Indonesian English French German Greek Hebrew Italian Korean Spanish

Part 4 - Burung Beo Yang Merdeka

PDF

BURUNG BEO YANG MERDEKA

Pria itu mendatangi Pendetanya untuk minta didoakan, selain itu minta ditemani untuk membeli lagi seekor burung beo yang baru. Pendeta ini selain dingin tangannya “dipakai Tuhan menyembuhkan orang-orang sakit”, tak kalah tajam matanya dalam melihat pilihan Tuhan. Kata-kata yang terkandung dilidahnya juga cukup ampuh…harga beo yang mahal bisa murah dengan sekali tawar…Haleluyah ( ilmu yang seperti ini tidak diajarkan didalam sekolah Theologi mengingat sulitnya untuk memberikan gelar bagi mereka yang telah lulus dalam pencobaan dipasar burung…Huahaahaaa…masakh bergelar Pendeta penawar burung…oh jangan…nanti banyak gereja bingung mau ditempatkan di posisi mana didalam aktifitas gereja yang sudah teratur itu! )

Jangan hidup dalam penyesalan yang berkepanjangan karena akan menjadi penjara mengasihani diri sendiri yang menyiksa. Pria ini tersenyum seraya berkata, “Tuhan sungguh pencipta yang luar biasa. Tuhan memberikan kepadaku kesempatan lagi tepat seperti yang ada tertulis, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17) 

Pria ini, istrinya dan anak-anaknya terus mengucapkan kata Haleluyah kepada burung beo peliharaan baru mereka. Kegembiraan dan kesenangan kembali mewarnai rumah mereka. Siulan burung beo ini setiap pagi membangunkan pria ini dan keluarganya untuk rajin bersaat teduh. Tuhan benar-benar luar biasa…Haleluyah…haleluyah…haleluyah…(dapatkan cerita-cerita nyata tentang bumi dan sorga, keluarga, iman dan berbagai Kemuliaan Tuhan kita Yesus yang luar biasa itu hanya di website Ministry kesayangan anda:  www.sheepgateministry.com )

Anak-anak pria itu berkata, “ Pa, mengapa beonya belum becus juga…baru bilang…Hale…lupa lagi…Hale…lupa lagi…Hale lupa terus pa?. “ Itulah tandanya bagi kita, nak bahwa beo itu masih muda dan semua orang yang muda rohani juga sering melupakan bahwa hidupnya haruslah berpadanan dengan Haleluyah tapi mereka lebih senang Hale…lupa. Di gereja setiap minggu lancer berkata Haleluyah tapi giliran disodori jerat dosa…mereka hale lupa, maka nanti gilirian mau masuk sorga, banyak malaikat hale lupa yang menyambut mereka.” Penjelasan pria ini kepada anak-anaknya dengan penuh pesan rohani yang mendalam.

Suatu kali terjadi pagi-pagi benar terdengar suara berisik-berisik didepan rumah pria ini. Ada apakah gerangan? Suaranya hanya sebentar lalu diiringi kata yang sangat jelas…Haleluyah…suasana kembali sunyi. Ketika anak-anak pria ini keluar pintu rumahnya hendak berangkat ke sekolah, Oh…burung beo kita sudah tidak ada lagi. Papa burung kita hilang dan pintu kandangnya terbuka sedikit.”

Pria itu memandangi kandang beonya dengan penuh makna. Lalu berkata kepada anak-anaknya, “nak, burung beo kita sudah mencapai apa yang Rasul Paulus capai. Papa mendengarnya tadi pagi-pagi sekali bahwa burung beo kita sudah dengan jelas dapat berkata, “Haleluyah” dan kurungan penjara hidupnya benar-benar terbuka. Tuhan tahu yang terbaik buat anak-anak-Nya karena itu barangsiapa yang ingin mencapai kemerdekaan hidup haruslah dapat menyembah Bapa – Haleluyah “ Pujilah Tuhan “ dengan segenap hati. Amin ( part 4 – Tamat ) = Created by P2EL =                                                                                                    

SHEEP GATE
FAMILY

Copyright © 2011, SHEEP GATE MINISTRY