Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Puasa Sheep Gate

PDF

Tuhan telah menyatakan kehendak-Nya untuk kami merendahkan diri dan mencari wajah-Nya. Saya harus memohonkan belas kasih Tuhan karena pada saat hari itu, kami semua harus menuju ke PMI untuk menyumbangkan darah kepada salah seorang oma yang sedang terbaring di rumah sakit. Jam telah menunjukkan pukul 2 pagi. Lalu saya menerima jawaban-Nya untuk masa puasa itu diundur dari tanggal 6 Januari 2011 hingga waktu penetapan-Nya yang baru.

Sabtu pagi ketika berdoa di saat teduh Gerbang Domba, Tuhan menyatakan agar seluruh komunitas Sheep Gate merendahkan diri mulai hari Senin tanggal 10 Januari 2011. Sehari kemudian pada tanggal 11 Januari 2011 ketika saya sedang berkhotbah di gereja Gbi Bekasi, Tuhan berkata, “Beritahukan kepada anak-anak-Ku agar mereka memilih salah satu diantara dua yaitu merendahkan diri sampai pukul enam sore ataukah merendahkan diri seperti Daniel.”

Saya teringat akan pengalaman bersama Tuhan ketika Tuhan melatih Sheep Gate Family berdoa puasa, sungguh lucu dan sangat berkesan. Ada yang belum pernah menjalankan doa puasa seumur hidupnya maka Sheep Gate merupakan rumah pembentukan manusia roh bagi mereka. Beberapa orang berkata, “saya melihat jam sepertinya lambat sekali bergerak.” Sedangkan yang lain, sebentar-sebentar membuka tudung saji meja makan mereka. Istri-istri mereka berkata, “percuma dilihat, toh belum di makan sampai batas waktu-Nya.” ( lihat pengalaman rohani mereka yang luar biasa pada www.sheepgateministry.com ).

Memasuki doa puasa kali ini sangat berbeda! Ada banyak diantara penggerja berkata, “Kok, tidak ada pengurapan? Biasanya sehari sebelum puasa ada pengurapan.” Kami telah mencapai sebuah pemahaman tentang Tuhan. Bahwa Tuhan tidak menyukai metode,meskipun sekali-sekali hal seperti itu juga dipakai Tuhan untuk menyatakan kehendak-Nya. Pelajaran yang paling penting adalah mengikuti pimpinan Roh Kudus. Setiap orang akan di bawa masuk kedalam pelajaran yang dikenal dengan kata yang paling mudah disebut tapi sulit dilakukan yaitu ketaatan sepenuhnya.

Ada banyak orang terus berusaha mencari tahu dibalik pernyataan Tuhan tanpa pernah belajar untuk lebih dulu mentaati –Nya. Saya menemukan sebuah pemahaman yang sangat sederhana dari kehendak Tuhan yaitu ketaatan yang membawa kepada pengertian ataukah mengerti untuk melakukan kehendak-Nya. Manakah yang lebih dahulu, terserah kepada Tuhan. Anda mungkin saja akan dituntun oleh Roh memasuki medan yang disebut berjalan dalam ketaatan, setelah mengalami-Nya, anda baru akan diajar mengerti. Ataukah sebaliknya anda diajarkan lebih dahulu pemahaman-Nya baru melakukan kehendak-Nya. Tetapi dibalik kedua hal ini, kunci untuk memasuki kehendak Allah adalah percaya sepenuhnya.

Saya menangkap apa yang dipesankan oleh Roh Kudus bahwa masa merendahkan diri kali ini mengandung urapan kesembuhan. Lalu saya coba untuk mendalami kedua jenis puasa yang dikehendaki Tuhan ini, karena Roh Kudus justru memerintahkan saya untuk mengambil jenis puasa Daniel. Kami – Komunitas Sheep Gate ini telah beberapa kali menjalani puasa Daniel ini. Ada banyak orang berkata, puasa Daniel sih enak karena bisa makan kapanpun. Tetapi sangat berbeda dengan apa yang telah Allah ajarkan kepada kami  - Sheep Gate Family secara pribadi. Baiklah anda menyimaknya dengan lebih mendalam ( untuk menemukan perbedaan dan kemurnian yang ada didalam komunitas ini ) karena seluruh keluarga besar Sheep Gate memiliki penilaian yang sama yaitu paling berat bila harus menjalani puasa Daniel seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Sheep Gate Family.

Pertama-tama saya akan mengajak anda untuk memiliki pemahaman yang sama tentang penyakit, sebelum kita melihat lebih dalam tentang puasa Daniel versi Sheep Gate. Penyakit ada beberapa jenis yaitu :

  • Penyakit pada tubuh
  • Penyakit pada pikiran
  • Penyakit pada kebiasaan yang buruk
  • Penyakit pada ikatan hidup yang membelenggu
  • Penyakit pada mentalitas

Apakah anda dapat menemukan lebih banyak lagi jenis-jenis penyakit yang sebenarnya merupakan misi kehadiran Yesus Kristus kedalam dunia ini untuk umat-Nya, “ Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Yesaya 53:4-5).

Tidak perlu menguraikan kata “penyakit” ini lebih banyak karena setiap kita telah memahaminya. Kita tahu kelemahan dalam hidup kita masing-masing tetapi sangat sedikit orang yang tahu bagaimana mengobati dirinya sendiri. Ketidaktahuan dan ketidakmampuan kita itu seringkali mengacu kepada hukum Tuhan, “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.” (Roma 7:15).

Saya seringkali melayani bersama istri hingga mencapai sebuah pertanyaan yang cukup serius tentang pernyataan, “didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.” Kami justru menjumpai banyak orang yang memiliki tubuh yang kuat tetapi memiliki jiwa yang justru tidak sehat (mentalitas yang aneh-aneh). Mengapa? Itu adalah pertanyaan yang kami juga bawa dihadapan Tuhan. Ada banyak perkara yang terjadi hari ini merupakan simulasi dari masa lalu, dimana terkadang orang-orang yang saat ini memikulnya merupakan bagian dari bayar harga kehidupan orang-orang yang terdahulu yaitu orang tua/ nenek moyang mereka.

Saya percaya bila mengenai puasa tidak makan tidak minum, sudah banyak kita pahami. Satu hal yang saya selalu pesankan kepada banyak orang, jangan berpuasa bila tidak ada kehendak Tuhan didalamnya. Mengapa? Sebab tanpa pengurapan Allah, semua puasa hanya akan membuat seseorang menjadi lemah dan tidak bisa mencapai apapun juga. Ingatlah akan Roh Kudus yang menjadi penolong, penuntun, sahabat dan pemberita masa depan bagi kita orang-orang percaya. Konsultasilah kepada Roh Kudus sebelum memasuki medan doa puasa.

Sekarang marilah kita memasuki pemahaman tentang puasa Daniel dalam versi Sheep Gate Family, mari kita mulai dengan beberapa catatan ayat tentang itu:

Pada tahun yang ketiga pemerintahan Yoyakim, raja Yehuda, datanglah Nebukadnezar, raja Babel, ke Yerusalem, lalu mengepung kota itu. Tuhan menyerahkan Yoyakim, raja Yehuda, dan sebagian dari perkakas-perkakas di rumah Allah ke dalam tangannya. Semuanya itu dibawanya ke tanah Sinear, ke dalam rumah dewanya; perkakas-perkakas itu dibawanya ke dalam perbendaharaan dewanya.  Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa beberapa orang Israel, yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan,  yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim.  Dan raja menetapkan bagi mereka pelabur setiap hari dari santapan raja dan dari anggur yang biasa diminumnya. Mereka harus dididik selama tiga tahun, dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja.  Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya Pemimpin pegawai istana itu memberi nama lain kepada mereka: Daniel dinamainya Beltsazar, Hananya dinamainya Sadrakh, Misael dinamainya Mesakh dan Azarya dinamainya Abednego.  Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.  Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu;  tetapi berkatalah pemimpin pegawai istana itu kepada Daniel: "Aku takut, kalau-kalau tuanku raja, yang telah menetapkan makanan dan minumanmu, berpendapat bahwa kamu kelihatan kurang sehat dari pada orang-orang muda lain yang sebaya dengan kamu, sehingga karena kamu aku dianggap bersalah oleh raja."  Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang yang telah diangkat oleh pemimpin pegawai istana untuk mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan Azarya:  "Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum;  sesudah itu bandingkanlah perawakan kami dengan perawakan orang-orang muda yang makan dari santapan raja, kemudian perlakukanlah hamba-hambamu ini sesuai dengan pendapatmu."  Didengarkannyalah permintaan mereka itu, lalu diadakanlah percobaan dengan mereka selama sepuluh hari.  Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.  Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka.  Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.  Setelah lewat waktu yang ditetapkan raja, bahwa mereka sekalian harus dibawa menghadap, maka dibawalah mereka oleh pemimpin pegawai istana itu ke hadapan Nebukadnezar.  Raja bercakap-cakap dengan mereka; dan di antara mereka sekalian itu tidak didapati yang setara dengan Daniel, Hananya, Misael dan Azarya; maka bekerjalah mereka itu pada raja.  Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.  Daniel ada di sana sampai tahun pertama pemerintahan Koresh. ( Daniel 1 )

Kisah dalam Kitab Daniel dimulai dengan kehadiran 4 (empat ) tokoh yang luar biasa yaitu Daniel, Hananya, Misael dan Azarya. Saya ingin anda melihat betapa bermaknanya nama yang terkandung dibalik keempat tokoh rohani ini:

  • Daniel dalam terjemahan bahasa aslinya berarti “judgment of God" (penghakiman Tuhan),
  • Hananya berarti “God has favoured” ( Allah telah disukai ),
  • Misael berarti “who is what God is” ( yang keadaannya – seperti Allah ),
  • Azarya berarti “Jehovah is mighty" ( Tuhan adalah perkasa).

 

Mereka telah mengambil sebuah tindakan dan keputusan yang sangat luar biasa ditengah-tengah pembuangan di negeri Babel itu yaitu untuk hidup kudus sesuai dengan perintah Allah dalam kitab suci mereka. Pengujian yang dilakukan selama 10 (sepuluh) hari itu dengan cara yang sangat radikal. Mereka meminta hanya diberikan makan sayuran dan air saja. Pencobaan ini beroleh hasil keempat orang ini mencapai hasil yang sangat luar biasa, perhatikan apa yang tertulis dalam kitab suci, “Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.  Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka.”

Kita melakukan puasa Daniel dalam waktu-waktu yang terbatas tetapi keempat tokoh ini melakukannya sepanjang hidup mereka. Saya percaya bahwa pemahaman dan ketaatan untuk selalu menjaga diri untuk Tuhan harus muncul dari sebuah kesadaran. Keadaan yang penuh kesadaran inilah yang membuka kapasitas kepercayaan Allah atas manusia. Perhatikan dampak dari kesadaran mereka untuk mencapai kekudusan hidup yang disukai Tuhan, “Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.”

Ada banyak orang melakukan doa puasa sambil memamerkan caranya, lamanya dan sepertinya hanya merekalah yang paling hebat. Orang lain seakan-akan tidak akan dapat melakukan apa yang mereka perbuat. Saya berharap kebodohan yang seperti ini jangan lagi menjadi ajang promosi rohani. Promosi yang dilakukan dimimbar-mimbar Tuhan dengan cara yang kurang bijaksana pada akhirnya menghipnotis sebagian orang percaya yang masih lemah tingkat pengertiannya untuk meniru-niru mereka. Para hamba Tuhan yang kurang bijaksana seringkali melakukannya, mereka lupa ataukah terlalu senang pada pujian banyak orang atas apa yang telah mereka lakukan itu bahwa setiap orang diberikan Tuhan kapasitas yang berbeda. Jalan-jalan-Nya tidak selalu sama, antara kita dengan orang lain seringkali berbeda cara-Nya. Kasihan sekali bila orang-orang yang sukanya ikut-ikutan ini, tanpa mereka sadari buah dari sebuah tindakan meniru promosi rohani yang tidak bersumber dari kehendak Allah, pada akhirnya mereka akan masuk pada kegiatan rohani yang konyol dan merugikan.

Marilah kita kembali kepada pesan Tuhan Yesus tentang berpuasa, “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.  Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." (Matius 6:16-18) Setiap doa puasa yang kita lakukan hendaklah berfokus kepada Tuhan. Demikian juga pemberitaan dan pengajaran tentang doa puasa yang kita lakukan haruslah mengacu kepada jalan Tuhan agar para pendengar tidak terhipnotis dan meniru-niru apa yang telah kita perbuat. Semoga umat Tuhan diberikan pengertian dan pengetahuan yang benar akan hal yang seperti ini.

Tulisan saya ini lebih kepada pemahaman dan setiap pembaca dapat memetik pelajaran dari jalan-jalan Tuhan yang sangat unik itu. Saya hanya akan menuliskan berdasarkan apa yang telah Tuhan ajarkan, sekaligus menuliskan buah dari apa yang telah komunitas – Sheep Gate Family terima dari Tuhan tanpa bermaksud membanding-bandingkannya dengan siapapun juga dalam melakukan, mengartikan dan menerapkan doa puasa Daniel ini. Semoga anda dapat menangkap kemurnian dari tulisan tangan ini.

Beberapa bagian yang sangat penting dalam pengertian yang berkaitan dengan doa puasa Daniel adalah:

 

Natural  - Kemurnian

Saya menemukan betapa pentingnya setiap kita memahami arti kata kemurnian. Puasa Daniel tentu lebih bernuansa kemurnian yaitu kembali kepada alam yang digambarkan dengan sayur-sayuran dan air. Perhatikan apa yang ada tertulis di dalam kitab Kejadian 1 : 9  Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.”

Saya telah menemukan beberapa hal yang sangat penting dari pengalaman doa puasa Daniel ini yaitu dalam hal makan sebaiknya kita kembali sesuai dengan apa yang telah diberikan Tuhan sejak semula kepada Adam dan Hawa yaitu menguasai diri untuk selama doa puasa makan buah-buahan, sayur-sayuran dan air putih saja. Roh Kudus mengajarkan kepada kami untuk tidak menyantap semua jenis penyedap (garam, gula, cuka, kecap, saos, minyak goreng, gado-gado karena mengandung penyedap dan lain-lain), tidak menyantap jenis buah yang menyengat (duren, anggur, cabe, cempedak, dan buah-buahan yang dirasakan tidak sesuai dengan hati nurani saat hendak memakannya ) dan semua jenis makanan raja-raja (semua jenis daging, telur dari semua jenis binatang, minuman anggur, alcohol, sirup, dan sebagainya).  Artinya semua jenis makanan yang ada kembali kepada alam, hanya dicuci atau direbus saja. Air yang kita minum pun sama, hanya air putih atau air putih yang direbus. (# Tambahan : apa yang menjadi santapan bagi orang-orang Sheep Gate yang masuk dalam dimensi doa puasa murni ini adalah (makanan yang direbus) singkong, ubi, kentang, wortel, sawi, bayam dan semua jenis sayuran hijau, (makanan yang murni dari jenis buah-buahan)  jambu, jeruk, bengkuang, tomat, kelapa, sirsak, apel dan buah-buahan yang mudah didapat. )

Dalam keadaan yang seperti ini, dari apa yang kami alami dan anda akan dapat memahaminya bila anda juga mengalaminya. Hari pertama puasa akan memasuki dimensi yang unik karena tubuh akan bereaksi seiring dengan makanan yang murni itu: tubuh anda akan menjadi dingin sekali. Tidak jarang orang-orang yang telah terikat makanan didalam hidupnya akan menderita sakit kepala ketika menjalani puasa Daniel ini.

Kelepasan atas ikatan hidup akan terjadi! Inilah pemahaman yang Roh Kudus telah nyatakan itu bahwa dalam puasa Daniel ini mengandung urapan kesembuhan. Darah anda akan mengalami pencairan yang membuat tubuh anda dingin. Air seni anda akan nampak berwarna kuning kemerahan. Dan – maaf – kotoran anda akan berwarna hitam dan sangat bau busuk sekali. Di hari yang kedua bobot tubuh anda akan turun 1 – 2 kilogram, hingga hari berikutnya  bobot tubuh anda akan terus turun. Anda akan dapat mengerti bila puasa ini datang dari kehendak Tuhan, pastilah ada banyak berkat dibaliknya; mencapai kehendak Allah, bobot tubuh yang turun, kolesterol turun, asam urat turun, dan berbagai penyakit pada tubuh dan darah akan lenyap. Saya percaya akan hal ini.

Saya secara pribadi mengalami sesuatu yang sangat luar biasa, ketika saya menumpangkan tangan untuk memberkati kedua anak kami, saya bahkan dapat mencium bebauan yang keluar dari mulut mereka – hidung saya menajadi demikian sensitifnya. Saya juga bahkan dapat merasakan darah yang mengalir pada urat-urat nadi yang ada dileher. Tuhan sepertinya mempertajam semua panca indera kita, baik yang rohani maupun yang jasmani. Pada puasa kali ini pengurapan Tuhan terasa sangat kuat pada hari yang kedua. Haleluyah.

Perhatian khusus:

Jangan jalani puasa ini tanpa pengurapan dan tanpa kehendak Tuhan karena akan jadi penderitaan hidup yang sangat berat. 

 

Fokus kepada Doa dan Firman

Kekeliruan yang seringkali kita lakukan adalah berpuasa tetapi menyibukkan diri dengan banyak hal. Kita hanya berfokus kepada waktu selesai puasa yaitu jam untuk makan tanpa pernah focus untuk memberikan waktu yang lebih banyak kepada Tuhan dan membaca Firman-Nya. Berpuasa yang seperti ini membuat kita masuk dalam kategori puasa karena ikut-ikutan tanpa mengerti makna dibalik kehendak Allah.

Roh Kudus berpesan secara khusus kepada kami untuk tidak melakukan banyak hal yang biasa kami lakukan karena ikatan dan hobby yang tidak memuliakan Tuhan, seperti : menonton tv, baca majalah dan semua kegiatan yang tidak bermanfaat bagi hubungan pribadi kita dengan Tuhan juga tidak memberkati masa depan keluarga kita. Khusus kali ini kami juga belajar melepas kebiasaan makan nasi. Lalu Tuhan menghendaki setiap kami untuk terus berdoa dan baca Firman sebagai hal yang lebih utama untuk semua waktu yang tersedia.

Perhatikan gaya hidup Daniel, “Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.” (Daniel 6:11) merupakan petunjuk dan pesan Tuhan agar setiap kita memiliki jam doa secara khusus dihadirat-Nya. Tidak membuang-buang waktu untuk kegiatan yang sia-sia.

Tujuan utama dalam puasa Daniel adalah untuk mencapai kehendak Allah supaya iman didalam Yesus semakin mencapai kesempurnaan seperti yang dikehendaki-Nya atas kita semua. Ada banyak penyediaan Allah yang akan terjangkau – hal-hal yang mustahil dan supranatural  -  lewat kasih karunia doa puasa Daniel ini.

 

Persiapan menghadapi ujian kehidupan

Seringkali Tuhan tidak menyatakan batasan waktu saat kita melakuan doa puasa. Mengapa? Karena Tuhan ingin kita bergantung sepenuhnya kepada Dia. Beberapa bagian dari puasa Daniel harus dijalani dengan hati yang berserah. Tanpa keadaan hati yang berserah, doa puasa yang jenis ini akan sulit diselesaikan dengan sempurna.

Saya menemukan bahwa dibalik doa puasa ini, terkandung beberapa bagian dari kehendak Tuhan yang luar biasa:

  1. Membedakan orang yang mengenal Tuhan dengan orang awam. ( Daniel 1, Imamat 10:10 )
  2. Menyelami hal-hal yang tersembunyi, Promosi dan kedaulatan Tuhan ( Daniel 2)
  3. Lulus dalam ujian iman ( Daniel 3, I Korintus 3:10-23)
  4. Menguraikan kekusutan hidup (Daniel 5)
  5. Mujizat dan penyertaan Tuhan (Daniel 6)
  6. Menerima pewahyuan secara langsung dari Tuhan (Daniel 7 – 12 )

Sungguh indah bila kita bisa masuk didalam kehendak-Nya. Puasa Daniel versi Sheep Gate ini akan terasa berat bagi siapapun juga yang akan menjalaninya. Tetapi kembali kepada pesan Tuhan Yesus,  “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;  karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."  ( Matius 7:13-14)

Tuhan Yesus memberkati,

Pastor and Blessed Sheep Gate Family

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY