diri wanita yang maju ke Altar Tuhan pada ibadah raya FM Jakarta itu keluar ulat-ulat belatung berjatuhan dari tubuhnya ke lantai. Lalu Roh Kudus berkata, “Perintahkanlah kepada suaminya untuk meletakkan tangannya pada bagian tubuh istrinya yang sakit dan engkau tumpangkan tanganmu pada tangan suami orang tersebut. Saat saya tumpangkan tangan maka saya kembali melihat organ-organ tubuh yang membusuk dan menghitam. Suatu pemandangan yang memilukan hati saya saat itu. Lalu saya pun berkata, “Tuhan untuk inikah datang jemaat ke gereja FM Jakarta yang baru hamba-Mu ini rintis kembali bersama anak-anak hamba? Apakah jemaat yang akan datang ini, sakit dan hanya untuk mati saja di gereja? Suatu suara yang lembut dan penuh keagungan itu menjawabku dan berkata….(Bersambung pada bulletin Oktober 2016)

Yang saya tahu dan pahami adalah tersedia keistimewaan bagi mereka yang bergaul karib dengan TUHAN. Roh Kudus yang memiliki otoritas atas semua kedaulatan TUHAN akan melakukan berbagai hal yang disebut perpanjangan, belaskasihan, kasih karunia dan kesempatan hidup. Tetapi orang-orang yang seperti ini pastilah telah mencapai tingkatan berserah dan ketaatan sepenuhnya kepada Tuhan. Mereka relakan seluruh hidupnya buat Tuhan. Mereka yang lebih memilih jalan salib daripada kenikmatan duniawi. Mereka yang benar-benar merdeka dalam kehidupan. Mereka yang memiliki kesadaran, pertobatan dan kasih yang murni. Bergaullah dengan orang-orang pilihan Tuhan yang dapat melihat masa depan ini.

Dimana TUHAN ada disitulah mereka berada.
Dimana ada TUHAN disitu ada mujizat
Siapa yang dikenan-Nya pastilah hidupnya dikitari mujizat-Nya. Amin
AGENDA PELAYANAN
JKI SHEEP GATE – FATHER’S MIRACLE
Pdt. Pertamaputra Djohan
( Terbuka untuk umum )

⦁    IBADAH RAYA PAGI FM JAKARTA

SETIAP HARI MINGGU, JAM 07.00 WIB
BERTEMPAT DI:
RUKO CITY HOME M-3, KOMPLEK MOI
Kelapagading – Jakarta Utara

⦁    IBADAH RAYA SORE FM BANDUNG

SETIAP HARI MINGGU, JAM 17.00 WIB
BERTEMPAT DI:
GEDUNG GRAHA CAHAYA MULIA
JL. Terusan Pasir Koja No. 365 Bandung

⦁    KEBAKTIAN KESEMBUHAN ILLAHI

SETIAP HARI SELASA, JAM 18.00 WIB
BERTEMPAT DI:
Gedung APL Lt. 27 Central Park Mall
Jakarta Barat

⦁    PELAYANAN LIVE RADIO

SETIAP HARI KAMIS, JAM 15.00 WIB
MAESTRO 92.50 FM BANDUNG

Informasi Hubungi:  0878 2106 8237

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY