Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

TANYAKU...BINGUNGKU...HARAPKAN JAWABAN-MU YA TUHAN

PDF

“Om Djohan, boleh saya bertanya om? Pada waktu ular menggoda Adam dan Hawa di Taman Eden sehingga manusia jatuh ke dalam dosa. Mereka memakan buah pengetahuan baik dan buruk itu padahal sudah di larang TUHAN. Ular kan jahat ya om. Mengapa Tuhan tidak menghancurkan ular?” Tanya seorang anak siswa SMP suatu ketika saya sedang pelayanan ke Bandung. Bagaimanakah anda menjawabnya...???

Suatu bentuk pertanyaan yang sangat tulus. Membuat saya tertegun. Demikian dalamnyakah generasi muda hari ini mencoba mencari, mengenal dan mencapai Hati TUHAN. Dalam ketulusan pengakuannya, anak ini bercerita bahwa guru-guru sekolahnya hingga para hamba Tuhan dimana dia beribadah telah memberikan jawaban kepadanya. Jawaban yang membuat dia semakin bingung. Jawaban yang yang membuat dia menjadi tidak puas.

Saya secara pribadi tidak akan dapat menjawab pertanyaan ini. Saya tahu dengan pasti bahwa ada banyak jawaban tetapi belum tentu jawaban apapun yang saya sampaikan akan jadi jawaban yang tepat. Mengapa? Karena pertanyaan ini muncul dari hikmat Roh. Jawaban yang ada haruslah muncul dari pengilhaman Roh Kudus Tuhan. Saya lalu berdoa dan berkonsultasi kepada Roh Tuhan. Sesuatu yang Illahi menuntun batin saya untuk mencapai Hati Bapa. Jawaban ini bukanlah karena kepintaran saya. Bukan pula karena kelebihan yang ada pada saya. Justru kesederhanaan dan doa menjadi jembatan yang menghubungkan pertanyaan yang tulus dengan jawaban yang sederhana...Tuhan dipermuliakan dan anak-anakNya bisa belajar untuk mencari, mengenal dan mencapai Hati TUHAN.

“Tuhan tidak menghancurkan ular karena Tuhan sangat mengasihi ciptaanNya. Perhatikan apa yang telah dituliskan oleh kitab suci mengenai karakter Tuhan pada Keluaran 34:6  Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya.” Bila dilihat lebih dalam lagi maka faktor penyebab utama dosa adalah iri hati. Ular dalam hal ini dipakai oleh ciptaan Tuhan yang lain “setan/iblis” untuk menampakkan wujud lahiriah supaya bisa berkomunikasi dengan Adam dan Hawa. Jadi dalam hidup ini kita harus berjaga-jaga terhadap bahaya yang bisa muncul dari dalam diri manusia yang datang dari setan-setan yaitu benih iri hati.

Sifat Tuhan yang penyayang juga diimbangi dengan sifat keadilanNya seperti yang tertulis dalamBilangan 14:18, “TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.” Keadilan TUHAN dapat kita temukan melalui bukti apa yang tertulis dalam kitab suci:

ü  Tuhan menghukum ular

“Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (Kejadian 3:14)

 

ü  Tuhan menghukum Adam dan Hawa

Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu." Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu." ( Kejadian 3:16-19)

 

ü  Tuhan juga menghukum setan/iblis

" Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit....”Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.(Lukas 10:18, Yesaya 14:12-15 )

Jadi keadilan TUHAN berlaku atas semua ciptaanNya sekalipun yang tersembunyi “provokator dosa” tetap dapat hukuman.  Karena begitu besar kasih Allah akan manusia maka dalam keadilanNya masih berlaku kemurahanNya. Tuhan membuat jubah dari kulit hewan buat Adam dan Hawa, “Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.” (Kejadian 3:21).

Melalui peristiwa Adam dan Hawa ini pada akhirnya kita bisa memahami Hati Tuhan, mengapa Yesus Kristus harus menebus umat manusia dari dosa asal yang mematikan ini, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16) 

Demikianlah nyata kita dapat memahami bahwa Tuhan sangat mencintai ciptaanNya.

 

                                                            .........Sambungannya pada site cerita lucu-lucu........

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY