Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Kamukan Suamiku?

PDF

Setiap orang memiliki mimpi yang tersendiri atas pasangan hidupnya. Seorang suami mendambakan seorang istri yang super sempurna bagi hidupnya. Seorang istri meletakkan kerelaan hatinya untuk menerima lamaran seorang pria yang menjadi idola seumur hidupnya. Apapun dasar dari pilihan perkawinan itu merupakan awal dan bukanlah akhir dari segalanya.

Penderitaan, tekanan dan persoalan suami istri yang terjadi hari ini merupakan proses. Sadarilah hal ini bahwa semua orang akan diproses terutama kesempurnaan dalam perkawinan.  Anda tidak akan pernah bisa lari dari proses. Anda telah memilih seseorang untuk mendampingi  hidup anda sebagai awal dari penggenapan penciptaan kodrati Tuhan, "Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu. Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging."( Kejadian 1:28a, Matius 19:5  )

Saya akan berbagi kepada anda atas perkara sorga perkawinan kami. Jadikan permata perkawinan ini sebagai penunjuk arah yang sewaktu-waktu menyadarkan diri anda ketika persoalan keluarga begitu menekan. Marilah kita melihatnya lebih dekat.

I. KENALI DAN SAYANGI PASANGAN HIDUPMU

Pagi-pagi benar saya telah bergerak menuju ke pasar untuk membeli kebutuhan dapur. Istri saya kurang sehat dan perlu istirahat. Kebiasaan dan rutinitas istri saya ini telah membuat saya bergerak dengan kecepatan kijang mencari rumput dipagi hari. Haleluyah

Saya segera berpikir ini itu sebelum berangkat. Saya akan membuka sedikit pemahaman kepada anda bahwa talenta setiap orang berbeda. Orang bijaksana menjadikan perbedaan itu sebagai kekayaan dan bukan alasan untuk saling menyalahkan. Perkawinan yang penuh kekayaan hanya ada pada orang-orang yang memiliki hati yang bijaksana. Mereka dapat mengelola semua perbedaan yang ada dan menikmati kelucuan-kelucuan yang muncul dalam hidup mereka.

Bayangkan awal perkawinan kami dibayangi dengan "sayur terong sambal dan ikan mas goreng." Dua makanan yang asing ini telah membuat saya menyerah tanpa syarat. Saya lebih pintar memasak dibandingkan istri saya tetapi saya adalah pria yang tidak tahu bagaimana mana berdandan yang harmoni. Istri saya adalah penata mode rumah tangga yang paling top dikeluarga kami. Tuhan tahu kelebihannya ini. Cinta membuat seseorang mengalah dan berubah. Saya mendapat perubahan haluan hidup tiga ratus enam puluh derajat sejak menikah. Istri saya adalah wanita yang memiliki kemampuan untuk itu. Dia mengerti dan memahami kekurangan apalagi kelebihan yang ada pada diri saya.

Hal yang paling utama - yang harus kita sadari adalah perkawinan haruslah dilandasi cinta dan kehendak Tuhan.Lihatlah apa yang tertulis didalam 2 Korintus 6:14  "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" Penyatuan dua pribadi yang mengenal Tuhan sungguhlah menyenangkan. Ada banyak proses yang akan menjadi pelajaran untuk memberkati orang lain. Benang merah perkawinan yang datang dari kehendak Tuhan adalah proses yang terjamin ditangan-Nya. Anda dan pasangan hidup anda akan mencapai kemenangan oleh karena ada penyertaan Tuhan. Tuhan akan dengan cepat membuat anda dengan pasangan hidup anda untuk saling mengenal.

Sepulang dari pasar saya segera merebus beberapa butir telur puyuh dan ayam kampung untuk menambah protein bagi pemulihan kesehatan istri saya. Sepiring nasi lengkap dengan lauk pauknya ditambah segelas air jeruk hangat segera saya hidangkan kepadanya (Pendeta tanpa nama memiliki kesenangan memasak dapat anda akses ceritanya melalui www.sheepgateministry.com). Selesai menikmati sarapan pagi bersama, istri saya beristirahat lagi. Saya segera membangunkan anak-anak yang tidur molor karena liburan panjang ini. Suasana rumah kami selalu penuh kegembiraan karena kedua anak kami merupakan anak-anak sorga yang penuh keceriaan. Haleluyah.

Saya meneruskan pekerjaan Tuhan untuk menuliskan warta keluarga karena waktu yang begitu cepat berlalu, tak terasa sudah mendekati akhir bulan. Anak-anak kami terjaga dari kesenangannya bermain dan berkata, "Wah, ini sudah waktunya makan siang pa. Makan yuk." Saya segera membangunkan istri, sementara kedua anak kami dengan rapinya telah berbaris didepan meja makan. Sepanci sup iga, sayur kacang panjang, bakwan teri nasi, tahu daging terhidang manis di meja makan. Tuhan memberikan kami seorang pembantu rumah tangga yang pintar masak setelah sekian lama istri saya berdoa. Hidup ini semakin indah dan bermakna. Haleluyah.

"Pa, ini sayuran kesukaan papa!" seiring perkataan itu, istri saya mengeser posisi piring sayur tumis kacang panjang itu mendekati saya. Timbul keinginan tahu saya atas pernyataan ini, "Kok mama tahu kalau papa suka sayur ini?"

"Tentu saja tahu, kamu kan suamiku!"

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY