Home

Who's Online

We have 2 guests online

VIDEO GALLERY


DISEMBUHKAN DARI LUMPUH


Untuk melihat klip video yang lain silahkan masuk ke menu Multimedia
SHEEP GATE FAMILY

Visi dan Misi JKI Sheep Gate
Keluarga Dalam Yesus
Suasana KKR Bengkulu
Pelayanan Rumah Duka
Dua hamba Tuhan lain kota bersatu melayani Sheep Gate Family
  Sekalipun ngantuk, ibu-ibu tetap bertekun melayani Yesus & sesama

  Bapak-bapak tetap semangat walaupun pelayanan malam

Sekalipun malam kita siap
Hayo...siapa lagi yang mau difoto

Yesus membuat kita sehidangan sebagai saudara seiman lain bangsa

Brother...kita seperti kembaran Yesus menyatukan kita dlm satu komunitas-Nya

Sekalipun sudah jam 3 sore...Nikmatnya makan bersama setelah melayani-Nya

Yesus membuatku hidup dan hariku selalu baru... penuh senyum bahagia

Bersama Pastor Gavriel Gefen Holy land senyum sukacita

Aku melihat Yesus hadir dikebaktian Jumat Agung

Urapan sukacita-Mu kami rindukan


sejak aku kecil telah satu dalam komunitas dan keluarga Allahku

News

AFRICA CRUSADE – Indonesia blessing nations

Menggenapi nubuatan KKR Surabaya Januari 2010 di Tunjungan Plaza 3 bahwa sudah waktu-Nya Indonesia membawa api kebangkitan penginjilan keluar memberkati bangsa-bangsa. Dukunglah dalam doa dan dana untuk kegenapan apa yang dikehendaki Tuhan ini karena kami telah menerima undangan dari Afrika untuk mengadakannya pada bulan Desember 2010 ini. Anda yang terbeban, tergerak dan terpanggil hubungi Humas Sheep Gate di telepon 021-98813399. Tuhan Yesus memberkati.
 
BAGAIMANAKAH MUJIZAT TERJADI ? PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 01 August 2010 11:12
Setiap orang percaya tanpa sadar menyimpan satu kalimat tanya ini. Anda sedang mencari kunci hati-Nya supaya Allah bertindak menolong hidupmu. Seringkali kita terjebak pada situasi, iman nampak menghilang dan persoalan hidup menjadi demikian besarnya. Raksasa kehidupan yang kita beri merek “persoalan” telah mendera hati kita.

Saya memastikan kepada anda apabila ada orang yang bercerita tentang penderitaan hidupnya di balik persoalan yang ada maka itulah kesaksian yang mengharukan. Sesuatu penderitaan di balik keluguan seseorang terkadang melahirkan kesaksian yang indah. Namun saya pastikan kepada anda bahwa satu kemenangan di balik persoalan hidup sebesar apapun dalam ukuran manusia, tidaklah menjadi jaminan bahwa orang itu mengenal Allah.

Keadaan rohani yang cukup tragis terjadi di mana seorang hamba Tuhan membawa satu kesaksian “kemenangan dibalik penderitaan” berkeliling gereja. Satu kali orang akan menerima dengan perasaan yang iba atas kesaksian itu tetapi selebihnya anda dapat menilainya. Sangatlah tidak bijaksana bagi perkembangan dan pendewasaan orang-orang percaya bila seorang hamba Tuhan bersembunyi di balik satu kesaksian saja. Pemberitaan Nama Tuhan haruslah mengalami tingkat perjumpaan pribadi dalam pengajaran yang bersumber pada Firman-Nya.

Hikmat dan pengertian haruslah mendasari kehidupan pelayanan orang-orang Kristen akhir zaman ini. Pemberitaan Firman Allah yang asal jadi, bersumber dari kutipan pengalaman hidup orang lain hanya akan memperburuk keadaan gereja. Iblis telah memasang jerat di balik umpan “ santai dan kemalasan” sehingga ada banyak hamba Tuhan tanpa sadar memandang rendah pelayanan. Bukan hanya orang yang berpredikat hamba tetapi kita semua yang disebut “orang percaya”.

Sejak semula saya menangkap bahwa pemberitaan Nama Tuhan bukanlah sebuah untaian kata yang indah saja. “ Hal ini kukatakan, supaya jangan ada yang memperdayakan kamu dengan kata-kata yang indah.” ( Kolose 2:4 ). Bila orang telah terjebak pada keadaan ini maka cenderung berkhotbah yang sama. Setiap pemberitaan Firman Allah yang sama ( bayangkan makanan yang sama dimakan berulang-ulang! ) mengelilingi banyak gereja maka saya pastikan kepada anda bahwa hamba Tuhan itu telah masuk dalam jerat iblis yang terkurung didalam penjara “santai dan kemalasan”. Bagaimana keadaan orang-orang yang mengadopsi pemberitaan itu? 
Last Updated on Tuesday, 03 August 2010 11:30
Read more...
 
PESAN TUHAN JUNI 2010 PDF Print E-mail
Written by P2EL   
Tuesday, 15 June 2010 13:09

I.    BAYI YANG DIREBUS DALAM PERIUK – MASA PEMURNIAN

Memasuki penyembahan yang penuh dengan hadirat-Nya, tiba-tiba Roh Kudus membawa saya masuk kedalam sebuah penglihatan Illahi. Nampak kepadaku sebuah periuk diatas sebuah tungku api. Didalam periuk ini airnya mendidih dan semakin dekat Roh Kudus menampakkan kepadaku bahwa anak kecil, lebih tepatnya seorang balita ( bayi berumuran sekitar dibawah lima tahunan ) berbaring didalamnya.

Lalu aku mendengar Yang Kudus berbicara,” anak-Ku, selama tiga bulan kedepan sejak hari ini Aku akan membawa umat-Ku memasuki masa pemurnian. Masa ini Aku menyebutnya sebagai masa peleburan demikianlah engkau harus menyampaikan pesan-Ku ini.”

Saya tertegun atas apa yang dinyatakan Tuhan ini maka penyembahan dalam ibadah pagi itu 06 Juni 2010 telah mencapai masa pemberitaan Firman Tuhan. Lalu saya beranjak ke mimbar dan saat memegang mike, kembali Tuhan menunjukkan penglihatan ini untuk kedua kalinya. Saya mengerti maksud Tuhan bahwa Dia akan segera melakukannya dan tidak akan menangguhkannya lagi.

II.    PERIUK DIATAS PERAPIAN KECIL – MASA PELEBURAN

Saat doa pagi – saat teduh di Gerbang Domba, Ps Elsye Djohan melihat konfirmasi dari pewahyuan pemurnian ini. Dia melihat apa yang dinyatakan oleh Roh Kudus begitu jelasnya. Nampak kepadanya sebuah perapian yang menyala dan diatasnya ada sebuah periuk. Didalam periuk itu berisi itu cairan yang berwarna emas tua lebih tepatnya cairan emas mendidih yang bergerak ke kiri dan ke kanan seperti ombak yang pecah tetapi tidak ada yang tumpah ke bawah.. Semakin dekat Roh Kudus menuntunnya untuk melihat maka kembali nampak bahwa api yang ada dibawa periuk itu tidak besar tetapi api itu cukup untuk membuat air itu mendidih dalam waktu yang lama dan merata.

Sungguh luar biasa saat teduh pagi itu karena pada saat bersamaan saya pun melihat penglihatan bayi dalam periuk diatas tungku api itu kembali. Dibalik pewahyuan ini Tuhan telah menyatakan 3 bulan akan terjadi masa pemurnian. Saya berdoa semoga setiap orang yang membaca, mendengar, baik besar maupun kecil, baik yang akan terjadi maupun yang saat ini telah mengalami masa pemurnian dan masuk dalam peleburan api ini dapat melewati proses ini dengan sempurna. Tuhan Yesus punya maksud mulia dibalik apa yang hendak Dia lakukan ini. Haleluyah.

Last Updated on Tuesday, 03 August 2010 11:39
Read more...
 
YESUS - BAPA YANG BAIK PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 01 June 2010 10:01

Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. ( 2 Korintus 12 : 10 ) 

Pelayanan lima kota terlampaui dibulan Mei 2010 ini. Kesibukan yang melelahkan seperti yang dinyatakan Roh Kudus ditahun yang lalu telah Tuhan genapi dengan manisnya. Bandung memberikan warna sendiri dalam pelayanan, lalu Surabaya yang penuh kuasa terobosan. Pelajaran dan pukulan yang sangat berharga ada di Yogyakarta dan kemenangan besar di Solo menyatakan kepada saya bahwa belajar kepada Tuhan tidak terbatas usia, tempat dan situasi apapun. Jakarta sebagai tempat yang meneguhkan pernyataan Kemuliaan Bapa Surgawi untuk kehendak-Nya yang sangat mulia melalui kegerakan gereja mula-mula telah datang atas Indonesia.

Saya tidak bisa memungkiri betapa lelahnya dalam pelayanan ke gereja-gereja Tuhan dibulan Mei ini. Tuhan sepertinya telah memacu kapasitas saya berkhotbah dalam range 17 kali khotbah dengan pesan Tuhan yang berbeda setiap kali pelayanan. Saya benar-benar bergantung kepada Roh Kudus karena hadirat-Nya saja dapat memberi kekuatan bagi tubuh lahiriah yang lelah ini. Tetapi semua kelelahan itu telah berganti dengan senyuman yang terpancar dari hati yang penuh dengan syukur karena Tuhan mengajari saya banyak hal melalui pelayanan di gereja-gereja Tuhan yang ada ini.

 

I.                   MATAKU TERANG TETAPI TUHAN MERAHASIAKAN SESUATU

Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu. ( Amsal 25 : 2a )

Malam itu di guest house Bandung saya tidak bisa tidur. Mata ini terasa terang sekali dan setiap kali saya coba pejamkan mata...tetap saja saya tidak bisa tidur. Hati saya justru penuh perasaan yang lain. Saya bertanya-tanya,”ada apa Tuhan?” tetapi tidak ada pernyataan apapun. Dikamar yang lain suara dengkuran dua orang team yang saya bawa hingga membuat malam itu benar-benar terasa beda.

Saya telah berangkat pelayanan ke Kota Bandung untuk memenuhi undangan mengisi lima kali pelayanan di hari Minggu dan KKR Senin malam. Saya tidak dalam keadaan yang fit ketika berangkat pelayanan kali ini karena flu telah membuat saya demam sepanjang perjalanan. Bahkan saat tidur dikamar, saya putuskan untuk tidak memasang AC dan memanfaatkan dinginnya malam dengan jalan membuka pintu kamar guest house itu. Oh bahagianya kedua orang pria yang saya bawa serta itu, mereka tertidur dengan lelapnya.

Read more...
 
YESUS AJARI AKU TUNDUK & MENGERTI... PDF Print E-mail
Written by P2EL   
Thursday, 08 July 2010 10:45

Suasana pesawat terbang yang menghantar kami ke kota Bangka ini sungguh kurang menyenangkan. Maklum saja ada banyak orang tua yang tidak tahu nomor kursinya, telah duduk dengan rapi pada kursi yang sebenarnya adalah nomor kursi orang lain. Keadaan ini menciptakan suasana yang cukup gaduh karena terjadi kekeliruan pada beberapa penumpang yang kemudian membuat para penumpang lain menjadi tersendat-sendat ketika hendak menuju ke nomor kursinya.

“Pak, tolong dong lihat nomor kursi yang tertulis pada free passnya dan jangan asal duduk saja,” celetuk seorang pramugari yang mulai terusik dengan banyaknya kekeliruan yang terjadi.  Saya dapat memaklumi, melihat sikap pramugari yang kurang sabar dalam melayani penumpang pada penerbangan kali ini. Hilir mudik penumpang yang begitu ramai dengan bawaan barang yang cukup banyak, ditambah lagi suhu udara didalam pesawat yang sangat panas, dapat menjadi penyebab orang-orang cepat emosi.

Anda mungkin bertanya,”tumben Ac pesawat tidak dingin?” Saya pun mempertanyakan hal yang sama dan tidak menemukan jawabannya karena sampai pesawat itu mendarat di kota Bangka tetap saja didalam pesawat terasa panas. Saya dengan seorang staf yang ikut mendampingi pelayanan ke kota Bangka ini dengan penuh gelengan kepala melihat kejadian-kejadian kecil yang terjadi didepan mata.

Saya dapat merasakan keadaan seperti ini kurang nyaman dan seorang pria lainnya yang kebetulan duduk sederetan pada kursi kami juga menyatakan perasaan yang sama. Ketika kami melangkahkan kaki menuruni tangga pesawat, barulah kami sadar bahwa udara didalam pesawat yang cukup panas tadi telah menyebabkan sakit kepala.

Belajar dari keadaan ini maka kita harus belajar untuk memprediksi segala sesuatu jauh-jauh hari terutama berkaitan dengan musim liburan dan hari-hari raya yang akan mengalami lonjakan penumpang pada semua maskapai penerbangan. Ketika kita telah terjebak dalam situasi yang seperti ini maka satu hal yang bisa kita lakukan…jalani dan nikmati saja seperti yang ada tertulis, “dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” ( Kolose 3:17 )

Last Updated on Thursday, 08 July 2010 10:59
Read more...
 
TUHAN MENGENAL HATIKU PDF Print E-mail
Written by P2EL   
Monday, 10 May 2010 15:56

Hari ini tidak seperti biasanya karena istri saya justru hendak mengantarkan makanan buat anak kami yang kedua. Kebiasaan yang telah berjalan cukup lama jika anak kedua dapat jadwal sekolah siang maka ia akan langsung membawa bekalnya. Tetapi betapa herannya istri saya saat hendak menyerahkan perbekalan makan tersebut, mendapatkan putra kedua kami disaat jam istirahat sekolah berlari-lari mendapatkan mamanya sambil menangis sesunggukan.

Betapa pentingnya kita mengenal karakter dasar hidup anak-anak kita sedari kecil, oleh karena itu yakinkan diri anda bahwa apa yang anda tabur dan ajarkan pada anak-anak anda sesuai keadaan itulah anda akan menerima hasilnya didalam hidup anda. Sadarilah bahwa masa tua anda akan menuai kebahagiaan oleh karena bakti anak cucu anda ataukah sebaliknya…semua bergantung hasil taburan dan didikan kita sejak mereka masih kecil.

Saya dan istri mengenal dengan jelas karakter anak-anak kami maka pastilah sesuatu yang tidak menyenangkan terjadi bila sampai putra kedua kami menanggis sesunggukan pada istrihat ini. Istri saya pun bertanya,” ada apa nak?”. Disela-sela tanggisan yang membuat tubuhnya bergetar tersebut terdengar jawaban,”Zerach tidak mau sekolah disini lagi ma! Lao Shi ( guru bahasa Mandarin ) memarahi Zerach, padahal yang ribut-ribut di kelas adalah teman Zerach tetapi Lao Shi-nya marahi Zerach juga.

Tangisan ini semakin menjadi-jadi maka istri saya merasakan sebuah keseriusan atas perkara yang terjadi pada putra kedua kami. Saya percaya tidak kebetulan Tuhan memberikan sebuah momentum ( kesaksian batin ) pada istri saya untuk mengantarkan makanan pada jam istirahat. Sesuatu yang tidak biasanya tetapi itulah keberadaan Allah didalam hidup kita, Dia selalu melakukan hal-hal yang dinamik tanpa dapat dibatasi oleh rutinitas dan cara berpikir kita yang maunya simple-simple saja.

Lalu istri saya mencari tahu detail persoalan yang terjadi sambil menenangkan Zerach dibalik balutan kasih seorang mama. Kasih mama sungguh hangat demikian juga dihidup ini kita butuh Kasih Tuhan untuk senantiasa membalut setiap keadaan hati kita. Lalu berceritalah Zerach dengan perkara yang terjadi di kelas pagi itu. Beberapa temannya sangat berisik dan sudah ditegur Lao Shi-nya beberapa kali. Namanya anak kecil melihat teman-temannya yang mungkin berbuat usil dan membuat Zerach pun tersenyum hingga pada suatu titik Zerach coba menegor teman-temannya agar berhenti menempelkan kertas yang sudah ditulis ke punggung teman-temannya.

Last Updated on Thursday, 17 June 2010 13:01
Read more...
 
« StartPrev1234567NextEnd »

Page 1 of 7