Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Kecil Tapi Tidak Tersisihkan

PDF

KECIL TAPI TIDAK TERSISIHKAN

Kecil adalah sebuah kata yang menjadi pembanding atau ukuran dalam suatu takaran. Dalam sisi apapun kata KECILbila diurutkan dalam dimensi pembanding maka akan lebih condong memiliki konotasi negatif. Perhatikan kata kecil dalam definisi artinya yang disertai kalimat yang lengkap: kurang besar : kursi kecil itu dirancang untuk anak-anak usia sekitar lima tahun; Sedikit : bagian harta warisanku sangat kecil; Sempit (tidak luas, tidak lebar, dsb): rumah kecil itu dibangun untuk pegawai rendah; Tidak penting (tidak berharga dsbnya) : saran baik yg disampaikan kepadanya itu dianggap kecil: Muda : kamu tahu apa anak kecil! Kamu adalah anak kecil dan tidak pantas duduk disini.

Kecil tapi tidak tersisih adalah suatu terobosan.Kalimat tersebut mencerminkan suatu pembalikkan keadaan dari konotasi negatif menjadi suatu prestasi dan kemenangan. Lebih mudahnya, para pembaca dapat mengingat peribahasa  yang cukup terkenal dalam kehidupan kita sehari-hari yaitu “Kecil-kecil cabai rawit adalah walaupun kecil namun punya keberanian/prestasi yang tinggi.” 

Seorang anak remaja yang hidup dengan mamanya yang single parent tinggal di Kota Kembang.Tanpa figur seorang papa, membuatnya menjadi seorang anak remaja yang sensitif, egois, mudah tersinggung dan selalu minder dalam pergaulan.Keadaan ini semakin diperparah oleh keadaan fisiknya.Kedua matanya selalu berkejab-kejab seperti orang yang cacingan.Keadaan ini berjalan bertahun-tahun.Kesalahan dalam hidup yang seringkali tidak disadari oleh banyak orang.Prestasinya disekolah pun biasa-biasa saja.Bahkan ada anak-anak sekelasnya yang beberapa mencoba bersikap iseng dan membuatnya jadi tidak nyaman di sekolah.Singkat cerita bahwa anak remaja di bangku SMP ini adalah seorang anak remaja yang dipandang kecil dimata teman-temannya bahkan mungkin para gurunya.

Suatu ketika Tuhan mengutus seorang hamba Tuhan untuk melakukan penginjilan di kota Bandung. Seorang Abdi Allah yang bergerak dalam pelayanan mujizat, kesembuhan dan pemulihan keluarga. Sebut saja nama hamba Tuhan ini Pastor Djohan. Bila anda meragukan Tuhan maka cerita ini akan terhenti disini. Bila sebaliknya, anda mempercayai Tuhan maka anda akan tahu bahwa Tuhan akan selalu mencari cara untuk masuk didalam hidupmu, mengubahkan engkau dan menjadikan engkau lebih dari pemenang. Apa yang dipandang kecil oleh dunia ini maka dalam sekejab akan menjadi “kecil-kecil cabe rawit” di Tangan Tuhan. Oleh kuasa Tuhan yang luar biasa, hamba Tuhan ini dipertemukan kepada mama dari remaja yang kecil dalam pandangan orang-orang disekolahnya ini. Tuhan memberikan penawaran berharga untuk mamanya ikut andil dalam pelayanan yang akan dilakukan di kota Bandung. Setelah berdoa selama satu bulan maka mamanya menyetujui dan meresponi panggilan Tuhan.

Pastor Djohan mulai melakukan suatu proses dengan apa yang disebut “Setiap ranting  yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” Semua ini bertujuan untuk membentuk anak remaja ini beserta mamanya untuk mencapai kwalitas hidup yang dikehendak Tuhan.Semula mamanya tersinggung ketika Pastor Djohan menyingkapkan mata cacing dari anak remaja itu. Tetapi semua ketersinggungan itu berubah menjadi untaian doa syukur karena mata kejab-kejab itupun disembuhkan. Lalu Pastor Djohan mulai melakukan pembenahan hati dari anak remaja ini.Dalam tempaan seorang Abdi Allah maka seorang remaja yang semula sensitif, egois, mudah tersinggung dan selalu minder dalam pergaulan ini telah diubahkan.

Sesuatu yang dahsyat telah terjadi.Metamorfosa kuasa Tuhan telah menciptakan warna kehidupan yang baru.Anak kecil dalam pandangan teman-temannya bahkan guru-guru disekolahnya ini telah membuat kejutan besar terjadi.Sekalipun dulunya kecil tapi oleh kehadiran Tuhan dalam hidupnya, dia tidak lagi tersisih. Guru agamanya terdiam bisu ketika pertanyaan-pertanyaan rohani dilemparkan di forum kelas. Iman yang terimpartasi dari Abdi Allah itu telah menciptakan kepercayaan diri yang besar.Semua temannya berbalik untuk mendekatinya.Mereka mengaguminya karena ternyata hari ini dia adalah anak remaja yang menjadi murid teladan rangking pertama di sekolahnya.Guru-guru di sekolah mulai mengutusnya untuk mengikuti berbagai lomba.Prestasi dan kemenangannya telah menghiasi warna sekolahnya.Berbagai pajangan piala yang tertera namanya ada dideretan etalase sekolahnya. Pada bulan ini ketika saya sedang tuliskan kisahnya, anak remaja “kecil tapi tidak tersisih ini” telah membawa pulang Sebuah Piala Juara pertama dari perlombaan bahasa Inggris yang cukup bergengsi dan tingkat nasional di kota kembang.

Melalui semua cerita ini kita dapat mengambil makna yang cukup berharga yaitu kita butuh Tuhan.Kita butuh Juru Selamat dunia.Kita butuh Tuhan Yesus. Sekalipun dunia memandang kita kecil tetapi oleh kuasa dan Anugerah Tuhan, kita tidak akan pernah tersisih. Tuhan sanggup menggantikan semua hal yang pernah hilang dalam hidupmu.Karena itu….”Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)

Penulis : Rehuel Natalia El – SMPK - 4 Penabur - Based On A True Story

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY