Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

JULY 2016

PDF

TINDAKAN KASIH - TANPA PANDANG HARGA

HIDUP TAHU DIRI DAN TAHU BUDI

“Nak, Angel itu orang baik.Bila tidak ada keluarganya yang perduli maka bawa pulang saja ke rumah biar mama yang merawatnya.Kasihan dia karena hidupnya pasti banyak menderita.”Demikianlah perkataan almarhumah bunda saya semasa hidupnya dulu di masa Ibu Angel divonis secara medis terserang sakit kanker payudara.Dokter-dokter di Bandung menganjurkan untuk segera menjalani operasi pengangkatan payudara.

Saya telah melihat, mendengar dan bahkan melihat secara langsung semua perkara yang telah terjadi dalam kehidupan Ibu Angel semasa penderitaan itu.Secara pribadi saya tentulah tidak dapat menghindari etika kehidupan antara pria dan wanita.Tetapi semua hal itu jadi tidak lagi sebagai penghalang ketika seorang bunda yang terhormat membuka pintu belaskasihan atas Ibu Angel. Semua yang terjadi adalah anugerah Tuhan semata dan ada makna hidup yang mendalam untuk kita pelajari demi masa depan.

“Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah—yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan—, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan. Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat," (Ibrani 2:10-12)

 

“Saat menjalani semua penderitaan itu saya merasakan hidup seorang diri.Tanpa ada teman-teman yang selalu berkumpul dalam acara senang-senang itu.Tanpa adanya kehadiran keluarga sedarah.Mereka pergi.Mereka tidak perduli.Mereka bukan menolong tetapi lebih tepat saya menyebutnya sebagai orang-orang yang menghambat pertolongan Tuhan dalam hidup saya. Semua alasan, gengsi dan perkataan tidak akan pernah dapat menutupi bahwa mereka memang tidak punya hati dalam kehidupan bersaudara. Semua masa itu adalah masa terpenting bagi saya untuk melihat kehidupan lebih nyata.

Bahwa dalam hidup ini ada banyak kepalsuan, kebohongan dan ketegaan.Saya baru dapat melihat hidup ini secara murni dan kenyataan ketika diagnosa kanker payudara itu ada.Semua lembah kelam dengan taruhan nyawa itu telah saya lewati bersama Tuhan.Saya telah didampingi oleh Seorang Hamba Allah dengan keluarganya yang sungguh melebihi persaudaraan garis darah.

Saya ingin menyaksikan semua kebenaran hidup ini tanpa menutupi apapun juga bahwa kebaikan seringkali dijadikan fitnahan oleh mereka yang sesungguhnya tidak punya hati itu.Anda bila pada posisi saya_tentulah anda dapat memahami kehidupan ini secara sederhana. Bila saya tidak bertemu dengan keluarga Ps. Djohan, mungkin tidak ada perpanjangan tangan pertolongan Tuhan maka kisah hidup saya sudah selesai saat itu, bersama dengan kanker payudara itu. Saya mungkin saja telah menjadi seorang wanita yang berkepala botak, miskin terlunta-lunta karena semuanya akan dihabiskan untuk berobat kanker dan mungkin yang tersingkat adalah saya menjadi warga dari dunia orang-orang mati. Saya akan menjadi orang mati dan semua cerita tidak ada lagi.

Saya merasakan sungguh tidak tahu diri dan sangatlah jahat dari apa yang beredar diluaran dari perkataan-perkataan negatif itu tentang orang-orang budiman dari Tuhan yang telah menolong hidup saya ini. Mereka telah menyihir dan mengarang cerita bohong kepada orang-orang yang tidak tahu cerita yang sesungguhnya untuk mencari “kambing hitam” dari perbuatan jahat dan hidup mereka yang tidak punya hati itu.Tetapi kebenaran tidak dapat ditutupi. Suatu hari seluruh dunia akan tahu. Suatu hari seluruh dunia akan tahu bahwa Tuhan Yesus adalah penolong hidup saya dan melalui keluarga Ps. Djohan yang telah melayani, berdoa dan memberikan bantuannya….nyawa saya diperpanjang lagi.

Semua kehidupan rohani saya sebelum masa kanker payudara itu adalah kehidupan rohani yang tidak ada perkenanan dan pengenalan Tuhan sama sekali.Sekarang saya belajar mengenal Tuhan Yesus lewat hidup keteledanan yang terbukti bobot, bibit dan bebetnya.Bahkan saya beroleh kesempatan untuk melayani Tuhan dan memberkati jemaat-Nya.”Semua kisah ini disaksikan langsung oleh Ibu Angel.

 

Petunjuk Tuhan Di Masa Depan

“Shalom….Demikian salam saya untuk menerima deringan telepon pada sore hari itu ketika saya sedang menyetir menuju Kota Bandung. Betapa luar biasanya kemajuan teknologi yang ada saat ini. Bila saya terbayang lagi tentang teknologi era dua tahun yang lalu, tentulah dalam keadaan menyetir akan sangat tidak mungkin bagi kita untuk menerima telepon. Sekarang semuanya terasa lebih mudah….ada fasilitas speaker phone.Kita bisa menerima telepon juga sembari fokus menyetir. Haleluyah,.

“Pak Djohan, ini saya…”Ibu….(namanya jadi rahasia diantara kita)”. Pak Djohan ada pesan saat itu bahwa sebelum pemulihan terjadi maka keadaan akan menjadi semakin parah. Suami saya akan jadi semakin garang dan saya harus lebih sabar menghadapi semua situasi yang ada ini. Pak Djohan, ini sudah terjadi. Kemarin suami saya bawa simpanannya ke rumah kami yang lain. Terjadi kericuhan dengan anak-anak saya. Suami saya jadi demikian garangnya dan hampir terjadi baku hantam dengan anak-anak saya. Maaf, saya terpaksa harus menelepon Pak Djohan.Apa yang saya harus buat Pak?”

Ini bukanlah hal baru dalam pelayanan saya untuk kasus pemulihan keluarga. Saya juga telah mendengar kemenangan seorang ibu di kota Bandung yang saat itu mengalami kdrt yang cukup lama. Ketika saya mendoakannya, pesan Tuhan dinyatakan dalam dimensi nubuatan.Semuanya terjadi dengan tepat seperti yang dipesankan Tuhan. Wanita simpan itu pun tersingkirkan dan tepat seperti yang dipesankan Roh bahwa suaminya akan menderita sakit juga alami pencobaan yang berat.

Pelayanan Pemberitaan Injil Kristus lewat radio “Father’s Miracle” yang didukung oleh anak-anak Tuhan yaitu para donatur yang budiman, nyata telah jadi berkat bagi banyak orang. Selain pemulihan keluarga, bahkan ada banyak kesaksian mujizat kesembuhan telah terjadi di kota Bandung. Meskipun saya telah melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta – Bandung setiap minggunya di tengah malam, semua keringat yang telah memasuki masa 4 (empat) tahun ini terasa berharga dan menyejukkan hati ketika melihat dan mendengar buah dibalik pelayanan ini telah menjadi saluran berkat dan pertolongan Tuhan buat banyak umat-Nya. Haleluyah.Semua kemuliaan hanya bagi Nama Tuhan.

Cinta yang teguh sangat penting dalam kehidupan rumah tangga. Sebab pemulihan tidak akan pernah terjadi bila seseorang yang mengalami tekanan didalam kehidupan berkeluarga itu, tidak meraih iman untuk berpegang teguh pada cintanya yang semula. Tuhan Yesus Kristus sendiri menyatakan diri-Nya sebagai cinta (I Yohanes 4:8). Oleh karena itu perlu cinta yang memberi dalam proses awal, pertengahan maupun akhir dari suatu pergumulan keluarga. Sebab selalu akan ada harga yang harus dibayar ketika cinta berubah menjadi tidak setia. Keluarga yang menyimpang dari kebenaran Firman Allah pasti akan memasuki dunia prahara dan air mata.

Rasanya terlalu panjang untuk saya ceritakan.Tetapi Ibu di Kota Bandung itu telah berkemenangan sesuai dengan petunjuk dan nubuatan Tuhan dari persoalan keluarga yang telah berpuluh-puluh tahun mendera hidupnya.Seorang istri yang menemukan dan bersatu dengan suaminya kembali.

Selain itu saya juga telah melayani banyak keluarga yang bermasalah karena sulit mendapatkan keturunan yaitu anak. Di berbagai kota mujizat doa untuk generasi lahirnya anak-anak Illahi ini telah terjadi. Saya menemukan suatu garis halus dari jalan iman bahwa Tuhan Yesus selalu inginkan semua anak-Nya mencapai kehidupan berkeluarga yang berbahagia dan berlimpah berkat-berkat-Nya.

Kembali pada seorang ibu yang telah menelepon saya tersebut maka Roh Kudus yang berbicara mulai memberikan pengarahan dan tindakan kasih yang perlu.Selama ini saya menemukan bahwa salah satu bagian utama dari iman untuk membuka pintu mujizat dan pemulihan terjadi adalah ketaatan. Oleh karena itu setiap orang_para pembaca yang cinta Tuhan harus dapat memahami akan semuanya ini bahwa ketaatan mendengarkan suara Tuhan sangatlah penting.

Oleh karena itu, demi mencapai kehendak Allah dari suatu pelayanan konseling ataupun hamba-hamba Allah yang bergerak dalam pelayanan profetik haruslah dapat menjaga hidupnya selalu kudus, murni dan tidak pamrih.Para Pelayanan Allah ataupun pribadi yang butuhkan mujizat dan pertolongan-Nya haruslah sama-sama mencapai ketaatan dalam pimpinan Tuhan. Pintu kemurahan dan belaskasihan Tuhan akan terbuka seiring tuntunan Roh Kudus. Sebab pada Tuhan akan selalu ada jawaban dan masa depan. Percayalah kepada Tuhan maka kemenangan, kelimpahan dan kebahagiaan akan mewarnai hidupmu hari ini hingga masa depan.

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”  (Yohanes 16:13)

BERSAMA TUHAN MENIKMATI BAHAGIA

“Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu. Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;  itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.  Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit,  dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.  Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu, maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu. Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk. Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.”(Amsal 3:1-24)

     I.        TERUTAMA ADALAH MENGHORMATI DAN BERBAKTI

   II.        MENGIKUTI TUHAN DENGAN KETAATAN PENUH

  III.        KESOMBONGAN ADALAH PENYAKIT

 IV.        HATI BERMURAH AKAN BERLIMPAH KEKAYAAN

  V.        DIDIKAN TUHAN DAN KEMULIAAN YANG DISEDIAKAN-NYA

 

Pada Family Bulletin Edisi Juni 2016, kita telah membaca 2(dua) hal tentang “Terutama adalah menghormati dan berkati, mengikuti Tuhan dengan ketaatan penuh.” Maka pada edisi kali ini kita akan melihat lebih dekat 3 hal lainya dari 5 (lima) dimensi yang dipesankan Tuhan sehubungan dengan bersama Tuhan menikmati bahagia. Selamat menikmati dan menyimak pesan yang mendalam dari Tuhan ini.

III.          KESOMBONGAN ADALAH PENYAKIT

Untuk para pembaca yang budiman, marilah sejenak kita membaca lebih detail dari Firman Allah berikut ini: “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;  itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.” Pada bagian yang berikan “bold / penekanan” maka pada bagian itu merupakan suatu pesan Tuhan yang akan saya jabarkan sehubungan dengan kesombongan adalah penyakit yang saya maksudkan pada bagian yang ke 3 dalam bulletin edisi Juli 2016 ini.

Tentu saja saya setuju bahwa kesombongan ini dipicu oleh banyak hal dalam tabiat ataupun perilaku seseorang. Tetapi untuk melihatnya secara sederhana maka saya akan menyatakan kesombongan ini dalam tiga sisi :pengertian, bijak dan kejahatan. Oleh karena itu, baiklah setiap kita menjawab secara jujur ataukah menyelidiki satu pertanyaan tersirat berikut ini, “Apakah orang sombong dapat bahagia hidupnya?”

Pengertiandalam arti yang sederhananya dapat dijabarkan sebagai: Gambaran atau pengetahuan tentang sesuatu di dalam pikiran; pemahamandan Kesanggupan inteligensi untuk menangkap makna suatu situasi atau perbuatan. Pengertian juga disamakan (sinonim)dengan : pemahaman, penafsiran, penguraian, penjelasan, permakluman, persetujuan, pertimbangan, tanggapan. (source: berbagai sumber internet)

Lalu kata bijak secara sederhana diartikan sebagai: selalu menggunakan akal budinya; pandai; mahir danpandai bercakap-cakap; petah lidah.

Sedangkan Kejahatan diartikan secara sederhana yaitu: Dosa,  Perbuatan yang jahat, Sifat yang jahat, Perilaku yang bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku yang telah disahkan oleh hukum tertulis.

Ketika kita membaca apa yang dipesankan dalam Firman Tuhan yang dimaksud, dengan penegasan kata “Jangan” dan “Jauhi” maka dapat kita pastikan bahwa ketika seseorang tidak mentaati perintah Tuhan ini dapat diartikan sebagai hidup yang sombong. Seorang manusia rohani telah menderita penyakit sombong.Sebaliknya Tuhan ingin kita selalu hidup dengan rendah hati.

Pengertian yang tidak datang dari Tuhan merupakan jalan masuk menuju kesombongan rohani.Seseorang yang mencuri kemuliaan Tuhan yaitu menganggap dirinya sendiri bijak juga telah menceburkan dirinya dalam lumpur kekotoran kesombongan hidup.Ketidakmurnian hati dalam mengikuti Tuhan juga merupakan sikap penyangkalan dari kedaulatan Tuhan bahwa seseorang tersebut telah menyamakan dirinya dengan Tuhan.Kesombongan ini dapat dilihat dari perkataan-perkataan rohani yang meleter dan jauh dari sikap kerendahan hati.

Ternyata tidak melakukan Firman Allah yang secara murni, hidup bertentangan dengan hukum-hukum kasih Yesus dan pelanggaran atas hukum dari kehidupan ini merupakan suatu kehidupan yang diwarnai kesombongan.Baik anda sadari maupun anda lakukan tanpa sadar maka makna kesombongan adalah penyakit sudah mendera hidup anda.Para pembaca dapat melihat suatu sikap netral dan murni dalam tulisan ini bahwa semua pelanggaran adalah pelanggaran yang harus kita sadari.

Kesombongan merupakan penghalang kebahagiaan hidup kita didalam Tuhan.Bila kesombongan merupakan penyakit maka hanya Tuhan yang dapat mengobatinya.Artinya penyakit kesombongan hidup ini hanya ada obatnya dari Tuhan yaitu berbalik untuk hidup murni seturut perintah-perintah Tuhan Yesus bahwa hidup ini haruslah didasari kasih, iman dan pengharapan.

Ketika seseorang telah hidup sepadan dengan Firman Allah maka anda akan dapat menemukan secara jelas beberapa hal yang nyata dalam hidupnya:

·        Kehidupan yang didasari iman dengan tindakan-tindakan kasih yang nyata

·        Pengakuan hidup dan semua pencapaiannya adalah anugerah Tuhan

·        Perkataan-perkataan yang berisikan teguran, motivasi, bimbingan, nasehat dan pembicaraan yang selalu bermuatan damai sejahtera, membangkitkan semangat, pendamaian, tahu budi, bisa ingat semua kebaikan di masa lalu, bernuansa pertobatan dan selalu diwarnai kasih.

Orang-orang yang hidup sepadan Firman Allah ini disebut orang rendah hati.

IV.          HATI BERMURAH AKAN BERLIMPAH KEKAYAAN

Dalam kehidupan rohani perkara “uang” merupakan hal yang cukup sensitif untuk dinyatakan.Terlalu banyak perbedaan pengajaran dan pemahaman telah memberikan alasan untuk perdebatan rohani terjadi. Orang-orang yang hidup dalam teori kemakmuran menikmati kekayaan dan banyak yang berkesaksian akan semuanya ini. Sebaliknya mereka yang tidak hidup dalam pengejaran materi bahkan yang menentang arus teori kemakmuran ini, mencela hal-hal negatif yang muncul karena dampak dari pengajaran teori tersebut.Oleh karena itu baiklah setiap orang rohani menyadarinya.Kita hidup butuh uang tetapi kita tidak hidup untuk uang. Tetapi anda akan sulit hidup bila anda tidak punya uang.

Para pembaca yang cinta Tuhan, ada baiknya kita tidak saling menghakimi. Setiap orang rohani haruslah mengukur dirinya sendiri menurut iman, kasih dan pengharapan seperti yang telah dituliskan oleh kitab suci bahwa semua hal yang tidak membuat kita semakin dekat dari Tuhan, semua hal yang membuat Tuhan cemburu dan dapat jadi berhala bagi hidup kita, semua hal yang membuat kita jauh dari tindakan kasih dan hidup rendah hati….sebaiknya kita uji kembali. Sebab Allah lebih menghargai kasih anda yang semula.Kasih yang tulus.Kasih yang selalu ingin memberi.Kasih yang tidak pamrih.Kasih yang dapat dibuktikan kwalitasnya seiring waktu.

Saya sendiri telah melihat bagaimana Firman Allah ini, “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Iya dan amin.

Dalam pelayanan ke berbagai kota dan gereja, saya telah melihat secara langsung kehidupan mereka yaitu saudara-saudara seiman kita yang sungguh-sungguh mempraktekkan Firman Tuhan dan hidup dengan mempraktekkan kemurahan hati yang tulus itu…Mereka memang hidup dalam anugerah, kemurahan hidup dan kebahagiaan yang luar biasa.

Sesungguhnya hati dengan tindakan-tindakan iman dan kasih yang benar merupakan kunci dari kelimpahan hidup ini.Anda mungkin saja berkata, “Tetapi selama ini saya telah melakukannya tetapi mengapa saya tidak menuai kelimpahan dalam hidup saya?” Saya tidak akan dapat menjawab perkara seperti ini terkecuali kita diberi Tuhan kesempatan untuk bertatap muka dan Roh Kudus menyingkapkan semua perkara hidup anda secara nyata. Tetapi saya dapat membuka sedikit lembar petunjuk untuk anda mulai mencari tahu secara perlahan-lahan dari apa yang anda pertanyakan tersebut:

üApakah anda masih menyimpan perkara-perkara pahit dari masa lalu?

üSeberapa anda kenal mentor rohani anda (bobot, bibit dan bebetnya)?

üKetika anda mempraktekkan Firman Allah, apakah semua tindakan anda itu murni kepada Tuhan ataukah anda menyimpan suatu motivasi dan pamrih?

üYakinkah anda bahwa anda sudah berada pada tempat rohani yang tepat?

üSejauh manakah anda menyakini dan melihat secara langsung buah kesaksian, kemenangan dan kebenaran dari orang-orang rohani sekitar hidup anda?

üApakah engkau dan seisi keluargamu memiliki hidup rohani yang sepakat?

üAdakah hati nurani yang bertentangan pada diri anda selama anda pada masa-masa kehidupan rohani yang lalu itu?

Semua hal yang anda doakan, sesuai dengan kehendakNya dan ada ketulusan didalamnya, cepat atau lambat Tuhan pasti akan menjawab secara langsung kepada anda. Percayalah bahwa Tuhan teramat mengasihimu.

Pada kesempatan yang luar biasa ini, saya ingin menuliskan sebuah alamat video di youtube Father’s Miracle tentang seorang pria muda, yang telah menyelesaikan pendidikan S1 tetapi ketika kehidupan menderanya dalam kemelaratan sehingga terpaksa makan pun harus mengais dari tempat pembuangan restoran, makan daging berulat dan tidur pun hanya lantai ubin yang keras.

Ketika tawaran untuk ke gereja Kristen maka pria itu menjawab, “Gereja Kristen itu gereja setan.” Hal ini dikemudian hari mengubah hidupnya bahwa dalam gereja Kristen, dia berjumpa dengan Tuhan Yesus yang  merupakan sumber kelimpahan hidup. Dikemudian hari ketika bertemu dengan Pdt. Djohan (di Komsel Bahtera Keluarga – Father’s Miracle) yang menyampaikan nubuatan pesan Tuhan baginya maka hidupnya benar-benar memasuki kelimpahan yang luar biasa.Sejak hari itu, hidupnya benar-benar berubah.

Pria muda yang melarat ini bahkan melunasi hutang orang tuanya sebesar empat juta rupiah (400 juta rupiah) dan saat menyampaikan kesaksian hidupnya, pria ini telah beroleh kelimpahan untuk membeli satu buah mobil.

Tuhan Yesus adalah jawaban hidup bagi semua orang.

Video Kesaksiannya dapat anda akses di youtube melalui:

https://youtu.be/ROo5Z-_vMM0

 

V.          DIDIKAN TUHAN DAN KEMULIAAN YANG DISEDIAKAN-NYA

Bila anda membaca Firman Allah berikut ini, “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.” Maka anda hanya akan dapat memahami Tuhan bila anda sudah memiliki pengalaman pribadi secara mendalam dalam kehidupan ini. Suatu relasi yang intim dengan Tuhan dalam nuansa Bapa dengan anak.

Saya akan menuliskan suatu pencerahan dalam dimensi pantulan yaitu suatu pesan peringatan dari tema bagian kelima ini, “Didikan Tuhan dan Kemuliaan yang Disediakan-Nya.” Suatu keadaan peringatan dari apa yang seharusnya terjadi, lalu terbalik arah ketika anda mengabaikan didikan Tuhan dan kehilangan kemuliaan Tuhan sebagai akibatnya.

Dalam didikan Tuhan maka hal utama yang harus dipegang teguh adalah :

- Kenali dan Responi Panggilan Tuhan

- Berpegang teguh kepada iman (Percaya segenap hati)

- Jangan pakai kekuatan manusia sebagai tolak ukur atas janji-janji Tuhan

- Jangan undur dan menyerah karena keadaan apapun juga

Ketika Panggilan Tuhan datang maka akan ada tanda-tanda supranatural, hal-hal ajaib dan suatu kesan mendalam dari pihak kerajaan sorga untuk anda juga menyentuh keluarga anda. Sebelum anda melangkah, ada baiknya anda memperdalam bacaan dan perenungan kitab suci.Supaya anda dapat memahami TUHAN secara mendalam.

Tuhan tidak akan tergesa-gesa ataupun mendesak-desak dari panggilan awal atas hidup anda. Oleh karena itu selalu tersedia waktu bagi anda untuk melihat lebih jelas dan menguji segala sesuatu dari panggilan Allah dalam kehidupan anda. Tuhan adalah Bapa yang baik maka hanya anak-anak yang sudah siap saja akan beroleh kepercayaanNya yang lebih besar dibalik panggilan sorgawi tersebut.

Ketika anda meresponi panggilanNya dan menyerahkan seluruh keberadaan hidup anda pada Tuhan maka segala sesuatu akan berubah sejak hari itu. Entahkah Tuhan membawa anda melewati lembah-lembah, suatu proses kehidupan yang direndahkan sampai batas akhir ketidaksanggupan hidup anda keluar dan menjerit-jerit tanpa suara. Lalu Allah akan datang segera ketika melihat anda menyerahkan total hidup anda untuk bergantung sepenuhnya kepada DIA. Atau sebaliknya Tuhan melimpahkan kesukaan besar buat hidup anda melewati gunung-gunung yang tinggi dengan seluruh kesukaan rohani yang luar biasa itu. Tetapi kesaksian termanis yang akan anda dengar adalah ketika anda diajak mengikuti jejak kaki-Nya yang berlemak, dimana kehidupan berlimpah-limpah datang seiring panggilan Allah tersebut anda responi. Tetapi dari semua keadaan dan proses itu, tetap Tuhan akan mengajak anda memasuki semua sisi yang ada supaya anda dewasa dan matang dalam kehidupan ini, “Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.” (Filipi 4:12)

Perhatikan pesan rohani berikut ini dibalik penghukuman yang diterima oleh bangsa Israel ketika mereka menolak didikan Tuhan dan harus bayar harga mahal dari semuanya itu:

“Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.  Mereka semua makan makanan rohani yang sama  dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.  Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun. Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: "Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria." Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (I Korintus 10:1-12)

TINDAKAN KASIH - TANPA PANDANG HARGA

HIDUP TAHU DIRI DAN TAHU BUDI

Ketika seseorang lari dan undur dari panggilan Tuhan, lari dari didikan Tuhan maka harga mahal akan datang di masa depan hidupnya. Perhatikan pesan yang dituliskan pada, Bilangan 14:34: “Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu.”

Oleh karena itu ada baiknya setiap orang memahami dan mengenali dengan sungguh-sungguh panggilan Tuhan dalam hidupnya.Ada tersedia berkat besar bagi yang taat dan dengan tepat meresponi kehendak-Nya. Sementara yang lain yaitu pukulan dan penghukuman karena ketidaksetiaan ataupun undur dari semua kehendak Tuhan itu.

Secara khusus saya ingin mengutip pesan yang Nabi Musa sampaikan dan dituliskan sebagai ingatan yang tidak boleh dilupakan:

"Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.  Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai, mata air dan danau, yang keluar dari lembah-lembah dan gunung-gunung; suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delimanya; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madunya; suatu negeri, di mana engkau akan makan roti dengan tidak usah berhemat, di mana engkau tidak akan kekurangan apapun; suatu negeri, yang batunya mengandung besi dan dari gunungnya akan kaugali tembaga. Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu.

Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; dan supaya, apabila engkau sudah makan dan kenyang, mendirikan rumah-rumah yang baik serta mendiaminya,

dan apabila lembu sapimu dan kambing dombamu bertambah banyak dan emas serta perakmu bertambah banyak, dan segala yang ada padamu bertambah banyak, jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan,  dan yang memimpin engkau melalui padang gurun yang besar dan dahsyat itu, dengan ular-ular yang ganas serta kalajengkingnya dan tanahnya yang gersang, yang tidak ada air. Dia yang membuat air keluar bagimu dari gunung batu yang keras,

dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya. Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa;  seperti bangsa-bangsa, yang dibinasakan TUHAN di hadapanmu, kamupun akan binasa, sebab kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." (Ulangan 8:1-20)

Oleh karena itu sebaiknya kita hidup berpadanan dengan Firman Allah supaya kerendahan hati dan hidup dalam tindakan kemurahan hati menjadi kebiasaan yang baik dalam hidup kita pribadi ataupun berkeluarga.Dan TUHAN dikenal sebagai warisan pusaka bagi anak cucu kita tak berkesudahan. Amin

 

 

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY