Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

TELOR DAN BISUL

PDF

Apakah anda tertawa geli mendengar judul dari tulisan ini? Atau sebaliknya, anda justru pernah bahkan mungkin hari ini mengalami dilema dari dua perkataan ini? Apapun keadaan yang ada, semua itu merupakan bagian dari kehidupan kita hari ini. Bagaimanakah kita menghadapinya dan menyelesaikannya merupakan sebuah liku-liku kehidupan yang pasti akan terjadi. Tetapi banyak orang mengabaikan semua perkara seperti ini sehingga ada banyak anak dan para penerima beban kehidupan ini harus terpuruk dalam deraan kehidupan.

Seorang ibu datang kepada Pastor Djohan dan berkata, “Pak, Mengapakah anak saya sejak usia 4 tahun hingga sekarang sudah usia 14 tahun selalu didera bintitan? Saya sudah bawa berobat dan tempuh segala cara maka hasilnya…nol. Bisul kecil disekitar kelopak mata itu selalu tumbuh dan tumbuh lagi. Bahkan telor merupakan pemicu terbesar tumbuhnya bintitan itu. Kasihan Pak. Anak saya kan cewek. Sekarang sudah memasuki usia remaja.”

Tahukah anda apa jawaban dari Pastor Djohan?...Beliau hanya tersenyum. Bila anda tidak kenal, belum memahami dan mungkin belum tahu dimensi pelayanan beliau dalam pimpinan Roh Kudus maka anda akan benar-benar sulit mengerti. Bahkan mungkin anda akan dibuat tak menentu pikirannya. Terlebih bila anda hidup dalam doktrinasi rohani yang penuh teks-teks rohani dan sejuta metode yang telah memenjarakan pikiran anda….anda benar-benar akan bertemu dengan batu karang yang keras, kuat dan sewaktu-waktu anda akan dapat berdiri diatasnya dengan terkejut…bahkan kagum.

Inilah pribadi dari seorang Abdi Allah yang dipercayakan dalam pelayanan kesembuhan, mujizat, kuasa dan pemulihan. Unik dan buah-buah pelayanan hidupnya telah memberkati dan menolong banyak orang. Sebut saja kesaksian orang-orang mandul yang telah menikah lebih dari 6 tahun, dari berbagai kota…ya dari berbagai denominasi kepercayaan gereja, telah mengalami mujizat sepatah kata dari pelayanan hamba Tuhan ini. Sekalipun beliau selalu mengaku, aku hanya hamba Tuhan biasa dan hidup sederhana. Padaku tidak ada apapun, kalaupun anda mengalami Tuhan lewat pelayananku, berarti andalah yang beruntung dan aku hanyalah hamba Tuhan yang tidak berguna. Kesederhaannya melayani lebih dari 15 tahun itu masih melekat dengan setia.

Menyambung dari cerita didepan tadi karena kalau dituliskan lebih banyak dan luas lagi, anda akan diberikan suatu api semangat membara untuk anda mengejar Tuhan. Seorang pria berkata, “Pada hamba-Nya ini aku menemukan jawaban hidupku. Dua belas tahun lebih aku telah mencarinya. Ternyata hikmat, nasehat dan pengertian hidup tentang Tuhan bahkan tentang diriku sendiri ada pada lidah mulut perkataan beliau. Aku sangat ingin dimentoring oleh beliau.” Pemahaman ini terjadi dalam sekejab di meja makan dalam nuansa rileks dan santai. Pria itu seperti seorang Nikodemus bertemu dengan Tuhan Yesus. Semua doktrinasi dan program rohani yang dipelajarinya bertahun-tahun, seperti air lenyap dalam samudera raya. Pemahaman Roh Kudus lebih nyata dan bernilai.

Suatu kesempatan tiba. Roh Kudus yang hidup menyatu dalam pribadi hamba-Nya ini kerapkali bermanifestasi dengan mudah dan efektif. Hamba-Nya hamba yang sangat taat. Tidak pernah membantah semua perintah-Nya  maka mujizat Tuhan terjadi begitu banyak bahkan dalam kehidupannya sehari-hari.

“Tasya, ikut mobil om.” Demikian seruan lembut itu membuat seorang remaja usia 14 tahun itu bersukacita. Dalam mobil itu Pastor Djohan telah menuntun gadis manis ini menemui Tuhan tanpa disadarinya. Firman Sepatah Kata yang berkuasa itu meluncur dengan lembut dan menyelimuti hati gadis manis ini dengan penuh kehangatan kasih Bapa.

Setelah semua pertemuan indah itu, sigadis manis menyimpan semua pesan Tuhan itu dengan bijaksana. Hatinya kuat dan siap untuk mentaati pimpinan Roh Kudus. Suatu suara yang sangat dikenalnya sebagai suara yang mengasihinya berkumandang, “Tasya, apakah kamu didoakan oleh Pastor Djohan?” (baca tulisan kesaksian dan Firman di www.sheepgateministry.com)

Gadis manis itu menatap penuh kasih kepada mamanya. Senyuman yang manis pada gadis remaja ini membuat sang mama semakin mengebu-ngebu untuk tahu apakah yang terjadi pada pertemuan dalam mobil diperjalanan itu. Keluarga Pastor Djohan ada disana. Saya sendiri menyaksikan semuanya maka saya dapat menuliskannya kepada anda.

“Tidak mama. Pastor Djohan tidak berdoa buat saya. Beliau hanya mengajarkan kepada Tasya cara berdoa. ” Jawabnya penuh kepercayaan diri.

“Hahhhhh….Tasya tidak didoakan? Mama pikir Tasya ditumpangi tangan! Atau diolesi minyak dan banyak tindakan rohani gitu.” Suatu perkataan yang saya dengar dari kesaksiannya secara langsung setelah satu setengah bulan kemudian melalui siaran live Father’s Miracle Bandung, dalam pelayanan live radio Pastor Djohan itu.

Sigadis manis telah mempraktekan semua doa yang diajarkan oleh Pastor Djohan secara sederhana itu. Hal yang membuat mamanya terkaget-kaget adalah sigadis manis dalam kurun waktu satu setengah bulan telah berlalu itu, matanya bersih dari semua bintitan. Bahkan hari-harinya diiringi satu kebiasaan yang sangat menarik bagi mamanya yaitu sigadis manis ini rajin mengoreng telor sepulang sekolah. Suatu hal yang tidak masuk akal…suatu hal yang tidak pernah terjadi.

Hanya sebuah doa…Doa yang diajarkan seorang Abdi Allah dengan sederhana.

Tuhan sertamu…Tuhan sertaku….Tuhan serta kita semua.

 

Tulisan ini berdasarkan kesaksian nyata, Mei 2015

Mereka yang berkemenangan ada diantara kami,

 

 

Pelayanan Father’s Miracle 

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY