Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Apakah Penyebab Perasaan Puas Dan Tidak Puas Rohani Ini?

PDF

Shalom Pak Pendeta,


Kami mau bertanya mengenai perkara rohani yang kami alami. Suatu kali kami mendengar seorang hamba Tuhan berkhotbah di gereja kami. Kami sangat diberkati. Lalu kami mengikuti hamba Tuhan ini untuk mendengarkannya berkhotbah di tempat yang lain. Sungguh aneh sekali kami merasakan hamba Tuhan ini jadi berbeda. Perbedaan itu sangat mencolok sekali. Saat berkhotbah di geraja kami, isi khotbah dan pelayanannya nampak begitu menarik. Mengapa ditempat yang lain justru sangat tidak menarik atau biasa-biasa saja. Kami mencobanya lagi hingga hamba Tuhan ini kembali melayani di gereja kami maka kami benar-benar kembali merasakan perasaan puas ini. Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Apakah kami salah dengan penilaian ini? Apakah gereja yang berbeda ataukah hamba Tuhannya yang keliru dalam melayani? Mohon penjelasan untuk hal ini. Terima kasih.
Dari Bpk. Hiben - Jakarta


Shalom Pak Hiben,

Secara jujur saya tidak sepenuhnya memahami apa yang telah anda rasakan, perasaan itu hanya anda sendiri yang mengerti sepenuhnya. Saya hanya dapat memberikan kepada anda sebuah pemahaman yang sederhana dari apa yang pernah saya temukan dalam pelayanan. Saya juga telah mengajarkannya kepada banyak orang, supaya mereka menemukan sebuah komunitas yang berkenan dihadapan Tuhan dan hidup sepenuhnya mengalir dalam pimpinan Roh Kudus.

Setiap komunitas yang intim dengan Tuhan, menerapkan Firman Tuhan dengan murni  – mereka rindu mencapai perkenanan Tuhan akan bergerak dalam kemerdekaan. Mereka tidak akan bergantung kepada populeritas seorang hamba Tuhan, apalagi memanfaatkan nama besar hamba Tuhan tersebut untuk maksud promosi rohani.

Komunitas yang seperti ini akan membawa orang-orang untuk benar-benar menemukan Kristus didalam hidupnya. Saya ingin anda memahaminya, cobalah untuk mencari titik temu dari pernyataan berikut ini  bahwa:

  • Komunitas – gereja-gereja seperti yang saya maksud ini akan penuh dengan manifestasi Roh Kudus dan mujizat-mujizat kerap kali mewarnai ibadah mereka.
  • Komunitas ini biasanya memiliki pemimpin rohani yang karismatik.
  • Tekanan pengajaran mereka adalah karakter Kristus dan keseimbangan dalam berkeluarga. Kekuatan pelayanan komunitas – gereja-gereja yang seperti ini bergantung sepenuhnya kepada Tuhan maka keberadaan hadirat Allah yang hadir dapat mempengaruhi pelayanan hamba-hamba Tuhan. Tidak tertutup kemungkinan hamba-hamba Tuhan yang peka tersebut akan bernubuat dan memberikan penilaian atas kehadiran Tuhan dalam ibadah gereja ini.

Saya pastikan bahwa anda telah berada pada gereja yang tepat karena anda mencapai sebuah kepuasan pemberitaan Firman Tuhan ditempat anda tertanam. Sangat penting untuk menyadari bahwa kita harus tertanam pada Rumah Tuhan yang murni, dimana hadirat Allah sangat nyata dan kehidupan para pemimpinnya penuh dengan kemurnian.

Keberadaan gereja-gereja Tuhan, saya lebih menekankan kepada (khususnya) sebuah gereja profetik dapat tercermin lewat hadirat Allah yang hadir dalam ibadah untuk menandakan kekudusan dan perkenanan Tuhan atas para pemimpin dan jemaat yang ada didalamnya.  Saya percaya setiap orang merindukan kedalaman hadirat Tuhan untuk bisa mencapai perjumpaan pribadi dengan Yesus, seperti yang telah dituliskan kitab suci bahwa keadaan seperti itu pun bertingkat-tingkat. Tingkatan rohani    setiap orang berbeda. Saya percaya bahwa keberadaan gereja-gereja Tuhan, antara yang satu dengan yang lain akan memiliki tingkatan rohani yang berbeda juga bila ditakar dengan kedalam kehadiran Roh Kudus; Perhatikan Yehezkiel 47:1-1-5

1  Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. 2  Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan. 3  Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. 4  Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang. 5  Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi lagi.

Berarti ada 4 (empat) tingkatan rohani - kedalaman kehadiran Roh Kudus : 1. Sepergelangan kaki 2. Sampai dilutut 3. Sampai dipinggang 4. Tidak dapat berjalan lagi ( suatu sungai yang luas ). Oleh karena itu sangat penting sebuah gereja memiliki warna pelayanan yang khas dari Tuhan supaya tidak bergantung kepada hamba-hamba Tuhan. Sangat menolong untuk kita ketahui dan menghargai tingkatan rohani dalam komunitas – gereja dimana kita tertanam saat ini supaya hidup kita bisa berubah menjadi segambar dan serupa Kristus pada tempat/komunitas/gereja yang sesuai kehendak Tuhan.

Komunitas yang tepat sangat menolong untuk hal ini, dampaknya keadaan hidup rohani kita tidak lagi bergantung kepada pengejaran hamba-hamba Tuhan karena doktrinasi yang sedap didengar telinga (sesuai dengan apa yang kita mau saja dengan mengabaikan banyak hal yang sangat penting) dan populeritas (termakan iklan rohani/pengkultusan)  tetapi benar-benar berdasarkan kebenaran Firman Tuhan yang murni.

Pertanyaan yang seringkali muncul, darimanakah kita bisa tahu keadaan sebuah kehidupan gereja ataupun hamba-hamba Tuhan? Apakah benar dan dikenan Tuhan? Atau sebaliknya? Termasuk kehidupan rohani kita pribadi? Ingat pesan Tuhan Yesus, ” Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.” (Matius 7:20, Ibrani 13:7) 

Semoga penjelasan ini dapat membantu anda menemukan jawaban dibalik perasaan yang luar biasa itu.

Tuhan Yesus memberkati.

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY